28 Oktober 2026

> BERITA LIGA CHAMPIONS

Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA CHAMPIONS, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, akhirnya bisa bernapas lega. Manchester United berhasil bangkit dari keterpurukan dan meraih kemenangan pertama pada Liga Inggris 2026/2027 setelah mengalahkan Ipswich Town 5-2 di Old Trafford, Minggu (30/8/2026).

Kemenangan ini terasa semakin penting setelah MU secara mengejutkan takluk 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka. Kekalahan tersebut membuat Setan Merah berada dalam tekanan besar.

Situasi bahkan sempat kembali tidak ideal ketika Ipswich unggul lebih dulu melalui Leif Davis. Namun, Manchester United menunjukkan respons berbeda.

Bruno Fernandes menjadi aktor utama kebangkitan MU. Sang kapten mencetak hattrick, sementara Harry Maguire terlibat dalam gol bunuh diri Ipswich. Fernandes kemudian kembali mencetak gol dari titik penalti sebelum melengkapi hattrick-nya.

Bruno juga memberikan assist untuk gol Bryan Mbeumo yang sekaligus memastikan pesta lima gol Manchester United.

Senang Lihat Reaksi Bruno Fernandes

Carrick memberikan pujian khusus kepada Bruno Fernandes yang tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol. Menurutnya, Bruno memiliki koneksi yang semakin baik dengan Matheus Cunha dan Kobbie Mainoo di lini tengah.

“Dia bermain sangat baik hari ini. Anda bisa melihat koneksi di tengah antara Bruno, Matheus, dan Kobbie. Youri juga tampil sangat baik,” tutur Carrick, seperti dikutip dari situs resmi Manchester United.

Ia menilai permainan kombinasi MU semakin terlihat pada babak kedua.

“Kombinasi, pemahaman, menemukan kembali performa dan ketajaman setelah Piala Dunia, semua itu menjadi bagian dari proses,” kata Carrick.

Carrick senang melihat Bruno mampu menutup pekan yang penuh tekanan dengan penampilan spektakuler. “Dengan apa yang Bruno alami sepanjang pekan, bisa mengakhirinya seperti ini tentu menjadi sesuatu yang menyenangkan untuknya,” pungkas Carrick.

Kemenangan yang Melegakan

Carrick juga mengakui kemenangan tersebut terasa sangat melegakan setelah pekan yang berat.

“Hasil memang menyenangkan, apalagi bisa menang seperti ini. Saya sudah mengatakan setelah pertandingan pekan lalu bahwa kami sangat kecewa. Kekalahan itu terasa sepanjang pekan,” ujar Carrick.

Menurutnya, para pemain mampu mengelola kekecewaan tersebut dengan baik dan tidak larut dalam hasil buruk.

“Kami memikirkannya, menghadapinya, tetapi pada akhirnya tidak membuat masalah menjadi terlalu besar. Dalam pekan yang penuh tantangan, saya sangat senang melihat respons mereka setelah tertinggal 0-1,” lanjutnya.

Carrick juga mengingatkan bahwa perjalanan Manchester United musim ini masih akan dipenuhi tantangan.

“Kami akan selalu mengalami kemunduran. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menghadapinya. Setelah itu kualitas akan muncul dan Anda bisa mendapatkan hari yang bagus,” katanya.

Persib Bandung akan melakoni laga krusial melawan Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31-8-2026).

Pertandingan ini sangat menentukan bagi Maung Bandung untuk mendapatkan tiket melangkah ke fase Grup E ACL 2. Persib wajib meraih kemenangan demi terus bermain di kompetisi kasta kedua Asia.

Persib lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan karena bermain di kandang sendiri. Selain itu, tim besutan Igor Tolic tersebut banyak bermaterikan pemain berlabel bintang.

Kendati begitu, Persib tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan Manila Digger. Klub juara Filipina tersebut bisa saja menghadirkan kejutan dan membuat Persib terlempar dari ACL 2.

Manila Digger juga melakukan perombakan di setiap lini. Dengan kehadiran amunisi baru, Persib tentu wajib waspada dengan ancaman yang ditunjukkan tim besutan Joan Esteva.

Tanpa mengesampingkan pemain lain, ada sejumlah pemain di kubu Manila Digger yang perlu mendapat perhatian lebih dari skuad Persib. Berikut ini ulasannya.

Modou Joof

Bek asal Gambia ini merupakan pilar penting Manila Digger di lini belakang. Modou Joof selalu jadi andalan tim berjuluk The Diggers itu dalam setiap pertandingan yang telah dilalui.

