Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin dari lawatan ke markas Sunderland, Stadium of Light, Minggu (13/9/2026). Dalam laga pekan keempat Premier League itu, Arsenal menang 2-0 di markas Sunderland.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam 45 menit pertama pertandingan. Pertandingan berjalan alot sepanjang babak pertama berlangsung.
Pada babak kedua, tim tuan rumah sempat mendapatkan kans untuk unggul lebih dulu. Sayangnya, eksekusi penalti Enzo Le Fee pada menit ke-56 gagal dan tak mengubah keadaan.
Justru Arsenal berhasil membuka keunggulan dua menit kemudian. Bruno Guimaraes mencetak gol pembuka kemenangan the Gunners pada menit ke-58 setelah menerima umpan dari Declan Rice.
Skor 0-1 untuk keunggulan Arsenal seakan bakal menjadi akhir dari pertandingan. Namun, pada masa injury time, The Gunners mendapatkan penalti dari wasit, di mana di sisi lain Sunderland kehilangan pemainnya, Reinildo, karena kartu kuning kedua.
Bukayo Saka yang mengambil eksekusi penalti pada menit 90’+7 itu berhasil menggandakan keunggulan bagi The Gunners yang sukses mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0 dan membawa pulang tiga poin dari markas Sunderland.
Susunan Pemain
Sunderland (4-2-3-1): Robin Roefs; Nordi Mukiele, Kevin Danso, Daniel Ballard, Reinildo; Granit Xhaka, Noah Sadiki; Thomas Meunier, Enzo Le Fee, Nilson Angulo; Brian Brobbey Pelatih: Regis Le Bris Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Ben White, Ezri Konsa, Gabriel, Riccardo Calafiori; Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Christos Tzolis; Kai Havertz Pelatih: Mikel Arteta
PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam WIB.
Laga ini menjadi momen yang dinantikan pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel. Arsitek asal Belanda tersebut antusias membawa timnya kembali tampil di GBT.
“Ya, pertama-tama saya pikir ini adalah pertandingan yang bagus untuk memulai kembali pertandingan tandang pertama kami di Surabaya seperti musim lalu,” ujar Van Gastel pada Sabtu (12/9/2026).
“Saya sangat menantikannya untuk bermain di stadion seperti ini dengan banyak sekali pendukung. Jadi saya sangat bersemangat untuk berada di sini dan persiapan kami sejauh ini berjalan cukup baik,” lanjutnya.
Punya Memori Positif
PSIM punya kenangan manis saat bertandang ke markas Persebaya pada musim lalu. Laskar Mataram berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 berkat gol Ezequiel Vidal.
Bek PSIM, Jop van der Avert, juga mendapat cerita dari beberapa rekan setim yang bermain pada pertandingan tersebut. Ia mendapat gambaran mengenai atmosfer GBT yang begitu meriah.
“Ya, jadi ketika kami melakukan perjalanan ke sini saya bertanya kepada beberapa rekan yang bermain di pertandingan pertama di sini musim lalu saat liga dimulai,” kata Van der Avert.
“Mereka memberi tahu saya tentang stadion yang bagus dan atmosfer yang luar biasa. Jadi saya pikir ya, bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus. Mudah-mudahan bisa meraih tiga poin,” sambungnya.
Sama-sama Raih Satu Poin
Kedua tim kompak mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan hasil imbang. PSIM bermain 1-1 kontra Persita Tangerang, sedangkan Persebaya juga ditahan Bhayangkara FC dengan skor identik.
Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin. PSIM berada di peringkat ke-11, adapun Persebaya tepat berada satu tingkat di bawahnya.
Di sisi lain, PSIM memboyong 25 pemain untuk berhadapan dengan Bajul Ijo. Hanya penjaga gawang muda Athaullah Daib yang tidak ikut dalam rombongan Laskar Mataram.
Lamine Yamal Cetak Sejarah, Kapten Termuda Barcelona
Boladonesia – Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam sejarah FC Barcelona. Pemain muda asal Spanyol itu menjadi kapten termuda dalam sejarah tim utama Blaugrana setelah menerima ban kapten dalam kemenangan 5-1 atas Feyenoord pada pertandingan Liga Champions, Rabu (9/9/2026).
