28 Oktober 2026

> BERITA LIGA CHAMPIONS

Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA CHAMPIONS, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Idnews.top – Maroko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Haiti pada matchday ketiga Grup C. Pertandingan berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Achraf Hakimi, Ismael Saibari, Soufiane Rahimi, dan Gessime Yassine mencetak gol untuk Maroko. Haiti sempat unggul melalui gol bunuh diri Bono dan tembakan spektakuler Wilson Isidor.

Berkat kemenangan ini, Maroko mengunci posisi kedua klasemen Grup C dengan koleksi tujuh poin. Singa Atlas pun memastikan diri melaju ke babak 32 besar mendampingi Brasil yang menjadi juara grup.

Di sisi lain, Haiti harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini tanpa meraih satu poin pun. Tiga kekalahan dari tiga pertandingan membuat mereka finis di dasar klasemen.

Babak Pertama

Maroko langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal pertandingan. Bilal El Khannouss memperoleh peluang pada menit keenam, tetapi kiper Johny Placide mampu membaca situasi dengan baik.

Haiti justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-10. Bola yang mengenai Bono berakhir masuk ke gawang sendiri dan membuat Maroko tertinggal 0-1.

Setelah kebobolan, Maroko meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan. Ismael Saibari dan Achraf Hakimi mendapatkan peluang, namun belum mampu menaklukkan Placide.

Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-39 melalui Hakimi. Bek kanan Maroko itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti sebelum VAR memastikan gol tersebut sah.

Kejar-kejaran gol terjadi menjelang turun minum. Wilson Isidor membawa Haiti kembali unggul pada menit ke-43 sebelum Saibari menyamakan skor menjadi 2-2 pada masa injury time babak pertama.

Babak Kedua

Maroko kembali mendominasi permainan selepas jeda. Mereka terus menekan demi mencari gol yang bisa membalikkan keadaan.

Peluang emas didapat Bilal El Khannouss pada menit ke-60. Namun, Johny Placide kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Soufiane Rahimi memanfaatkan bola lepas di dalam kotak penalti untuk membawa Maroko berbalik unggul 3-2.

Haiti berusaha memberikan respons di sisa waktu pertandingan. Akan tetapi, pertahanan Maroko mampu meredam upaya lawan untuk menyamakan kedudukan.

Maroko memastikan kemenangan pada menit ke-89 melalui Gessime Yassine. Gol tersebut sempat diperiksa VAR sebelum disahkan, dan skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Redouane Halhal, Chadi Riad, Anass Salah-Eddine; Sofyan Amrabat, Neil El Aynaoui; Brahim Diaz, Ismael Saibari, Bilal El Khannouss, Ayoub El Kaabi.

Pelatih: Mohamed Ouahbi

Haiti (4-4-2): Johny Placide; Jean-Kevin Duverne, Ricardo Ade, Hannes Delcroix; Martin Experience; Josue Casimir, Danley Jean Jacques, Jean-Ricner Bellegarde, Ruben Providence; Wilson Isidor, Lenny Joseph.

Pelatih: Sebastien Migne

Berikut hasil pertandingan Piala Dunia 2026 dari Grup C, Maroko versus Haiti dan Skotlandia melawan Brasil.

TIMNAS Brasil dan Maroko sama-sama mengakhiri fase Grup C Piala Dunia 2026 dengan kemenangan pada laga terakhir, Kamis (25-6-2026) pagi WIB.

Selecao menundukkan Skotlandia 3-0, sementara Singa Atlas mengalahkan Haiti 4-2.

Brasil tampil dominan sejak menit-menit awal di Miami Stadium. Vinicius Junior membuka keunggulan lebih dulu sebelum Matheus Cunha ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia.

Hasil tersebut membuat Brasil finis sebagai juara Grup C. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu melangkah ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengoleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang di fase grup.

Di pertandingan lain yang berlangsung di Atlanta Stadium, Maroko dipaksa bekerja keras menghadapi Haiti. Meski sempat dua kali tertinggal, Maroko mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 4-2.

Maroko Runner-Up

Achraf Hakimi dan Ismael Saibari membawa Maroko menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Pada babak kedua, dua gol tambahan dari pemain pengganti memastikan tiga poin untuk wakil Afrika tersebut.

Berkat kemenangan itu, Maroko lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C.

Haiti, yang sudah dipastikan tersingkir sebelum laga terakhir, tetap mampu memberikan perlawanan sengit dengan mencetak dua gol ke gawang Maroko.