Pemain berusia 23 tahun itu memiliki pengalaman menghadapi Persib. Modou Joof pernah berjumpa Maung Bandung pada laga play-off ACL 2 musim lalu sehingga sudah mengetahui gaya bermain Persib.

Pengalaman tersebut tentu menjadi modal berharga bagi Modou Joof. Yap, ia sudah pernah merasakan atmosfer pertandingan ketika menghadapi Persib.

Baboucarr Touray

Selain Modou Joof, Baboucarr Touray merupakan pemain Manila Digger yang patut diwaspadai. Sama seperti Modou Joof, pemain asal Gambia tersebut juga pernah menghadapi Persib pada musim lalu.

Baboucarr Touray biasanya diplot sebagai penyerang sayap. Keunggulan fisik menjadi senjata utama pemain berusia 20 tahun itu ketika berduel dengan pemain lawan.

Pemain asal Gambia ini berpotensi berhadapan langsung dengan bek sayap Persib, yakni Eliano Reijnders atau Kakang Rudianto.

Rico Andes

Pemain berusia 28 tahun tersebut merupakan penyerang anyar Manila Digger musim ini. Kehadiran Rico Andes pastinya untuk menambah daya gedor The Diggers musim ini.

Rico Andes didatangkan Manila Digger dari klub kasta kedua Liga Thailand, Pattani FC.

Musim lalu, dia berhasil mencetak dua gol dari lima pertandingan yang dijalani.

Idnews.top – Liverpool harus puas bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest pada laga Premier League 2026/2027 di Anfield, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut diwarnai insiden kontroversial yang melibatkan manajer Andoni Iraola, ofisial keempat, hingga Alisson Becker.

Iraola merasa kesal karena tiga pergantian pemain yang hendak dilakukan Liverpool tidak bisa segera diproses. Situasi tersebut terjadi sesaat sebelum Nottingham Forest mendapatkan lemparan ke dalam yang berujung pada gol kedua mereka.

Forest kemudian memperoleh hadiah penalti setelah Alisson melakukan pelanggaran terhadap Neco Williams di kotak terlarang. Morgan Gibbs-White menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1.

Kemarahan Iraola tidak berhenti setelah pertandingan berakhir. Alisson juga terlihat meluapkan emosinya dengan menendang papan pergantian pemain hingga rusak setelah sebelumnya menerima kartu kuning karena memprotes keputusan penalti.

Iraola Pertanyakan Profesionalisme Ofisial Keempat

Liverpool sebenarnya sedang berupaya melakukan tiga pergantian pemain sebelum momen yang berujung pada penalti tersebut. Namun, ofisial keempat Tim Robinson dinilai belum menyiapkan papan pergantian pemain ketika Liverpool ingin memasukkan pemain baru.

Keterlambatan itu membuat Nottingham Forest bisa melakukan lemparan ke dalam dengan cepat. Pertahanan Liverpool kemudian berada dalam situasi tidak ideal hingga Alisson keluar dari sarangnya untuk menghadang Neco Williams dan berujung pelanggaran.

“Saya tentu akan menganalisis penalti itu, tetapi seorang ofisial keempat yang profesional tidak seharusnya menghabiskan waktu tiga menit untuk pergantian pemain,” ujar Iraola kepada TNT Sports.

“Kami sudah mengajukan pergantian pemain dua atau tiga menit sebelumnya. Saya marah karena pada kesempatan berhenti sebelumnya kami tidak bisa melakukannya. Lalu sebelum lemparan ke dalam, saya berkata ‘ayo lakukan sekarang’, tapi entah bagaimana menjelaskannya, butuh waktu sangat lama hanya untuk menyiapkan dua papan pergantian,” sambungnya.

Alisson Ikut Meluapkan Kemarahan

Di lapangan, Alisson juga menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan penalti. Kiper Liverpool itu menerima kartu kuning setelah memprotes wasit Sam Barrott atas keputusan memberikan hadiah penalti kepada Nottingham Forest.

Emosi Alisson bahkan belum mereda setelah pertandingan berakhir. Kiper veteran tersebut terlihat menendang salah satu papan pergantian pemain dengan keras hingga papan itu pecah dan berlubang.

Liverpool akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Victor Munoz mencetak gol penyama kedudukan pada fase akhir pertandingan. Namun, insiden papan pergantian pemain menjadi salah satu sorotan utama setelah duel sengit di Anfield tersebut.

PSM punya misi besar dengan penunjukan Darije Kalezic sebagai nakhoda tim di BRI Super League 2026/2027.

Juku Eja ingin merajut kembali prestasi tinggi bersama pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu, yang pernah mengukir memori indah membawa trofi juara Piala Indonesia ke Makassar pada 2019.

