Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA SPANYOL, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.
IDNews.top – Federico Chiesa dikabarkan semakin dekat untuk bertahan di Liverpool pada musim depan. Winger asal Italia itu sebelumnya ramai dikaitkan dengan kepindahan ke Serie A maupun Atletico Madrid.
Menurut laporan Calciomercato.it, Chiesa kini lebih condong melanjutkan kariernya di Anfield. Pemain berusia 28 tahun tersebut disebut ingin memperjuangkan tempatnya di skuad Liverpool.
Chiesa sempat diprediksi akan meninggalkan Liverpool setelah masa depannya menjadi tanda tanya. Namun, kedatangan pelatih baru Andoni Iraola memberikan peluang baru bagi sang pemain.
Iraola dipercaya dapat menjadi sosok penting dalam perjalanan Chiesa bersama Liverpool. Sang winger ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuktikan kualitasnya di Premier League.
Chiesa Siap Bersaing di Era Iraola
Situasi Chiesa mengalami perubahan dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, kepindahan pemain Italia itu pada bursa transfer musim panas disebut hampir pasti terjadi.
Kini, Chiesa justru bertekad bertahan dan menunjukkan kemampuannya kepada Iraola. Ia ingin mendapatkan peran penting setelah menjalani musim yang tidak mudah di Liverpool.
Calciomercato.it melaporkan bahwa Chiesa tertarik dengan tantangan baru di bawah Iraola. Sang pemain menilai kesempatan tersebut sebagai peluang untuk menghidupkan kembali kariernya di Inggris.
Rumor Pulang ke Italia Mulai Mereda
Sebelum perubahan situasi ini, Chiesa sempat dikaitkan dengan beberapa klub Italia. Ia sebelumnya pernah memperkuat Fiorentina dan Juventus sehingga rumor kembali ke Serie A terus muncul.
Selain klub Italia, Atletico Madrid juga disebut tertarik kepada pemain Timnas Italia tersebut. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang membuat Chiesa meninggalkan Liverpool.
Bursa transfer musim panas masih terbuka hingga akhir Agustus sehingga perubahan tetap bisa terjadi. Meski begitu, untuk saat ini Chiesa diperkirakan tetap berada di Merseyside dan siap menjalani musim baru bersama Liverpool.
Big match akan tersaji, saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Kedua tim terlibat rivalitas bertahun-tahun.
Dalam beberapa tahun terakhir, rivalitas Indonesia dan Vietnam menjadi salah satu yang paling sengit di Asia Tenggara. Kedua negara hampir selalu bertemu di turnamen besar, baik Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, maupun ajang kelompok umur.
Satu di antara hal yang perlu diwaspadai Timnas Indonesia dari Vietnam adalah permainan non teknis di lapangan. Vietnam terkenal sebagai tim yang bisa memakai segala cara untuk menang.
Vietnam kerap melakukan permainan kasar, melakukan kontak fisik berlebihan, memancing emosi, dan coba buat lawan kehilangan fokus. Insiden cederanya Evan Dimas saat dikasari Doan van Hau di SEA Games 2019 masih sulit dilupakan.
Bukan hanya permainan kasar, tim pelatih yang ada di pinggir lapangan sering juga memancing emosi lawan, terbaru seperti insiden botol di Final Piala AFF U-23 2025 dan dan Piala AFF U-19 2026.
John Herdman Tanggapi Santai
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menjawab pertanyaan dari wartawan perihal cara mengantisipasi pemain Vietnam yang provokatif. The Golden Star Warriors sering dinilai bermain dengan gaya keras, provokatif, dan mengandalkan taktik fisik untuk memancing emosi lawan di lapangan.
“Saya rasa setiap pertandingan itu berbeda. Kami sudah katakan bahwa di fase grup ini kami akan melihat hal-hal yang berbeda, kami akan memiliki banyak pengalaman berbeda yang bisa kami pelajari dan jadikan dasar untuk tumbuh,” tutur John Herdman dalam sesi konferensi pers menjelang laga, Minggu (2/8/2026).