Bagi Skotlandia, kekalahan dari Brasil membuat peluang mereka bergantung pada persaingan tim peringkat ketiga terbaik. Meski sempat memberikan ancaman pada babak kedua, pertahanan Brasil tetap kukuh hingga peluit panjang dibunyikan.

Vinicius Junior kembali menjadi bintang Brasil setelah mencetak gol pada laga ketiga secara beruntun di fase grup. Penampilan impresif penyerang Real Madrid itu menjadi modal penting bagi Selecao menjelang fase gugur.

Susunan Pemain

Skotlandia Vs Brasil

Skotlandia (4-2-3-): Angus Gunn; Nathan Patterson, Jack Hendry, Scott McKenna, Andy Robertson; Lewis Ferguson, Kenny McLean; Scott McTominay, John McGinn; Ben Doak; Lawrence Shankland.

Pelatih: Stephen Clark

Brasil (4-3-3): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta; Rayan, Vinicius Junior, Matheus Cunha.

Pelatih: Carlo Ancelotti

Maroko Vs Haiti

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Nayef Aguerd, Jawad El Yamiq, Adam Aznou; Bilal El Khannouss, Sofyan Amrabat; Ismael Saibari, Brahim Diaz, Abde Ezzalzouli; Ayoub El Kaabi.

Pelatih: Mohamed Ouahbi

Haiti (4-4-2): Johny Placide; Carlens Arcus, Ricardo Ade, Jean-Kevin Duverne, Alex Christian Jr.; Leverton Pierre, Danley Jean Jacques, Bryan Alceus, Louicius Don Deedson; Frantzdy Pierrot, Derrick Etienne Jr

Pelatih: Sebastien Migne

idnews.top – Timnas Inggris gagal melanjutkan momentum kemenangan mereka di Piala Dunia 2026 setelah ditahan Ghana dengan skor 0-0. Hasil ini didapat pada laga kedua Grup L yang berlangsung Selasa waktu setempat.

The Three Lions tampil dominan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan. Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan jumlah peluang berbahaya yang berhasil mereka ciptakan.

Meski gagal meraih kemenangan, Inggris tetap berada di puncak klasemen sementara Grup L dengan koleksi empat poin. Mereka unggul selisih gol atas Ghana yang memiliki jumlah poin sama.

Inggris Dominan, Ghana Bertahan Disiplin

Inggris menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Namun, pertahanan rapat Ghana membuat tim asuhan Thomas Tuchel kesulitan menemukan ruang di area berbahaya.

Tuchel melakukan dua perubahan pada susunan pemain dibanding laga sebelumnya melawan Kroasia. Marc Guehi dan Djed Spence masuk menggantikan John Stones serta Nico O’Reilly.

Ketika kebuntuan belum juga terpecahkan, Tuchel melakukan pergantian besar-besaran. O’Reilly, Bukayo Saka, Eberechi Eze, Morgan Rogers, dan Marcus Rashford diturunkan untuk menambah daya dobrak tim.

Peluang terbaik Inggris datang pada fase akhir pertandingan. Sundulan O’Reilly membentur mistar gawang, tetapi Harry Kane gagal memaksimalkan bola pantul yang melayang jauh di atas gawang

Harry Kane Terisolasi di Lini Depan

Salah satu sorotan utama pertandingan adalah minimnya keterlibatan Harry Kane. Hingga pertandingan berjalan 35 menit, hanya dua pemain yang mencatat sentuhan bola lebih sedikit dibanding kapten Inggris tersebut.

Situasi itu menggambarkan betapa sulitnya Kane mendapatkan suplai bola. Berbeda dengan pertandingan melawan Kroasia, ia tidak memiliki ruang yang cukup untuk turun membantu membangun serangan.

Kane baru mendapatkan peluang yang benar-benar berbahaya pada menit ke-85. Kesempatan itu datang setelah sundulan O’Reilly mengenai mistar, tetapi penyelesaian akhirnya gagal menemui sasaran.

Kondisi tersebut memperlihatkan kesulitan Inggris dalam menciptakan kreativitas di area tengah. Mereka juga tampak kekurangan dukungan di sekitar Kane untuk membuka ruang dan memberi variasi dalam serangan.

Ghana Pulang dengan Poin Penting

Di sisi lain, Ghana tampil sangat berhati-hati sepanjang pertandingan. Mereka hanya mampu melepaskan dua tembakan selama 90 menit.

