28 Oktober 2026

beritabola

Haaland Man of the Match Crystal Palace vs Man City

BolaIndonesia – Erling Haaland terpilih sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City setelah tampil gemilang dalam kemenangan Manchester City dengan skor 4-1 pada pekan kedua Premier League 2026/2027. Penyerang asal Norwegia itu menjadi mimpi buruk lini belakang Crystal Palace setelah mencetak dua gol di Selhurst Park.

Manchester City tampil meyakinkan dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. Selain dua gol Haaland, Rayan Cherki juga mencetak dua gol untuk membawa The Citizens mengamankan kemenangan kedua mereka secara beruntun di awal musim.

Haaland Man of the Match Buka Keunggulan Manchester City

Erling Haaland langsung menunjukkan ketajamannya sejak babak pertama. Pada menit ke-17, striker Manchester City tersebut berhasil membuka keunggulan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Antoine Semenyo.

Haaland mampu mengarahkan bola melewati jangkauan Dean Henderson. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya di Premier League musim 2026/2027.

Setelah mencetak gol, Haaland terus menjadi ancaman utama bagi pertahanan Crystal Palace. Pergerakannya di dalam kotak penalti membuat barisan belakang tuan rumah harus bekerja keras untuk mengantisipasi setiap serangan Manchester City.

Haaland Kembali Cetak Gol pada Babak Kedua

Manchester City semakin sulit dihentikan setelah turun minum. Rayan Cherki mencetak dua gol pada menit ke-54 dan ke-59 untuk membawa tim tamu unggul jauh.

Crystal Palace sempat mendapatkan gol balasan pada menit ke-56 melalui gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma setelah tendangan bebas Yeremy Pino mengenai kiper Manchester City dan masuk ke gawang.

Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.

Manchester City kembali menguasai permainan dan terus menciptakan peluang. Haaland akhirnya melengkapi penampilan impresifnya pada menit ke-84.

Menerima umpan dari Phil Foden, Haaland melepaskan penyelesaian keras dengan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Bola meluncur ke pojok atas gawang dan membuat Manchester City unggul 4-1.

Haaland Man of the Match dengan Dua Gol

Dua gol yang dicetak Haaland menjadi salah satu alasan utama dirinya dinobatkan sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City.

Penyerang berusia 26 tahun itu menunjukkan kualitasnya sebagai striker nomor sembilan. Haaland tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga memperlihatkan kemampuan membaca ruang dan menentukan posisi yang tepat di dalam kotak penalti.

Gol pertama melalui sundulan membuktikan kemampuannya dalam duel udara. Sementara gol kedua menunjukkan ketenangan Haaland ketika mendapatkan ruang di area berbahaya.

Menurut laporan pertandingan, Haaland mencatat dua gol dari nilai expected goals (xG) sebesar 0,40. Ia juga mendapatkan 58 persen suara dalam pemungutan suara resmi Man of the Match.

Cherki Juga Tampil Menggila

Meski Haaland menjadi Man of the Match, Rayan Cherki juga layak mendapatkan sorotan besar.

Pemain asal Prancis itu mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat pada babak kedua. Gol pertamanya lahir melalui aksi individu yang brilian, sedangkan gol keduanya membantu Manchester City kembali menjauh setelah Palace sempat memperkecil skor.

Penampilan Cherki membuat lini serang Manchester City semakin berbahaya. Kombinasinya dengan Haaland dan dukungan Phil Foden memberikan banyak variasi dalam serangan The Citizens.

Bahkan, laporan Reuters menyebut Cherki tampil sangat menonjol dalam kemenangan tersebut, meski Haaland tetap memberikan kontribusi penting dengan dua gol.

Manchester City Sempurna di Awal Musim

Kemenangan atas Crystal Palace membuat Manchester City mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Premier League 2026/2027.

The Citizens sebelumnya juga berhasil meraih kemenangan pada pertandingan pembuka musim. Kini, tim asuhan Enzo Maresca menunjukkan tanda-tanda positif setelah mampu mencetak banyak gol dalam dua pertandingan awal.

Kemenangan 4-1 di Selhurst Park juga menjadi bukti bahwa Manchester City tetap memiliki kekuatan besar di lini depan meski memasuki era baru bersama Maresca.

Haaland menjadi salah satu pemain terpenting dalam proyek tersebut. Ketajamannya di depan gawang membuat Manchester City memiliki senjata utama untuk menghadapi persaingan panjang di Premier League.

Haaland Man of the Match Kembali Jadi Andalan Manchester City

Performa Haaland melawan Crystal Palace menjadi sinyal positif bagi Manchester City. Setelah gagal mencetak gol pada pertandingan pembuka liga, striker Norwegia itu langsung menjawab kritik dengan dua gol sekaligus.

Yang lebih penting, Haaland menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi pusat permainan di lini depan Manchester City.

Dengan dua gol tersebut, ia tidak hanya membantu City meraih kemenangan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Jika konsistensi ini berlanjut, Haaland berpotensi kembali menjadi salah satu kandidat kuat pencetak gol terbanyak Premier League musim ini.

Kesimpulan

Erling Haaland layak dinobatkan sebagai Man of the Match Crystal Palace vs Man City. Dua golnya membantu Manchester City meraih kemenangan telak 4-1 di Selhurst Park.

Rayan Cherki memang tampil luar biasa dengan dua gol, tetapi ketajaman Haaland tetap menjadi salah satu faktor utama kemenangan The Citizens.

Dengan enam poin dari dua pertandingan, Manchester City mengawali era baru bersama Enzo Maresca dengan sangat menjanjikan. Sementara bagi Haaland, dua gol ke gawang Crystal Palace menjadi pernyataan bahwa mesin gol asal Norwegia itu siap kembali meneror pertahanan lawan di Premier League.

PSG Comeback di Markas Lille, 2 Gol Injury Time

BolaIndonesia – PSG comeback di markas Lille dengan cara dramatis pada pekan kedua Ligue 1 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan, Paris Saint-Germain akhirnya mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Pertandingan yang berlangsung di Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, menghadirkan drama hingga detik terakhir. Lille bahkan sudah berada di ambang kemenangan sebelum PSG mencetak dua gol pada masa injury time.

Hasil ini membuat PSG kembali harus puas dengan satu poin setelah sebelumnya meraih hasil imbang pada laga pembuka Ligue 1.

Sementara itu, Lille gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah mereka bangun hingga penghujung pertandingan.

PSG Comeback di Markas Lille

Lille langsung memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai. Tuan rumah mampu membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan, terutama melalui serangan cepat dan pergerakan para pemain depan.

PSG sebenarnya sempat mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Achraf Hakimi memiliki kesempatan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Lille. Namun, tembakannya masih melebar dan hanya mengenai sisi luar tiang gawang.

Sebaliknya, Lille berhasil memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan. Pada menit ke-21, Hakon Arnar Haraldsson membuka keunggulan tuan rumah.

PSG berusaha meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Namun, hingga babak pertama berakhir, pertahanan Lille tetap mampu menjaga keunggulan.