Momen bersejarah tersebut terjadi di Stadion Spotify Camp Nou. Yamal mengambil alih ban kapten dari Raphinha pada menit ke-71 setelah pemain Brasil itu ditarik keluar. Pada usia 19 tahun dan 58 hari, Yamal memecahkan rekor Bojan Krkic yang sebelumnya menjadi kapten termuda Barcelona ketika berusia 20 tahun dalam pertandingan Copa del Rey 2010.
Raphinha Serahkan Ban Kapten kepada Yamal
Lamine Yamal memang belum menjadi kapten utama Barcelona sejak awal musim. Namun, namanya sudah masuk dalam kelompok lima kapten tim untuk musim 2026/2027. Pelatih Hansi Flick menunjuk Raphinha dan Pedri sebagai dua kapten pertama, sedangkan Eric Garcia, Frenkie de Jong, dan Yamal melengkapi daftar kepemimpinan skuad.
Kepercayaan tersebut memperlihatkan besarnya peran Yamal di dalam tim. Ketika Pedri meninggalkan lapangan pada menit ke-63 dan Raphinha menyusul delapan menit kemudian, Yamal menjadi pemain yang menerima ban kapten. Eric Garcia tidak tampil karena skorsing, sementara Frenkie de Jong masih mengalami cedera.
Kapten Termuda Barcelona Langsung Cetak Gol
Yamal tidak hanya mengukir sejarah lewat ban kapten. Ia juga tampil gemilang dalam kemenangan Barcelona atas Feyenoord. Setelah Raphinha membuka keunggulan, Yamal mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-77.
Tendangan tersebut melewati celah pagar betis Feyenoord dan mengecoh kiper Ernst. Gol itu menjadi penutup sempurna bagi malam bersejarah sang pemain muda. Yamal langsung berlari ke bangku cadangan untuk merayakan gol bersama Raphinha, pemain yang baru saja menyerahkan ban kapten kepadanya.
Sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal juga mengungkapkan kebanggaannya setelah dipilih sebagai salah satu kapten Barcelona. Ia menilai kepercayaan tersebut membawa tanggung jawab besar, tetapi tetap merasa senang mendapat kesempatan memimpin klub yang dibelanya.
Target Barcelona Setelah Rekor Yamal
Barcelona kini memiliki modal positif untuk menjalani musim 2026/2027. Kemenangan besar atas Feyenoord menjadi awal yang menjanjikan di Liga Champions, sementara peran Yamal semakin berkembang di bawah arahan Hansi Flick.
Kesimpulan: Lamine Yamal mencetak sejarah baru bersama Barcelona. Pada usia 19 tahun dan 58 hari, ia menjadi kapten termuda klub, sekaligus merayakan pencapaian tersebut dengan gol indah dalam kemenangan 5-1 atas Feyenoord.
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan, Ini Alasannya
Boladonesia – Mikel Arteta ternyata punya cara tidak biasa untuk mempersiapkan Arsenal menghadapi kerasnya kompetisi musim ini. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sengaja membuat skuad The Gunners mengalami berbagai situasi sulit selama pramusim.
Bukan untuk menghukum pemain, metode tersebut justru dirancang agar Arsenal mampu menghadapi masalah yang tidak terduga selama pertandingan resmi. Arteta ingin para pemain terbiasa beradaptasi ketika kondisi ideal tidak lagi mereka dapatkan.
Pendekatan tersebut kembali menjadi sorotan setelah Arsenal mengalami gangguan perjalanan menjelang pertandingan Liga Champions melawan Napoli. Masalah lalu lintas udara membuat perjalanan Arsenal ke Italia terganggu. Namun, situasi itu tidak membuat skuad kehilangan fokus. Arsenal tetap mampu meraih kemenangan 1-0 di markas Napoli.
Mikel Arteta Sengaja Mengganggu Rutinitas Arsenal
Mikel Arteta menjelaskan bahwa dirinya memang berusaha menciptakan situasi tidak nyaman selama masa persiapan. Tujuannya sederhana, yakni membuat pemain tidak bergantung pada rutinitas yang selalu berjalan sempurna.