Beberapa kali Ghana mencoba mendapatkan keuntungan melalui insiden di kotak penalti Inggris. Mereka sempat meminta Jordan Pickford mendapat kartu merah setelah berbenturan dengan Prince Adu, serta mengajukan klaim penalti saat Ezri Konsa melakukan tekel terhadap Adu.

Namun, kedua insiden tersebut tidak menghasilkan keputusan yang menguntungkan Ghana. Meski demikian, satu poin yang mereka amankan bisa menjadi bekal penting menjelang laga terakhir fase grup.

Ilustrasi Piala Dunia 2026

Berikut ini jadwal pertandingan Piala Dunia 2026 untuk hari ini, Rabu (24-6-2026).

kembali menghadirkan rangkaian pertandingan menarik pada Rabu (24-6-2026). Sejumlah tim akan menjalani laga penentuan yang berpotensi memengaruhi persaingan di fase grup.

Pertandingan hari ini menyajikan duel-duel seru dari beberapa grup berbeda. Setiap tim tentu mengincar hasil terbaik demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Tim yang akan bertanding hari di antaranya Panama dan Kroasia,

Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena selisih poin antartim masih sangat tipis. Kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026

Pukul 06.00 WIB Panama vs Kroasia

Pukul 09.00 WIB Kolombia vs Kongo

Kamis, 25 Juni 2026

Pukul 02.00 WIB Swiss vs Kanada

Pukul 02.00 WIB Bosnia dan Herzegovina vs Qatar

Pukul 05.00 WIB Maroko vs Haiti

Pukul 05.00 WIB Brasil vs Skotlandia

idnews.top – Pertandingan Prancis vs Irak pada matchday kedua Grup I Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Les Bleus di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa (23/6/2026) WIB. Hasil ini mengantar Prancis mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Prancis lewat dua gol yang tercipta pada menit ke-14 dan 54. Ousmane Dembele kemudian melengkapi pesta gol tim asuhan Didier Deschamps pada menit ke-66.

Laga berlangsung tidak biasa karena babak kedua sempat tertunda lebih dari dua jam akibat badai petir di sekitar stadion. Penundaan tersebut menjadi gangguan cuaca pertama yang menghentikan pertandingan di Piala Dunia.

Prancis kini memimpin klasemen Grup I dengan enam poin dari dua laga. Irak dipastikan tetap berada di dasar klasemen setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun.

Pada pertandingan berikutnya, Prancis akan menghadapi Norwegia pada laga terakhir fase grup. Sementara itu, Irak akan menantang Senegal dalam upaya menutup turnamen dengan hasil positif.

Mbappe Buka Jalan Kemenangan Prancis

Prancis langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan dan beberapa kali mengancam pertahanan Irak. Mbappe sudah memperoleh peluang pada menit pertama meski gagal menjangkau umpan silang dari sisi kiri.

Penyerang Real Madrid itu akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-14. Mbappe melepaskan tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti yang tetap masuk meski sempat disentuh kiper Ahmed Basil.

Irak mendapat pukulan tambahan pada menit ke-26 saat kapten tim Hussein harus meninggalkan lapangan karena mengalami masalah pada paha bagian dalam. Pergantian cepat tersebut memengaruhi stabilitas permainan wakil Asia itu.

Hujan deras mulai mengguyur Philadelphia menjelang akhir babak pertama. Kondisi lapangan yang licin membuat permainan kedua tim lebih berhati-hati hingga turun minum.

Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Irak masih berusaha bertahan sambil mencari celah untuk mencuri gol penyama kedudukan.

Badai Petir Hentikan Laga, Dembele Lengkapi Kemenangan

Memasuki jeda pertandingan, cuaca ekstrem memaksa ofisial menghentikan laga sementara waktu. Seluruh penonton diminta meninggalkan tribune dan mencari tempat perlindungan akibat aktivitas petir di sekitar stadion.

Setelah tertunda selama dua jam 15 menit, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Kedua tim terlebih dahulu menjalani pemanasan ulang sebelum babak kedua dimulai.

Prancis menggandakan keunggulan pada menit ke-54 berkat kesalahan fatal lini belakang Irak. Dembele melakukan tekanan, lalu Mbappe memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol keduanya malam itu.

Les Bleus terus menekan meski sudah unggul dua gol. Michael Olise hampir menambah keunggulan, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Gol ketiga lahir pada menit ke-66 melalui Dembele. Menerima umpan Olise di dalam kotak penalti, winger Prancis itu melepaskan tembakan keras mendatar yang bersarang di sudut bawah gawang.