PSG Bangkit dan Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, PSG comeback mengubah situasi dengan meningkatkan intensitas serangan. Khvicha Kvaratskhelia dimainkan untuk menambah kreativitas di lini depan.

Pemain asal Georgia itu langsung memberikan ancaman. Namun, upayanya melalui tembakan melengkung masih belum tepat sasaran.

Lille kemudian memilih bermain lebih bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi tersebut cukup efektif karena PSG kesulitan menemukan ruang di sekitar kotak penalti.

Ketika PSG semakin gencar menyerang, Lille justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-85. Dilane Bakwa menerima ruang dan melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut jauh gawang PSG.

Safonov tidak mampu menjangkau bola tersebut. Skor berubah menjadi 2-0 dan Lille semakin dekat dengan kemenangan.

PSG Comeback di Injury Time

Dalam kondisi tertinggal dua gol hingga memasuki menit ke-90, peluang PSG untuk mendapatkan poin terlihat sangat kecil.

Namun, Les Parisiens tidak menyerah.

Vitinha menjadi pemain yang menghidupkan kembali harapan PSG. Pada menit pertama masa tambahan waktu, gelandang Portugal tersebut melepaskan tembakan indah yang berhasil menembus gawang Lille.

Skor berubah menjadi 2-1. PSG kini hanya membutuhkan satu gol untuk menyelamatkan satu poin.

Momentum pun sepenuhnya berpindah kepada tim tamu. Para pemain PSG terus menekan pertahanan Lille dan memanfaatkan setiap kesempatan bola mati.

Drama mencapai puncaknya pada menit ke-95. PSG mendapatkan situasi bola mati yang kemudian menghasilkan kemelut di kotak penalti.

Vitinha kembali memainkan peran penting. Umpannya diarahkan ke area berbahaya dan Marquinhos muncul sebagai penyelamat.

Sang kapten PSG menyambut bola dengan sundulan keras yang mengarah ke sudut gawang. Bola akhirnya bersarang di gawang Lille dan mengubah skor menjadi 2-2.

Mental Juara PSG Kembali Terlihat

Setelah gol Marquinhos, tidak ada lagi gol yang tercipta. PSG pun membawa pulang satu poin dari markas Lille setelah melakukan comeback luar biasa.

Dua gol pada masa injury time menjadi bukti bahwa PSG masih memiliki mental untuk berjuang sampai peluit akhir. Vitinha tampil sebagai tokoh utama dengan satu gol dan satu assist, sedangkan Marquinhos menjadi pencetak gol penyama kedudukan yang menyelamatkan Les Parisiens dari kekalahan.

Namun, hasil imbang tersebut juga menunjukkan bahwa PSG masih memiliki pekerjaan rumah. Sang juara bertahan kembali kehilangan poin setelah sebelumnya ditahan Rennes pada pertandingan pembuka musim.

Bagi Lille, hasil ini tentu terasa sangat mengecewakan. Mereka sudah unggul 2-0 hingga waktu normal berakhir, tetapi akhirnya harus berbagi poin setelah PSG mencetak dua gol secara beruntun di masa injury time.

Dengan demikian, comeback dramatis PSG di markas Lille menjadi salah satu cerita terbesar dari pekan kedua Ligue 1. Les Parisiens belum tampil sempurna, tetapi karakter mereka untuk terus berjuang sampai akhir kembali menjadi pembeda.

BolaIndonesia – Barcelona 2-0 Bilbao menjadi hasil penting dalam laga La Liga 2026/2027 di Spotify Camp Nou. Barcelona mampu menang 2-0 atas Athletic Bilbao berkat permainan yang efektif.

Hasil ini membuat Barcelona melanjutkan start sempurna di La Liga. Namun, kemenangan tersebut tidak hanya berbicara tentang tiga poin. Penampilan Anthony Gordon, kualitas pemain pelapis, serta beberapa celah di lini pertahanan menjadi tiga hal menarik yang patut diperhatikan dari permainan Blaugrana.

Barcelona 2-0 Bilbao: Anthony Gordon Tunjukkan Kecergasan dan Energi

Anthony Gordon kembali menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian. Winger asal Inggris tersebut dipercaya tampil sejak menit awal dan menempati sisi kiri lini serang Barcelona.

Gordon menunjukkan karakter permainan yang berbeda. Kecepatan dan kemampuannya membawa bola memberikan variasi tambahan dalam serangan Barcelona. Ia mampu menjaga lebar lapangan sekaligus membuka ruang bagi pemain lain untuk melakukan penetrasi.

Salah satu kontribusinya terlihat ketika Gordon melakukan kerja sama yang kemudian membuka peluang bagi Lamine Yamal. Barcelona sendiri mencatat momen tersebut dalam laporan pertandingan resmi mereka.

Gordon juga menjadi sorotan ketika terjatuh di kotak penalti Bilbao. Para pemain Barcelona sempat meminta hadiah penalti, tetapi wasit tidak memberikan keputusan tersebut.

Meski belum mencetak gol, kontribusi Gordon memperlihatkan bahwa Barcelona mendapatkan senjata baru di sektor sayap.

Barcelona 2-0 Bilbao: Raphinha dan Fermín Jadi Penentu

Barcelona tetap mengandalkan kualitas pemain yang sudah terbukti. Raphinha kembali menjadi pemain penting setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-37.

Gol tersebut lahir dari kombinasi permainan Barcelona yang cepat. Raphinha menerima umpan dari Pedri sebelum melewati Unai Simón dan memasukkan bola ke gawang Bilbao.

Fermín López kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-82. Gelandang Barcelona itu memanfaatkan kesalahan lini belakang Bilbao untuk mencetak gol kedua.

Dua gol tersebut menunjukkan bahwa Barcelona tidak harus selalu mengandalkan Lamine Yamal untuk menciptakan perbedaan.

Barcelona 2-0 Bilbao: Kedalaman Skuad Barcelona Semakin Menjanjikan

Salah satu kesimpulan terbesar dari pertandingan ini adalah semakin dalamnya skuad Barcelona.

Hansi Flick memiliki banyak pilihan di bangku cadangan. Nama seperti Rodri, Dani Olmo, Jules Koundé, Alejandro Balde, Andreas Christensen, João Cancelo, hingga Karim Adeyemi memberikan banyak opsi ketika pertandingan membutuhkan perubahan.

Rodri bahkan menjalani debutnya bersama Barcelona setelah masuk dari bangku cadangan. Kehadirannya memberikan dimensi baru di lini tengah sekaligus menjadi salah satu momen penting pertandingan.

Kondisi ini sangat penting untuk Barcelona yang harus menghadapi jadwal padat sepanjang musim. Persaingan La Liga, Liga Champions, dan kompetisi lainnya membutuhkan skuad dengan kualitas merata.

Flick kini tidak hanya memiliki sebelas pemain utama. Ia memiliki banyak pemain yang dapat mengubah jalannya pertandingan.

Barcelona 2-0 Bilbao: Masalah Pertahanan Masih Menghantui

Di balik kemenangan 2-0, Barcelona tetap memiliki pekerjaan rumah.