“Pertandingan pertama adalah pertandingan kandang dengan banyak ekspektasi. Pertandingan kedua adalah pertandingan tandang yang sangat sulit, tidak ada penggemar di stadion, terasa seperti suasana pramusim, dan lawan bermain dengan 10 orang sejak awal.
“Ini semua adalah pengalaman yang baik dan penting,” lanjut pelatih asal Inggris itu.
Fokus Tim Sendiri
Kubu Vietnam baru saja gagal mendulang poin penuh kala menjamu Singapura di hadapan pendukung sendiri. Meski punya banyak peluang mencetak gol, nyatanya tetap gagal, dan bahkan hampir saja Singapura keluar sebagai pemenang andai peluang menjadi gol.
Hal itu yang kemudian membuat situasi Vietnam dianggap dalam tekanan menjelang meladeni Timnas Indonesia. Namin demikian, John Herdman tau mau mengambil pusing akan hal itu. Ia lebih memilih memikirkan persiapan timnya demi mendulang poin penuh di laga nanti.
“Kami hanya berharap besok akan menjadi pengalaman baik lainnya bagi tim ini, kami akan menjadi lebih kuat karenanya. Kami harus menunjukkan komitmen untuk bisa mengalahkan Vietnam,” beber pelatih berusia 51 tahun.
“Kami tidak bisa mengendalikan apa yang mereka bawa dan apa yang mereka lakukan, itu adalah urusan mereka, dan kami akan tetap berada di posisi yang kami butuhkan untuk memberikan performa lain yang bisa kita semua banggakan,” tandas John Herdman.
Meminimalisir Kesalahan
Sementara itu kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho juga sepakat dengan John Herdman. Ia meminta seluruh rekan setimnya untuk meminimalisir kesalahan elementer, dan mengoptimalkan segala peluang yang ada.
“Saya rasa saya fokus pada tim kami sendiri. Jangan sampai kami merugikan tim sendiri dengan perilaku-perilaku yang tidak penting,” jelas Rizky Ridho.
“Mungkin Vietnam akan melakukan hal yang sama seperti beberapa tahun yang lalu. Namun saat ini sudah ada VAR, jadi pasti mereka akan berhati-hati. Jadi saya fokus ke tim saya sendiri saja,” tandas bek Persija Jakarta.
Barcelona Punya 3 Skema jika Gagal Datangkan Striker Baru
BolaIndonesia – Barcelona masih berusaha mencari striker baru untuk memperkuat lini depan menghadapi musim 2026/2027. Namun, jika rencana mendatangkan penyerang anyar kembali menemui jalan buntu, Blaugrana ternyata masih memiliki sejumlah opsi untuk menjaga ketajaman serangan.
Barcelona memang menjadikan posisi penyerang tengah sebagai salah satu prioritas utama pada bursa transfer musim panas ini. Kepergian Robert Lewandowski membuat kebutuhan terhadap sosok nomor 9 semakin terasa.
Pelatih Hansi Flick disebut menginginkan striker yang bukan hanya tajam di depan gawang, tetapi juga mampu terlibat dalam kombinasi permainan. Profil tersebut membuat perburuan penyerang baru Barcelona tidak mudah.
Nama Julián Álvarez sempat menjadi target utama. Namun, Atletico Madrid masih sulit diajak bernegosiasi sehingga Barcelona harus menyiapkan skenario lain jika transfer tersebut gagal.
Opsi Pertama: Ferran Torres Jadi Nomor 9
Pilihan paling masuk akal adalah kembali mengandalkan Ferran Torres sebagai penyerang tengah.
Ferran sudah beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain sebagai nomor 9. Ia memang tidak mempunyai karakteristik yang sama dengan Lewandowski, tetapi mobilitasnya dapat memberikan dimensi berbeda bagi serangan Barcelona.
Dalam sistem Flick, Ferran bisa bergerak ke sisi kanan maupun kiri untuk membuka ruang. Pergerakan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan pemain seperti Lamine Yamal dan Raphinha untuk menusuk ke kotak penalti.
