30 Oktober 2026

> BERITA PIALA DUNIA

Berita sepak bola sajian Info Berita PIALA DUNIA, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Idnews.top – Penyerang Barcelona, Ferran Torres kembali buka suara terkait spekulasi masa depannya. Ia menyebut bahwa dalam waktu dekat ia akan mengambil keputusan apakah bertahan di Barcelona atau pindah ke PSG.

Di musim panas ini, ada banyak spekulasi mengenai masa depan Torres. Penyerang Timnas Spanyol itu kontraknya akan habis di Barcelona dan banyak klub berminat menggunakan jasanya.

Tim yang dikabarkan terdepan untuk mengamankan jasa Ferran Torres adalah PSG. Luis Enrique sangat menyukai gaya bermain eks Manchester City itu dan ia ingin memboyongnya ke Paris.

Di sisi lain, Barcelona masih belum rela untuk berpisah dengan Torres. Mereka berencana untuk memagari sang pemain dengan kontrak baru agar ia bisa memperkuat lini serang El Blaugrana di musim depan.

Lihat Nanti

Dalam wawancaranya baru-baru ini, Torres ditanyai mengenai rumor ketertarikan PSG terhadap dirinya. Ia tidak menampik bahwa dia tahu juara Liga Champions itu menginginkan jasanya.

Namun Torres menolak berkomentar terlalu jauh karena dalam waktu dekat ia akan kembali ke Barcelona dan akan mendiskusikan tawaran tersebut dengan juara La Liga itu.

“Satu-satunya hal yang saya tahu adalah saya akan segera kembali berlatih bersama Barcelona. Kita lihat saja apa yang akan terjadi,” ujar Torres kepada CNN.

Keluarga Jadi Pertimbangan

Torres juga mengaku bahwa keputusan ia bertahan di Barcelona atau pindah ke PSG tidak ditentukan oleh dirinya sendiri.

Ia mengaku akan berdiskusi dengan keluarganya dan mempertimbangkan tawaran kedua klub sebelum akhirnya mengambil keputusan mengenai masa depannya.

“Saya akan berusaha mengambil keputusan terbaik agar saya dan keluarga saya bisa bahagia. Hanya itu yang terpenting,” ia menandaskan.

Mahar Transfer Torres

Dengan kontraknya yang tersisa satu tahun, Barcelona dikabarkan mematok harga yang mahal untuk Torres.

Mereka menginginkan tidak kurang dari 55 juta euro untuk jasa sang penyerang, karena mereka akan menggunakan uang penjualannya untuk mendatangkan pemain lain.

Di saat sebagian pemain lokal memutuskan menyudahi karier atau gantung sepatu, Andik Vermansah memilih tetap eksis di lapangan pertandingan.

Saat ini Andik sudah berusia 34 tahun. Meski umurnya tak lagi muda, mantan penyerang Timnas Indonesia tersebut tak sepi tawaran.

Andik Vermansah boleh berbangga karena perpanjangan kontraknya di Garudayaksa FC membuat tukang gedor kelahiran Jember, Jawa Timur, masih layak diperhitungkan.

Setelah suskes menyegel gelar juara Grup A Liga 2 musim lalu, kini Garudayaksa FC bersiap mengarungi Super League 2026/2027. Jika tak ada aral melintang, kasta teratas Indonesia akan dimulai pada minggu pertama September mendatang.

Manajemen melakukan perombakan besar-besaran. Tak sedikit pemain yang dilepas, termasuk pemain asing.

Sebagai gantinya, sejumlah pemain lawas dipertahankan dan amunisi anyar diangkut. Andik Vermansah merupakan satu di antara sedikit pemain yang kontraknya diperpanjang.

Andik Vermansah sebenarnya belum lama bergabung. Ia berkostum Garudayaksa FC pada akhir Agustus 2025. Meski begitu, Andik Vermansah sudah dipercaya sebagai kapten tim.