Garis pertahanan tinggi yang diterapkan Flick memberikan keuntungan ketika Barcelona menguasai bola, tetapi juga memiliki risiko besar ketika lawan mampu melakukan serangan balik dengan cepat.

Athletic Bilbao beberapa kali berhasil menemukan ruang di belakang pertahanan Barcelona. Bahkan, tim tamu sempat mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan ketika tembakan Oihan Sancet mengenai tiang. Setelah peluang tersebut, Barcelona justru mencetak gol kedua.

Joan García juga memainkan peran penting dalam menjaga gawang Barcelona tetap bersih. Di sisi lain, Unai Simón membuat sejumlah penyelamatan penting sehingga skor tidak berubah menjadi lebih besar.

Artinya, skor 2-0 memang menunjukkan Barcelona tampil efektif, tetapi bukan berarti pertahanan mereka sudah sepenuhnya aman.

Barcelona Punya Banyak Senjata, tetapi Harus Lebih Rapi

Kemenangan atas Bilbao memperlihatkan gambaran menarik mengenai Barcelona musim ini.

Di lini depan, Gordon memberikan kecepatan baru. Raphinha terus menunjukkan produktivitas. Lamine Yamal tetap menjadi ancaman utama, sementara Fermín mampu muncul sebagai pencetak gol.

Di lini tengah, kehadiran Rodri membuat opsi Flick semakin beragam. Sementara itu, kualitas pemain seperti Pedri membuat Barcelona tetap mampu mengontrol pertandingan.

Namun, pertahanan masih harus mendapatkan perhatian. Ketika menghadapi tim dengan kualitas serangan balik yang lebih tinggi, celah di belakang garis pertahanan bisa menjadi masalah serius.

Barcelona memang mendapatkan kemenangan 2-0 dan mencatat clean sheet. Akan tetapi, pekerjaan Flick belum selesai.

Kesimpulan

Barcelona 2-0 Bilbao menjadi kemenangan yang memperlihatkan semakin lengkapnya kekuatan Blaugrana. Anthony Gordon menunjukkan potensi besar, kedalaman skuad semakin meyakinkan, sementara Raphinha dan Fermín menjadi penentu kemenangan.

Namun, masalah pertahanan tetap menjadi catatan. Barcelona harus mampu menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan keamanan di lini belakang.

Jika Flick berhasil memperbaiki aspek tersebut, Barcelona berpotensi menjadi tim yang jauh lebih sulit dihentikan musim ini.

Mentalitas Arda Güler yang Bikin Dirinya Istimewa

BolaIndonesia – Arda Güler kembali menjadi sorotan di Real Madrid. Bukan hanya karena kreativitas, teknik, atau kemampuan menciptakan peluang, tetapi karena mentalitas Arda Güler yang membuatnya semakin istimewa di tengah persaingan ketat skuad Los Blancos.

Memasuki musim 2026/2027, gelandang asal Turki itu menunjukkan perkembangan yang menarik. Di bawah arahan José Mourinho, Güler tidak sekadar mengandalkan bakat alami. Ia memperlihatkan kemauan untuk belajar, bekerja keras, beradaptasi, dan terus meningkatkan kualitas permainan.

Arda Güler Tidak Berhenti pada Talenta

Kreativitas memang menjadi salah satu kekuatan utama Arda Güler. Kemampuannya menemukan ruang, mengirim umpan terobosan, serta memainkan bola di antara lini membuatnya menjadi pemain yang sangat berbahaya.

Namun, mentalitas Arda Güler menjadi faktor yang tidak kalah penting.

Real Madrid menjadi lingkungan dengan tekanan luar biasa. Setiap pertandingan membawa ekspektasi besar, sementara persaingan mendapatkan tempat di starting XI sangat ketat.

Güler sudah merasakan situasi tersebut sejak bergabung dengan Madrid pada 2023. Akan tetapi, ia terus berkembang dan kini memasuki musim keempatnya bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.

Mentalitas Arda Güler untuk Terus Belajar

Salah satu hal yang menunjukkan kedewasaan Güler adalah sikapnya terhadap Mourinho.

Dalam wawancara resmi Real Madrid pada Juli lalu, Güler menegaskan bahwa mentalitas Arda Güler selama pramusim adalah terus mendengarkan dan memahami apa yang diinginkan Mourinho di lapangan.

Pernyataan tersebut sederhana, tetapi memperlihatkan karakter pemain yang tidak merasa sudah cukup hanya karena memiliki kemampuan teknis.

Güler sadar bahwa bermain untuk Real Madrid membutuhkan lebih dari sekadar skill. Ia harus memahami taktik, menjalankan instruksi, meningkatkan kondisi fisik, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan tim.

Mentalitas yang Semakin Matang

Perkembangan mental Güler sebenarnya sudah terlihat sejak musim sebelumnya. Ia tidak lagi sekadar menunggu bola untuk menunjukkan kreativitas.

Güler mulai lebih aktif membantu tekanan, bekerja tanpa bola, dan berkontribusi dalam fase pertahanan. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa mentalitas Arda Güler semakin matang dalam memahami tuntutan sepak bola level tertinggi.

Hal inilah yang membuat perkembangan Güler menjadi menarik.

Pemain muda dengan teknik luar biasa memang banyak. Namun, pemain yang bersedia mengubah kebiasaan, menerima kritik, dan beradaptasi dengan kebutuhan pelatih memiliki peluang lebih besar untuk bertahan di klub sebesar Real Madrid.

Mourinho Melihat Potensi Besar Arda Güler

José Mourinho juga tampaknya melihat sesuatu yang lebih besar dalam diri Güler.

Pada awal musim ini, Mourinho beberapa kali mencoba Güler dalam peran berbeda. Ia dapat bermain sebagai gelandang serang, tetapi juga memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain yang lebih dalam di lini tengah.

Mourinho bahkan menyebut Güler memiliki kemungkinan berkembang seperti Luka Modric dan Bernardo Silva, dengan kemampuan bermain dari posisi nomor 10 hingga peran yang lebih dalam seiring bertambahnya pengalaman.

Artinya, Mourinho tidak melihat Güler hanya sebagai pemain kreatif.

Ia melihat pemain yang masih bisa berkembang secara taktikal dan memiliki kemampuan untuk memahami permainan dengan lebih luas.

Persaingan dengan Bellingham Justru Menjadi Motivasi

Musim ini, Güler menghadapi persaingan berat untuk posisi gelandang serang. Salah satu pesaing utamanya adalah Jude Bellingham.

Keduanya sama-sama memiliki kualitas untuk menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan. Namun, penampilan Güler selama pramusim membuat persaingan tersebut semakin menarik.

Mentalitas Arda Güler terlihat dari konsistensinya selama pramusim dan banyaknya kesempatan bermain sebagai nomor 10 dalam sistem 4-2-3-1 Mourinho.

Situasi tersebut tidak membuat Güler terlihat gentar.

Justru sebaliknya, mentalitas Arda Güler membuatnya memanfaatkan setiap kesempatan untuk menunjukkan bahwa dirinya layak mendapatkan tempat.