Barcelona tidak harus selalu memiliki striker yang berdiri di antara dua bek tengah lawan. Dengan Ferran, serangan bisa menjadi lebih cair dan mengandalkan pertukaran posisi.
Opsi ini juga memiliki keuntungan dari sisi finansial. Barcelona tidak perlu mengeluarkan biaya transfer besar hanya untuk mengisi posisi yang kosong.
Opsi Kedua: Gunakan False Nine
Barcelona juga bisa menghidupkan kembali skema false nine.
Flick pernah mempertimbangkan Dani Olmo sebagai false nine ketika menghadapi lawan yang memberikan tekanan tinggi. Peran tersebut membuat pemain yang berada di posisi depan turun ke area tengah untuk menarik bek lawan keluar dari posisinya.
Jika skema tersebut diterapkan, pemain seperti Olmo dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.
Ketika bek tengah lawan mengikuti pergerakan Olmo, ruang di belakangnya dapat dimanfaatkan oleh pemain sayap. Raphinha bisa melakukan penetrasi dari kiri, sedangkan Yamal tetap memberikan ancaman dari kanan.
Skema ini membuat Barcelona tidak bergantung pada seorang target man. Sebaliknya, kreativitas dan pergerakan tanpa bola menjadi senjata utama.
Namun, ada konsekuensi yang harus diperhatikan. Barcelona tetap membutuhkan pemain yang agresif masuk ke kotak penalti agar penguasaan bola tidak berakhir tanpa peluang berbahaya.
Opsi Ketiga: Maksimalkan Trio Sayap
Alternatif berikutnya adalah membuat lini depan lebih fleksibel dengan mengandalkan pemain-pemain sayap.
Barcelona saat ini mempunyai banyak pemain dengan kecepatan dan kemampuan membawa bola. Kehadiran Anthony Gordon dan Karim Adeyemi semakin memperkaya pilihan serangan, sementara Raphinha dan Lamine Yamal tetap menjadi bagian penting dalam rencana Flick.
Dalam skenario ini, Barcelona bisa memainkan penyerang tengah yang lebih fleksibel sambil memberikan kebebasan kepada pemain sayap untuk melakukan rotasi.
Yamal sendiri kemungkinan besar tetap dipertahankan di posisi sayap kanan. Flick tidak berencana menjadikannya false nine secara permanen karena staf kepelatihan Barcelona menilai kemampuan dribel, kecepatan, dan kreativitas Yamal lebih maksimal ketika beroperasi dari sisi kanan.
Karena itu, Barcelona dapat membangun serangan dengan pola berbeda. Yamal menjaga lebar permainan di kanan, sementara pemain dari sisi kiri masuk ke kotak penalti dan gelandang menyerbu ruang dari lini kedua.
Barcelona Tidak Harus Panik
Kegagalan mendapatkan striker anyar tentu bukan situasi ideal bagi Barcelona. Klub tetap membutuhkan pencetak gol utama untuk menggantikan kontribusi Lewandowski.
Namun, kondisi tersebut tidak otomatis membuat lini depan Barcelona kehilangan solusi.
Ferran Torres dapat menjadi pilihan sebagai nomor 9. Dani Olmo bisa digunakan dalam skema false nine pada pertandingan tertentu. Sementara itu, kecepatan serta kreativitas Yamal, Raphinha, Gordon, dan Adeyemi dapat dimaksimalkan melalui serangan yang lebih cair.
Menariknya, Barcelona juga tidak ingin mengorbankan posisi Yamal hanya demi mencari solusi instan. Rencana tim pelatih saat ini tetap menempatkan pemain muda tersebut di sektor kanan agar kualitas terbaiknya bisa keluar.
Tiga Skema, Satu Tujuan
Pada akhirnya, Barcelona masih memiliki tiga jalan jika gagal mendapatkan striker anyar.
Pertama, menjadikan Ferran Torres sebagai nomor 9. Kedua, memainkan false nine dengan pemain seperti Dani Olmo. Ketiga, mengoptimalkan kecepatan para winger melalui sistem serangan yang lebih dinamis.