Arteta mengaku senang menghadapi tantangan seperti itu. Menurutnya, jika sebuah masalah sudah pernah dialami saat latihan atau pramusim, pemain akan lebih siap ketika masalah serupa muncul dalam pertandingan sebenarnya.
Arteta bahkan pernah membuat pemain tiba lebih terlambat dari jadwal yang direncanakan. Semua itu dilakukan untuk menguji bagaimana pemain merespons tekanan tanpa kehilangan konsentrasi.
Dressing Room Juga Dibuat Tidak Nyaman
Metode Mikel Arteta tidak berhenti pada perjalanan tim. Arsenal juga menjalani sejumlah simulasi yang membuat kondisi sebelum pertandingan terasa berbeda dari biasanya.
Salah satunya adalah membuat ruang ganti lebih panas. Jumlah fasilitas seperti tempat tidur pijat juga pernah dikurangi. Arteta ingin pemain memahami bahwa tidak semua hal akan tersedia dalam kondisi ideal ketika mereka bertanding di kompetisi resmi.
Bagi Arteta, persoalan kecil dapat berkembang menjadi gangguan besar apabila pemain tidak memiliki kemampuan beradaptasi. Karena itu, Arsenal justru mencoba menghadirkan gangguan tersebut lebih awal.
Pendekatan ini menunjukkan betapa pentingnya aspek mental dalam filosofi kepelatihan Arteta. Ia tidak hanya mempersiapkan pemain dari sisi taktik dan fisik, tetapi juga melatih kemampuan mereka menghadapi situasi di luar kendali.
Tujuannya Agar Arsenal Tidak Mudah Panik
Mikel Arteta tidak ingin pemain Arsenal menjadikan kondisi eksternal sebagai alasan ketika performa mereka terganggu. Terlambat datang, perubahan jadwal, perjalanan panjang, atau kondisi ruang ganti yang tidak ideal harus bisa dihadapi tanpa kepanikan.
Filosofi tersebut terlihat jelas dalam perjalanan Arsenal ke Napoli. Gangguan penerbangan membuat persiapan mereka berubah, tetapi skuad tetap mampu tampil disiplin dan membawa pulang kemenangan.
Pendekatan Mikel Arteta memang terdengar ekstrem. Namun, bagi sang pelatih, kesulitan yang dibuat secara sengaja memiliki tujuan untuk membangun mental juara.
Arsenal harus menghadapi jadwal padat Premier League dan Liga Champions. Dalam kompetisi sepanjang musim, gangguan seperti keterlambatan perjalanan, perubahan jadwal, tekanan suporter, hingga kondisi fisik pemain merupakan sesuatu yang sulit dihindari.
Karena itu, Arteta ingin skuadnya memiliki kemampuan untuk tetap fokus dalam keadaan apa pun. Ia percaya tim yang mampu beradaptasi dengan cepat akan memiliki keuntungan besar ketika menghadapi situasi sulit.
Metode tersebut juga sejalan dengan karakter Arteta yang dikenal sangat detail dalam mempersiapkan Arsenal. Sebelumnya, ia bahkan pernah menggunakan berbagai simulasi tidak biasa untuk meningkatkan kewaspadaan pemain, termasuk menghadirkan situasi yang sengaja mengganggu konsentrasi mereka.
Arteta kini berharap pengalaman tersebut menjadi bagian dari mentalitas baru Arsenal. Bagi sang pelatih, menghadapi masalah bukan berarti mencari alasan, melainkan mencari cara agar tim tetap menjalankan tugasnya.
Dengan metode pramusim yang sengaja dibuat sulit, Mikel Arteta ingin Arsenal menjadi tim yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga tangguh secara mental. Jika pendekatan tersebut terus membuahkan hasil, The Gunners bisa memiliki modal penting untuk menghadapi tekanan dalam perburuan gelar sepanjang musim.
Laga panas langsung tersaji di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (12/9/2026) sore WIB.
Laga ini menjadi laga yang paling dinantikan dari BRI Super League. Banyak pihak yang melabeli duel Persija Jakarta Vs Persib Bandung sebagai Derby DÍndonesia. Ada pula yang menyebutnya El Clasico Indonesia.
Persija Jakarta dan Persib Bandung hadir dengan modal yang sama. Mereka sama-sama meraih kemenangan di pekan pertama BRI Super League 2026/2027 yang lalu.