Sangat Dibutuhkan

Walau tak lagi muda, Andik Vermansah masih memesona. Selama memperkuat Persiraja sejak Agustus 2023, statistiknya di Liga 2 musim 2024/2025 terbilang oke. Ia hadir dalam 19 laga dengan torehan empat gol plus lima assist.

Kesuksesan Garudayaksa FC naik kasta juga tak lepas dari kontribusi eks pilar Persebaya Surabaya, Kedah, dan Selangor. Dalam 23 laga, ia menorehkan dua gol dan 13 assist yang membuatnya dijuluki raja assist.

Garudayaksa FC tahu betul, bintang sekaliber Andik Vermansah masih sangat diperlukan. Terlebih sang bintang kenyang pertarungan di level atas.

Bagi Andik Vermansah, ini merupakan momen kembalinya ia ke Liga 1. Tukang gedor murah senyum itu terakhir kali bermain di Liga 1 2022/2023 saat memperkuat Bhayangkara FC.

Menarik untuk menanti aksi dan sensasi Andik Vermansah di Super League musim ini, terlebih tim yang bermarkas di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat ditukangi juru taktik anyar asal Serbia, Milos Joksic.

Milos Joksic berharap, semua pemain, terlebih pemain senior seperti Andik Vermansah mampu memikul beban yang tak enteng yang dipatok manajemen.

“Apa yang kita lakukan di lapangan harus dipikirkan dengan cara yang sama. Jika dengan cara yang berbeda, pemain mungkin sulit untuk mengerti. Jadi ini sangat penting untuk dilakukan secara bersama,” kata Milos Joksic.

Jadwal siaran langsung final Piala Presiden 2026 yang akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Kamis (6/8/2026) pukul 19.30 WIB. Partai final akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Pertandingan Persib melawan Persebaya bisa ditonton melalui siaran langsung di Indosiar, serta live streaming di Vidio.

Seperti diketahui, Persib Bandung melenggang ke final Piala Presiden 2026 setelah memenangi laga klasik kontra Persija. Maung Bandung menang dengan skor 2-1.

Sementara itu, Persebaya punya kans untuk menuntaskan ambisi menjuarai Piala Presiden. Mereka akan menantang Persib di partai puncak.

Persebaya melaju ke final setelah mengalahkan sesama klub besar Jawa Timur, Arema FC.

Cara Menonton Pertandingannya

Kamis (6/8/2026)
Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya
Venue: Stadion I Wayan Dipta, Gianyar
Kick-off: 19.30 WIB
Siaran langsung: Indosiar
Live streaming: Vidio

IDNews.top – Bursa transfer musim panas La Liga 2026/2027 mulai memasuki fase yang semakin menarik. Memasuki Agustus, klub-klub hanya memiliki waktu sekitar satu bulan sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Sejumlah tim papan atas sudah bergerak cepat untuk memperkuat skuad demi menghadapi musim baru. Real Madrid, Barcelona, hingga Atletico Madrid menjadi tiga klub yang paling aktif menyelesaikan transfer pemain berkualitas.

Tidak hanya para kandidat juara, klub promosi maupun tim papan tengah juga berhasil mendatangkan nama-nama yang mampu meningkatkan kualitas skuad. Beberapa transfer bahkan berpotensi mengubah peta persaingan di La Liga musim 2026/2027.

Berikut 10 transfer terbesar yang sudah resmi terjadi di La Liga pada awal musim 2026/2027. Seluruh pemain ini diprediksi akan memberikan warna baru sekaligus menjadi sorotan sepanjang kompetisi berlangsung.

Marc Cucurella (Real Madrid)

Real Madrid bergerak cepat dengan mengamankan tanda tangan Marc Cucurella dari Chelsea sebelum Piala Dunia digelar. Langkah tersebut terbukti menjadi keputusan strategis setelah sang bek tampil impresif bersama Spanyol hingga meraih gelar juara dunia.

Cucurella dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia berkat keseimbangan kemampuan bertahan dan menyerang. Pengalamannya bersama SD Eibar dan Getafe membuat proses adaptasinya di La Liga diperkirakan berlangsung jauh lebih cepat dibanding pemain asing lainnya.

