28 Oktober 2026

> BERITA BOLA INDONESIA

Berita sepak bola sajian Info Berita Lokal, Tarkam, Liga Domestik, liga 3, liga 2, Hingga Liga 1 Indonesia.

PSIM Yogyakarta telah melengkapi kuota pemain asing untuk mengarungi BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini memiliki 11 pesepak bola impor dalam skuad.

Mereka adalah Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

Lima nama terakhir merupakan rekrutan anyar PSIM. Mereka juga bakal mencicipi pengalaman pertama bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Sementara sisanya adalah bagian dari skuad musim lalu. Mereka turut membantu Laskar Mataram finis di peringkat ke-11 BRI Super League 2025/2026 dengan torehan 45 poin.

Pertimbangan Matang

Manajer PSIM, Iksan Mahar, sebelumnya mengatakan perekrutan legiun asing dilakukan melalui proses matang. Manajemen dan tim pelatih terlibat dalam menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Semuanya hasil rembukan manajemen dan coach Jean-Paul. Kami punya tim talent scouting yang mencari sejumlah pemain, kemudian memberikan beberapa rekomendasi. Coach juga punya rekomendasi sendiri,” ujar Iksan.

Kehadiran para pemain asing diharapkan bisa menjadi kekuatan PSIM untuk menghadapi ketatnya persaingan di level teratas. Apalagi, Laskar Mataram memasang target lebih baik ketimbang musim kemarin.

Ujian pertama PSIM dibawah arahan pelatih Jean-Paul van Gastel tersaji pada 5 September. Laskar Mataram bakal menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Adrian Dalmau Jadi Opsi di Lini Depan

PSIM mempunyai tambahan opsi di lini depan melalui kedatangan Adrian Dalmau. Penyerang asal Spanyol itu diharapkan bisa menjawab kebutuhan Laskar Mataram akan sosok predator di kotak penalti.

Dalmau lahir pada 23 Maret 1994 dan punya pengalaman panjang di kompetisi Eropa. Ia pernah membela Real Madrid U-18, Rayo Vallecano B, Zamora CF, Racing Ferrol, Espanyol B, CD Numancia, Mallorca, Villarreal B, hingga Alcorcon.

Kariernya kemudian berlanjut ke Belanda bersama Heracles Almelo, FC Utrecht, dan Sparta Rotterdam. Ia juga sempat bermain di Polandia dengan berseragam Korona Kielce serta Piast Gliwice.

Salah satu periode terbaik Dalmau terjadi bersama Heracles Almelo pada Eredivisie 2018/2019. Ketika itu, pemain berusia 32 tahun itu sukses mencetak 19 gol plus lima assist.

Ze Valente dan Ezequiel Vidal Tetap Jadi Andalan

Selain mengandalkan wajah baru, PSIM juga masih punya sejumlah pemain asing yang sudah memahami karakter tim. Ze Valente jadi salah satu sosok yang diprediksi kembali memegang peranan penting.

Gelandang asal Portugal itu tampil sebagai motor permainan sekaligus top scorer PSIM musim lalu. Ze membukukan 10 gol dan empat assist dari 32 laga di BRI Super League 2025/2026.

Di belakangnya ada Ezequiel Vidal yang juga tampil produktif. Pemain asal Argentina tersebut mencatatkan delapan gol dan enam assist sepanjang musim lalu.

Vidal kerap dimainkan di sektor sayap dan memberikan kontribusi positif bagi tim. Kombinasi pemain lama dan anyar inilah yang diharapkan membikin PSIM lebih kompetitif musim mendatang.

Daftar Pemain Asing PSIM Musim 2026/2027

1.Ze Valente (gelandang/Portugal)
2.Ezequiel Vidal (winger/Argentina)
3.Jop van der Avert (bek/Belanda)
4.Yusaku Yamadera (bek/Jepang)
5.Franco Ramos (bek/Argentina)
6.Nermin Haljeta (penyerang/Slovenia)
7.Marvin Loria (winger/Kosta Rika)
8.Ondrej Rudzan (bek/Republik Ceko)
9.Adrian Purzycki (gelandang/Polandia)
10.Adrian Dalmau (penyerang/Spanyol)
11.Mauro Caballero (penyerang/Paraguay)

Jadwal Super League 2026/27: Mulai 4 September

BolaIndonesia – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, Super League 2026-2027, semakin dekat dengan hari pertandingan. Operator kompetisi I.League telah menetapkan jadwal resmi bahwa musim baru akan dimulai pada Jumat, 4 September 2026.

Kepastian tersebut menjadi kabar penting bagi klub, pemain, pelatih, dan para pendukung yang sudah menantikan persaingan musim baru. Super League 2026-2027 akan kembali menghadirkan pertarungan panjang untuk memperebutkan gelar juara sekaligus menentukan tim yang mampu tampil konsisten sepanjang musim.

