31 Oktober 2026

J13

Idnews.top – Sebuah kejutan dibuat oleh Manchester United terkait Ederson. Setan Merah memutuskan batal untuk merekrut sang gelandang di musim panas ini.

Seperti yang sudah diketahui, MU memang aktif belanja gelandang baru di musim panas ini. Setan Merah butuh beberapa pemain baru di lini tengah mereka pasca kepergian Casemiro dan cedera panjang yang dialami Manuel Ugarte.

MU sendiri sebenarnya bergerak cepat di bursa transfer ini. Di bulan Juni yang lalu mereka mencapai kesepakatan dengan Atalanta untuk transfer Ederson, namun transfer ini tertunda karena Ederson harus membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.

Fabrizio Romano melaporkan bahwa MU mengambil keputusan yang mengejutkan terkait transfer ini. Mereka memutuskan untuk membatalkan kesepakatan yang sudah terjalin dengan Atalanta untuk transfer Ederson.

MU Batal Rekrut Ederson

Menurut laporan Romano, Manchester United memutuskan batal merekrut Ederson setelah pemeriksaan medis yang mereka lakukan pada sang gelandang baru-baru ini.

Dalam pemeriksaan medis tersebut, MU menemukan bahwa sang gelandang punya masalah di bagian lututnya. Masalah ini berpotensi menjadi masalah di kemudian hari karena ia bakal rentan cedera.

MU tidak mau mengambil resiko akan hal tersebut dan mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan transfer sang gelandang di bursa transfer musim panas ini.

Atalanta Kecewa dengan Keputusan MU

Menurut laporan yang sama, Atalanta sangat kecewa dengan keputusan Manchester United yang membatalkan transfer Ederson ini.

Di mata La Dea, Ederson berada dalam kondisi yang segar bugar. Ia juga tidak mengalami masalah cedera selama bermain di Piala Dunia 2026 kemarin.

Alhasil sang gelandang akan kembali ke Bergamo di musim panas ini, di mana ia masih terikat kontrak satu tahun lagi di Atalanta. Jadi kedua pihak akan duduk bersama untuk mencari solusi.

MU Rekrut Gelandang Lain

Setelah kegagalan transfer Ederson, Manchester United dilaporkan akan segera mengesahkan pembelian pertama mereka di musim panas ini.

Setan Merah berhasil mendatangkan sosok Andrey Santos dari Chelsea dengan mahar mencapai total 50 juta pounds.

BOLADONESIA – Kylian Mbappe kembali jadi pahlawan timnas Prancis. Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti dengan baik, dia mampu membuka skor dan lantas membawa Les Bleus menang 2-0 atas timnas Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.

Akan tetapi, Mbappe tak dapat bermain hingga pertandingan usai. Pada menit ke-77, dia digantikan Jean-Philippe Mateta karena cedera. Setelah mengalami benturan, dia tak bangun lagi. Dia baru bangkit setelah tim medis Prancis datang. Itu pun, bintang Real Madrid tersebut lantas melangkah ke luar lapangan.

Tanda tanya pun muncul. Akankah Mbappe absen pada laga semifinal? Sepertinya tidak demikian. “Kylian merasakan sakit pada pergelangan kakinya, sementara Manu (Kone) mengalami benturan pada lutut dan kejang otot,” ujar pelatih Didier Deschamps kepada M6 seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Le Figaro.

Penegasan lantas datang dari Kylian Mbappe secara langsung. “Aku baik-baik saja, hanya mengalami benturan pada pergelangan kaki. Saat itu, JP (Mateta) adalah pemain terbugar yang dapat bermain. Aku keluar, dia masuk dan hampir mencetak gol,” ucap pemain yang kini sudah mengemas 8 gol di Piala Dunia 2026 tersebut.

Arti Penting Kylian Mbappe

Pernyataan Kylian Mbappe itu tentu saja melegakan bagi para pendukung timnas Prancis. Bagaimanapun, dia punya peran dan arti sangat penting dalam permainan Les Bleus. Bukan hanya mengemas 8 gol, dia juga telah mengemas 3 assist. Artinya, dia berkontribusi pada 68,75% dari total gol yang telah dibuat Prancis di Piala Dunia 2026.