Kang-in Lee (Atletico Madrid)

Kang-in Lee memilih kembali ke Spanyol setelah menikmati periode sukses bersama Paris Saint-Germain. Gelandang asal Korea Selatan itu datang dengan status pemain yang baru membantu PSG menjuarai Liga Champions dua musim berturut-turut.

Atletico de Madrid mendapatkan pemain kreatif yang sudah memahami karakter sepak bola Spanyol. Pengalaman bersama Valencia dan Mallorca membuat Kang-in Lee diyakini dapat langsung memberikan kontribusi dalam sistem permainan Diego Simeone.

Anthony Gordon (Barcelona)

Barcelona menghadirkan wajah baru di sektor depan dengan mendatangkan Anthony Gordon dari Premier League. Transfer ini memperlihatkan ambisi Blaugrana untuk menambah kecepatan sekaligus variasi serangan.

Pemain tim nasional Inggris tersebut langsung mencuri perhatian saat memperkenalkan diri menggunakan bahasa Spanyol dan Katalan. Kemampuannya bermain di berbagai posisi lini depan memberikan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan Hansi Flick sepanjang musim.

Pierre-Emerick Aubameyang (RC Deportivo)

RC Deportivo membuat kejutan besar dengan merekrut Pierre-Emerick Aubameyang. Kehadiran mantan penyerang Borussia Dortmund, Arsenal, dan Barcelona menjadi salah satu transfer paling menarik dari klub promosi musim ini.

Meski telah berusia 37 tahun, Aubameyang tetap memiliki pengalaman dan naluri mencetak gol yang sangat berharga. Faktor tersebut diharapkan membantu Deportivo bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Ibrahima Konate (Real Madrid)

Real Madrid kembali menunjukkan agresivitasnya dengan mendatangkan Ibrahima Konaté. Bek asal Prancis itu melengkapi daftar rekrutan baru yang juga berisi Marc Cucurella, Bernardo Silva, Denzel Dumfries, dan Carlos Espí.

Konaté dipandang sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia saat ini. Kehadirannya diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan lini belakang yang menjadi titik lemah Los Blancos sepanjang musim lalu.

Fran Garcia (Real Betis)

Fran García memulai tantangan baru setelah meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Real Betis. Kepindahan tersebut memberikan kesempatan baginya untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.

Bek kiri berusia 26 tahun itu tetap akan merasakan atmosfer Liga Champions UEFA bersama Betis. Dengan usia yang masih berada pada masa emas, Fran García memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Sevilla.

Sergio Canales (Racing Club)
Sergio Canales akhirnya kembali ke sepak bola Spanyol setelah menyelesaikan petualangannya di Meksiko. Kepulangannya juga menjadi momen emosional karena ia akan membela klub asal kota kelahirannya, Santander.

Real Racing Club mendapatkan sosok berpengalaman yang pernah menjadi pemain penting di La Liga. Pada usia 35 tahun, Canales diharapkan mampu memimpin tim sekaligus membantu klub bertahan di kasta tertinggi.

Alejandro Grimaldo (Atletico Madrid)

Atletico de Madrid kembali memperkuat sektor kiri pertahanan dengan mendatangkan Alejandro Grimaldo dari Bayer Leverkusen. Transfer ini menambah daftar pemain juara dunia yang menghuni skuad Diego Simeone.

Menariknya, Grimaldo belum pernah bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol meski berstatus pemain tim nasional. Setelah sukses bersama Benfica dan Bayer Leverkusen, ia akhirnya akan menjalani debutnya di La Liga.

Martin Satriano (Getafe CF)
Getafe memutuskan mempermanenkan Martín Satriano setelah penampilannya yang memuaskan pada musim lalu. Penyerang asal Uruguay itu sebelumnya bergabung dengan status pinjaman sebelum akhirnya ditebus secara permanen dari Lyon.

Enam gol yang dicetak Satriano membantu Getafe mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Dengan status permanen, ia diharapkan menjadi ujung tombak utama Los Azulones dalam beberapa musim mendatang.