Super League 2026-2027 Dimulai 4 September

I.League sebelumnya telah mengumumkan kalender kompetisi musim 2026-2027 secara lebih awal. Langkah tersebut dilakukan agar klub memiliki kepastian dalam menyusun program latihan, perekrutan pemain, hingga persiapan menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Super League dijadwalkan memulai kompetisi pada 4 September 2026, sedangkan Championship sebagai kasta kedua baru bergulir dua pekan kemudian, tepatnya 18 September 2026. Penyusunan kalender juga dikoordinasikan dengan PSSI agar agenda kompetisi domestik dapat menyesuaikan kalender FIFA, AFC, AFF, serta kebutuhan Timnas Indonesia.

Musim baru ini diprediksi kembali berlangsung sengit. Klub-klub tidak hanya dituntut memiliki kualitas pemain, tetapi juga kedalaman skuad yang mumpuni untuk menghadapi kompetisi sepanjang musim.

Sembilan Pertandingan di Pekan Pertama

Pekan pertama Super League 2026-2027 akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 4-6 September 2026. Total terdapat sembilan pertandingan yang akan menjadi pembuka perjalanan seluruh peserta musim baru.

Pada Jumat, 4 September, dua pertandingan akan dimainkan. Arema FC menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan pada pukul 15.30 WIB. Setelah itu, Bali United berhadapan dengan PSS Sleman pada pukul 19.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Duel Arema FC kontra Isenmulang Kalteng FC menjadi salah satu laga menarik karena mempertemukan tim yang sudah berpengalaman di kasta tertinggi dengan tim yang berstatus promosi. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi ujian awal bagi kedua tim dalam menghadapi persaingan musim baru.

Persija Hadapi Borneo FC

Persaingan semakin menarik pada Sabtu, 5 September. Empat pertandingan dijadwalkan berlangsung pada hari tersebut.

Persik Kediri menghadapi Dewa United, sementara PSIM Yogyakarta bertemu Persita. Pada pertandingan lainnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persebaya Surabaya.

Pertandingan yang paling mencuri perhatian adalah duel Borneo FC Samarinda kontra Persija Jakarta. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri.

Borneo FC datang dengan status sebagai runner-up musim sebelumnya, sehingga pertandingan melawan Persija diperkirakan menjadi salah satu duel paling menarik pada pekan pembuka. Kedua tim tentu ingin mengawali musim dengan hasil positif untuk membangun momentum sejak awal kompetisi.

Persib Vs PSM Jadi Laga Penutup

Sementara itu, pertandingan pekan pertama akan ditutup pada Minggu, 6 September 2026. Tiga pertandingan tersaji, yakni Java United melawan Garudayaksa FC, Madura United menghadapi Persijap Jepara, dan Persib Bandung melawan PSM Makassar.

Duel Persib kontra PSM menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan. Persib berstatus sebagai juara bertahan dan akan langsung mendapatkan tantangan dari PSM Makassar pada pertandingan perdana.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Bagi Persib, laga ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka siap mempertahankan gelar. Sementara PSM tentu ingin memberikan kejutan dan membawa pulang hasil positif dari markas sang juara bertahan.

Jadwal Lengkap Pekan Pertama Super League 2026-2027

Berikut jadwal pertandingan pekan pertama Super League 2026-2027:

Jumat, 4 September 2026

  • 15.30 WIB: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
  • 19.00 WIB: Bali United vs PSS Sleman

Sabtu, 5 September 2026

  • 15.30 WIB: Persik Kediri vs Dewa United
  • 15.30 WIB: PSIM Yogyakarta vs Persita
  • 15.30 WIB: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persebaya Surabaya
  • 19.00 WIB: Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Minggu, 6 September 2026

  • 15.30 WIB: Java United FC vs Garudayaksa FC
  • 19.00 WIB: Madura United FC vs Persijap Jepara
  • 19.00 WIB: Persib Bandung vs PSM Makassar.

Perburuan Gelar Diprediksi Sengit

Dengan musim baru yang segera dimulai, persaingan Super League 2026-2027 diprediksi berlangsung ketat sejak pekan pertama. Persib sebagai juara bertahan tentu menjadi salah satu kandidat utama, tetapi sejumlah klub lain juga memiliki ambisi besar untuk merebut posisi teratas.

Borneo FC, Persija, Bali United, Persebaya, PSM, hingga klub-klub lainnya akan berusaha mengumpulkan poin sebanyak mungkin sejak awal musim. Selain perebutan gelar juara, persaingan papan tengah dan zona bawah juga dipastikan menarik karena setiap pertandingan dapat memberikan dampak besar terhadap posisi klasemen.

Bagi pencinta sepak bola Indonesia, 4 September 2026 menjadi tanggal yang layak dicatat. Setelah masa persiapan dan pramusim, persaingan sesungguhnya Super League 2026-2027 akhirnya akan dimulai.

Musim baru membawa harapan baru. Pertanyaan besarnya kini adalah: siapa yang mampu menjadi penguasa Super League 2026-2027?

Luke Vickery mengambil keputusan yang mengejutkan dan bisa dikatakan berani. Pemain yang baru memegang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) itu disebut menolak untuk pindah ke klub League One Inggris di bursa transfer musim panas 2026.

Kabar penolakan Luke Vickery itu diungkap oleh jurnalis asal Australia, James Dodd melalui X pada Selasa (25/8/2026). Dodd menyebut Vickery menolak kemungkinan bermain untuk Peterborough United.

