
BOLADONESIA – Setelah 2,5 bulan kosong, kursi pelatih timnas Ekuador akhirnya terisi. Senin (14/9/2026), Marcelo Gallardo resmi diumumkan sebagai pelatih baru La Tri oleh Asosiasi Sepak Bola Ekuador (FEF).
Setelah Ekuador tersisih pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sebastian Beccacece mengundurkan diri. Setelah itu, kursi pelatih kosong hingga akhirnya FEF menunjuk Gallardo hanya sepekan sebelum jeda internasional.

“Kami punya talenta, struktur, dan ambisi. Kami siap. Biarkan orang-orang percaya karena mereka punya alasan untuk itu. Selamat datang, Marcelo,” urai pernyataan resmi FEF seperti dikutip Football5Star.net dari Infobae.
Tidak mudah bagi FEF merekrut Marcelo Gallardo. Negosiasi berjalan sebulan penuh. Pada akhirnya, tercapai kesepakatan kontrak hingga 2030. Misi utama sang pelatih baru tentu saja Copa America 2028 dan Piala Dunia 2030.
Babak Baru Marcelo Gallardo
Bagi Marcelo Gallardo, kesepakatan melatih timnas Ekuador adalah babak baru slam kariernya. Setelah 15 tahun melatih klub, dari Uruguay hingga Arab Saudi, dia kini, untuk kali pertama, menangani sebuah timnas.
Untuk kali pertama pula, Gallardo tak akan ditemani Matias Biscay yang selama ini selalu jadi tangan kanannya. Menurut Infobae, Biscay absen tak lagi mendampingi Gallardo karena alasan keluarga.

Saat ini, Gallardo belum mengumumkan secara resmi staf kepelatihan yang akan membantunya dalam menangani La Tri. Namun, dua nama dipastikan masuk, yaitu Hernan Bujan dan Alejandro Albornoz.
Seperti Biscay, Bujan sudah menyertai Gallardo sejak di Nacional pada 2011. Dia disebut-sebut akan mengisi pos Biscay sebagai tangan kanan sang pelatih. Adapun Albornoz adalah analis video saat Gallardo menangani River Plate dari 2024 hingga 2026.