Laga ini juga sangat spesial bagi kedua tim. Sebab, untuk kali pertama sejak 2019, pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ingin Akhiri Tren Buruk
Pertandingan melawan Persib Bandung kali ini sangat spesial bagi Persija Jakarta. Mereka sudah lama tidak menjamu rivalnya itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Terakhir kali hal itu terjadi pada musim 2019.
Motivasi Persija Jakarta pun semakin besar. Data terkini menunjukkan Macan Kemayoran tidak pernah menang atas Persib Bandung sejak 2023.
“Sebenarnya, saya juga baru mendengar itu pertama kali bahwa kami berhasil memenangkan pertandingan di Kalimantan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, dan saya cukup terkejut,” kata pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dalam sesi konferensi pers yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (11/9/2026).
“Sekarang, setelah saya tahu bahwa kita belum pernah mengalahkan Persib Bandung sejak 2023 juga, saya merasa semakin bertekad untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bermain lebih kuat agar kita bisa menang. Jadi, saya akan memastikan kita mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa menang di laga besok,” tegasnya.
Bikin Bobotoh Bangga
Sementara itu pelatih Persib Bandung sadar betul betapa pentingnya laga melawan Persija Jakarta. Ini adalah laga terbesar di sepak bola Indonesia belakangan ini.
Pentingnya laga melawan Persija Jakarta pun sudah tertanam dalam diri para pemain Persib Bandung. Mereka bertekad untuk meraih kemenangan di kandang Macan Kemayoran dan membuat Bobotoh bahagia.
“Persaingan antara Persib Bandung dan Persija adalah pertandingan sangat penting. Saya pikir semua pemain tahu pentingnya laga ini bagi para penggemar dan saya berharap kami bisa membuat para fans bangga setelah pertandingan,” jelas Igor Tolic.
Persib akan melakoni laga berat melawan Persija Jakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Laga ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik pencinta sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim akan membuat pertandingan berjalan dengan tensi panas sejak menit awal.
Persib datang dengan modal positif setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di Bandung. Sementara itu, Persija dalam motivasi tinggi setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-0.
Dengan hasil ini, Persib dan Persija tentu berambisi mempertahankan tren positif, sekaligus mengamankan posisi di papan atas klasemen.
Secara statistik, Persib memang unggul atas Macan Kemayoran dalam lima pertemuan terakhir. Persib mencatatkan empat kemenangan dan satu kali hasil imbang.
Raihan positif tersebut tentunya ingin kembali dilanjutkan Skuad Maung dipertandingan nanti. Pelatih Persib, Igor Tolic bakal menyiapkan strategi khusus untuk meredam perlawanan Persija.
Igor juga bakal mengandalkan beberapa pemain yang berpotensi menjadi pembeda pada pertandingan nanti.
Mariano Peralta
Mariano Peralta bakal mendapat sorotan khusus dipertandingan nanti. Penyerang asal Argentina ini dikenal memiliki kecepatan serta pergerakan lincah yang dapat memberikan masalah bagi lini belakang Persija.
Kualitas tersebut sudah diperlihatkan Peralta dalam beberapa laga bersama Maung Bandung. Peralta bahkan menjadi penentu kemenangan Persib atas Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027.
Peralta merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Dia datang ke Bandung dengan reputasi mentereng sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 bersama Borneo FC.
Bersama Pesut Etam, Peralta sukses mencetak 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan yang telah dijalani.
Balsa Sekulic
Selain Mariano Peralta, Balsa Sekulic juga berpotensi menghadirkan ancaman berbahaya bagi Persija Jakarta. Pemain asal Montenegro tersebut dikenal memiliki naluri gol yang tinggi.
Ketajaman Balsa Sekulic bersama Persib sudah dibuktikan sejak awal musim. Dia sukses menyumbangkan satu gol ketika Maung Bandung mengalahkan PSM Makassar.
Gol tersebut lahir melalui pergerakan ciamik Balsa Sekulic dalam mencari ruang kosong untuk melepas tembakan.
Adam Alis
Duel Persib kontra Persija punya arti spesial bagi Adam Alis. Gelandang berusia 32 tahun tersebut akan menghadapi mantan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
Adam sempat menjadi bagian dari Skuad Macan Kemayoran pada musim 2015. Namun, kebersamaan Adam Alis bersama Persija hanya bertahan selama satu musim.