“Luke Vickery dari Macarthur dikabarkan menolak kepindahan ke klub League One Inggris, Peterborough United, pada jeda kompetisi kali ini,” tulis James Dodd.

Luke Vickery saat ini masih berusia 20 tahun. Pemain yang berposisi sebagai winger itu pun masih terikat kontrak di klub Australia, Macarthur Bulls FC hingga 2028.

Bertahan Dulu di A-League

Luke Vickery memiliki perjalanan yang baik sejauh ini di A-League bersama Macarthur Bulls FC. Hal itu yang membuat Peterborough United tertarik.

Namun, Jamed Dodd menyebut Luke Vickery kini masih ingin fokus berkarier di Australia. Ia akan mulai memikirkan opsi lain jika ada tawaran menarik dalam 6-12 bulan ke depan.

“Sempat menjalani musim yang cukup baik bersama Bulls, namun merasa situasinya belum tepat dan lebih baik bertahan di A-League serta meninjau kembali situasinya dalam 6 hingga 12 bulan ke depan,” jelas Dodd.

Menanti Debut

Luke Vickery resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada hari Kamis, (16/7/2026). Proses perpindahan kewarganegaraan ini rampung setelah ia melakukan pengambilan sumpah setia warga negara di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, yang dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Penyerang sayap klub Macarthur FC ini mendapatkan darah Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Medan, Sumatra Utara pada 3 Desember 1937.

Luke Vickery kini masih menanti debut bersama Timnas Indonesia. Jika tidak ada halangan, ia akan merasakan hal itu di FIFA Series 2026 bulan depan.

Idnews.top – Real Madrid akan menjalani pertandingan kandang pertama mereka di La Liga 2026-27 dengan menjamu Real Sociedad. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Jose Mourinho untuk memperlihatkan lebih jauh komposisi tim barunya di hadapan pendukung Santiago Bernabeu.

Real Madrid mengawali musim dengan kemenangan 2-1 di kandang Espanyol berkat gol Carlos Espi pada menit ke-90. Namun, penampilan mereka belum sepenuhnya meyakinkan karena Espanyol beberapa kali mampu mengancam melalui transisi cepat.

Mourinho kemungkinan melakukan sejumlah perubahan setelah harus mengelola kondisi para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia. Berikut prediksi starting XI Real Madrid untuk meladeni Real Sociedad pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Courtois Tetap di Bawah Mistar

Thibaut Courtois diprediksi kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Kiper Belgia itu tampil meyakinkan pada laga pembuka dan bahkan memberikan pujian kepada Espi dengan menyebutnya sebagai “monster”.

Trent Alexander-Arnold berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan setelah hanya menjadi pemain cadangan pada laga sebelumnya. Mourinho kemungkinan masih merotasi Alexander-Arnold dengan rekrutan baru Denzel Dumfries sebelum menentukan pilihan utama.

Ibrahima Konate diprediksi mempertahankan tempatnya di jantung pertahanan. Dean Huijsen juga berpeluang kembali tampil setelah sempat mendapat luka di atas mata, sementara kemampuan umpannya menjadi salah satu elemen penting dalam membangun serangan dari belakang.

Marc Cucurella kemungkinan mendapatkan kesempatan menjadi starter di sisi kiri. Pemain yang baru menjuarai Piala Dunia itu masuk sebagai pemain pengganti pada laga pembuka dan dinilai sudah siap tampil sejak menit pertama

Valverde dan Bernardo Isi Tengah

Federico Valverde akan kembali menjadi salah satu penggerak lini tengah Real Madrid. Absennya Aurelien Tchouameni karena cedera membuat gelandang Uruguay tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Bernardo Silva juga diprediksi kembali tampil sejak awal meski debutnya belum terlalu menonjol. Mantan pemain Manchester City itu ditarik keluar pada menit ke-79 dalam pertandingan melawan Espanyol.

Arda Guler berpeluang menempati sisi kanan setelah sebelumnya harus bergeser ke posisi tersebut ketika Jude Bellingham bermain sebagai gelandang serang. Pergerakannya ke tengah tetap dapat menjadi senjata, terutama ketika bek kanan melakukan overlap.

Bellingham akan kembali mengisi posisi di belakang penyerang utama. Ia hanya bergabung dengan skuad sekitar sepekan sebelum laga pertama, tetapi langsung mencetak gol melalui sundulan kuat dan menunjukkan bahwa kondisi fisiknya sudah cukup siap.

Vinicius dan Mbappe Jadi Andalan

Vinicius Junior diprediksi tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri meski belum memberikan kontribusi maksimal saat menghadapi Espanyol. Mourinho juga memberikan dukungan kepada pemain Brasil tersebut setelah ia delapan kali dilanggar dalam pertandingan.

Kylian Mbappe akan menjadi ujung tombak Real Madrid di lini depan. Penyerang Prancis itu gagal mencetak gol pada laga pembuka, tetapi memiliki catatan impresif dengan tujuh gol dalam enam pertandingan menghadapi Real Sociedad.