Bukti Nyata di Awal Musim

Mentalitas tersebut kemudian terlihat pada pertandingan pembuka LaLiga melawan Espanyol.

Güler menjadi starter dan memberikan kontribusi penting dalam proses gol Real Madrid. Umpannya membantu Jude Bellingham mencetak gol pembuka pada menit kesembilan.

Real Madrid akhirnya memenangkan pertandingan 2-1 melalui gol dramatis Carlo Espí pada menit ke-90. Penampilan Güler juga menjadi salah satu sisi positif dari pertandingan tersebut.

Menurut laporan AS, Güler mencatat akurasi umpan 93 persen, menciptakan tujuh peluang, dan menyelesaikan empat umpan panjang dalam pertandingan tersebut.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa kontribusinya bukan sekadar aksi spektakuler.

Bukan Sekadar Pemain dengan Kaki Kiri Ajaib

Pada akhirnya, keistimewaan Arda Güler tidak hanya terletak pada kaki kirinya.

Ia memang memiliki teknik, visi, kreativitas, dan kemampuan menciptakan sesuatu dari situasi yang sulit. Namun, mentalitas Arda Güler menjadi fondasi yang membuat semua kemampuan tersebut semakin bernilai.

Ia bersedia belajar dari pelatih, menerima persaingan, meningkatkan kondisi fisik, dan terus mencari cara untuk menjadi pemain yang lebih lengkap.

Bahkan setelah melalui masa sulit, mentalitas Arda Güler tetap menunjukkan ambisi besar. Dalam wawancara dengan Real Madrid, ia menegaskan bahwa dirinya ingin memenangkan semua trofi dan membuat para pendukung Madrid bahagia seperti ketika pertama kali datang ke klub tersebut.

Arda Güler Bisa Menjadi Bintang Besar Madrid

Perjalanan Güler di Real Madrid memang belum selesai. Usianya baru 21 tahun dan persaingan untuk mendapatkan tempat utama masih sangat ketat.

Namun, perkembangan mentalitas Arda Güler memberikan alasan bagi Madridistas untuk tetap optimistis.

Kreativitas membuat Arda Güler menarik untuk ditonton dan teknik membuatnya berbeda. Mentalitas Arda Güler menjadi faktor penting yang menentukan perkembangannya dari pemain berbakat menjadi salah satu bintang penting Real Madrid.

Dan sejauh musim baru berjalan, Güler tampaknya sudah memilih jalan kedua.

Mentalitas Arda Güler menunjukkan bahwa ia tidak ingin hanya dikenal sebagai pemain yang punya bakat besar. Ia ingin membuktikan kemampuannya di panggung terbesar bersama Real Madrid.

Kylian Mbappe Tembus 100 Kontribusi Gol Bersama Real Madrid

BolaIndonesia – Kylian Mbappe tembus 100 kontribusi gol bersama Real Madrid setelah kembali menunjukkan performa luar biasa. Penyerang asal Prancis tersebut kini semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain paling penting di skuad Los Blancos.

Mbappe mencapai milestone tersebut hanya dalam 105 penampilan bersama Los Blancos. Berdasarkan data yang dilaporkan sejumlah sumber statistik, pemain bernomor punggung 10 itu telah mengoleksi 88 gol dan 12 assist untuk Real Madrid.

Kylian Mbappe Tembus 100 Kontribusi Gol

Catatan tersebut semakin istimewa karena Mbappe belum lama menjalani kariernya di Santiago Bernabeu. Ia bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024 setelah meninggalkan Paris Saint-Germain.

Dalam waktu relatif singkat, Mbappe langsung menjadi salah satu pemain paling menentukan di lini depan Real Madrid. Kecepatan, penyelesaian akhir, serta kemampuannya menciptakan peluang membuat kontribusinya terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan.

Milestone 100 kontribusi gol Kylian Mbappe bersama Real Madrid tercipta saat menghadapi Real Sociedad. Ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk membawa namanya mencapai angka 100 kontribusi gol. Setelah itu, Mbappe bahkan masih mampu menambah satu gol lagi dan melengkapi hat-trick.

Hat-Trick Jadi Penutup Performa Gemilang

Performa Mbappe pada pertandingan tersebut tidak hanya berbicara soal angka. Penyerang Prancis itu tampil sebagai pemain yang terus memberikan ancaman bagi pertahanan Real Sociedad.

Setelah mencetak gol keduanya dan mencapai 100 kontribusi gol, Mbappe tidak berhenti. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk menyempurnakan hat-trick.

Dengan tambahan tersebut, jumlah gol Mbappe untuk Real Madrid meningkat menjadi 89 gol, sementara catatan assist-nya berada di angka 12. Total kontribusi langsungnya pun menjadi 101 gol, menurut laporan beIN SPORTS yang mengutip statistik MisterChip.

Pencapaian itu menunjukkan betapa cepat Mbappe beradaptasi dengan tuntutan bermain di klub sebesar Real Madrid.

Statistik Mbappe Makin Mengilap

Jika melihat perjalanan Mbappe sejak mengenakan seragam putih Real Madrid, produktivitasnya memang sangat mengesankan.

Dalam 105 penampilan, ia telah mencatatkan puluhan gol dan assist. Angka tersebut membuat Mbappe menjadi salah satu pemain dengan produktivitas paling tinggi pada fase awal kariernya di ibu kota Spanyol.

Musim 2025/2026 juga menjadi periode penting bagi Mbappe. Data statistik menunjukkan bahwa ia menjadi pemain Real Madrid dengan kombinasi gol dan assist terbanyak di La Liga pada musim tersebut, dengan 30 kontribusi gol dalam kompetisi liga.

Konsistensi tersebut membuat ekspektasi terhadap Mbappe semakin tinggi. Ia bukan lagi sekadar pemain bintang yang diharapkan mencetak gol, tetapi juga menjadi pusat permainan ofensif Real Madrid.

Mbappe Mulai Mendekati Sejarah Real Madrid

Pencapaian Kylian Mbappe yang telah menembus 100 kontribusi gol bersama Real Madrid membuatnya semakin dekat dengan deretan pemain legendaris klub.

Setelah hat-trick melawan Real Sociedad, koleksi golnya mencapai 89. Angka tersebut membuat Mbappe terus naik dalam daftar pencetak gol sepanjang sejarah klub.

Menurut laporan beIN SPORTS, Mbappe sebelumnya telah menyamai Luis Regueiro ketika mencapai 88 gol dan masuk ke dalam 25 besar pencetak gol sepanjang masa Real Madrid. Gol berikutnya membuat posisinya semakin kuat dalam daftar tersebut.

Situasi ini tentu menarik karena Mbappe masih berada pada tahap awal kariernya bersama Real Madrid. Jika mampu mempertahankan produktivitasnya, bukan tidak mungkin ia akan terus melewati sejumlah legenda klub dalam beberapa tahun mendatang.

Setelah 100 Kontribusi Gol, Target Besar Kylian Mbappe Menanti

Bagi Mbappe, pencapaian 100 kontribusi gol bukanlah akhir. Justru milestone tersebut bisa menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar bersama Real Madrid.