PSM tetap menjaga tradisi mengikat pelatihnya dengan durasi panjang. Sebelumnya, Robert Rene Alberts pernah menukangi PSM pada Liga 1 2016-2018. Berikutnya disusul Bernardo Tavares di periode 2022-2025.

Darije Kalezic pun telah sepakat teken kontrak selama tiga tahun mulai 2026 hingga 2029.

Di tangan Robert Albert dan Bernardo Tavares, PSM menunjukkan kekuatan sebagai tim tradisional yang punya daya saing kuat di kasta tertinggi Indonesia.

Kendati tanpa gelar juara, selama dua musim beruntun, Robert Albert membawa PSM menghuni posisi tiga besar. Prestasi Bernardo Tavares lebih cemerlang dengan mempersembahkan gelar juara Liga 1 2022/2023.

Kembalikan Marwah

Kehadiran Darije Kalezic diharapkan mengembalikan marwah PSM ke posisi teratas kembali karena musim lalu, mereka harus susah payah untuk finis di urutan ke-15.

Pergerakan PSM di bursa transfer musim relatif lamban bila dibandingkan dengan kontestan lainnya. Gerak lambat ini ternyata mereka ingin membangun kekuatan dengan cermat.

Per 28 Agustus 2026, PSM masih memiliki total 29 pemain.

Sikap tak tergesa-gesa ini diperlihatkan PSM saat mengimpor satu per satu pemain asing. Total sudah tujuh sosok asing baru yang telah bergabung untuk melengkapi dua pemain lawas, Aloisio Neto dan Victor Luiz.

Dari tujuh awak asing baru itu cukup heboh adalah perekrutan Navarone Foor dan Sergio Aguero. Nama pertama merupakan gelandang asal Belanda yang memiliki darah keturunan Toraja.

Tampaknya PSM masih lekat dengan gelandang dari Negeri Kincir Angin. Sebelumnya dua nama Belanda yang sangat lekat dengan PSM adalah Wiljan Pluim dan Marc Klok.

Tak Asing Karakter PSIM

Navarone Foor lama berkarier di Eredivisie Belanda. Klub terakhirnya adalah VVV-Venlo. Namun, dia juga pernah bertualang bermain di Liga Siprus, Latvia, Uni Emirat Arab hingga Thailand.

Sergio Aguero yang resmi bergabung 1 Agustus. Dia diganjar kontrak hingga 2028. Ini sebuah apresiasi sangat pantas untuk seorang gelandang versatile andalan Timnas Malaysia.

Darije Kalezic sudah tak asing lagi dengan karakter khas PSM karena pada musim 2018/2019, dia menyelesaikan 53 pertandingan dengan catatan 24 menang, tujuh imbang, dan 22 kekalahan.

Jumlah laga itu terjadi di Liga 1, Piala Indonesia, dan Piala AFC.

Juru taktik berusia 56 tahun itu juga beruntung karena dia masih memiliki lima mantan anak asuhnya di PSM tujuh tahun silam.

Mereka adalah kiper Hilmansyah dan Syaiful Syamsuddin. Tiga sosok lainnya Rasyid Bakri, Abdul Rahman, dan Muhammad Arfan. Dari jajaran staf pelatih, Ahmad Amiruddin juga masih setia mendampingi sebagai asisten.

Kental Eropa Timur

Skuat PSM musim ini sangat kental aroma Eropa, terutama dari belahan Timur.

PSM tak risau tinggalkan kapten timnya, Yuran Fernandes, yang hijrah ke Persebaya. Darije Kalezic mendaratkan dua bek tengah, Dusan Lagator (Montenegro) dan Nenad Lalic (Serbia).

Stefan Jevtoski (Makedonia Utara) akan berkolaborasi dengan Aloisio Neto dan Sergio Aguero di sektor tengah.

PSM juga punya duet penyerang berpaspor Serbia dengan nama depan Luka yang masih berusia emas, yakni Luka Bulatovic dan Luka Cumic.

Dengan komposisi pemain di atas, PSM bakal meramaikan persaingan Super League musim ini. Setidaknya, minimal PSM bisa mengulang kembali sebagai juara Piala Indonesia yang kini bertajuk League Cup.

Daftar Pemain PSM untuk Kompetisi Musim 2026/2027

Kiper: Hilmansyah, Ardiansyah, Syaiful Syamsuddin, Poetro Negoro, Agus Al Faris.

Belakang: Dusan Lagator, Nenad Lalic, Aloísio Neto, Agung Mannan, Victor Luiz, Henhen Herdiana, Mufli Hidayat, Stefan Jevtoski, Akbar Tanjung, Ananda Raehan.

Tengah: Muhammad Arfan, Resky Fandi, Navarone Foor, Rasyid Bakri, Sergio Aguero.