Karim Adeyemi (Barcelona)

Barcelona kembali memperkuat lini depan dengan merekrut Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund. Penyerang tim nasional Jerman tersebut datang setelah menunjukkan performa konsisten bersama klub Bundesliga itu.

Adeyemi mengungkapkan bahwa bermain di Spotify Camp Nou merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Kini ia bertekad membuktikan diri sebagai salah satu andalan Hansi Flick dalam membangun lini serang Barcelona pada musim 2026/2027.

IDNews.top – Jordan Henderson mengaku tidak sabar memulai petualangan barunya bersama Chelsea setelah resmi bergabung dengan status bebas transfer. Gelandang veteran itu secara khusus memuji sosok Xabi Alonso yang kini menangani The Blues.

Henderson menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Stamford Bridge setelah mengakhiri kerja samanya dengan Brentford. Pemain berusia 36 tahun tersebut menjadi salah satu sosok berpengalaman yang didatangkan Chelsea pada musim panas ini.

Kehadiran Henderson menandai perubahan menarik dalam skuad Chelsea yang selama lebih dari dua tahun mengandalkan pemain muda. Klub bahkan tidak memainkan pemain berusia di atas 30 tahun dalam 123 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Bagi Henderson, bergabung dengan Chelsea juga memiliki makna tersendiri. Ia pernah melakoni debut profesional di Stamford Bridge saat masih membela Sunderland pada 2008.

Henderson Terpukau dengan Kiprah Xabi Alonso

Henderson mengaku sudah lama mengagumi Alonso, baik ketika masih aktif bermain maupun setelah beralih menjadi pelatih. Menurutnya, pencapaian Alonso dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti kualitasnya sebagai pelatih papan atas.

Mantan kapten Liverpool itu juga sempat berbincang langsung dengan Alonso sebelum memutuskan bergabung. Percakapan tersebut membuatnya semakin yakin menerima tawaran Chelsea.

“Saya sangat mengagumi Xabi ketika masih menjadi pemain, dan sekarang saya juga sangat mengaguminya sebagai pelatih. Apa yang telah dia lakukan dalam beberapa tahun terakhir benar-benar luar biasa,” ujar Henderson.

“Semua orang yang saya kenal, baik yang pernah bekerja maupun bermain bersamanya, selalu mengatakan hal-hal yang sangat baik. Tidak ada satu pun yang mengatakan hal buruk tentang dirinya. Itu menunjukkan betapa tingginya kualitas dirinya,” kata Henderson.

Percakapan dengan Alonso Yakinkan Henderson

Henderson mengatakan pembicaraan pertamanya dengan Alonso meninggalkan kesan yang sangat positif. Ia merasa mendapat sambutan hangat dan melihat proyek besar yang sedang dibangun Chelsea bersama pelatih asal Spanyol tersebut.

Perasaan itulah yang akhirnya membuat Henderson mantap menerima pinangan The Blues. Ia menyebut kesempatan bekerja di bawah Alonso sebagai sebuah kehormatan.

“Ketika saya berbicara langsung dengannya, saya mendapatkan perasaan yang sangat baik. Rasanya merupakan sebuah kehormatan bisa datang dan bermain di bawah arahannya,” tutur Henderson.

IDNews.top – Federico Chiesa dikabarkan semakin dekat untuk bertahan di Liverpool pada musim depan. Winger asal Italia itu sebelumnya ramai dikaitkan dengan kepindahan ke Serie A maupun Atletico Madrid.

Menurut laporan Calciomercato.it, Chiesa kini lebih condong melanjutkan kariernya di Anfield. Pemain berusia 28 tahun tersebut disebut ingin memperjuangkan tempatnya di skuad Liverpool.

Chiesa sempat diprediksi akan meninggalkan Liverpool setelah masa depannya menjadi tanda tanya. Namun, kedatangan pelatih baru Andoni Iraola memberikan peluang baru bagi sang pemain.

Iraola dipercaya dapat menjadi sosok penting dalam perjalanan Chiesa bersama Liverpool. Sang winger ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuktikan kualitasnya di Premier League.