Tak hanya itu, Mbappe juga punya visi bagus. “Sebelumnya, Kylian mengatakan kepadaku untuk tetap di tengah dan melakukan serangan balik. Itulah yang terjadi. Dia melakukan lari yang bagus untuk menciptakan ruang bagiku. Aku coba melepaskan tembakan akurat dan itu berhasil,” ucap Ousmane Dembele soal gol kedua Prancis di gawang Maroko.

Eks pemain AS Monaco dan Paris Saint-Germain itu juga menunjukkan kekuatan mental dan kematangannya. Hal itu kembali ditunjukkan setelah eksekusi penaltinya ditangkap Yassine Bounou. “Hari ini rumit dengan penalti dan peluang yang gagal. Namun, Kylian tak pernah ragu pada dirinya sendiri meskipun dia juga punya peluang sebelum akhirnya mencetak gol,” ujar Deschamps.

Khusus di Piala Dunia, Mbappe memang luar biasa. Dalam total 20 pertandingan, dia sudah mengemas 20 gol dan 6 assist. Secara khusus, dia hanya gagal mencetak gol dalam 1 dari 7 pertandingan terakhir. Striker yang kini berumur 27 tahun itu total mengemas 11 gol. Salah satu hat-trick pada final Piala Dunia 2022.

BOLADONESIA – Kegagalan timnas Brasil di Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan dan kekesalan di publik sepak bola negeri itu. Carlo Ancelotti, sang pelatih, jadi sasaran utamanya. Romario Faria, striker andalan saat juara Piala Dunia 1994, bahkan menyebut pelatih Italia itu seharusnya dipecat oleh Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Romario mengakui materi pemain Brasil saat ini tidak seperti pada masanya. Ada penurunan kualitas yang begitu nyata. Namun, Ancelotti sebagai pelatih tetaplah sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan di Piala Dunia kali ini. Terutama kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar.

“Kami pernah punya Dunga. Dia kalah dan pergi. Felipao yang menang dan bertahan. Kami pernah dilatih Tite yang kalah, bertahan, dan pergi. Sekarang, kami punya Ancelotti ini yang kalah dan akan bertahan lagi. Sumpah, itu salah besar!” ujar Romario Faria soal Carlo Ancelotti seperti dikutip IDNEWS.TOP dari No Ataque. “Saya akan bilang kepada dia untuk mengambil tiket dan pulang ke Italia.”

Pemain terbaik Piala Dunia 1994 itu menambahkan, “Saya tak mengatakan Ancelotti sebagai biang kegagalan, tapi dia sangat bertanggung jawab pada kekalahan ini. Dia menarik Bruno Guimaraes dan memasukkan Ederson. Mengapa dan untuk alasan apa? Saya ingin tahu apa yang ingin dia coba dengan melakukan hal itu.”

Kontrak Carlo Ancelotti

Hal yang juga dikritik Romario Faria adalah putusan CBF memperpanjang kontrak Carlo Ancelotti jelang Piala Dunia 2026. Durasinya pun tak main-main, hingga Piala Dunia 2030! Padahal, saat didapuk sebagai pelatih baru pada Mei 2025, dia hanya diikat kontrak hingga Piala Dunia 2026. Logikanya, hasil di ajang itu jadi pertimbangan utama untuk memperpanjang atau memutus kontraknya.

“Tidak mungkin Ancelotti bisa terus jadi pelatih timnas Brasil setelah kekalahan ini, setelah aib yang ditimbulkannya (melawan Norwegia). Saya akan merobek surat kontraknya dan menyuruh dia untuk mengambil langkah hukum!” ucap eks striker yang menjulang di PSV Eindhoven dan Barcelona tersebut.

Akan tetapi, harapan Romario dipastikan tak terwujud. CBF tetap bergeming untuk memberikan waktu kepada Ancelotti. “Dia hanya punya waktu kurang dari setahun dan bekerja sekitar 4 bulan,” ujar Ridrigo Caetano, Direktur Tim Nasional. “Saya yakin tim ini berada di jalur meningkat. Penilaiannya pun positif. Jika tidak, dia tak mungkin mau bertahan. Dia sendiri tentu tak akan memutuskan bertahan.”