Meski menghadapi mantan klubnya, Adam tetap bakal bersikap profesional. Dia akan berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Persib mengamankan tiga poin di kandang lawan.
Adam bahkan pernah menjadi mimpi buruk untuk Persija musim lalu. Dua golnya ke gawang Persija menjadi penentu kemenangan Persib dengan skor akhir 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.
Manchester United Hajar Sabah FK 4-0, Bruno Fernandes Bersinar
Boladonesia – Manchester United mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK di Old Trafford pada Kamis malam, 10 September 2026. Mathaeus Cunha, Bruno Fernandes, Benjamin Sesko, dan Lisandro Martinez menjadi pencetak gol dalam kemenangan yang menegaskan kesiapan Manchester United menghadapi kompetisi Eropa.
Manchester United Tampil Menekan
Manchester United tampil agresif sejak peluit awal. Sabah FK, klub asal Azerbaijan yang menjalani debut fase liga Liga Champions, sempat memberikan perlawanan dan menciptakan peluang. Namun, kualitas serangan tuan rumah akhirnya membuat perbedaan.
Matheus Cunha Buka Pesta Gol
Gol pertama Manchester United tercipta pada menit ke-27 melalui Matheus Cunha. Penyerang asal Brasil tersebut memanfaatkan peluang di area kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol ini menjadi awal dari malam yang sulit bagi pertahanan Sabah FK.
Manchester United menggandakan keunggulan pada menit ke-42. Bruno Fernandes mencetak gol kedua setelah menerima kombinasi umpan yang melibatkan Cunha dan Youri Tielemans. Kapten Setan Merah kembali menunjukkan perannya sebagai pengatur serangan sekaligus pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan.
Tidak berhenti di sana, Benjamin Sesko menambah gol ketiga pada menit ke-45. Penyerang Slovenia itu memanfaatkan umpan Bryan Mbeumo sebelum menaklukkan kiper Sabah. Manchester United menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0, sekaligus membuat suasana Old Trafford semakin meriah.
Manchester United Lengkapi Kemenangan
Memasuki babak kedua, Manchester United tetap mengendalikan pertandingan. Sabah FK berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi lini belakang tuan rumah mampu menjaga keunggulan. Penampilan Senne Lammens di bawah mistar juga membantu Setan Merah mempertahankan clean sheet.
Lisandro Martinez Cetak Gol Keempat
Pada menit ke-68, Lisandro Martinez mencetak gol keempat Manchester United. Bek asal Argentina itu memanfaatkan situasi serangan tuan rumah untuk memastikan skor 4-0. Gol tersebut sekaligus menutup pesta kemenangan Setan Merah di hadapan pendukung sendiri.
Manchester United kembali menunjukkan perannya sebagai pengatur serangan sekaligus tim yang mampu menentukan hasil pertandingan.
Michael Carrick Puas dengan Performa Manchester United
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Manchester United sebelum menghadapi tantangan berikutnya. Selain meraih tiga poin, Setan Merah juga mencatat clean sheet dan menunjukkan bahwa mereka mampu mengendalikan pertandingan besar di kandang sendiri.
Malam Sempurna di Old Trafford
Kemenangan 4-0 atas Sabah FK menjadi pembuka yang ideal bagi Manchester United di Liga Champions. Empat gol dari empat pemain berbeda memperlihatkan kedalaman kualitas serangan, sementara pertahanan yang tidak kebobolan memberikan kepercayaan diri tambahan.
Bagi Sabah FK, kekalahan ini memang berat. Namun, pertandingan di Old Trafford menjadi pengalaman berharga bagi klub Azerbaijan tersebut yang baru menjalani debut di fase liga kompetisi elite Eropa. Manchester United kini dapat mengalihkan fokus ke laga berikutnya dengan membawa hasil positif dari malam yang penuh sorotan.
Bayern Munchen menunjukkan performa luar biasa saat mengawali kiprah di Liga Champions. Menghadapi Bodo/Glimt, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, raksasa Jerman itu tampil dominan dan akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak.