Chiesa Siap Bersaing di Era Iraola

Situasi Chiesa mengalami perubahan dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, kepindahan pemain Italia itu pada bursa transfer musim panas disebut hampir pasti terjadi.

Kini, Chiesa justru bertekad bertahan dan menunjukkan kemampuannya kepada Iraola. Ia ingin mendapatkan peran penting setelah menjalani musim yang tidak mudah di Liverpool.

Calciomercato.it melaporkan bahwa Chiesa tertarik dengan tantangan baru di bawah Iraola. Sang pemain menilai kesempatan tersebut sebagai peluang untuk menghidupkan kembali kariernya di Inggris.

Rumor Pulang ke Italia Mulai Mereda

Sebelum perubahan situasi ini, Chiesa sempat dikaitkan dengan beberapa klub Italia. Ia sebelumnya pernah memperkuat Fiorentina dan Juventus sehingga rumor kembali ke Serie A terus muncul.

Selain klub Italia, Atletico Madrid juga disebut tertarik kepada pemain Timnas Italia tersebut. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang membuat Chiesa meninggalkan Liverpool.

Bursa transfer musim panas masih terbuka hingga akhir Agustus sehingga perubahan tetap bisa terjadi. Meski begitu, untuk saat ini Chiesa diperkirakan tetap berada di Merseyside dan siap menjalani musim baru bersama Liverpool.

Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Siap Cetak Sejarah

BolaIndonesia – Laga Indonesia vs Vietnam pada matchday ketiga Grup A Piala AFF 2026 menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pecinta sepak bola Asia Tenggara. Duel klasik ini tidak hanya menentukan peluang lolos ke babak semifinal, tetapi juga membuka kesempatan bagi penyerang muda Mitchell Baker untuk menyamai rekor gol milik Ole Romeny bersama Timnas Indonesia.

Mitchell Baker tampil luar biasa sejak menjalani debut bersama skuad Garuda. Striker naturalisasi berusia 19 tahun tersebut langsung mencetak hattrick saat menghadapi Kamboja, kemudian kembali menyumbang gol ketika Indonesia mengalahkan Timor Leste. Total empat gol membuat namanya kini berada di jajaran pencetak gol terbanyak sementara turnamen.

Mitchell Baker Berpeluang Samai Catatan Ole Romeny

Pertandingan melawan Vietnam menjadi kesempatan emas bagi Mitchell Baker untuk menyamai rekor Ole Romeny. Jika kembali mencetak gol, Baker akan menyamai torehan empat gol internasional yang sebelumnya dicatat Romeny dalam delapan penampilan bersama Timnas Indonesia.

Performa impresif Baker membuat banyak pengamat menilai dirinya sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia saat ini. Selain memiliki penyelesaian akhir yang tajam, ia juga kuat dalam duel udara serta mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Kepercayaan diri Baker meningkat setelah sukses tampil konsisten dalam dua pertandingan awal. Kini, tantangan sesungguhnya datang ketika harus menghadapi lini belakang Vietnam yang dikenal disiplin dan agresif.

Vietnam Datang dengan Motivasi Tinggi

Vietnam juga memasuki laga ini dengan ambisi besar. Tim berjuluk Golden Star Warriors sadar bahwa kemenangan atas Indonesia akan membuka jalan menuju fase gugur Piala AFF 2026.

Pelatih Vietnam diperkirakan akan memberikan perhatian khusus kepada Mitchell Baker yang sedang berada dalam performa terbaiknya. Media Vietnam bahkan menyoroti ketajaman Baker dan menyebutnya sebagai salah satu ancaman terbesar bagi pertahanan mereka.

Selain mengawal Baker, Vietnam diprediksi akan mencoba menguasai lini tengah sejak awal pertandingan agar Indonesia tidak leluasa mengembangkan permainan.

John Herdman Andalkan Kombinasi Pengalaman dan Energi Muda

Di kubu Indonesia, pelatih John Herdman diperkirakan tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang yang berhasil membawa Garuda tampil produktif pada dua laga sebelumnya. Kombinasi pemain berpengalaman seperti Thom Haye dengan tenaga muda seperti Mitchell Baker diyakini menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Vietnam.