Caetano pun yakin Ancelotti dan tim kepelatihannya akan mampu membentuk tim baru dengan mengandalkan para pemain muda seiring berakhirnya era para pemain senior. Dia juga menegaskan, putusan tetap mempertahankan Ancelotti adalah upaya untuk mencari stabilitas. Dia mengingatkan, tren memecat pelatih setelah gagal di turnamen bersar terbukti tak berdampak positif bagi Selecao.

Idnews.top – Jadwal dan link streaming Swiss vs Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan tersaji di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 WIB. Duel Swiss vs Kolombia disiarkan langsung di TVRI, TVRI Sport, serta dapat disaksikan melalui layanan streaming FolaPlay dan MaxStream.

Pertandingan ini menjadi kesempatan berharga bagi kedua tim untuk kembali menembus babak perempat final Piala Dunia. Swiss terakhir kali mencapai fase delapan besar pada edisi 1954, sedangkan pencapaian terbaik Kolombia terjadi di Piala Dunia 2014.

Swiss melaju ke babak 16 besar dengan performa yang meyakinkan setelah mengalahkan Aljazair 2-0. Sementara itu, Kolombia memastikan tiket ke fase gugur berikutnya usai menundukkan Ghana dengan skor tipis 1-0.

Sepanjang turnamen, Swiss tampil konsisten. Tim asuhan Murat Yakin belum tersentuh kekalahan dan memperlihatkan keseimbangan antara pertahanan yang solid serta penyelesaian akhir yang efektif.

Pengalaman Granit Xhaka dan Ricardo Rodriguez menjadi salah satu kekuatan utama Swiss. Di lini depan, Johan Manzambi juga tampil tajam dengan koleksi tiga gol yang membuatnya menjadi ancaman serius bagi pertahanan Kolombia.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

Kompetisi: 16 Besar Piala Dunia 2026
Pertandingan: Swiss vs Kolombia
Tempat: BC Place Vancouver
Hari, tanggal: Rabu, 8 Juli 2026
Jam kick-off: 03.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Live streaming: FolaPlay dan MaxStream
Link streaming: https://maxstream.tv/live/0_fhyth65l/swiss_vs_kolombia
DISCLAIMER: Semua informasi mengenai jadwal siaran TV yang disajikan disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum pada saat penulisan. Stasiun televisi terkait berhak melakukan perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan program siaran tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Prediksi Skor

Rekor pertemuan sedikit berpihak kepada Kolombia. Dari empat perjumpaan sebelumnya, Kolombia meraih dua kemenangan, termasuk kemenangan 2-0 pada fase grup Piala Dunia 1994. Swiss hanya sekali menang, sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang.

Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi faktor penentu. Granit Xhaka akan berhadapan langsung dengan Jefferson Lerma dalam duel memperebutkan kendali permainan.

Apabila Xhaka mampu mengatur tempo dan distribusi bola seperti pada laga-laga sebelumnya, Swiss berpeluang lebih banyak menguasai pertandingan. Namun, jika Lerma sukses mematahkan aliran serangan lawan, Kolombia bisa mengandalkan kecepatan Luis Díaz untuk melancarkan serangan balik.

Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan seimbang. Meski Swiss memiliki organisasi permainan yang lebih rapi, efektivitas serangan balik Kolombia membuat wakil Amerika Selatan itu sedikit lebih diunggulkan.

Idnews.Top – Presiden FIFA, Gianni Infantino buka suara terkait polemik pemutihan kartu merah penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Ia menyebut bahwa keputusan itu merupakan keputusan yang dibuat Komite Disipin FIFA dan bukan dirinya.

Perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi besar setelah FIFA secara mengejutkan mengizinkan penyerang andalannya, Folarin Balogun, tampil pada laga babak 16 besar melawan Belgia, meski sebelumnya menerima kartu merah pada pertandingan babak 32 besar kontra Bosnia dan Herzegovina.