Ambisi sang penyerang tentu tidak hanya berkaitan dengan statistik individu. Real Madrid mendatangkan Mbappe dengan harapan besar untuk memenangkan berbagai trofi, terutama La Liga dan Liga Champions.

Mbappe kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa produktivitas individunya dapat berjalan beriringan dengan kesuksesan tim.

Dengan usia yang masih relatif muda dan performa yang terus berkembang, Mbappe berpotensi menciptakan banyak rekor baru di Santiago Bernabeu.

Kylian Mbappe dan 100 Kontribusi Gol Bersama Real Madrid

Dengan pencapaian 100 kontribusi gol bersama Real Madrid, Kylian Mbappe membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi salah satu pemain terpenting Los Blancos. Jika mampu mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin Mbappe akan terus memecahkan rekor dan menorehkan sejarah baru bersama Real Madrid.

Dari 88 gol dan 12 assist hingga mencapai 101 kontribusi setelah hat-trick melawan Real Sociedad, statistik tersebut menggambarkan betapa efektifnya Mbappe ketika berada di area pertahanan lawan.

Kini, perhatian publik kembali tertuju kepada sang kapten Prancis. Jika performanya terus konsisten, Mbappe berpeluang mencatatkan namanya semakin tinggi dalam sejarah Real Madrid.

Satu hal sudah jelas: Kylian Mbappe belum selesai membuat sejarah di Santiago Bernabeu.

Fabio Miretti ke Besiktas: Juventus Lepas Miretti, Kessie Terbuka

BolaIndonesia – Juventus semakin dekat merampungkan kepindahan Fabio Miretti ke Besiktas pada bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini bukan sekadar keputusan untuk mengurangi kepadatan lini tengah, tetapi juga menjadi bagian penting dari rencana I Bianconeri untuk membuka jalan bagi kedatangan Franck Kessie.

Negosiasi Juventus dan Besiktas untuk Miretti kini telah memasuki tahap akhir. Gelandang asal Italia tersebut disebut telah mencapai kesepakatan personal dengan klub Turki. Besiktas kemudian bersiap menyelesaikan detail terakhir dengan Juventus sebelum transfer resmi diumumkan.

Fabio Miretti ke Besiktas, Segera Terbang ke Turki

Fabio Miretti diproyeksikan bergabung dengan Besiktas menggunakan skema pinjaman dengan opsi pembelian. Nilai opsi tersebut dilaporkan berada di angka 15 juta euro.

Menurut laporan terbaru, Miretti dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis di Turki sebelum menandatangani kontrak bersama Besiktas. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, kepindahan pemain 23 tahun tersebut dapat segera diresmikan.

Miretti merupakan produk akademi Juventus dan sempat dipandang sebagai salah satu talenta penting klub. Namun, persaingan di lini tengah membuatnya kesulitan mendapatkan posisi reguler.

Musim lalu, Miretti tampil dalam 31 pertandingan dan mencatatkan satu gol serta tiga assist. Besiktas melihatnya sebagai tambahan penting untuk lini tengah mereka, terutama karena klub tersebut kini ditangani pelatih asal Italia, Vincenzo Italiano.

Fabio Miretti ke Besiktas: Juventus Butuh Ruang di Lini Tengah

Kepergian Miretti memiliki arti lebih besar bagi Juventus. Klub asal Turin tersebut sedang melakukan penataan skuad di bawah arahan Luciano Spalletti.

Juventus ingin memperkuat lini tengah dengan pemain yang memiliki karakter lebih kuat secara fisik dan pengalaman. Karena itu, nama Franck Kessie terus berada dalam radar klub.

Masalahnya, Juventus harus terlebih dahulu menyediakan ruang dalam skuad dan struktur biaya mereka. Transfer Miretti ke Besiktas menjadi salah satu langkah yang dapat membantu manajemen memenuhi kebutuhan tersebut.

Laporan terbaru bahkan menyebut Juventus berharap dapat membebaskan beban biaya tahunan Miretti, termasuk gaji dan komponen amortisasi. Dana serta ruang yang tersedia kemudian bisa dialihkan untuk rencana transfer berikutnya.

Fabio Miretti ke Besiktas, Franck Kessie Semakin Dekat ke Juventus

Nama Franck Kessie sudah beberapa pekan dikaitkan dengan Juventus. Mantan gelandang AC Milan tersebut disebut memprioritaskan kembali ke Italia setelah meninggalkan sepak bola Arab Saudi.

Kessie juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Juventus. Tawaran gaji yang dilaporkan berada di kisaran 4 juta euro per musim menjadi salah satu faktor yang membuat sang pemain tertarik dengan proyek I Bianconeri.

Kedatangan Kessie akan memberikan karakter berbeda di lini tengah Juventus. Pengalaman, kekuatan fisik, kemampuan memenangkan duel, serta pengalamannya di Serie A menjadi alasan mengapa Spalletti disebut menginginkan pemain Pantai Gading tersebut.

Namun, Juventus belum sepenuhnya bebas dari persaingan. AS Roma juga disebut menunjukkan ketertarikan kepada Kessie. Situasi tersebut membuat Juventus perlu bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan pemain yang sudah lama menjadi target mereka.

Fabio Miretti ke Besiktas Jadi Kunci Transfer Kessie?

Secara sederhana, Fabio Miretti ke Besiktas dapat menjadi salah satu bagian penting dari domino transfer Juventus.

Juventus membutuhkan ruang di lini tengah. Miretti menjadi salah satu pemain yang kemungkinan dikorbankan. Setelah kesepakatan dengan Besiktas tercapai, klub kemudian dapat mengalokasikan ruang tersebut untuk Kessie.

Meski demikian, laporan Sky Sport Italia mengingatkan bahwa kepergian Miretti saja belum tentu cukup untuk membuat transfer Kessie langsung terealisasi. Juventus masih harus menyelesaikan beberapa persoalan lain di sektor tengah.

Dengan demikian, transfer Miretti dan Kessie memang saling berkaitan, tetapi belum bisa dianggap sebagai pertukaran langsung.

Besiktas Kembali Berbisnis dengan Juventus

Menariknya, kabar Fabio Miretti ke Besiktas membuat aktivitas transfer antara Besiktas dan Juventus kembali menjadi perhatian pada musim panas ini.

Klub Turki tersebut sebelumnya juga mendapatkan Dusan Vlahovic dari Juventus secara gratis. Kini, mereka berpeluang membawa Miretti ke Istanbul dengan status pinjaman dan opsi pembelian.

Bagi Besiktas, Miretti bisa menjadi investasi jangka menengah. Sementara bagi Juventus, kesepakatan ini memberikan fleksibilitas untuk mengatur komposisi skuad sekaligus membuka peluang mendatangkan pemain baru.

Juventus Harus Bergerak Cepat

Bursa transfer musim panas semakin mendekati tahap akhir. Karena itu, Juventus tidak punya banyak waktu untuk menyelesaikan rencana Fabio Miretti ke Besiktas.