Depan: Fahrul Aditia, Kaka Amrullah, Rizky Eka Pratama, Luka Bulatovic, Abdul Rahman, Gala Pagamo, Muhammad Fahrul, Luka Cumic, Arham Darmawan.

Inter Milan akan bertandang ke Unipol Domus untuk menghadapi Cagliari pada pekan kedua Serie A 2026/2027, Senin (31/8) dini hari nanti. Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan kemenangan, tetapi rekor pertemuan membuat Nerazzurri tetap menjadi favorit utama untuk meraih tiga poin di laga ini.

Cagliari membuka musim dengan kemenangan 1-0 atas Parma. Alessandro Romano menjadi pahlawan lewat gol spektakuler dari jarak jauh pada debutnya sebagai starter di Serie A. Hasil tersebut terasa spesial karena menjadi kemenangan pembuka musim yang langka bagi Rossoblu, yang sebelumnya hanya sekali menang dalam 12 laga perdana Serie A.

Pasukan Fabio Pisacane juga sebelumnya menang 1-0 atas Arezzo di Coppa Italia. Artinya, Cagliari datang dengan modal dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat.

Inter memulai misi mempertahankan Scudetto dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Hakan Calhanoglu, Yann Bisseck, Piotr Zielinski, dan Francesco Pio Esposito bergantian mencetak gol, dengan gol backheel spektakuler Esposito menjadi salah satu sorotan pertandingan.

Menariknya, Lautaro Martinez gagal mencetak gol pada laga tersebut, sementara Marcus Thuram memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kondisi itu membuka peluang bagi Thuram untuk kembali ke starting XI dan berduet dengan Lautaro di lini depan.

Cagliari kemungkinan akan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat sebelum menyerang melalui transisi cepat. Daniel Maldini, yang baru bergabung dari Atalanta, berpotensi menjadi kreator utama di belakang Paul Mendy.

Absennya Sebastiano Esposito tentu menjadi kehilangan bagi tuan rumah. Pisacane harus mencari alternatif untuk menjaga daya gedor tim, terutama menghadapi Inter yang memiliki kualitas tinggi dalam mengontrol permainan.

Inter, di sisi lain, akan tetap mengandalkan permainan menyerang yang agresif. Nerazzurri mencetak 89 gol di Serie A musim lalu, menjadi tim paling produktif, dan melanjutkan ketajaman tersebut dengan empat gol ke gawang Monza.

Kembalinya Thuram ke lini depan berpotensi memberikan dimensi berbeda. Jika ia dipasangkan dengan Lautaro, Inter akan memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan pergerakan yang bisa menyulitkan pertahanan Cagliari.

Kunci bagi Inter adalah memanfaatkan sisi lapangan dan menciptakan ruang untuk duet penyerang mereka. Sementara itu, Cagliari harus mampu menjaga disiplin blok pertahanan serta memanfaatkan setiap kesempatan saat Inter kehilangan bola.

Prakiraan Susunan Pemain Cagliari vs Inter Milan

Cagliari (4-3-2-1): Caprile; Pedro, Mina, Rodriguez, Obert; Adopo, Winks, Romano; Maldini, Fazzini; Mendy

Pelatih: Fabio Pisacane

Inter Milan (3-5-2): J. Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Esposito, L. Martinez

Pelatih: Cristian Chivu

Prediksi Skor Cagliari vs Inter Milan

Ketangguhan Cagliari yang tidak terkalahkan sejak pra musim 2026 ini akan diuji di laga ini. Mereka harus berhadapan dengan sang juara bertahan Serie A, Inter Milan.

Cagliari menunjukkan gaya bermain yang disiplin dan mampu mengancam dengan serangan balik cepat. Namun dominasi Inter akan jadi ujian berat bagi mereka di laga ini, terutama Inter kini punya lini serang yang sangat mematikan.

I Rossoblu juga punya sejarah buruk saat berjumpa dengan Inter. Jadi pasukan Fabio Pisacane bakal diuji hingga batas tertinggi mereka untuk meredam sang juara bertahan.

Prediksi Skor: Cagliari 1-3 Inter Milan

Link Streaming dan Siaran Langsung Cagliari vs Inter

Cagliari vs Inter Milan

Jadwal: Senin, 31 Agustus 2026

Kick Off: Pkl 01.45 WIB

Venue: Stadio Unipol Domus, Sardinia

Live Streaming: Vidio

Idnews.top – Erling Haaland terpilih sebagai Man of the Match dalam laga Crystal Palace vs Manchester City. Penyerang asal Norwegia itu tampil tajam dan berperan besar dalam kemenangan telak The Citizens.