Meski demikian, mendatangkan striker baru tetap menjadi solusi paling ideal. Barcelona masih membutuhkan sosok yang mampu menjadi titik akhir serangan sekaligus membantu permainan kombinasi.
Jika transfer penyerang anyar benar-benar gagal, pekerjaan Flick akan menjadi lebih menarik. Ia harus membuktikan bahwa Barcelona tetap bisa produktif dengan mengandalkan fleksibilitas taktik dan kualitas pemain yang sudah tersedia.
Satu hal yang jelas, Barcelona tidak kekurangan kreativitas. Tantangannya adalah bagaimana mengubah kreativitas tersebut menjadi gol secara konsisten sepanjang musim 2026/2027.
Arsenal didorong untuk ikut bersaing mendapatkan tanda tangan Bradley Barcola pada bursa transfer musim panas 2026. Mantan pemain The Gunners, Emmanuel Frimpong, menilai winger Paris Saint-Germain (PSG) itu akan menjadi tambahan ideal bagi skuad Mikel Arteta.
Sebelumnya, Liverpool disebut berada di posisi terdepan untuk merekrut Barcola. Namun, Arsenal dinilai tidak boleh melewatkan kesempatan mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu jika ingin terus bersaing memperebutkan gelar juara.
Bradley Barcola masuk dalam daftar prioritas Liverpool untuk memperkuat lini depan menjelang bergulirnya musim 2026/2027.
Manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, dikabarkan ingin menambah kualitas di sektor sayap dan melihat Barcola sebagai sosok yang tepat.
Laporan menyebut Liverpool telah menerima sinyal positif pemain asal Prancis itu tertarik untuk pindah ke Anfield. Namun, negosiasi diperkirakan tidak akan mudah karena Paris Saint-Germain memasang banderol lebih dari 130 juta pound.
Nilai transfer yang sangat tinggi tersebut berpotensi menjadi kendala terbesar bagi Liverpool dalam menyelesaikan kesepakatan.
Arsenal Diminta Tak Ragu Masuk Persaingan
Di tengah ketertarikan Liverpool terhadap Bradley Barcola, Emmanuel Frimpong justru meminta Arsenal untuk membajak negosiasi tersebut.
Menurut mantan bek The Gunners itu, Arsenal tidak boleh cepat puas setelah meraih kesuksesan dan harus terus memperkuat skuad agar mampu mendominasi kompetisi dalam beberapa musim ke depan.
“Mikel Arteta dan para pemain akhirnya berhasil meraih target itu dan saya sangat senang. Namun, mereka tidak boleh hanya puas memenangkannya sekali,” kata Frimpong.
“Mereka harus terus menang dan mendominasi seperti yang pernah dilakukan Manchester United dan Manchester City,” lanjutnya.
Barcola dan Bruno Guimaraes Dinilai Kombinasi Ideal
Frimpong meyakini Arsenal masih membutuhkan tambahan pemain di beberapa posisi, terutama dua winger dan seorang gelandang nomor delapan murni.
Ia menilai Declan Rice saat ini belum bermain di posisi terbaiknya sehingga kehadiran gelandang baru akan membuat lini tengah Arsenal semakin seimbang.
Bagi Frimpong, Bruno Guimaraes dari Newcastle United merupakan sosok yang paling ideal untuk mengisi peran itu. Selain itu, ia juga menyebut Bradley Barcola sebagai pemain yang sangat cocok dengan gaya permainan Mikel Arteta.
“Bradley Barcola akan sangat bagus untuk Arsenal. Barcola dan Bruno Guimaraes akan membuat bursa transfer Arsenal menjadi sangat sukses,” ujarnya.
Arsenal Tetap Agresif di Bursa Transfer
Selain dikaitkan dengan Bradley Barcola, Arsenal juga masih berupaya menyelesaikan sejumlah transfer besar pada musim panas ini.
The Gunners disebut tengah mengejar rekor transfer klub untuk mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid.
Pada saat yang sama, mereka juga dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan senilai 80 juta pound untuk merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United.