Miretti kini tinggal menunggu penyelesaian detail terakhir dengan Besiktas. Setelah transfer tersebut rampung, perhatian Juventus diperkirakan akan langsung tertuju kepada Kessie.

Situasinya semakin menarik karena Kessie sendiri disebut lebih memilih Juventus. Namun, ketertarikan Roma dapat menjadi ancaman jika Bianconeri terlalu lama menyelesaikan persoalan internal mereka.

Jika seluruh rencana berjalan mulus, Juventus bisa mendapatkan keuntungan dari dua sisi: melepas pemain yang sulit mendapatkan menit bermain sekaligus mendatangkan gelandang berpengalaman untuk memperkuat skuad Spalletti.

Fabio Miretti ke Besiktas kini tinggal menunggu penyelesaian akhir. Setelah itu, jalan menuju Turin bagi Franck Kessie bisa semakin terbuka. Namun, Juventus tetap harus menyelesaikan beberapa detail sebelum transfer pemain Pantai Gading tersebut benar-benar menjadi kenyataan.

Sumber: laporan Football Italia, Goal, Sky Sport Italia, dan laporan media Turki terkait negosiasi Juventus, Besiktas, Fabio Miretti, serta Franck Kessie.

Idnews.top – Real Madrid akan menjalani pertandingan kandang pertama mereka di La Liga 2026-27 dengan menjamu Real Sociedad. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Jose Mourinho untuk memperlihatkan lebih jauh komposisi tim barunya di hadapan pendukung Santiago Bernabeu.

Real Madrid mengawali musim dengan kemenangan 2-1 di kandang Espanyol berkat gol Carlos Espi pada menit ke-90. Namun, penampilan mereka belum sepenuhnya meyakinkan karena Espanyol beberapa kali mampu mengancam melalui transisi cepat.

Mourinho kemungkinan melakukan sejumlah perubahan setelah harus mengelola kondisi para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia. Berikut prediksi starting XI Real Madrid untuk meladeni Real Sociedad pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Courtois Tetap di Bawah Mistar

Thibaut Courtois diprediksi kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Kiper Belgia itu tampil meyakinkan pada laga pembuka dan bahkan memberikan pujian kepada Espi dengan menyebutnya sebagai “monster”.

Trent Alexander-Arnold berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan setelah hanya menjadi pemain cadangan pada laga sebelumnya. Mourinho kemungkinan masih merotasi Alexander-Arnold dengan rekrutan baru Denzel Dumfries sebelum menentukan pilihan utama.

Ibrahima Konate diprediksi mempertahankan tempatnya di jantung pertahanan. Dean Huijsen juga berpeluang kembali tampil setelah sempat mendapat luka di atas mata, sementara kemampuan umpannya menjadi salah satu elemen penting dalam membangun serangan dari belakang.

Marc Cucurella kemungkinan mendapatkan kesempatan menjadi starter di sisi kiri. Pemain yang baru menjuarai Piala Dunia itu masuk sebagai pemain pengganti pada laga pembuka dan dinilai sudah siap tampil sejak menit pertama

Valverde dan Bernardo Isi Tengah

Federico Valverde akan kembali menjadi salah satu penggerak lini tengah Real Madrid. Absennya Aurelien Tchouameni karena cedera membuat gelandang Uruguay tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Bernardo Silva juga diprediksi kembali tampil sejak awal meski debutnya belum terlalu menonjol. Mantan pemain Manchester City itu ditarik keluar pada menit ke-79 dalam pertandingan melawan Espanyol.

Arda Guler berpeluang menempati sisi kanan setelah sebelumnya harus bergeser ke posisi tersebut ketika Jude Bellingham bermain sebagai gelandang serang. Pergerakannya ke tengah tetap dapat menjadi senjata, terutama ketika bek kanan melakukan overlap.

Bellingham akan kembali mengisi posisi di belakang penyerang utama. Ia hanya bergabung dengan skuad sekitar sepekan sebelum laga pertama, tetapi langsung mencetak gol melalui sundulan kuat dan menunjukkan bahwa kondisi fisiknya sudah cukup siap.

Vinicius dan Mbappe Jadi Andalan

Vinicius Junior diprediksi tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri meski belum memberikan kontribusi maksimal saat menghadapi Espanyol. Mourinho juga memberikan dukungan kepada pemain Brasil tersebut setelah ia delapan kali dilanggar dalam pertandingan.

Kylian Mbappe akan menjadi ujung tombak Real Madrid di lini depan. Penyerang Prancis itu gagal mencetak gol pada laga pembuka, tetapi memiliki catatan impresif dengan tujuh gol dalam enam pertandingan menghadapi Real Sociedad.

Formasi ini memberikan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan kreativitas di lini depan Madrid. Mourinho tentu berharap para pemainnya mampu tampil lebih konsisten agar kemenangan kedua musim ini dapat diraih di Santiago Bernabeu

Cristiano Ronaldo Murka, Al Nassr Comeback Dramatis 3-2

BolaIndonesia – Cristiano Ronaldo harus menelan kekecewaan besar saat Al Nassr menghadapi Al Ettifaq pada pekan ketiga Saudi Pro League 2026/2027. Sang kapten terlihat murka ketika ditarik keluar pada awal babak kedua, tetapi drama tersebut justru berakhir manis karena Al Nassr mampu melakukan comeback luar biasa dan menang 3-2 di markas Al Ettifaq.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Prince Mohamed bin Fahd, Rabu (26/8/2026) dini hari WIB, berjalan di luar dugaan. Al Nassr sempat berada dalam situasi sangat sulit setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12. Namun, mental juara tim asuhan Ange Postecoglou akhirnya berbicara pada babak kedua.

Cristiano Ronaldo Tampil Emosional Usai Al Nassr Comeback

Cristiano Ronaldo mendapat kesempatan tampil sejak menit awal setelah sebelumnya mencetak gol ketika Al Nassr menang 4-0 atas Al Riyadh. Namun, laga melawan Al Ettifaq menjadi malam yang jauh lebih sulit bagi penyerang asal Portugal tersebut.

Al Nassr kehilangan kiper Bento pada menit ke-12 setelah sang penjaga gawang mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Moussa Dembélé di luar kotak penalti. Situasi tersebut membuat Al Nassr harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang pertandingan.

Kondisi semakin buruk ketika Al Ettifaq mencetak gol melalui Ondrej Duda pada menit ke-31. Tuan rumah kemudian menggandakan keunggulan melalui Álvaro Medrán pada masa tambahan waktu babak pertama.

Tertinggal 0-2 dan bermain dengan 10 pemain membuat Al Nassr berada di ujung tanduk.

Ronaldo pun terlihat frustrasi dengan jalannya pertandingan. Sang kapten beberapa kali menunjukkan gestur kecewa sebelum akhirnya digantikan pada awal babak kedua. Postecoglou memasukkan Abdullah Al-Khaibari untuk menggantikan Ronaldo.

Al Nassr Bangkit Tanpa Cristiano Ronaldo

Keputusan mengganti Ronaldo sempat menjadi sorotan besar. Pasalnya, Al Nassr membutuhkan gol dan sang kapten merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad.