Manchester City meraih kemenangan 4-1 saat bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan ke-2 Premier League 2026/2027. Pertandingan di Selhurst Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi ketajaman lini depan City.

Haaland menjadi bintang kemenangan Manchester City dengan memborong dua gol. Rayan Cherki turut menyumbangkan dua gol, sedangkan Crystal Palace hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma.

Hasil tersebut membuat Manchester City mempertahankan catatan sempurna pada awal musim. Tim asuhan Enzo Maresca mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan berada di puncak klasemen sementara.

Performa Erling Haaland

Haaland langsung memberikan ancaman bagi pertahanan Crystal Palace sejak babak pertama. Ia membuka keunggulan Manchester City pada menit ke-17 melalui sundulan terarah setelah menerima umpan silang.

Penyerang Norwegia itu kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-84, Haaland menyelesaikan umpan datar di dalam kotak penalti dengan sepakan keras ke pojok kiri atas.

Dua gol tersebut menjadi bukti ketajaman Haaland dalam memanfaatkan peluang yang didapat. Ia tercatat membukukan dua gol dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,40.

Kontribusi tersebut membuat Haaland terpilih sebagai Man of the Match versi Premier League. Ia mendapatkan 58 persen suara dalam pemungutan suara resmi.

Susunan Pemain

Crystal Palace (3-4-2-1): Dean Henderson; Takehiro Tomiyasu, Chris Richards, Jaydee Canvot; Anan Khalaili, Adam Wharton, Daichi Kamada, Tyrick Mitchell; Yeremy Pino, Eddie Nketiah; Jorgen Strand Larsen.

Pelatih: Pierre Sage

Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Abdukodir Khusanov, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Nico O’Reilly; Marc Guehi, Elliot Anderson; Phil Foden, Rayan Cherki, Antoine Semenyo; Erling Haaland.

Pelatih: Enzo Maresca

Penyerang anyar PSIM Yogyakarta, Adrian Dalmau, mulai menikmati proses adaptasi bersama Laskar Mataram. Satu di antara faktor yang membuatnya cepat menyesuaikan diri adalah keberadaan pelatih Jean-Paul van Gastel.

Kendati berasal dari Spanyol, Dalmau punya pengalaman berkarier di Liga Belanda selama beberapa musim. Oleh karena itu, gaya latihan dan permainan yang diterapkan Van Gastel terasa cukup familier baginya.

Mantan pemain FC Utrecht tersebut menilai pendekatan pelatih asal Belanda tersebut memiliki banyak kesamaan dengan sepak bola yang selama ini dikenalnya di Eropa.

“Itu adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Saya menganggap semua latihan dan gaya bermain akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda dan Eropa umumnya. Tidak ada perbedaan besar,” ujar Dalmau.

“Jadi, itu sempurna untuk gaya bermain saya sebagai pemain tipikal menyerang dan kombinasi. Dari apa yang saya lihat pada minggu-minggu pertama latihan, saya sangat menyukainya,” lanjutnya.

Fokus Berikan Kontribusi

Dalmau menandatangani kontrak selama semusim bersama PSIM. Durasi tersebut menurutnya jadi kesempatan bagi kedua pihak untuk melihat bagaimana proses adaptasi dan kerja sama berjalan.

“Saya baru menandatangani kontrak selama satu tahun. Saya pikir dari kedua belah pihak perlu saling melihat dulu,” kata pemain berusia 32 tahun itu.

Di sisi lain, Dalmau tak menutup peluang melanjutkan kerja sama setelah kontraknya habis. Namun, saat ini ia memilih fokus memberikan kontribusi terbaik untuk PSIM.

“Jika adaptasi berjalan baik dan semuanya lancar, setelah itu kami bisa berbicara lagi. Tapi, sekarang ini lebih tentang beradaptasi dengan banyak hal baru dan menunjukkan bahwa saya bisa memberikan nilai bagi klub,” ucapnya.

“Kita lihat saja nanti di bulan-bulan mendatang, tapi di minggu-minggu pertama ini semuanya terlihat sempurna,” lanjut jebolan akademi Real Madrid tersebut.

Cuaca Jadi Tantangan

Sebelumnya, Dalmau mengakui mulai merasakan tantangan baru usai beberapa pekan berada di Indonesia. Cuaca menjadi satu di antara hal utama yang harus disesuaikan.

“Saya pikir hal yang paling khusus adalah cuacanya. Saya bermain selama tujuh tahun terakhir di Belanda dan Polandia, jadi cuacanya sangat berbeda dengan di sini,” tutur Dalmau.