Jika Arsenal benar-benar ikut masuk dalam perburuan Bradley Barcola, persaingan dengan Liverpool dipastikan akan semakin sengit.
Kehadiran dua klub besar Premier League tersebut bisa menjadi faktor yang menentukan masa depan winger PSG itu sebelum jendela transfer ditutup.
Timnas Indonesia datang ke laga melawan Vietnam dengan modal positif. Skuad Garuda menyapu bersih dua pertandingan awal Grup A Piala AFF 2026 dengan kemenangan, sekaligus menjaga peluang besar untuk lolos ke babak semifinal.
Setelah membungkam Kamboja dengan skor 5-1 pada laga pembuka, Timnas Indonesia kembali meraih hasil maksimal saat menghadapi Timor Leste dengan memetik kemenangan 3-0.
Laga berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Tim Garuda. Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3-8-2026). Kemenangan akan membuka jalan Indonesia menuju semifinal, meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Singapura.
Sejumlah pemain Timnas Indonesia menunjukkan optimisme tinggi menjelang duel melawan Vietnam.
Bek kiri, Shayne Pattynama, menjadi satu di antara yang tampil percaya diri setelah mencetak gol pembuka saat mengalahkan Timor Leste. Gol pada menit ke-74 itu menjadi awal kemenangan 3-0 Indonesia atas Timor Leste.
“Senang bisa mencetak gol. Lebih penting lagi, kemenangan lain untuk tim,” tulis Shayne Pattynama melalui akun Instagram pribadinya.
Jordi Amat Puas
Bek senior, Jordi Amat, juga mengungkapkan rasa bangganya setelah membantu Indonesia mencatatkan clean sheet. Sepanjang pertandingan melawan Timor Leste, Jordi beberapa kali harus bekerja keras mengantisipasi serangan balik lawan.
Baginya, enam poin dari dua pertandingan serta belum kebobolan menjadi modal berharga untuk menghadapi laga berikutnya.
“6 poin, tidak kebobolan. Ayo untuk lebih banyak lagi!” tulis Jordi Amat di akun Instagram pribadinya.
Optimisme serupa disampaikan Eliano Reijnders. Winger Timnas Indonesia itu menilai dua kemenangan beruntun menjadi bekal penting sebelum menghadapi Vietnam dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
“Dua kemenangan dari dua pertandingan. Senin kita pergi lagi,” tulis Eliano Reijnders.
Semangat Juang
Sementara itu, Marc Klok menegaskan Timnas Indonesia harus tetap mempertahankan semangat juang yang telah ditunjukkan pada dua laga awal.
Menurutnya, kemenangan atas Timor Leste menjadi bukti bahwa Garuda mampu menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi.
“Terus berjuang hingga akhir. Bangga dengan usaha tim dan kemenangan lainnya. Terima kasih atas dukungannya. Tugas besar di depan besok Senin,” ujar Marc Klok.
Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta peluang lolos ke semifinal di depan mata, Timnas Indonesia kini mengalihkan seluruh fokus untuk menghadapi Vietnam. Laga tersebut dipastikan menjadi satu di antara penentu langkah skuad Garuda di Piala AFF 2026.
IDnews.top – Link streaming dan jadwal siaran langsung Girona vs Arsenal, Minggu 2 Agustus 2026. Bolaneters bisa menonton pertandingan tersebut melalui link streaming berikut ini.
Arsenal sudah memulai persiapan mereka untuk musim 2026/2027. Demi mempertahankan gelar juara Premier League mereka, Mikel Arteta mempersiapkan skuad The Gunners dengan sebaik mungkin.
Mereka baru-baru ini mengalahkan MK Dons dalam laga uji coba tertutup dengan skor 3-0. Itulah mengapa Meriam London akan mencoba meraih kemenangan kedua mereka melawan tim asal Catalunya, Girona.
Girona sendiri sempat berhadapan dengan Arsenal di Liga Champions dua musim yang lalu. Namun di uji coba kali ini mereka menantang The Gunners dengan status tim divisi dua Spanyol setelha musim lalu mereka terdegradasi dari La Liga.