Namun, keputusan tersebut justru menghasilkan perubahan luar biasa.

Tanpa Ronaldo di lapangan, Al Nassr tampil lebih agresif. Sadio Mané mulai menjadi pusat perhatian dan memberikan energi besar di lini depan. João Félix juga memainkan peran penting dalam membangun serangan Al Nassr.

Abdulelah Al-Amri kemudian memperkecil ketertinggalan Al Nassr. Gol tersebut menjadi pemantik kebangkitan tim tamu yang sebelumnya terlihat hampir menyerah.

Sadio Mané Jadi Pahlawan Comeback Al Nassr

Setelah skor berubah menjadi 2-1, momentum pertandingan sepenuhnya bergeser ke kubu Al Nassr.

Sadio Mané kemudian mengambil alih panggung. Penyerang Senegal tersebut mencetak gol kedua Al Nassr untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Comeback yang sebelumnya terasa mustahil akhirnya benar-benar terjadi.

Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Al Nassr terus memberikan tekanan. Sadio Mané kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-44, sekaligus memastikan tim tamu berbalik unggul 3-2.

Dengan demikian, Al Nassr berhasil membalikkan keadaan meski bermain dengan 10 pemain dan sempat tertinggal dua gol.

Cristiano Ronaldo Hanya Bisa Menyaksikan dari Bangku Cadangan

Ironisnya, seluruh gol comeback Al Nassr tercipta setelah Cristiano Ronaldo meninggalkan lapangan.

Ronaldo yang terlihat kecewa ketika diganti akhirnya hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya dari bangku cadangan. Namun, kemenangan tersebut tetap menjadi hasil yang sangat penting bagi Al Nassr.

Situasi ini juga menunjukkan kedalaman skuad Al Nassr. Tim tidak sepenuhnya bergantung kepada Ronaldo untuk menciptakan kemenangan. Sadio Mané membuktikan dirinya mampu menjadi pembeda ketika pertandingan berada dalam situasi kritis.

Al Nassr Pertahankan Rekor Sempurna Tanpa Ronaldo

Kemenangan 3-2 atas Al Ettifaq membuat Al Nassr terus menjaga catatan sempurna pada awal Saudi Pro League 2026/2027. Mereka sebelumnya juga meraih kemenangan atas Al Riyadh dengan skor telak 4-0.

Hasil di markas Al Ettifaq terasa semakin spesial karena Al Nassr berhasil menang dalam kondisi yang sangat sulit. Bermain dengan 10 pemain, tertinggal 0-2, kehilangan Ronaldo pada babak kedua, tetapi tetap mampu mencetak tiga gol balasan.

Comeback ini juga menjadi pesan kuat bagi para pesaing Al Nassr. Tim juara Saudi Pro League tersebut menunjukkan bahwa mereka memiliki mentalitas untuk memenangkan pertandingan bahkan ketika situasi terlihat hampir mustahil.

Cristiano Ronaldo mungkin meninggalkan lapangan dengan wajah penuh kekecewaan. Namun, beberapa puluh menit kemudian, ia menyaksikan rekan-rekannya menciptakan salah satu comeback paling dramatis di awal musim.

Al Nassr akhirnya pulang dari markas Al Ettifaq dengan kemenangan 3-2. Sementara Ronaldo menjadi pusat perhatian karena emosinya, Sadio Mané justru tampil sebagai pahlawan utama dalam malam comeback spektakuler tersebut.

Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala 3 Assist

BolaIndonesia – Hasil AS Roma vs Fiorentina pada pekan pembuka Serie A 2026/2027 berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk tuan rumah. Bermain di Stadio Olimpico, AS Roma tampil dominan sejak awal pertandingan dan membuat Fiorentina kesulitan mengembangkan permainan.

Donyell Malen menjadi bintang utama kemenangan AS Roma setelah mencetak hat-trick, sementara Paulo Dybala tampil luar biasa dengan menyumbangkan tiga assist untuk seluruh gol Malen. Niccolò Pisilli kemudian melengkapi pesta gol Giallorossi pada menit ke-86.

Babak Pertama AS Roma vs Fiorentina: Malen Bawa Roma Unggul

AS Roma langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Anak asuh Gian Piero Gasperini berusaha menekan Fiorentina melalui kombinasi permainan cepat dan pergerakan Dybala di belakang Malen.

Fiorentina sebenarnya sempat mendapatkan peluang untuk memberikan ancaman. Namun, Mile Svilar mampu menjaga gawang Roma dari situasi berbahaya.

Roma kemudian menciptakan peluang melalui Rodrigo Mora. Tembakan melengkung pemain muda tersebut sempat mengarah ke pojok gawang, tetapi David de Gea melakukan penyelamatan gemilang.

Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27.

Dybala menjadi kreator serangan. Pemain Argentina itu masuk ke area pertahanan Fiorentina dan mengirimkan bola kepada Malen. Sang penyerang Belanda kemudian melakukan kontrol dengan tumit, melewati Dodo, sebelum menaklukkan De Gea.

Roma unggul 1-0.

Gol tersebut membuat permainan Roma semakin percaya diri. Fiorentina mencoba merespons, tetapi lini pertahanan tuan rumah mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua AS Roma vs Fiorentina: Malen Menggila

Memasuki babak kedua, Roma tidak mengendurkan tekanan.

Hanya tujuh menit setelah pertandingan dilanjutkan, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Mario Hermoso mengirim umpan panjang yang menemukan Dybala. Sang gelandang serang kemudian meneruskan bola kepada Malen. Penyerang Belanda tersebut mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras yang menghujam bagian atas gawang De Gea.

Roma 2-0 Fiorentina.

Gol kedua tersebut membuat Malen semakin percaya diri. Fiorentina mulai kesulitan menjaga jarak antarlini dan memberikan terlalu banyak ruang kepada pemain-pemain Roma.

Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist untuk AS Roma

Pada menit ke-60, kombinasi Dybala dan Malen kembali menghasilkan gol.

Dybala menunjukkan kualitas individunya dengan bergerak masuk ke area pertahanan Fiorentina. Ia kemudian mengirim umpan matang ke arah Malen.

Tanpa membuang kesempatan, Malen langsung menyelesaikan peluang tersebut.

Hat-trick! Roma unggul 3-0.

Dengan gol tersebut, Malen mencatatkan tiga gol dalam satu pertandingan, dan seluruh golnya berasal dari assist Dybala. Duet keduanya menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Fiorentina sepanjang pertandingan.

Penampilan Dybala juga menjadi salah satu sorotan terbesar. Jika Malen menjadi eksekutor utama, maka Dybala berperan sebagai pengatur serangan yang terus menemukan celah di pertahanan lawan.

Pisilli Lengkapi Pesta Gol Roma

Fiorentina mencoba melakukan perubahan melalui sejumlah pergantian pemain. Namun, situasi tidak banyak berubah.

Roma tetap mampu mengontrol pertandingan dan menciptakan beberapa peluang tambahan.

Pada menit ke-86, Niccolò Pisilli akhirnya mencetak gol keempat Roma. Ia memanfaatkan bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian yang membuat De Gea kembali harus memungut bola dari gawangnya.