Meski Bodo/Glimt sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama, Bayern Munchen perlahan meningkatkan intensitas permainan.
Penguasaan bola, peluang berkualitas, dan tekanan tanpa henti akhirnya membuat pertahanan tim asal Norwegia tersebut runtuh.
Harry Kane menjadi salah satu pemain yang berperan besar dalam pesta gol Bayern Munchen. Michael Olise juga tampil impresif dan menjadi bagian penting dari kemenangan besar Die Roten.
Usai pertandingan, Kane mengungkapkan satu karakter yang membuat Bayern semakin berbahaya: mereka justru semakin kuat ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Bodo/Glimt Sempat Merepotkan Bayern
Bodo/Glimt sebenarnya tidak datang ke Allianz Arena untuk sekadar menjadi korban. Pada babak pertama, mereka mampu menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin.
Tim asal Norwegia itu menjaga blok pertahanan dengan baik sembari tetap berani melakukan serangan balik. Beberapa kali bahkan mampu menguji pertahanan Bayern melalui transisi cepat.
Namun, Bayern Munchen tetap memegang kendali pertandingan. Die Roten menguasai sebagian besar bola dan terus menciptakan peluang berbahaya.
Kiper Bodo/Glimt tampil gemilang dan beberapa kali menggagalkan peluang Bayern Munchen. Kane mengakui bahwa timnya memang harus bersabar untuk membongkar pertahanan lawan.
“Kami harus bersabar, tetapi saya pikir kami juga lebih baik pada babak pertama. Kiper mereka melakukan beberapa penyelamatan bagus. Kami tetap tenang dan terus menggedor,” ujar Kane kepada DAZN.
Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Gol Awal Jadi Titik Balik
Menurut Harry Kane, gol pertama menjadi momen penting yang membuat Bayern Munchen semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Setelah berhasil memecah kebuntuan, Bayern bermain dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi. Tempo permainan pun meningkat dan Bodo/Glimt semakin kesulitan keluar dari tekanan.
Kane melihat fenomena tersebut bukan sesuatu yang kebetulan. Ia menilai Bayern memang memiliki karakter untuk berkembang seiring berjalannya pertandingan.
“Gol awal membantu kami. Musim lalu kami memperlihatkan bagaimana menjadi semakin kuat seiring pertandingan berjalan,” kata Kane.
Karakter tersebut menjadi salah satu ciri permainan Bayern di bawah asuhan Vincent Kompany.
Ketika pertandingan memasuki fase akhir, intensitas Bayern justru meningkat. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat pertahanan Bodo/Glimt tidak mampu bertahan lebih lama.
Kane dan Olise Jadi Motor Pesta Gol Bayern Munchen
Kemenangan besar Bayern tidak lepas dari kontribusi sejumlah pemain kunci.
Kane kembali menunjukkan ketajamannya sebagai ujung tombak, sementara Olise memberikan energi dan kreativitas yang membuat lini belakang Bodo/Glimt semakin kerepotan.
Kombinasi keduanya menjadi salah satu alasan Bayern mampu mengubah pertandingan yang awalnya cukup ketat menjadi sebuah pesta gol.
Bodo/Glimt memang mampu bertahan dengan baik pada awal laga. Namun, menghadapi Bayern yang terus meningkatkan tempo selama 90 menit merupakan tantangan yang sangat berat.
Begitu ruang mulai terbuka, Bayern Munchen langsung menghukum lawannya.
Kane pun menilai kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja keras tim yang mampu menjaga ketenangan dan terus memberikan tekanan hingga akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkan.
Harry Kane Puas, Bayern Awali Liga Champions dengan Sempurna
Kemenangan atas Bodo/Glimt menjadi pembuka yang sangat positif bagi Bayern Munchen di Liga Champions.
Bukan hanya tiga poin yang berhasil diamankan, tetapi juga sebuah pernyataantim asuhan Kompany memiliki kemampuan untuk meningkatkan performa ketika pertandingan semakin berjalan. Kane pun mengaku sangat puas dengan hasil tersebut.
“Kami ingin menampilkan performa yang bagus dan mendapatkan tiga poin di depan para penggemar kami. Saya senang kami berhasil melakukannya,” tegas Kane.