Sebelumnya, kartu merah yang diterima Balogun secara otomatis membuatnya harus menjalani larangan bermain satu pertandingan. Namun, FIFA kemudian mengumumkan bahwa hukuman tersebut ditangguhkan, sehingga striker AS Monaco itu tetap bisa memperkuat Amerika Serikat.

Keputusan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali kasus Balogun.

Langkah FIFA langsung menuai gelombang kritik dari berbagai pihak, mulai dari Federasi Sepak Bola Belgia, otoritas sepak bola Eropa, mantan petinggi FIFA, sejumlah mantan pemain ternama, hingga berbagai kalangan lainnya. Mereka menilai pencabutan sanksi kartu merah setelah adanya intervensi politik berpotensi merusak integritas turnamen sekaligus menciptakan preseden yang berbahaya bagi dunia sepak bola.

Menanggapi polemik tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan penjelasan mengenai posisinya terkait keputusan Komite Disiplin FIFA.

“Saya telah melihat berbagai komentar publik mengenai keputusan Komite Disiplin FIFA yang independen terkait penangguhan hukuman Folarin Balogun. Saya ingin kembali menegaskan salah satu prinsip dasar tata kelola FIFA.”

“Seluruh badan peradilan FIFA bersifat independen. Mereka bekerja secara otonom, menerapkan Kode Disiplin FIFA, serta memutuskan setiap perkara berdasarkan regulasi yang berlaku dan fakta-fakta yang ada. Independensi mereka merupakan fondasi penting bagi kredibilitas dan integritas sepak bola, dan prinsip itu harus selalu dihormati.”

Memang Dihubungi Trump

Infantino juga mengonfirmasi bahwa dirinya memang menerima panggilan telepon dari Presiden Donald Trump. Namun, ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.

“Ya, saya memang secara rutin membahas berbagai hal terkait Piala Dunia FIFA dengan Presiden Amerika Serikat. Dalam kasus ini saya juga menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sebagaimana saya sering menerima telepon dari kepala negara, pejabat pemerintahan, pelaku sepak bola, maupun pemimpin dunia usaha dari berbagai negara mengenai banyak persoalan.”

“Dalam percakapan itu saya menjelaskan bahwa terdapat proses hukum yang sedang berlangsung di badan peradilan independen FIFA dan kasus tersebut akan diputuskan sesuai prosedur oleh lembaga yang berwenang. Begitulah sistem FIFA bekerja dan prinsip itu akan selalu saya pertahankan.”

Tidak Sepenuhnya Setuju

Infantino menambahkan bahwa dirinya baru mengetahui isi keputusan Komite Disiplin setelah putusan resmi diterbitkan. Ia mengaku tidak selalu sependapat dengan setiap keputusan yang diambil badan tersebut.

“Saya membaca setiap keputusan Komite Disiplin FIFA setelah diterbitkan. Terkadang saya terkejut, terkadang saya setuju, dan terkadang saya juga tidak setuju.”

“Namun, apa pun keputusan yang diambil, saya selalu menghormati keputusan tersebut serta otonomi lembaga yang membuatnya. Apakah kita secara pribadi menyukai suatu keputusan atau tidak bukanlah hal yang penting. Menghormati lembaga independen dan supremasi aturan hukum adalah hal yang menjaga integritas kompetisi serta kredibilitas FIFA setiap saat,” tutup Infantino.

BOLADONESIA – Alphonso Davies harus menelan pil pahit setelah timnas Kanada tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sejumlah oknum suporter The Cannucks menjadikan Davies sebagai kambing hitam.

Davies tidak bermain ketika Kanada melakoni pertandingan babak 16 besar melawan Maroko di Houston, Minggu (7/5). Oknum suporter pun menyebut Davies tidak memiliki rasa patriotik karena memilih tidak tampil melawan Maroko.

Tidak cuma mendapat kritikan pedas, Davies juga mendapat serangan rasial. Tidak sedikit emoji monyet yang hadir di kolom komentar di Instagram pribadi Davies.

Davies memang tidak banyak mendapat kesempatan tampil di Piala Dunia 2026. Pemain beruur 25 tahun itu cuma tampil satu kali selama 15 menit karena diganggu cedera.