“Ini tentang beradaptasi dengan suhu, kelembapan, dan pernapasan. Ini salah satu kendala yang harus kami hadapi, tapi sisanya mudah bagi saya. Makanan, budaya, dan lingkungan saya sangat menyukainya.”

“Saya berasal dari Mallorca, cuacanya mirip dengan di sini. Tapi, sudah lama tidak bermain dalam kondisi seperti ini. Ini tentang beradaptasi, tapi semuanya akan baik-baik saja,” ucap Dalmau.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku telah menjalani percakapan sulit dengan Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus di tengah kemungkinan kedua pemain itu meninggalkan Emirates Stadium.

Masa depan Martinelli dan Jesus menjadi sorotan menjelang penutupan bursa transfer. Martinelli disebut masuk radar klub Arab Saudi, Al Hilal.

Sementara Jesus makin tersisih dari persaingan di lini depan Arsenal setelah mengalami serangkaian cedera.

Mikel Arteta tidak menampik dirinya harus mengambil keputusan sulit terkait sejumlah pemain dalam skuad Arsenal.

Menurutnya, situasi itu merupakan bagian yang tidak terhindarkan dalam pengelolaan tim.

“Pada akhirnya, itu tidak terhindarkan. Pada suatu titik, Anda harus melakukan pembicaraan tertentu dan mengatakan hal-hal tertentu yang terkadang sulit,” ujar Mikel Arteta.

Martinelli menjadi pemain yang masa depannya paling banyak diperbincangkan. Pemain berusia 24 tahun itu meninggalkan sesi latihan lebih awal ketika rumor kepindahan ke Al Hilal semakin menguat.

Klub Arab Saudi tersebut dilaporkan siap mengajukan paket transfer yang nilainya mencapai 50 juta pound atau sekitar Rp1,1 triliun.

Meski demikian, Arteta menegaskan Martinelli tetap memiliki tempat khusus di Arsenal.

“Saya pikir semua orang tahu dan mengakui betapa kami mencintai Gabi. Apa pun hasilnya, itu akan terjadi karena semua pihak menyetujuinya,” kata Arteta.

Gabriel Jesus Semakin Tersisih

Situasi Gabriel Jesus sedikit berbeda. Penyerang berusia 28 tahun itu semakin kehilangan tempat dalam persaingan lini depan Arsenal setelah periode panjang yang terganggu cedera.

Jesus bahkan tidak mengikuti sesi latihan Arsenal pada Kamis (27/8/2026). Kondisinya semakin rumit karena kontraknya bersama The Gunners hanya menyisakan 12 bulan.

Arteta menjelaskan absennya Jesus berkaitan dengan jumlah pemain yang dimiliki Arsenal serta bagaimana klub menangani situasi setiap pemain secara individual.

“Ini berkaitan dengan jumlah pemain yang kami miliki di skuad saat ini dan bagaimana kami mengelola situasi semacam itu secara individual dengan semua pemain. Mereka memiliki situasi pribadi masing-masing,” jelas Arteta.

Jesus bergabung dengan Arsenal dari Manchester City pada 2022 dan sempat menjadi salah satu pemain penting dalam proyek Arteta.

Namun, berbagai masalah kebugaran membuat kontribusinya dalam beberapa musim terakhir tidak maksimal.

Arsenal Dikaitkan dengan Julian Alvarez

Di tengah kemungkinan kepergian Martinelli dan Jesus, Arsenal justru dikaitkan dengan upaya memperkuat lini depan. Salah satu nama yang muncul adalah penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.

Penyerang Argentina itu sedang berada dalam situasi pelik setelah Atletico menolak melepasnya ke Barcelona.

Kondisi itu kemudian memunculkan spekulasi Arsenal dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk mencoba mendatangkannya. Namun, Arteta enggan memberikan komentar mengenai Alvarez.

“Jangan ke sana. Saya tidak akan memberikan komentar apa pun mengenai pemain yang bukan bagian dari kami,” tegasnya.

Jika Martinelli dan Jesus benar-benar pergi, kebutuhan Arsenal untuk menambah opsi di lini depan tentu akan semakin besar.

Terlebih, Arteta ingin membawa The Gunners bersaing dalam berbagai kompetisi sepanjang musim.

Konsa dan Guimaraes Bisa Jadi Kabar Baik

Di tengah kabar mengenai masa depan sejumlah pemain depan, Arsenal mendapatkan perkembangan positif dari sektor lain.

Ezri Konsa berpeluang menjalani debut setelah bergabung dengan Arsenal dari Aston Villa dengan nilai transfer 51 juta pound.

Menariknya, debut tersebut berpotensi terjadi di Villa Park saat Arsenal menghadapi mantan klubnya pada Senin.