Bayern kini kembali menunjukkan salah satu karakter terkuat mereka: semakin lama pertandingan berlangsung, semakin sulit dihentikan.
Bagi lawan-lawan berikutnya di Liga Champions, kemenangan atas Bodo/Glimt sekaligus menjadi peringatan.
Menghadapi Bayern selama 90 menit bukan hanya soal bertahan dari tekanan awal, tetapi juga harus mampu bertahan ketika Die Roten mulai menaikkan tempo permainan.
Dan jika Harry Kane serta Michael Olise terus tampil seperti ini, Bayern bisa menjadi salah satu tim yang paling menakutkan di kompetisi Eropa musim ini.
Bintang Napoli, Kevin De Bruyne, memberikan pujian tinggi kepada Arsenal setelah timnya takluk 0-1 pada laga pembuka Liga Champions 2026/2027.
Arsenal tampil impresif dan mengalahkan Napoli dengan skor 1-0 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan tim asuhan Mikel Arteta dicetak Martin Odegaard pada menit ke-75.
Meski kecewa karena Napoli gagal mendapatkan poin, De Bruyne menilai timnya sudah memberikan perlawanan yang cukup baik. Ia bahkan menyebut Arsenal sebagai tim terbaik di dunia saat ini.
Dalam wawancara dengan CBS Sports setelah pertandingan, De Bruyne mendapat pertanyaan mengenai penampilan Napoli sekaligus kekuatan Arsenal.
Mantan pemain Manchester City itu tidak ragu memberikan penilaian tinggi kepada lawannya.
“Mari kita membahas pertandingan,” ujar reporter CBS Sports kepada De Bruyne seusai laga. “Menurut saya, Napoli sudah bermain sangat baik, tetapi lawan yang Anda hadapi mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini?”
“Saya setuju. Mereka adalah juara Inggris dan kalah di final Liga Champions terakhir melalui adu penalti. Jadi, kami tahu betapa kuatnya mereka,” ujar De Bruyne, seperti dilansir dari Metro.
Tetap Apresiasi Perjuangan Napoli
Arsenal memang memasuki musim ini dengan kepercayaan diri tinggi. The Gunners berhasil mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar Premier League musim lalu dan juga melaju hingga final Liga Champions, sebelum kalah dari PSG melalui adu penalti.
Kemenangan atas Napoli juga memperpanjang start sempurna Arsenal menjadi lima pertandingan pada awal musim ini.
De Bruyne tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Napoli. Menurutnya, tim asal Italia tersebut mampu menciptakan sejumlah momen positif ketika mencoba bermain menyerang.
“Saya pikir kami sebenarnya melakukan pekerjaan yang bagus. Ketika mencoba bermain, kami memiliki beberapa momen ketika mampu menciptakan peluang,” katanya.
Namun, De Bruyne mengakui Napoli sempat harus bermain lebih dalam menghadapi tekanan Arsenal.
“Kami memang terkadang harus bertahan lebih rendah. Pada babak kedua, kami memberikan mereka sedikit terlalu banyak ruang dan bermain terlalu dalam.”
De Bruyne Melihat Perkembangan Napoli
Kekalahan tersebut tetap memberikan sisi positif bagi De Bruyne. Ia menilai permainan Napoli menunjukkan perkembangan dibandingkan beberapa pertandingan awal musim.
“Setelah itu, kami kembali memiliki beberapa momen. Bagi saya, ini merupakan peningkatan dari apa yang saya lihat dalam beberapa pertandingan pertama,” tutur De Bruyne.
“Kami mulai bermain lebih baik, jadi itu adalah hal yang bagus.”
Di sisi lain, Arsenal pulang dari Naples dengan tiga poin berkat gol Odegaard. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Arteta dalam upaya kembali bersaing di dua kompetisi utama musim ini.
Michael Carrick Puji Permainan Manchester United Usai Hajar Sabah FK 4-0
Boladonesia – Michael Carrick memberikan pujian kepada para pemain Manchester United setelah tampil dominan dan mengalahkan Sabah FK dengan skor telak 4-0 pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027. Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Setan Merah dalam perjalanan mereka kembali ke kompetisi elite Eropa.