Roma 4-0 Fiorentina.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang. Roma pun membuka musim Serie A 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan.

Gasperini Beri Pesan Keras untuk Serie A

Kemenangan 4-0 ini menjadi awal yang sangat positif bagi Gian Piero Gasperini bersama Roma. Timnya menunjukkan kombinasi antara tekanan tinggi, kecepatan serangan, dan efektivitas di depan gawang.

Malen menjadi finisher yang sempurna, sementara Dybala membuktikan bahwa kreativitasnya masih menjadi senjata penting Roma.

Bagi Fiorentina, kekalahan ini menjadi peringatan keras. Mereka gagal memberikan respons terhadap tekanan Roma dan harus segera memperbaiki organisasi permainan.

Sementara itu, Roma mendapatkan modal besar untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Jika duet Malen-Dybala mampu mempertahankan performa seperti ini, Giallorossi berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan Serie A musim ini.

Hasil Akhir AS Roma vs Fiorentina

AS Roma 4-0 Fiorentina

⚽ 27′ Donyell Malen
⚽ 52′ Donyell Malen
⚽ 60′ Donyell Malen
⚽ 86′ Niccolò Pisilli

Man of the Match: Donyell Malen

Catatan utama: Malen mencetak hat-trick, sedangkan Paulo Dybala mencatatkan tiga assist dalam kemenangan telak Roma.

Xabi Alonso Puji Chelsea Usai Menang Dramatis di Markas Fulham

BolaIndonesia – Xabi Alonso Puji Chelsea setelah The Blues meraih kemenangan dramatis atas Fulham pada pekan pertama Premier League 2026/2027. Bertandang ke Craven Cottage, Chelsea berhasil mengamankan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama.

Usai pertandingan, Xabi Alonso memberikan pujian kepada para pemain Chelsea. Ia menilai timnya mampu menunjukkan sikap profesional, solid, serta kedewasaan ketika menghadapi tekanan di markas Fulham. Menurut Alonso, karakter seperti itu sangat penting jika Chelsea ingin berkembang sepanjang musim.

Xabi Alonso Puji Mentalitas Chelsea

Chelsea memulai pertandingan dengan sangat cepat. Joao Pedro langsung mencetak gol ketika laga baru berjalan sekitar 31 detik setelah memanfaatkan umpan Cole Palmer. Gol tersebut memberikan keunggulan awal bagi tim tamu sekaligus menunjukkan agresivitas lini depan Chelsea.

Fulham kemudian memberikan perlawanan dan mampu menyamakan kedudukan. Situasi tersebut sempat membuat Chelsea kehilangan kendali selama beberapa menit. Namun, pasukan Alonso berhasil menemukan kembali ritme permainan dan mengambil keuntungan dari peluang yang mereka ciptakan.

Morgan Rogers kemudian membawa Chelsea kembali unggul. Setelah jeda, Cole Palmer memperbesar keunggulan The Blues melalui penyelesaian yang membuat Chelsea semakin nyaman. Fulham kembali memperkecil ketertinggalan, tetapi Chelsea mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Alonso menyebut kemenangan tandang tersebut sebagai sebuah penampilan yang profesional dan solid. Ia juga menilai para pemainnya berhasil mengelola momen-momen sulit dengan cukup baik.

Xabi Alonso Puji Trio Joao Pedro, Palmer, dan Rogers

Salah satu hal paling positif dari kemenangan Chelsea adalah performa lini depan mereka. Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer menjadi sumber ancaman utama bagi pertahanan Fulham.

Ketiganya bahkan sama-sama mencatatkan nama di papan skor. Joao Pedro membuka keunggulan Chelsea, Rogers kemudian mencetak gol kedua, sementara Palmer melengkapi penampilan apiknya dengan gol setelah turun minum.

Alonso secara khusus memberikan apresiasi kepada ketiga pemain tersebut. Ia melihat mereka bukan sekadar trio penyerang untuk pertandingan tertentu, tetapi pemain yang bisa menjadi fondasi penting dalam proyek Chelsea ke depan.

Menurut Alonso, ketiganya harus berani mengambil tanggung jawab lebih besar. Mereka juga diharapkan mampu memimpin dan menginspirasi rekan-rekannya di lapangan.

Hal tersebut menjadi sinyal bahwa Alonso memiliki rencana besar untuk lini depan Chelsea. Jika trio tersebut mampu menjaga konsistensi, The Blues berpotensi memiliki salah satu lini serang paling menarik di Premier League musim ini.

Chelsea Masih Punya Pekerjaan Rumah

Meski puas dengan kemenangan, Xabi Alonso tidak menutup mata terhadap kelemahan timnya. Chelsea masih harus memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama ketika lawan mampu memberikan tekanan tinggi.

Fulham sempat membuat pertandingan menjadi jauh lebih sulit setelah mencetak gol balasan. Chelsea harus bekerja keras untuk kembali mengontrol pertandingan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih ada ruang bagi Alonso untuk meningkatkan organisasi permainan timnya.

Performa lini belakang juga menjadi perhatian. Beberapa kesalahan hampir membuat Chelsea kehilangan keunggulan. Karena itu, kemenangan di Craven Cottage memang menjadi awal yang bagus, tetapi belum bisa menjadi bukti bahwa seluruh persoalan Chelsea sudah selesai.

Justru dari pertandingan seperti inilah Alonso dapat melihat bagian mana yang perlu diperbaiki. Musim masih sangat panjang dan Chelsea akan menghadapi lawan-lawan dengan kualitas yang lebih tinggi.

Debut Premier League Alonso Berbuah Tiga Poin

Kemenangan atas Fulham tentu memiliki arti khusus bagi Xabi Alonso. Ini merupakan pertandingan Premier League pertama yang dijalaninya sebagai manajer Chelsea dan langsung menghasilkan tiga poin.

Alonso sebelumnya sudah menunjukkan ambisi untuk membangun Chelsea menjadi tim yang mampu bersaing di berbagai situasi. Dalam persiapan pramusim, ia menekankan pentingnya membangun kebersamaan, budaya tim, dan semangat kolektif agar Chelsea bisa menjadi tim yang mampu bersaing di mana pun.

Kini, kemenangan di markas Fulham memberikan fondasi awal yang menjanjikan.

Chelsea memang belum sempurna. Namun, keberanian bermain menyerang, kemampuan bangkit setelah kehilangan momentum, serta kualitas individu di lini depan memberikan alasan bagi para pendukung untuk optimistis.

Bagi Alonso, tiga poin tersebut bukan sekadar kemenangan pembuka. Hasil ini merupakan langkah pertama dari proyek besar yang sedang ia bangun di Stamford Bridge.

Jika Chelsea mampu mempertahankan mentalitas seperti yang diperlihatkan di Craven Cottage sekaligus memperbaiki kelemahan di lini belakang, perjalanan The Blues pada musim 2026/2027 layak untuk dinantikan. Debut kemenangan Xabi Alonso pun bisa menjadi awal dari era baru Chelsea yang jauh lebih kompetitif.