Kecepatan transisi dari lini tengah menuju lini depan menjadi salah satu aspek yang terus diasah selama sesi latihan terakhir. Baker diproyeksikan menjadi target utama dalam skema serangan cepat maupun bola mati.

Apabila strategi tersebut berjalan efektif, Indonesia memiliki peluang besar menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

Rekor dan Momentum Berada di Tangan Mitchell Baker

Selain membawa Indonesia semakin dekat ke semifinal, satu gol tambahan akan membuat Mitchell Baker menyamai rekor Ole Romeny sebagai salah satu penyerang paling produktif pada awal kariernya bersama Timnas Indonesia. Statistik tersebut tentu menjadi motivasi tersendiri bagi striker muda yang sedang menikmati performa terbaiknya.

Meski demikian, Baker menegaskan fokus utamanya tetap membantu tim meraih kemenangan. Baginya, tiga poin jauh lebih penting dibanding pencapaian individu.

Atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung panas mengingat rivalitas panjang Indonesia dan Vietnam di berbagai ajang Asia Tenggara. Dukungan puluhan ribu suporter Garuda diperkirakan kembali memenuhi stadion dan menjadi suntikan semangat tambahan bagi skuad Merah Putih.

Jika mampu mempertahankan efektivitas serangan dan disiplin bertahan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan penting. Di sisi lain, seluruh mata juga akan tertuju kepada Mitchell Baker yang hanya membutuhkan satu momen untuk menyamai rekor Ole Romeny sekaligus mempertegas statusnya sebagai bintang baru Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Big match akan tersaji, saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Kedua tim terlibat rivalitas bertahun-tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, rivalitas Indonesia dan Vietnam menjadi salah satu yang paling sengit di Asia Tenggara. Kedua negara hampir selalu bertemu di turnamen besar, baik Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, maupun ajang kelompok umur.

Satu di antara hal yang perlu diwaspadai Timnas Indonesia dari Vietnam adalah permainan non teknis di lapangan. Vietnam terkenal sebagai tim yang bisa memakai segala cara untuk menang.

Vietnam kerap melakukan permainan kasar, melakukan kontak fisik berlebihan, memancing emosi, dan coba buat lawan kehilangan fokus. Insiden cederanya Evan Dimas saat dikasari Doan van Hau di SEA Games 2019 masih sulit dilupakan.

Bukan hanya permainan kasar, tim pelatih yang ada di pinggir lapangan sering juga memancing emosi lawan, terbaru seperti insiden botol di Final Piala AFF U-23 2025 dan dan Piala AFF U-19 2026.

John Herdman Tanggapi Santai

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menjawab pertanyaan dari wartawan perihal cara mengantisipasi pemain Vietnam yang provokatif. The Golden Star Warriors sering dinilai bermain dengan gaya keras, provokatif, dan mengandalkan taktik fisik untuk memancing emosi lawan di lapangan.

“Saya rasa setiap pertandingan itu berbeda. Kami sudah katakan bahwa di fase grup ini kami akan melihat hal-hal yang berbeda, kami akan memiliki banyak pengalaman berbeda yang bisa kami pelajari dan jadikan dasar untuk tumbuh,” tutur John Herdman dalam sesi konferensi pers menjelang laga, Minggu (2/8/2026).

“Pertandingan pertama adalah pertandingan kandang dengan banyak ekspektasi. Pertandingan kedua adalah pertandingan tandang yang sangat sulit, tidak ada penggemar di stadion, terasa seperti suasana pramusim, dan lawan bermain dengan 10 orang sejak awal.

“Ini semua adalah pengalaman yang baik dan penting,” lanjut pelatih asal Inggris itu.

Fokus Tim Sendiri

Kubu Vietnam baru saja gagal mendulang poin penuh kala menjamu Singapura di hadapan pendukung sendiri. Meski punya banyak peluang mencetak gol, nyatanya tetap gagal, dan bahkan hampir saja Singapura keluar sebagai pemenang andai peluang menjadi gol.