Alasan Alphonso Davies Tak Main Lawan Maroko

Penampilan tunggal Davies di Piala Dunia 2026 terjadi pada partai babak 32 besar melawan Afrika Selatan. Dalam laga tersebut, Davies tampil sebagai pemain pengganti dan bermain selama 15 menit.

Karena bisa kembali ke atas lapangan, Davies sempat diprediksi mampu bermain sebagai starter ketika melawan Maroko. Namun, Davies ternyata merasa cederanya belum sembuh ketika menjalani sesi latihan dan merasa tak sanggup bermain.

“Saya merasa mengalami sedikit cedera ketika menjalani sesi latihan. Pelatih bertanya apakah saya berada dalam kondisi terbaik, dan saya memberikan jawaban jujur,” ujar Davies.

“Saya tidak mau menjadi beban bagi tim nasional apabila berada di atas lapangan dan tidak memberikan penampilan terbaik. Cedera ini membuat saya tidak mau mengambil risiko,” imbuhnya.

Idnews.Top – Tempat menonton pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 antara Kolombia vs Ghana. Bolaneters bisa menonton laga mendebarkan ini melalui sejumlah saluran berikut ini.

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Kolombia dan Ghana di Arrowhead Stadium, Kansas City, Sabtu (4/7) pukul 08.30 WIB. Di atas kertas, Kolombia diunggulkan berkat kualitas individu dan performa konsisten sepanjang turnamen.

Kelebihan utama Los Cafeteros terletak di sektor sayap, dengan Daniel Munoz dan Luis Diaz sebagai motor serangan. Kecepatan dan agresivitas mereka diprediksi akan menyulitkan pertahanan Ghana yang terkenal kokoh. Sebelumnya, tim kuat seperti Inggris dan Kroasia kesulitan membongkar pertahanan Ghana karena terlalu fokus menyerang dari tengah. Kolombia hadir dengan strategi berbeda, memaksimalkan lebar lapangan untuk menciptakan peluang.

Daniel Munoz sendiri datang dengan momentum positif setelah mencetak gol ke gawang RD Kongo di fase grup. Performa apiknya menjadi modal berharga bagi tim asuhan Nestor Lorenzo.

Meski tidak diunggulkan, Ghana tetap menyimpan peluang kejutan. Organisasi pertahanan disiplin menjadi kekuatan utama mereka untuk meredam serangan lawan. Di lini depan, kehadiran pemain berpengalaman seperti Jordan Ayew menjadi senjata mematikan dalam skema serangan balik, terutama saat pemain Kolombia terlalu asyik menyerang ke depan.

Dengan Kolombia yang mengandalkan sayap dan Ghana yang siap menunggu di belakang, laga ini menjanjikan duel taktik menarik antara serangan agresif dan pertahanan terorganisir.

Tempat Menonton Kolombia vs Ghana

Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Kolombia vs Ghana
Tempat: Arrowhead Stadium, Kansas City
Hari, tanggal: Sabtu, 4 Juli 2026
Jam kick-off: 08.30 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Live Streaming: Maxstream, Folaplay
Link Streaming: https://maxstream.tv/live/0_t2lownf9/kolombia_vs_ghana

DISCLAIMER: Semua informasi mengenai jadwal siaran TV yang disajikan disusun berdasarkan data yang tersedia untuk umum pada saat penulisan. Stasiun televisi terkait berhak melakukan perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan program siaran tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Prakiraan Susunan Pemain Kolombia vs Ghana

Kolombia (4-3-3): Vargas; Munoz, Lucumi, Sanchez, Mojica; Puerta, Lerma, Arias; Rodriguez, Suarez, Diaz

Pelatih: Nestor Lorenzo

Ghana (4-5-1): Asare; Senaya, Adjetey, Luckassen, Mensah; Sulemana, Partey, Owusu, Sibo, Semenyo; Ayew

Pelatih: Carlos Queiroz

BOLADONESIA – Keisuke Honda membuat sebuah tawaran menarik kepada Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). Dia terang-terangan mengaku siap menggantikan Hajime Moriyasu sebagai pelatih timnas Jepang.