Arsenal sendiri masih belum bisa menurunkan skuad terbaik mereka karena banyak pemain mereka yang tampil di fase gugur Piala Dunia. Alhasil Mikel Arteta akan memadukan pemain-pemain utama Arsenal di laga ini dengan sejumlah pemain muda berbakat mereka.
Link Streaming Girona vs Arsenal
Girona vs Arsenal Jadwal: Minggu, 2 Agustus 202 Kick Off: Pkl 01.00 WIB Venue: Estadi Montilivi Live Streaming: Vidio
Prakiraan Susunan Pemain Girona vs Arsenal Girona (4-2-3-1): Krapyvytsov; A.Martinez, Lopez, Yaakobishvilli, Moreno; Beltran, Martin; Camara, Misehouy, Gil; Vanat
Pelatih: Quique Alvarez
Arsenal (4-2-3-1): Kepa; Mosquera, Salmon, Calafiori, Hincapie; Lewis-Skelly, Copley; Dowman, Nwaneri, Tzolis; Jesus
Idnews.top – Manchester United memenangkan laga uji coba terbaru mereka melawan Atletico Madrid. Ada sejumlah pemain Setan Merah yang tampil mencolok di laga tersebut.
Manchester United baru saja menggelar laga uji coba di Stockholm, Swedia. Mereka menantang tim kuat asal Spanyol, Atletico Madrid di Strawberry Arena.
MU yang tampil dominan sejak awal laga justru tertinggal 0-1 terlebih dahulu. Namun Setan Merah mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1 di babak kedua dan mereka jadi pemenang ajang pra musim bertajuk Snapdragon Cup tersebut.
Di laga ini, ada beberapa pemain Manchester United yang tampil cemerlang sehingga Setan Merah bisa meraih comeback melawan Los Rojiblancos. Siapa saja mereka?
Amad Diallo
Pemain MU pertama yang tampil impresif di laga ini adalah Amad Diallo.
Sang winger baru saja kembali dari Piala Dunia. Namun ia menjadi ancaman nyata di sisi kanan serangan MU dan ia membuat lini pertahanan Atletico ketar-ketir sepanjang laga.
Di laga ini ia hanya bermain selama 45 menit karena ini laga pra musim pertamanya. Namun ia menunjukkan penampilan yang luar biasa di laga ini.
Mason Mount
Pemain Manchester United kedua yang tampil luar biasa melawan Atletico Madrid tidak lain adalah Mason Mount.
Dipasang sebagai gelandang tengah, Mount menjadi jendral lini tengah MU. Ia mampu mengontrol tempo permainan dan juga mahir mendistribusikan bola.
Visi permainannya benar-benar top di laga ini. Ia juga rajin melakukan pressing sehingga ia benar-benar tampil dominan di lini tengah MU pada laga ini.
Shea Lacey
Wonderkid Manchester United ini kembali menunjukkan bahwa dirinya memang siap untuk mendapatkan peran yang lebih banyak di tim utama MU di musim 2026/2027.
Diplot di belakang striker, Lacey tampil dengan impresif. Ia berulang kali menjadi momok bagi pertahanan Atletico dengan pergerakannya yang lincah.
Kontribusi terbaiknya di laga ini adalah memenangkan penalti bagi MU di awal babak kedua. Ia juga beberapa kali mengancam gawang Los Rojiblancos dengan tendangan-tendangannya yang apik.
Bryan Mbeumo
Bryan Mbeumo menjadi pahlawan Manchester United di pertandingan di Stockholm ini.
Di babak pertama ia memang minim kontribusi di lini serang MU. Namun di awal babak kedua ia berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang Ssehingga MU menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Mbeumo juga menunjukkan ketajamannya ketika ia mengonversi umpan tarik Jack Fletcher menjadi gol. Dengan dua golnya di laga ini, Mbeumo menunjukkan ketajamannya sebagai mesin gol MU.
Jack Fletcher
Pemain Manchester United terakhir yang tampil mengesankan di laga ini adalah gelandang muda mereka, Jack Fletcher.