Formasi ini memberikan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan kreativitas di lini depan Madrid. Mourinho tentu berharap para pemainnya mampu tampil lebih konsisten agar kemenangan kedua musim ini dapat diraih di Santiago Bernabeu

Arsenal Dominasi PFA Team of the Year, Igor Thiago Mengejutkan

BolaIndonesia – Arsenal mendominasi PFA Team of the Year 2025/2026 dengan mengirimkan lima pemain. Di sisi lain, Igor Thiago menjadi kejutan setelah tampil luar biasa bersama Brentford.

Arsenal kembali mendapatkan pengakuan atas keberhasilan mereka di Premier League 2025/2026. Lima pemain The Gunners masuk dalam PFA Team of the Year, penghargaan yang dipilih langsung oleh para pemain profesional.

Dominasi tersebut menjadi semakin spesial setelah Arsenal berhasil mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara kompetisi domestik. David Raya, Gabriel Magalhaes, William Saliba, Jurrien Timber, dan Declan Rice menjadi lima pemain Arsenal yang masuk dalam tim terbaik pilihan PFA.

Lima Pemain Arsenal Masuk PFA Team of the Year

David Raya mendapatkan tempat sebagai penjaga gawang setelah menjalani musim yang konsisten. Kiper Arsenal tersebut mencatat 19 clean sheet di Premier League dan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Inggris.

Di lini belakang, Arsenal bahkan memiliki tiga pemain sekaligus. Gabriel Magalhaes dan William Saliba menjadi duet bek tengah, sedangkan Jurrien Timber mengisi posisi bek kanan.

Ketiganya menjadi bagian penting dari pertahanan Arsenal sepanjang musim. Konsistensi lini belakang menjadi salah satu faktor yang membantu The Gunners meraih gelar Premier League.

Sementara itu, Declan Rice melengkapi perwakilan Arsenal di lini tengah. Gelandang asal Inggris tersebut kembali mendapatkan pengakuan atas kontribusinya dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Arsenal Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak

PFA Team of the Year 2025/2026 memperlihatkan betapa kuatnya Arsenal pada musim lalu. Dari 11 pemain yang terpilih, lima di antaranya berasal dari klub London Utara tersebut.

Manchester City menjadi klub dengan jumlah wakil terbanyak kedua. Nico O’Reilly, Rayan Cherki, Erling Haaland, dan Antoine Semenyo masuk dalam susunan pemain terbaik.

Sementara itu, Manchester United hanya memiliki satu wakil melalui Bruno Fernandes. Kapten Setan Merah tersebut bahkan memenangkan penghargaan PFA Players’ Player of the Year setelah mencatat sembilan gol dan 21 assist di Premier League.

Igor Thiago Jadi Kejutan di Lini Depan

Salah satu cerita menarik dari PFA Team of the Year adalah munculnya nama Igor Thiago.

Penyerang Brentford tersebut berhasil masuk ke dalam trio penyerang bersama Erling Haaland dan Antoine Semenyo. Kehadirannya cukup mengejutkan karena Brentford bukan klub yang mendominasi persaingan papan atas seperti Arsenal atau Manchester City.

Namun, performa Thiago membuat pilihannya sulit diperdebatkan. Penyerang asal Brasil itu mencetak 22 gol dalam 38 penampilan Premier League pada musim 2025/2026. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu penyerang paling produktif di kompetisi Inggris.

Bahkan, performa impresif tersebut membantu Thiago mendapatkan kesempatan tampil bersama Brasil di Piala Dunia. Musim 2025/2026 pun menjadi periode terobosan dalam kariernya.

Susunan Lengkap PFA Team of the Year 2025/2026

Berikut susunan lengkap PFA Premier League Team of the Year yang dipilih oleh para pemain:

Kiper: David Raya (Arsenal)
Bek: Jurrien Timber (Arsenal), William Saliba (Arsenal), Gabriel Magalhaes (Arsenal), Nico O’Reilly (Manchester City)
Gelandang: Declan Rice (Arsenal), Rayan Cherki (Manchester City), Bruno Fernandes (Manchester United)
Penyerang: Igor Thiago (Brentford), Erling Haaland (Manchester City), Antoine Semenyo (Manchester City)

Susunan tersebut menunjukkan dominasi Arsenal dan Manchester City. Sembilan dari 11 pemain berasal dari kedua klub tersebut, sedangkan Bruno Fernandes dan Igor Thiago menjadi dua pemain dari klub lain yang berhasil menembus tim terbaik.

Arsenal dan Pengakuan atas Musim Istimewa

Masuknya lima pemain Arsenal ke PFA Team of the Year menjadi bukti bahwa keberhasilan mereka di Premier League bukan sekadar hasil kerja satu atau dua pemain.

Dari sektor pertahanan hingga lini tengah, The Gunners memiliki pemain yang mampu memberikan kontribusi besar sepanjang musim.

Bagi Igor Thiago, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa penampilan luar biasa bersama Brentford mampu mendapatkan apresiasi dari sesama pemain Premier League.

Kini, perhatian mulai beralih ke musim 2026/2027. Arsenal tentu berharap dominasi tersebut dapat berlanjut, sementara Thiago akan menghadapi tantangan lebih besar untuk membuktikan bahwa performa gemilangnya bukan hanya kejutan satu musim.