Honda tak meminta kontrak jangka panjang. Dia hanya minta diberi kesempatan setahun dan meminta dievaluasi setelah gelaran Piala Asia 2027. Jika Samurai Blue gagal, dia siap untuk meninggalkan posnya.

“Saya tahu ini mungkin kontroversial, tapi izinkan saya mengungkapkannya. Saya melihat berita bahwa pelatih Hajime Moriyasu ditawari perpanjangan kontrak setahun,” ujar Keisuke Honda seperti dikutip IDNEWS.TOP dari akun X-nya.

Dia menambahkan, “Namun, jika itu hanya sementara karena mereka tak menemukan kandidat pelatih berikutnya, kenapa tak mencoba saya selama setahun? Jika kami kalah di Piala Asia, Anda bisa memecat saya tanpa perlu basa-basi. Saya siap dengan tantangan itu.”

Kendala Keisuke Honda

Tantangan yang disampaikan Keisuke Honda itu disikapi tenang oleh petinggi JFA. Direktur Teknik Masakumi Yamamoto mengakui eks bintang timnas Jepang itu bisa jadi salah satu opsi menarik. Namun, bukan untuk saat ini.

“Antusiasme itu penting dan kami akan memenelaahnya dari berbagai sudut pandang. Piala Dunia berikut dan penunjukan pelatih akan diputuskan setahap demi setahap,” ujar Yamamoto seperti dikutip Gekisaka.

Dia menambahkan, “Saya menyikapi serius pernyataannya dan saya pikir dia adalah orang berbakat. Sangat bagus bagi dunia sepak bola ketika Anda punya sikap seperti itu. Saya menilai dia sebagai salah satu talenta yang ingin saya lihat kiprahnya pada masa depan.”

Untuk saat ini, tak mungkin bagi JFA menerima tantangan Honda. Ada satu kendala besar. Honda belum memiliki lisensi kepelatihan resmi. Dia memang sempat bertugas menangani timnas Kamboja dari 2018 hingga 2023. Namun, posisi resminya sebagai manajer umum. Adapun posisi pelatih dipegang Ryu Hirose.

BOLADONESIA – Thomas Tuchel, manajer timnas Inggris, mengaku tertantang menghadapi timnas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dia percaya diri meskipun tahu laga nanti tak akan mudah. Dia juga tak gentar dengan segala hal negatif yang akan dialami The Three Lions jelang laga itu.

Setelah menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar, Inggris memang akan bersua Meksiko yang terlebih dahulu mengeliminasi Ekuador dengan skor 2-0. Itu jadi tantangan tersendiri karena El Tri adalah tuan rumah dan laga nanti akan berlangsung di Stadion Ezteca, Mexico City.

“Saya tak yakin kami siap karena jelas kami mengalami kerugian mengingat Meksiko bermain di sana sejak awal turnamen dan telah beradaptasi dengan ketinggian. Kami tak punya cukup waktu untuk menyesuaikan diri. Ini kerugian besar dan saya tidak yakin apakah kami akan mendapatkan kerugian lain,” ujar Thomas Tuchel seperti dikutip Football5Star.net dari BBC.

Dia lebih lanjut mengungkapkan, “Saya tak yakin perjalanan kami akan mulus, tidur kami akan nyenyak, apakah akan ada kegaduhan di luar hotel. Baiklah, ayo kita hadapi. Ini partai yang sangat menarik dan indah. Akan ada begitu banyak rintangan, tapi tim ini akan siap menghadapi apa pun.”

Tantangan Thomas Tuchel

Menghadapi timnas Meksiko akan jadi tantangan berat bagi Thomas Tuchel. Apalagi, banyak pihak menilai performa timnas Inggris belum terlalu meyakinkan. The Three Lions tidak tampil seperti tim-tim favorit lain. Sudah begitu, melawan El Tri di Mexico City bukan perkara mudah.