Konsa diperkirakan berpotensi mendapatkan sambutan kurang bersahabat dari suporter tuan rumah.

Namun, Arteta menegaskan hal itu tidak akan memengaruhi keputusannya untuk memainkan bek asal Inggris tersebut.

“Jika saya melihat sesuatu yang berbeda dari pemain itu, mungkin saya mempertanyakannya. Namun, sejak hari pertama, melihat Ezri dan mengetahui kepribadiannya dengan sangat baik, serta melalui orang-orang yang pernah bekerja dengannya, saya tidak memiliki kekhawatiran,” ujar Arteta.

Selain Konsa, Bruno Guimaraes juga berpeluang tampil dalam pertandingan itu. Gelandang Brasil itu sebelumnya absen ketika Arsenal menang 3-0 atas Coventry karena mengalami masalah pada pangkal paha.

Dengan bursa transfer yang semakin mendekati penutupan, Arteta kini menghadapi sejumlah keputusan penting.

Kepergian Martinelli dan Jesus dapat mengubah komposisi lini depan Arsenal, dan kedatangan pemain baru akan menentukan seberapa kuat skuad The Gunners menghadapi tantangan musim ini.

BolaIndonesia – Hasil undian Liga Champions 2026-2027 menghadirkan sejumlah pertandingan besar sejak fase liga. Barcelona menjadi salah satu klub yang mendapat sorotan setelah harus berhadapan dengan tim-tim kuat, termasuk juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City.

Undian fase liga Liga Champions 2026-2027 berlangsung di Monaco pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sebanyak 36 klub mengetahui delapan lawan yang akan mereka hadapi pada fase liga musim ini.

Barcelona Dapat Lawan Berat

Barcelona masuk Pot 1 dalam undian Liga Champions 2026-2027. Namun, status tersebut tidak membuat perjalanan mereka menuju babak 16 besar menjadi mudah.

Berdasarkan hasil undian, Barcelona akan menghadapi Manchester City, PSG, Aston Villa, Sporting CP, Feyenoord, Galatasaray, Como 1907, dan Sabah FC.

Dari delapan lawan tersebut, duel kontra Manchester City dan PSG menjadi pertandingan yang paling menarik perhatian. Barcelona akan menjamu Manchester City, sementara pertandingan melawan PSG akan berlangsung di kandang sang juara bertahan.

Dua pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian besar bagi Barcelona untuk mengukur kekuatan mereka di kompetisi Eropa.

Barcelona Ditantang Como

Selain bertemu klub-klub elite Eropa, Barcelona juga akan menghadapi Como 1907. Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga yang menarik karena Como berada di Pot 4 dan menghadapi salah satu raksasa Eropa.

Di atas kertas, Barcelona tentu lebih diunggulkan. Namun, format fase liga membuat setiap pertandingan memiliki arti penting karena posisi akhir klasemen akan menentukan perjalanan klub menuju fase gugur.

Barcelona juga akan menghadapi Sabah FC dari Azerbaijan. Duel tersebut memberi peluang bagi Blaugrana untuk mengamankan poin penting saat menghadapi lawan yang secara pengalaman berada di bawah mereka.

PSG Bertemu Barcelona dan Man City

Juara bertahan PSG juga mendapat undian yang sangat berat. Klub asal Prancis tersebut akan menghadapi Barcelona dan Manchester City pada fase liga.

PSG juga dijadwalkan bertemu Roma, Aston Villa, Galatasaray, Villarreal, Slovan Bratislava, dan Como.

Pertemuan PSG dengan Barcelona menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Kedua klub memiliki ambisi besar untuk kembali melangkah jauh setelah perjalanan mereka pada musim sebelumnya.

Sementara itu, duel PSG kontra Manchester City juga berpotensi menjadi pertandingan kelas dunia karena mempertemukan dua tim dengan kualitas pemain dan pengalaman Eropa yang sangat tinggi.

Man City Hadapi Tantangan Besar

Manchester City juga tidak mendapatkan jalan mudah. The Citizens akan berhadapan dengan PSG dan Barcelona dalam fase liga.

Selain dua raksasa tersebut, City juga menghadapi Sporting CP dan beberapa lawan lainnya. Manchester City sendiri masuk Pot 1 bersama PSG, Real Madrid, Liverpool, Arsenal, Inter, Barcelona, Bayern Munich, dan Atletico Madrid.

Pertandingan melawan Barcelona di Camp Nou dipastikan menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian penggemar sepak bola dunia.

Jadwal Fase Liga Liga Champions 2026-2027

Fase liga Liga Champions 2026-2027 akan dimulai pada 8-10 September 2026. Setiap klub memainkan delapan pertandingan, dengan empat laga kandang dan empat laga tandang.