Idnews.top – Xabi Alonso menilai Chelsea menunjukkan performa profesional dan solid saat mengalahkan Fulham pada laga pembuka Liga Inggris 2026/2027. Kemenangan 4-2 di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB, menjadi awal positif bagi sang pelatih di kompetisi domestik.

Chelsea langsung membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 32 detik melalui Joao Pedro. Fulham sempat menyamakan skor lewat Joshua King, tetapi Morgan Rogers membawa The Blues kembali unggul sebelum Cole Palmer memperlebar keunggulan setelah jeda.

Fulham kembali memperkecil ketertinggalan melalui Gonzalo Garcia. Chelsea tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan membawa pulang tiga poin dari markas rival sekota.

Alonso mengakui masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi dari permainan timnya. Namun, ia senang karena Chelsea mampu melewati berbagai situasi sulit dan menunjukkan kematangan yang dibutuhkan sepanjang musim.

Alonso Puji Performa Profesional Chelsea

Alonso menilai kemenangan di kandang Fulham bukan hasil yang mudah diraih. Menurutnya, pertandingan berjalan intens dan Chelsea harus mampu mengelola berbagai fase permainan sebelum memastikan kemenangan.

Chelsea sempat kehilangan kontrol selama sekitar 10 menit setelah Fulham mencetak gol penyama kedudukan. Alonso kemudian melihat timnya melakukan perbaikan dan tampil lebih nyaman ketika memasuki babak kedua.

“Rasanya sangat bagus, tentu saja. Kami tahu betapa sulitnya memenangkan pertandingan Liga Inggris, apalagi pertandingan Liga Inggris tandang,” kata Alonso di situs resmi klub.

“Kami mempersiapkan diri untuk pertandingan yang intens, dan saya merasa ini adalah penampilan yang sangat profesional, solid, menunjukkan kedewasaan dan mampu mengelola momen-momen sulit,” lanjutnya.

Chelsea Belajar Mengontrol Momen Sulit

Alonso menilai kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki Chelsea. Ia ingin para pemain memahami bahwa pertandingan Liga Inggris tidak selalu dapat dikendalikan sesuai rencana.

Sang pelatih juga menekankan bahwa pengelolaan pertandingan harus berjalan beriringan dengan penerapan taktik. Kemenangan atas Fulham menjadi bagian dari proses Chelsea untuk terus berkembang.

“Kami mendapatkan keunggulan cukup cepat dan memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi setelah penyama kedudukan, kami melewati 10 menit ketika kami tidak memilih momen yang tepat untuk melakukan pressing dan pergerakan,” ujar Alonso.

“Kami memperbaikinya dengan baik dan pada babak kedua kami merasa nyaman tanpa bola serta mampu mengontrol pertandingan. Ini adalah performa yang bisa kami bangun untuk masa depan,” tambahnya.

Alonso Senang Bisa Rayakan Kemenangan Bersama Fans

Setelah peluit akhir berbunyi, Alonso dan para pemain Chelsea menghampiri suporter yang hadir di Craven Cottage. Momen tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan antara pemain dan pendukung sejak awal musim.

Alonso juga merasakan antusiasme suporter sebelum pertandingan dimulai. Ia senang karena para pemain mampu memberikan penampilan serius dan menunjukkan usaha maksimal hingga pertandingan berakhir.

“Kami senang memainkan pertandingan Liga Inggris pertama musim ini. Pertandingan resmi Liga Inggris pertama saya bersama Chelsea terasa luar biasa, di stadion ini bersama fans kami dan merayakannya bersama mereka,” tutur Alonso.

“Saya melihat wajah-wajah yang bahagia pada akhirnya dan penting untuk menciptakan ikatan ini. Ini masih awal, pertandingan pertama, tetapi merupakan awal yang bagus,” pungkasnya.

Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Depan Bersinar

BolaIndonesia – Chelsea mengawali Premier League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Bertandang ke Craven Cottage, The Blues sukses mengalahkan Fulham dengan skor 3-2 dalam laga yang sekaligus menjadi debut kompetitif Xabi Alonso sebagai pelatih.

Hasil Fulham vs Chelsea tersebut memperlihatkan dua wajah berbeda. Di satu sisi, lini depan Chelsea tampil sangat menjanjikan. João Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer sama-sama mencetak gol dan menjadi sumber utama ancaman bagi pertahanan Fulham. Di sisi lain, penampilan Robert Sánchez menjadi perhatian setelah sang kiper melakukan sejumlah kesalahan yang berkontribusi terhadap dua gol tuan rumah.

Chelsea Langsung Tampil Agresif

Chelsea tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Pertandingan baru berjalan sekitar 31 detik ketika Cole Palmer memberikan umpan kepada João Pedro. Penyerang asal Brasil tersebut kemudian melakukan penyelesaian cerdik untuk membawa Chelsea unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi awal dari penampilan impresif trio lini depan Chelsea. Palmer bergerak aktif di antara lini, João Pedro memberikan ancaman dari posisi penyerang, sedangkan Morgan Rogers menunjukkan kemampuan eksplosif sejak debut kompetitifnya bersama The Blues.