Fletcher masuk di babak kedua menggantikan Amad Diallo. Ia bermain dengan apik, di mana ia aktif melakukan pressing ke pertahanan Atletico.
Ia berhasil mengintersep umpan pemain belakang Atletico lalu mengirimkan umpan terukur yang berbuah menjadi gol kedua Bryan Mbeumo di laga ini.
Klub-klub Eropa sudah memanasi mesin jelang musim baru 2026/2027. Setelah kembali menggelar sesi latihan, banyak klub Eropa kini menjajal kekuatan dengan melakoni laga uji coba di masa pramusim.
Sejumlah tim memanfaatkan laga uji coba untuk mengasah permainan sekaligus memberi kesempatan kepada pemain baru dan talenta muda tampil sejak menit awal.
Manchester United berhasil mengamankan kemenangan atas Atletico Madrid, sementara Real Madrid harus puas bermain imbang saat menghadapi Fiorentina.
Real Madrid juga menjalani laga pramusim yang tidak kalah menarik. Tim asal Katalonia itu bermain imbang melawan Birmingham City dalam pertandingan yang diwarnai penampilan impresif sejumlah pemain muda.
Dari Jerman, Everton meraih kemenangan tipis atas Hamburg dalam laga yang berlangsung sengit. Gol penentu kemenangan The Toffees lahir pada masa injury time sehingga menutup pertandingan dengan hasil positif.
Hasil-hasil tersebut menjadi gambaran awal perkembangan skuad masing-masing klub menjelang musim baru.
Idnews.top – Chelsea kembali menjadi sorotan setelah dijatuhi sanksi oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Klub asal London itu didenda sekitar Rp220 miliar serta dikenai larangan sementara mendaftarkan pemain baru selama dua periode bursa transfer.
Sanksi tersebut berkaitan dengan pelanggaran aturan pembayaran kepada agen yang terjadi dalam rentang 2009 hingga 2022. Seluruh pelanggaran itu berasal dari periode ketika Chelsea masih dimiliki Roman Abramovich.
Kasus ini terungkap setelah pemilik baru Chelsea, Todd Boehly dan Clearlake Capital, melaporkan sendiri 74 dugaan pelanggaran regulasi kepada FA setelah mengambil alih klub pada 2022. Langkah tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang meringankan hukuman.
Meski tetap menerima sanksi finansial yang besar, Chelsea berhasil mengurangi besaran denda melalui proses kerja sama dengan otoritas sepak bola Inggris. Klub juga terhindar dari pengurangan poin setelah mengajukan banding.
Pelaporan Mandiri Jadi Faktor yang Meringankan Hukuman Chelsea
FA menyatakan Chelsea melanggar aturan terkait pembayaran kepada agen dan pihak ketiga yang tidak terdaftar dalam sejumlah transfer pemain pada periode 2011 hingga 2018. Nilai pembayaran rahasia tersebut mencapai £47 juta atau sekitar Rp1,03 triliun.
Komisi Regulasi FA awalnya menjatuhkan denda sebesar £26 juta atau sekitar Rp572 miliar. Namun, hukuman itu dipangkas sepertiga menjadi sekitar Rp379,5 miliar karena Chelsea melaporkan sendiri pelanggaran yang ditemukan.
Besaran denda kembali dikurangi sepertiga menjadi sekitar Rp250,8 miliar setelah Chelsea mengakui kesalahan lebih awal. Nilai akhir kemudian ditetapkan menjadi £10 juta atau sekitar Rp220 miliar, dengan mempertimbangkan sanksi yang lebih dulu dijatuhkan UEFA dan Premier League.
FA menilai hukuman tersebut sudah proporsional karena mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga integritas kompetisi. Seluruh dana denda sekitar Rp220 miliar itu akan dialokasikan untuk pengembangan sepak bola akar rumput di Inggris
Chelsea Akhiri Proses Regulasi, FA Masih Selidiki Individu Terkait
Selain denda dan larangan registrasi pemain selama dua jendela transfer, Chelsea sempat terancam pengurangan enam poin. Namun, hukuman tersebut ditangguhkan hingga 30 Juni 2027 dan akhirnya dibatalkan setelah proses banding.