Inggris memang selalu menang dalam 4 pertemuan terakhir dengan Meksiko. Namun, mereka punya catatan buruk saat melawat ke Mexico City. Dalam 3 lawatan, mereka menelan 2 kekalahan dan hanya 1 kali imbang. Satu laga berlangsung di Stadion Olimpico Universitario dan dua laga di Stadion Azteca.

Khusus di Azteca, lawatan pertama Inggris dilakoni pada 1 Juni 1969. Kala itu, mereka hanya imbang tanpa gol. Adapun lawatan kedua berlangsung pada 9 Juni 1985. Hasilnya, The Three Lions takluk 0-1. Satu-satunya gol pada laga itu dicetak oleh Luis Flores pada menit ke-20.

Stadion Azteca juga punya tuan tersendiri bagi El Tri saat berlaga di Piala Dunia. Mereka unbeaten dalam 10 pertandingan dengan rincian 8 kali menang dan 2 kali seri. Pada 1970, Meksiko disisihkan Italia pada perempat final dalam laga di Stadion La Bombonera, Toluca. Lalu, pada 1986, mereka disingkirkan Jerman Barat lewat adu penalti dalam laga di Stadion Universitario, Mexico City.

Idnews.top – Prancis vs Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan telak Les Bleus. Bermain di MetLife Stadium, East Rutherford, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB, Prancis menang 3-0 atas Swedia.

Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Prancis setelah mencetak dua gol pada menit ke-45 dan 74. Satu gol lainnya lahir melalui Bradley Barcola pada menit ke-53.

Keunggulan pertama Prancis hadir tepat sebelum turun minum melalui aksi Mbappe. Setelah itu, Barcola memperlebar jarak pada awal babak kedua sebelum Mbappe memastikan kemenangan lewat gol keduanya.

Hasil ini mengantarkan Prancis melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara itu, Swedia harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen tersebut.

Pada fase berikutnya, Prancis akan menghadapi Paraguay. Paraguay sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Jerman melalui adu penalti.

Mbappe Pecah Kebuntuan Jelang Turun Minum

Prancis tampil dominan sejak awal pertandingan dan terus menekan pertahanan Swedia. Mbappe bahkan sempat menjebol gawang lawan pada menit ke-20, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Peluang demi peluang terus diciptakan Les Bleus sepanjang babak pertama. Mbappe sempat membentur tiang gawang pada menit ke-32, sedangkan tendangan akrobatik Michael Olise pada menit ke-36 juga mengenai tiang.

Tekanan Prancis berlanjut hingga penghujung babak pertama. Olise kembali mengancam pada menit ke-42, tetapi sepakannya masih melebar tipis dari sasaran.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-45. Kombinasi Olise, Ousmane Dembele, dan Mbappe dari situasi sepak pojok pendek dituntaskan sang kapten dengan penyelesaian akurat ke pojok gawang untuk membawa Prancis unggul 1-0.

Skor 1-0 bertahan hingga jeda pertandingan. Swedia kesulitan keluar dari tekanan dan minim peluang berbahaya sepanjang 45 menit pertama.

Barcola dan Mbappe Pastikan Tiket 16 Besar

Prancis langsung menambah keunggulan delapan menit setelah babak kedua dimulai. Kesalahan umpan pemain Swedia dimanfaatkan Aurelien Tchouameni sebelum Olise mengirim umpan matang kepada Barcola yang mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut membuat Prancis semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan. Swedia berupaya bangkit, tetapi lini belakang Les Bleus tampil disiplin dan jarang memberikan ruang.

Pada menit ke-74, Mbappe kembali menunjukkan kualitasnya. Menerima umpan terobosan presisi dari Olise, penyerang Prancis itu berlari tepat waktu sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut gawang untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Tambahan dua gol membuat Mbappe kini mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas turnamen.

Olise juga melanjutkan performa impresifnya. Gelandang serang tersebut kini memimpin daftar assist Piala Dunia 2026 dengan lima assist.

Swedia memperoleh peluang terbaiknya pada menit ke-89 melalui Viktor Gyokeres. Namun, kiper Mike Maignan mampu menggagalkan tembakan keras sang penyerang sehingga gawang Prancis tetap aman.

Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Prancis menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 dan melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi Paraguay.