Mbappe hampir melengkapi hat-trick pada menit ke-90. Namun, peluang emas yang diperolehnya melambung di atas mistar sehingga skor tidak berubah.

Kemenangan 3-0 membuat Prancis menjadi tim pertama dari Grup I yang memastikan tempat di babak 32 besar. Les Bleus kini menatap duel kontra Norwegia untuk menentukan posisi akhir klasemen, sementara Irak akan berhadapan dengan Senegal.

Klasemen Piala Dunia 2026

.blockspare-cfd66f2b-fd8e-4 > .blockspare-block-container-wrapper{background-color:#f9f9f9;padding-top:20px;padding-right:20px;padding-bottom:20px;padding-left:20px;margin-top:30px;margin-right:0px;margin-bottom:30px;margin-left:0px;border-radius:0}.blockspare-cfd66f2b-fd8e-4 .blockspare-image-wrap{background-image:none}

https://idnews.top/ – Link streaming dan jadwal siaran langsung Yordania vs Aljazair, grup J Piala Dunia 2026 Selasa 23 Juni 2026. Bolaneters bisa menonton pertandingan ini secara langsung melalui link streaming berikut ini.

Yordania akan menghadapi Aljazair pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Selasa (23/6) pukul 10.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat krusial karena kedua tim sama-sama menelan kekalahan pada laga pembuka dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Aljazair mengawali turnamen dengan kekalahan 0-3 dari Argentina, sementara Yordania takluk 1-3 dari Austria. Hasil tersebut membuat keduanya terdampar di dasar klasemen Grup J dan berada di bawah tekanan besar menjelang pertandingan kedua.

Dengan situasi yang ada, laga ini dapat dianggap sebagai partai hidup-mati. Tim yang kembali gagal meraih poin akan menghadapi tugas yang sangat berat pada matchday terakhir dan bergantung pada hasil pertandingan lain untuk menjaga harapan lolos.

Bagi Yordania, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk meraih poin pertama dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia. Meski kalah dari Austria, gol yang dicetak Ali Olwan menunjukkan bahwa tim asuhan Jamal Sellami tetap memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan. Namun, mereka masih perlu meningkatkan konsistensi permainan, terutama dalam bertahan menghadapi tekanan lawan.

Sementara itu, Aljazair datang dengan modal pengalaman dan kualitas yang lebih matang. Tim besutan Vladimir Petkovic tampil impresif sepanjang kualifikasi zona Afrika dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan. Kekalahan dari Argentina memang menjadi pukulan, tetapi hasil tersebut tidak menghapus potensi yang mereka miliki.

Riyad Mahrez tetap menjadi sosok kunci bagi Aljazair. Pengalaman, visi bermain, dan kreativitasnya di lini serang diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat ini. Selain Mahrez, Aljazair juga memiliki kedalaman skuad yang lebih berpengalaman dalam menghadapi pertandingan besar.

Dengan tekanan besar di kedua kubu, pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka dan penuh determinasi. Baik Yordania maupun Aljazair memahami bahwa tiga poin bisa menjadi penentu nasib mereka dalam persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Link Streaming Yordania vs Aljazair

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Yordania vs Aljazair
Tempat: San Francisco Bay Area Stadium
Hari, tanggal: Selasa, 23 Juni 2026
Jam kick-off: 10.30 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Live Streaming: Maxstream, Folaplay
Link Streaming: https://maxstream.tv/live/0_rt98v5au/yordania_vs_aljazair

Prakiraan Susunan Pemain Yordania vs Aljazair

Yordania (4-3-3): Abulaila; Nasib, Haddad (c), Al-Rosan, Al-Arab; Jamous, Sadeh, Al-Rawabdeh; Al-Taamari, Olwan, Al-Mardi.

Pelatih: Jamal Sellami.

Aljazair (4-3-3): Zidane; Belghali, Mandi, Tougai, Ait-Nouri; Maza, Zerrouki, Chaabi; Mahrez (c), Amoura, Gouiri.

Pelatih: Vladimir Petkovic.

.blockspare-301c07c8-ab14-4 > .blockspare-block-container-wrapper{background-color:#f9f9f9;padding-top:20px;padding-right:20px;padding-bottom:20px;padding-left:20px;margin-top:30px;margin-right:0px;margin-bottom:30px;margin-left:0px;border-radius:0}.blockspare-301c07c8-ab14-4 .blockspare-image-wrap{background-image:none}