Fulham memang sempat menyamakan kedudukan melalui Josh King. Namun, Chelsea kembali menemukan momentum sebelum babak pertama berakhir.

Morgan Rogers Langsung Bersinar

Morgan Rogers mendapatkan sorotan khusus setelah mencetak gol dalam debutnya di Premier League bersama Chelsea. Pemain Inggris tersebut memanfaatkan assist dari Maxence Lacroix untuk membawa The Blues kembali unggul 2-1.

Performa Rogers menjadi salah satu sisi positif terbesar dalam pertandingan ini. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mampu membangun kombinasi dengan Palmer dan João Pedro.

Kehadiran Rogers membuat lini serang Chelsea terlihat lebih dinamis. Pergantian posisi di antara ketiga pemain tersebut membuat pertahanan Fulham kesulitan menentukan pemain yang harus dikawal.

Cole Palmer Kembali Menunjukkan Kelasnya

Cole Palmer juga pantas mendapatkan rapor tinggi. Setelah melewati musim sebelumnya yang terganggu masalah kebugaran, Palmer menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaik.

Palmer menciptakan assist untuk gol João Pedro dan kemudian mencetak gol ketiga Chelsea pada awal babak kedua. Kombinasinya dengan João Pedro menjadi salah satu momen paling berbahaya bagi Fulham.

Dengan kontribusi satu gol dan satu assist, Palmer kembali memperlihatkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain terpenting Chelsea.

João Pedro Jadi Ancaman Utama

João Pedro menjadi pemain Chelsea lainnya yang tampil menonjol. Gol cepatnya memberikan kepercayaan diri kepada tim sejak awal pertandingan.

Penyerang Brasil tersebut juga tidak berhenti setelah mencetak gol. João Pedro terus bergerak mencari ruang dan terlibat dalam proses terciptanya gol Palmer.

Trio João Pedro, Palmer, dan Rogers menjadi alasan utama Chelsea mampu mencetak tiga gol di markas Fulham. Ketiganya terlihat memiliki koneksi yang menjanjikan dalam sistem permainan Xabi Alonso.

Robert Sánchez Jadi Titik Lemah Chelsea

Jika lini depan mendapatkan banyak pujian, Robert Sánchez justru menjadi titik lemah Chelsea. Kiper asal Spanyol tersebut dinilai kurang meyakinkan sepanjang pertandingan.

Sánchez melakukan kesalahan ketika Fulham mencetak gol pertama melalui Josh King. Ia juga gagal mengamankan situasi yang kemudian dimanfaatkan Gonzalo García untuk mencetak gol kedua Fulham.

Kesalahan tersebut membuat Chelsea harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan. Padahal, secara ofensif The Blues mampu menciptakan cukup banyak peluang.

Masalah di posisi penjaga gawang menjadi pekerjaan rumah penting bagi Xabi Alonso. Chelsea bahkan masih memiliki Mike Penders sebagai opsi persaingan di posisi tersebut.

Rapor Pemain Chelsea

Berikut rapor pemain Chelsea dalam kemenangan 3-2 atas Fulham:

Robert Sánchez – 4/10: melakukan kesalahan pada dua gol Fulham.
Josh Acheampong – 8/10: solid dalam bertahan dan melakukan sejumlah intervensi penting.
Maxence Lacroix – 8/10: tampil impresif dalam debutnya dan memberikan assist.
Levi Colwill – 5/10: beberapa kali kesulitan membaca serangan Fulham.
Malo Gusto – 6/10: cukup disiplin membantu pertahanan.
Reece James – 6/10: bekerja keras menjaga keseimbangan tim.
Romeo Lavia – 6/10: membantu sirkulasi bola sebelum digantikan.
Jorrel Hato – 6/10: aktif membawa bola dari sisi kiri.
Cole Palmer – 8/10: satu gol dan satu assist.
Morgan Rogers – 8/10: mencetak gol pada debutnya dan tampil agresif.
João Pedro – 8/10: mencetak gol pembuka dan menjadi ancaman sepanjang laga.
Debut Xabi Alonso Berakhir Manis

Kemenangan atas Fulham memberikan awal yang sangat positif bagi Xabi Alonso. Chelsea mampu menunjukkan sepak bola menyerang yang cepat dan dinamis, terutama melalui kombinasi trio João Pedro, Palmer, dan Rogers.

Namun, kemenangan ini juga memperlihatkan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Chelsea tidak boleh terlalu sering memberikan kesempatan kepada lawan akibat kesalahan individu di lini belakang.

Secara keseluruhan, rapor pemain Chelsea vs Fulham memperlihatkan bahwa lini depan menjadi modal besar The Blues musim ini. Jika masalah di bawah mistar dapat diperbaiki, Chelsea berpotensi menjadi salah satu tim yang menarik untuk diperhatikan sepanjang Premier League 2026/2027.

Kesimpulan: Chelsea menang 3-2 atas Fulham berkat ketajaman João Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer. Trio lini depan tampil gemilang, sementara Robert Sánchez menjadi titik lemah yang perlu segera dibenahi oleh Xabi Alonso.