Hal itu yang kemudian membuat situasi Vietnam dianggap dalam tekanan menjelang meladeni Timnas Indonesia. Namin demikian, John Herdman tau mau mengambil pusing akan hal itu. Ia lebih memilih memikirkan persiapan timnya demi mendulang poin penuh di laga nanti.

“Kami hanya berharap besok akan menjadi pengalaman baik lainnya bagi tim ini, kami akan menjadi lebih kuat karenanya. Kami harus menunjukkan komitmen untuk bisa mengalahkan Vietnam,” beber pelatih berusia 51 tahun.

“Kami tidak bisa mengendalikan apa yang mereka bawa dan apa yang mereka lakukan, itu adalah urusan mereka, dan kami akan tetap berada di posisi yang kami butuhkan untuk memberikan performa lain yang bisa kita semua banggakan,” tandas John Herdman.

Meminimalisir Kesalahan

Sementara itu kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho juga sepakat dengan John Herdman. Ia meminta seluruh rekan setimnya untuk meminimalisir kesalahan elementer, dan mengoptimalkan segala peluang yang ada.

“Saya rasa saya fokus pada tim kami sendiri. Jangan sampai kami merugikan tim sendiri dengan perilaku-perilaku yang tidak penting,” jelas Rizky Ridho.

“Mungkin Vietnam akan melakukan hal yang sama seperti beberapa tahun yang lalu. Namun saat ini sudah ada VAR, jadi pasti mereka akan berhati-hati. Jadi saya fokus ke tim saya sendiri saja,” tandas bek Persija Jakarta.

Arsenal didorong untuk ikut bersaing mendapatkan tanda tangan Bradley Barcola pada bursa transfer musim panas 2026. Mantan pemain The Gunners, Emmanuel Frimpong, menilai winger Paris Saint-Germain (PSG) itu akan menjadi tambahan ideal bagi skuad Mikel Arteta.

Sebelumnya, Liverpool disebut berada di posisi terdepan untuk merekrut Barcola. Namun, Arsenal dinilai tidak boleh melewatkan kesempatan mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu jika ingin terus bersaing memperebutkan gelar juara.

Bradley Barcola masuk dalam daftar prioritas Liverpool untuk memperkuat lini depan menjelang bergulirnya musim 2026/2027.

Manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, dikabarkan ingin menambah kualitas di sektor sayap dan melihat Barcola sebagai sosok yang tepat.

Laporan menyebut Liverpool telah menerima sinyal positif pemain asal Prancis itu tertarik untuk pindah ke Anfield. Namun, negosiasi diperkirakan tidak akan mudah karena Paris Saint-Germain memasang banderol lebih dari 130 juta pound.

Nilai transfer yang sangat tinggi tersebut berpotensi menjadi kendala terbesar bagi Liverpool dalam menyelesaikan kesepakatan.

Arsenal Diminta Tak Ragu Masuk Persaingan

Di tengah ketertarikan Liverpool terhadap Bradley Barcola, Emmanuel Frimpong justru meminta Arsenal untuk membajak negosiasi tersebut.

Menurut mantan bek The Gunners itu, Arsenal tidak boleh cepat puas setelah meraih kesuksesan dan harus terus memperkuat skuad agar mampu mendominasi kompetisi dalam beberapa musim ke depan.

“Mikel Arteta dan para pemain akhirnya berhasil meraih target itu dan saya sangat senang. Namun, mereka tidak boleh hanya puas memenangkannya sekali,” kata Frimpong.

“Mereka harus terus menang dan mendominasi seperti yang pernah dilakukan Manchester United dan Manchester City,” lanjutnya.

Barcola dan Bruno Guimaraes Dinilai Kombinasi Ideal

Frimpong meyakini Arsenal masih membutuhkan tambahan pemain di beberapa posisi, terutama dua winger dan seorang gelandang nomor delapan murni.

Ia menilai Declan Rice saat ini belum bermain di posisi terbaiknya sehingga kehadiran gelandang baru akan membuat lini tengah Arsenal semakin seimbang.