FA menegaskan penyelidikan terhadap individu yang terkait dengan kasus tersebut masih berlangsung. Sementara itu, proses regulasi terhadap Chelsea sebagai klub dinyatakan telah selesai.
Dalam pernyataannya, Chelsea menyampaikan apresiasi kepada FA, UEFA, dan Premier League atas proses yang telah berjalan. Klub juga menegaskan bahwa seluruh proses regulasi terhadap mereka kini telah berakhir.
Sebelumnya, pada Maret lalu Chelsea juga menerima larangan mendaftarkan pemain akademi selama sembilan bulan serta denda £750.000 atau sekitar Rp16,5 miliar terkait proses registrasi pemain akademi pada periode 2019 hingga 2022. Seluruh pelanggaran tersebut berkaitan dengan masa kepemilikan Roman Abramovich.
Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Timor Leste dalam laga kedua Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat (31/6/2026) sore WIB.
Ketiga gol skuad Garuda dicetak Shayne Pattynama pada menit ke-74, Thom Haye (77′), dan Mitchell Baker (81′). Hasil tersebut jadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk menatap laga berikutnya.
Garuda kini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin. Timnas Indonesia tertinggal satu angka dari Singapura dan unggul dua poin atas Vietnam yang berada di urutan ketiga.
Kali ini, Bola.com mengulas setidaknya tiga fakta menarik setelah Timnas Indonesia menumbangkan Timor Leste di Piala AFF 2026. Apa saja?
Mitchell Baker Top Scorer Sementara
Satu gol yang dilesakkan ke gawang Timor Leste semakin menegaskan posisi Mitchell Baker sebagai top scorer sementara Piala AFF 2026.
Penyerang berusia 19 tahun itu sudah mengukir empat gol. Sebelumnya, Mitchell memborong tiga gol saat Timnas Indonesia menekuk Kamboja 5-1 pada laga perdana di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026).
Produktivitas tersebut membikin Mitchell Baker unggul atas penyerang Vietnam Nguyen Dinh Bac dan striker Malaysia Paulo Jose yang kompak mengemas tiga gol.
Sementara itu, Than Paing (Myanmar), Ilhan Fandi (Singapura), Kakana Khamyok (Thailand), dan Hendrio (Vietnam) masih mengoleksi masing-masing dua gol.
Shayne Pattynama Jadi Pembeda
Shayne Pattynama layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pada pertandingan ini. Meski mengawali laga dari bangku cadangan, bek Persija Jakarta itu mampu memberikan dampak instan selepas masuk ke lapangan.
Shayne dimainkan pada menit ke-54 bersama Sandy Walsh untuk menggantikan Brian Fatari dan Wahyu Prasetyo. Kehadirannya membuat permainan Timnas Indonesia semakin hidup.
Puncaknya terjadi pada menit ke-74 ketika Shayne memecah kebuntuan Garuda. Ia sukses menyambar umpan tarik akurat dari Dony Tri Pamungkas untuk membawa Indonesia unggul.
Selain mencetak gol pembuka, Shayne juga tampil disiplin dalam bertahan dan aktif membantu serangan hingga menjadi salah satu kunci kemenangan Timnas Indonesia.
Mendominasi, tetapi…
Timnas Indonesia tampil dominan sepanjang pertandingan. Berdasarkan data Lapangbola.com, Garuda mencatatkan penguasaan bola sebesar 62 persen, berbanding 38 persen milik Timor Leste.
Jordi Amat dkk. menghasilkan 20 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Timor Leste melepaskan empat percobaan dengan sekali tepat sasaran.
Keunggulan Timnas Indonesia juga terlihat dari distribusi bola. Garuda membukukan 547 operan, jauh lebih banyak dibandingkan The Rising Sun yang cuma membukukan 363 operan.
Meski menang telak, penyelesaian akhir dan efektivitas serangan masih menjadi pekerjaan rumah yang kudu segera dibenahi sebelum menjamu Vietnam pada laga ketiga di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026) malam WIB.