Man City Comeback, Cherki Gemilang

BolaIndonesia – Manchester City membuka perjalanan di Premier League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. The Citizens berhasil melakukan comeback dan mengalahkan Bournemouth dengan skor 2-1 di Etihad Stadium, Minggu (23/8/2026). Kemenangan ini sekaligus menjadi awal yang emosional bagi Enzo Maresca dalam pertandingan liga pertamanya sebagai manajer City.

Bournemouth sempat membuat tuan rumah berada dalam tekanan setelah Marcus Tavernier mencetak gol pembuka pada menit ke-26. Manchester City sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mencari celah di pertahanan lawan, tetapi penyelesaian akhir mereka belum maksimal.

Manchester City Sempat Kesulitan

Sejak awal pertandingan, Manchester City mencoba mengambil kendali permainan. Namun, Bournemouth mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

Gol Tavernier membuat situasi semakin sulit bagi City. Tim asuhan Maresca harus bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi belum ada yang berbuah gol.

Erling Haaland menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan. Striker asal Norwegia tersebut memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi belum mampu menemukan ketajamannya di depan gawang Bournemouth. Penjaga gawang Bournemouth, Djordje Petrovic, juga tampil baik dalam menggagalkan peluang City.

Situasi tersebut membuat City harus mencari solusi dari lini lain. Ketika pertandingan memasuki babak kedua, Maresca akhirnya memasukkan Rayan Cherki pada menit ke-63.

Cherki Jadi Pembeda Manchester City

Keputusan tersebut terbukti sangat penting. Cherki langsung memberikan energi baru dalam permainan Manchester City.

Pemain asal Prancis itu tampil kreatif dan mampu memberikan variasi serangan yang sebelumnya sulit ditemukan City. Kehadirannya membuat lini belakang Bournemouth semakin tertekan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-84. Cherki mengambil tendangan sudut yang kemudian disambut Marc Guéhi dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menghidupkan kembali semangat Manchester City dan para pendukung di Etihad Stadium.

Belum berhenti sampai di sana, Cherki kembali menunjukkan kualitasnya pada masa injury time. Ia memberikan umpan yang membuka ruang bagi Joško Gvardiol. Bek Manchester City tersebut kemudian melepaskan penyelesaian yang membawa City berbalik unggul 2-1.

Gol Gvardiol sempat dinyatakan offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan. Manchester City pun memastikan comeback dramatis dengan dua gol pada menit-menit akhir.

Cherki Gemilang, Maresca Punya Senjata Baru

Performa Cherki menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan Manchester City. Masuk sebagai pemain pengganti, ia justru menjadi aktor penting di balik dua gol comeback.

Dua assist tersebut menunjukkan bahwa Cherki memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan. Kreativitas, kontrol bola, dan keberaniannya dalam mengambil keputusan menjadi modal penting bagi City pada musim baru.

Maresca sendiri mendapatkan awal yang sangat positif. Meski permainan timnya masih belum sepenuhnya meyakinkan, kemenangan tersebut menunjukkan bahwa Manchester City memiliki karakter untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Haaland Belum Tajam, tetapi Tetap Berbahaya

Di tengah gemilangnya Cherki, performa Haaland justru menjadi perhatian. Sang striker belum mencetak gol dalam pertandingan ini dan beberapa peluang yang didapatkannya belum mampu dikonversi menjadi gol.

Namun, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Haaland sedang kehilangan ketajamannya. Maresca menyebut sejumlah pemain City baru kembali setelah menjalani Piala Dunia sehingga kondisi fisik mereka belum berada pada level terbaik.

Haaland tetap menjadi pemain penting dalam sistem Manchester City. Jika kebugarannya semakin meningkat dan koneksi dengan pemain kreatif seperti Cherki semakin matang, ancaman City di lini depan berpotensi menjadi jauh lebih besar.

Era Baru Manchester City Dimulai dengan Comeback

Kemenangan atas Bournemouth menjadi pembuka yang penuh drama bagi Manchester City di era Maresca. Setelah tertinggal selama sebagian besar pertandingan, City akhirnya mampu membalikkan keadaan lewat kontribusi besar Cherki, Guéhi, dan Gvardiol.

Hasil ini memang belum menghapus seluruh pertanyaan mengenai permainan Manchester City. Namun, satu hal sudah terlihat jelas: City memiliki mental untuk bangkit dan Cherki bisa menjadi salah satu senjata penting mereka musim ini.

Sementara Haaland masih mencari sentuhan terbaiknya, Manchester City tetap berhasil mendapatkan tiga poin berharga. Jika para pemain kunci mulai mencapai kondisi terbaik, The Citizens berpotensi tampil semakin kuat dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Comeback Manchester City atas Bournemouth bukan sekadar kemenangan. Ini menjadi sinyal awal bahwa era baru di Etihad Stadium bisa menghadirkan cerita menarik sepanjang musim 2026/2027.

Idnews.top – AC Milan mengawali Serie A 2026-27 dengan kemenangan 2-1 atas Torino di Stadion Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Samuel Chukwueze terpilih sebagai Man of the Match berkat kontribusi pentingnya dalam keberhasilan Rossoneri membawa pulang tiga poin.