Matchday terakhir fase liga dijadwalkan berlangsung pada 27 Januari 2027. Setelah itu, klub-klub akan memasuki babak play-off dan fase gugur.

Delapan tim terbaik di klasemen akhir fase liga akan langsung lolos ke babak 16 besar. Sementara tim peringkat berikutnya harus melalui babak play-off untuk memperebutkan tiket menuju 16 besar.

Barcelona Harus Tampil Konsisten

Hasil undian Liga Champions 2026-2027 membuat Barcelona tidak bisa kehilangan banyak poin. Duel menghadapi PSG dan Manchester City akan menjadi ujian terbesar, sedangkan pertandingan melawan Como dan Sabah menjadi kesempatan untuk mengamankan poin.

Dengan delapan pertandingan yang harus dimainkan, konsistensi akan menjadi kunci bagi Barcelona. Target mereka tentu bukan sekadar lolos ke babak gugur, tetapi finis di delapan besar agar bisa langsung mendapatkan tiket ke babak 16 besar.

Dengan demikian, perhatian penggemar kini tertuju pada laga-laga besar yang akan mempertemukan Barcelona, PSG, dan Manchester City. Liga Champions 2026-2027 pun diprediksi kembali menghadirkan persaingan sengit sejak fase liga dimulai.

Timnas Indonesia harus mewaspadai kekuatan Singapura saat berjumpa di FIFA ASEAN Cup 2026. The Lions memiliki beberapa pemain berbahaya yang bisa jadi ancaman bagi skuad Merah Putih.

Menurut jadwal, Timnas Singapura akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia di Grup A. Duel ini rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Sebelum perjumpaan ini, skuad Garuda asuhan John Herdman terakhir kali gagal meraih kemenangan atas Singapura di Piala AFF 2026. Secara kekuatan, The Lions bakal jauh lebih menantang di FIFA ASEAN Cup 2026.

Ada dua pemain andalan mereka yang berpeluang besar bergabung pada FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya bisa menambah potensi ancaman The Lions pada ajang tersebut. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

  1. Ilhan Fandi

Salah satu penyerang Timnas Singapura yang telah membuktikan kualitasnya dalam beberapa ajang terakhir ialah Ilhan Fandi. Striker berusia 23 tahun itu tampil sangat impresif bersama The Lions di Piala AFF 2026.

Ilhan Fandi telah terbukti menjadi tulang punggung Singapura yang berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Striker yang kini memperkuat Lion City Sailors itu sukses menjaringkan empat gol dari enam penampilan.

Bahkan, salah satu golnya dicetak saat menggagalkan kemenangan Timnas Indonesia di laga terakhir Grup A. Catatan ini sudah cukup membuktikan bahwa Ilhan Fandi bukanlah pemain yang bisa diremehkan skuad Garuda.

  1. Safuwan Baharudin

Dari seluruh nama pemain Timnas Singapura yang tampil di Piala AFF 2026, sebetulnya masih ada beberapa sosok penting yang tak bisa bergabung. Salah satunya yakni Safuwan Baharudin yang saat ini memperkuat klub Malaysia, Selangor FC.

Mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 digelar dalam kalender resmi FIFA, Safuwan bakal punya kesempatan bergabung. Dia saat ini berstatus sebagai pemain aktif dengan caps tertinggi di skuad The Lions. Bek tengah berusia 34 tahun itu tercatat mengukir 133 penampilan internasional dengan kontribusi 14 gol.

Catatan ini menempatkan Safuwan sebagai kolektor caps terbanyak keenam dalam sejarah Timnas Singapura, di belakang Hariss Harun (148 caps), Daniel Bennett (146 caps), Baihakki Khaizan (140 caps), Shahril Ishak (138 caps), dan Khairul Amri (135 caps).

  1. Ikhsan Fandi

Ilhan Fandi bukan satu-satunya striker berbahaya yang harus diwaspadai Timnas Indonesia. Kakak kandungnya, Ikhsan Fandi, juga punya catatan yang jauh lebih istimewa, karena tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak untuk The Lions.

Sejauh ini, Ikhsan Fandi sudah menyumbangkan 27 gol dari 49 penampilannya bersama The Lions. Sebagai informasi, ini merupakan jumlah gol terbanyak keenam dalam catatan sejarah Timnas Singapura.

Ikhsan masih berada di belakang ayahnya yang berstatus sebagai legenda Singapura, Fandi Ahmad, dengan mengoleksi 55 gol, serta Noh Alam Shah (34 gol), Khairul Amri (32 gol), Indra Sahdan Daud (30 gol), serta Aleksandar Duric (27 gol).