Bagi Frimpong, Bruno Guimaraes dari Newcastle United merupakan sosok yang paling ideal untuk mengisi peran itu. Selain itu, ia juga menyebut Bradley Barcola sebagai pemain yang sangat cocok dengan gaya permainan Mikel Arteta.

“Bradley Barcola akan sangat bagus untuk Arsenal. Barcola dan Bruno Guimaraes akan membuat bursa transfer Arsenal menjadi sangat sukses,” ujarnya.

Arsenal Tetap Agresif di Bursa Transfer

Selain dikaitkan dengan Bradley Barcola, Arsenal juga masih berupaya menyelesaikan sejumlah transfer besar pada musim panas ini.

The Gunners disebut tengah mengejar rekor transfer klub untuk mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid.

Pada saat yang sama, mereka juga dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan senilai 80 juta pound untuk merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United.

Jika Arsenal benar-benar ikut masuk dalam perburuan Bradley Barcola, persaingan dengan Liverpool dipastikan akan semakin sengit.

Kehadiran dua klub besar Premier League tersebut bisa menjadi faktor yang menentukan masa depan winger PSG itu sebelum jendela transfer ditutup.

Timnas Indonesia datang ke laga melawan Vietnam dengan modal positif. Skuad Garuda menyapu bersih dua pertandingan awal Grup A Piala AFF 2026 dengan kemenangan, sekaligus menjaga peluang besar untuk lolos ke babak semifinal.

Setelah membungkam Kamboja dengan skor 5-1 pada laga pembuka, Timnas Indonesia kembali meraih hasil maksimal saat menghadapi Timor Leste dengan memetik kemenangan 3-0.

Laga berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Tim Garuda. Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3-8-2026). Kemenangan akan membuka jalan Indonesia menuju semifinal, meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Singapura.

Sejumlah pemain Timnas Indonesia menunjukkan optimisme tinggi menjelang duel melawan Vietnam.

Bek kiri, Shayne Pattynama, menjadi satu di antara yang tampil percaya diri setelah mencetak gol pembuka saat mengalahkan Timor Leste. Gol pada menit ke-74 itu menjadi awal kemenangan 3-0 Indonesia atas Timor Leste.

“Senang bisa mencetak gol. Lebih penting lagi, kemenangan lain untuk tim,” tulis Shayne Pattynama melalui akun Instagram pribadinya.

Jordi Amat Puas

Bek senior, Jordi Amat, juga mengungkapkan rasa bangganya setelah membantu Indonesia mencatatkan clean sheet. Sepanjang pertandingan melawan Timor Leste, Jordi beberapa kali harus bekerja keras mengantisipasi serangan balik lawan.

Baginya, enam poin dari dua pertandingan serta belum kebobolan menjadi modal berharga untuk menghadapi laga berikutnya.

“6 poin, tidak kebobolan. Ayo untuk lebih banyak lagi!” tulis Jordi Amat di akun Instagram pribadinya.

Optimisme serupa disampaikan Eliano Reijnders. Winger Timnas Indonesia itu menilai dua kemenangan beruntun menjadi bekal penting sebelum menghadapi Vietnam dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.

“Dua kemenangan dari dua pertandingan. Senin kita pergi lagi,” tulis Eliano Reijnders.

Semangat Juang

Sementara itu, Marc Klok menegaskan Timnas Indonesia harus tetap mempertahankan semangat juang yang telah ditunjukkan pada dua laga awal.

Menurutnya, kemenangan atas Timor Leste menjadi bukti bahwa Garuda mampu menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi.

“Terus berjuang hingga akhir. Bangga dengan usaha tim dan kemenangan lainnya. Terima kasih atas dukungannya. Tugas besar di depan besok Senin,” ujar Marc Klok.

Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta peluang lolos ke semifinal di depan mata, Timnas Indonesia kini mengalihkan seluruh fokus untuk menghadapi Vietnam. Laga tersebut dipastikan menjadi satu di antara penentu langkah skuad Garuda di Piala AFF 2026.