Alphadjo Cisse membuka keunggulan AC Milan pada menit ke-64 setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti. Adrien Rabiot kemudian menggandakan keunggulan tiga menit berselang sebelum Che Adams memperkecil skor melalui gol akrobatik pada menit ke-90+3.

Chukwueze menjadi salah satu pemain yang paling aktif membongkar pertahanan Torino sepanjang pertandingan. Winger asal Nigeria itu memang belum maksimal pada babak pertama, tetapi terus mengambil inisiatif dan akhirnya memberikan assist untuk gol Rabiot.

Chukwueze Beri Ancaman dari Sisi Kanan

Chukwueze beberapa kali menciptakan masalah bagi pertahanan Torino melalui pergerakan dan keberaniannya membawa bola dari sisi kanan. Ia juga memaksa kiper Torino melakukan penyelamatan setelah melakukan aksi individu pada fase awal pertandingan.

Sejumlah umpan silang Chukwueze belum menghasilkan gol pada babak pertama. Namun, ia tidak menghilang dari permainan dan terus berusaha mencari cara untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 ketika Chukwueze mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Rabiot yang berada dalam posisi tepat menyambut bola dengan volley terkontrol untuk membawa AC Milan unggul 2-0.

Kontribusi Chukwueze juga terlihat saat membantu tim bertahan dan mengejar pergerakan lawan. Kemampuannya melakukan tracking back membuat penampilannya tidak hanya berpengaruh ketika AC Milan menyerang.

Cisse dan Rabiot Juga Berperan Penting

Cisse menjalani babak pertama yang tidak mudah karena gagal memanfaatkan dua peluang yang didapatkannya. Namun, penyerang muda itu bangkit dengan penyelesaian tenang untuk mencetak gol pembuka dan gol perdananya di Serie A.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi pemain muda AC Milan itu untuk membayar kegagalan sebelumnya. Penyelesaiannya juga memperlihatkan ketenangan karena Cisse memilih menempatkan bola ke sudut gawang daripada melepaskan tendangan terlalu keras.

Rabiot memberikan dampak instan setelah masuk dari bangku cadangan. Gelandang Prancis itu menciptakan gol Cisse melalui umpan ke kotak penalti sebelum mencetak gol kedua AC Milan.

Penampilan Rabiot menunjukkan potensinya ketika dimainkan lebih dekat dengan lini depan. Pergerakannya menuju tiang jauh untuk menyambut umpan Chukwueze menjadi bukti bahwa ia dapat memberikan opsi tambahan di posisi gelandang serang.

Kemenangan ini menjadi awal positif bagi AC Milan dalam perjalanan Serie A 2026-27. Chukwueze pun layak mendapatkan penghargaan Man of the Match setelah tampil aktif, mencatatkan assist, dan memberikan kontribusi dalam dua fase permainan.

Pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic, mengakui timnya masih membutuhkan tambahan penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut pelatih asal Kroasia ini, sektor penjaga gawang Persib saat ini masih cukup rawan karena hanya memiliki dua kiper, yakni Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat padatnya agenda yang akan dijalani Maung Bandung.

Persib menghadapi tantangan berat pada musim 2026/2027. Selain harus tampil di kompetisi domestik, tim besutan Igor Tolic juga akan menjalani AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia.

Selain itu, skuad Maung Bandung harus menempuh perjalanan panjang untuk melakoni pertandingan tandang. Situasi ini membuat kedalaman skuad menjadi penting, termasuk di posisi penjaga gawang

“Secara umum, ya, karena jika Anda memasukkan Piala Presiden, ini ada lima kompetisi. Jadi memperhitungkan perjalanan jauh ini, dan Indonesia juga negara yang sangat besar, banyak perjalanan, banyak pertandingan, mungkin cedera dam (akumulasi) kartu kuning atau merah,” ungkap Jozic.

“Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kami mungkin masih membutuhkan penjaga gawang baru,” lanjutnya.

Belum Ada Keputusan

Kendati begitu, Jozic menegaskan keputusan untuk merekrut penjaga gawang baru bukan kewenangannya. Sebagai pelatih kiper, ia hanya memberikan masukan kepada manajemen mengenai kebutuhan tim.

Sejauh ini, Jozic memastikan kondisi Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana terus menunjukkan perkembangan. Dia meyakini kedua kipernya dalam kondisi siap tempur saat menghadapi Manila Digger.

Persib akan menghadapi klub Filipina tersebut pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada 31 Agustus mendatang.

“Saya pikir kita masih punya waktu 10 hari lagi menuju pertandingan paling penting. Jadi saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan ini,” katanya.

“Jadi saya tidak merasa khawatir sedikit pun tentang pertandingan atau tentang performa mereka. Saya tenang dan saya ingin mereka berdua juga tetap tenang, serta memberikan yang terbaik untuk tim,” terang Jozic.

Menuju AFC Champions League 2

Laga kontra Manila Digger sangat krusial bagi Persib. Jika mampu memetik kemenangan, Marc Klok dkk. dipastikan melangkah ke fase Grup E ACL 2 bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.