Bermain di Old Trafford pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, Manchester United menunjukkan permainan agresif sejak pertandingan dimulai. Empat gol MU masing-masing dicetak Matheus Cunha pada menit ke-27, Bruno Fernandes menit ke-42, Benjamin Sesko menit ke-45, dan Lisandro Martinez pada menit ke-68.
Michael Carrick Puji Permainan Manchester United
Michael Carrick mengaku puas melihat perkembangan permainan Manchester United sepanjang pertandingan. Pelatih asal Inggris tersebut menilai anak asuhnya mampu memperlihatkan sejumlah kombinasi permainan yang sangat baik, terutama ketika melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
“Bahagia rasanya bisa menjaga gawang tidak kebobolan dan tentunya memenangkan pertandingan. Beberapa permainan sepak bola yang kami mainkan sangat bagus, kami berbahaya dalam transisi,” ujar Carrick setelah pertandingan.
Kemenangan 4-0 sekaligus memberikan Manchester United clean sheet pada laga perdana mereka di Liga Champions musim ini.
MU Tampil Efektif Sejak Babak Pertama
Manchester United tidak langsung mencetak gol pada awal pertandingan. Sabah FK bahkan sempat memberikan perlawanan dan membuat tuan rumah harus bekerja keras untuk menemukan celah.
Namun, setelah gol Matheus Cunha pada menit ke-27, permainan MU menjadi lebih lepas. Bruno Fernandes kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-42 sebelum Benjamin Sesko mencetak gol ketiga hanya beberapa menit kemudian.
Keunggulan 3-0 sebelum turun minum membuat Manchester United berada dalam posisi sangat nyaman. Setelah jeda, Setan Merah tetap mampu mengontrol pertandingan dan menambah satu gol melalui Lisandro Martinez pada menit ke-68.
Lini Tengah Jadi Salah Satu Kunci
Selain memuji permainan secara keseluruhan, Carrick juga memberikan perhatian khusus kepada lini tengah Manchester United. Menurutnya, koneksi antarpemain mulai menunjukkan perkembangan positif.
Carrick menilai keberadaan Mason Mount dan Andrey Santos memberikan variasi dalam permainan. Ia juga menyebut pemahaman antarpemain menjadi bagian penting dari proses perkembangan tim.
“Kami memiliki pemain-pemain yang sangat bagus. Bahagia rasanya memiliki Mason dan Andrey. Ada beberapa koneksi yang bagus dan kami telah memainkan sepak bola yang bagus melalui lini tengah lapangan,” kata Carrick.
Hal tersebut menjadi sinyal positif bagi Manchester United. Dengan jadwal pertandingan yang padat, kedalaman skuad dan kemampuan pemain untuk membangun koneksi menjadi faktor penting.
Carrick Beri Pujian Khusus untuk Kobbie Mainoo
Kobbie Mainoo juga mendapatkan apresiasi dari Michael Carrick. Sang pelatih menilai gelandang muda tersebut memberikan pengaruh besar terhadap permainan Manchester United.
“Dia pemain yang fantastis. Dia memiliki pengaruh besar dalam pertandingan kami. Dia benar-benar menyenangkan untuk dimiliki, dia ingin berkembang dan dia ingin mendengarkan,” ujar Carrick.
Kemenangan Penting untuk Kepercayaan Diri MU
Kemenangan atas Sabah FK menjadi modal penting bagi Manchester United setelah hasil kurang konsisten di awal kompetisi domestik. Sebelum laga Liga Champions ini, MU hanya mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan Premier League.
Karena itu, kemenangan 4-0 bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain Manchester United sebelum menghadapi pertandingan-pertandingan yang lebih berat.
Carrick sendiri tetap memberikan penghormatan kepada Sabah FK. Ia menilai lawannya mampu memberikan perlawanan dan membuat pertandingan tidak selalu mudah meskipun skor akhir terlihat nyaman.
Namun, tantangan Manchester United tentu belum selesai. Carrick masih harus memastikan konsistensi tim ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Jika performa seperti saat mengalahkan Sabah FK dapat dipertahankan, Manchester United berpeluang membangun momentum positif. Bagi Carrick, kemenangan ini menjadi langkah awal untuk menunjukkan bahwa Setan Merah siap kembali bersaing di panggung terbesar Eropa.