27 Oktober 2026

GEMAR BOLA

Vinicius Junior Segera Perpanjang Kontrak di Madrid

BolaIndonesia – Vinicius Junior Real Madrid semakin dekat mencapai kesepakatan kontrak baru. Situasi terbaru ini membuat Arsenal mulai kehilangan harapan untuk memboyong winger asal Brasil tersebut.

Real Madrid meningkatkan tawaran kontrak kepada Vinicius Junior agar sang bintang tetap bertahan di Santiago Bernabeu. Langkah tersebut membuat peluang Arsenal mendapatkan sang bintang semakin sulit. Terlebih, Los Blancos masih menjadikan Vinicius sebagai salah satu pemain terpenting dalam proyek mereka.

Meski begitu, kesepakatan baru belum sepenuhnya rampung. Negosiasi antara Vinicius Junior dan Real Madrid masih menjadi perhatian karena terdapat sejumlah detail yang harus diselesaikan kedua pihak.

Vinicius Junior Real Madrid Makin Dekat dengan Kontrak Baru

Vinicius Junior Real Madrid memasuki fase penting menjelang kesepakatan kontrak baru. Klub ingin memastikan masa depan pemain Brasil tersebut tetap berada di Santiago Bernabeu. Kontraknya memang masih berlaku hingga 2027, tetapi klub ibu kota Spanyol tersebut ingin memastikan masa depan pemain Brasil itu lebih panjang.

Laporan terbaru menyebut tawaran baru tersebut dapat mencapai sekitar 30 juta euro per tahun, setelah pembicaraan positif antara klub dan sang pemain.

Perubahan sikap Real Madrid tersebut menjadi sinyal kuat. Klub tidak ingin kehilangan pemain yang sudah menjadi wajah penting dalam skuad mereka.

Vinicius sendiri juga memberikan respons positif terhadap masa depannya di Madrid. Ia sebelumnya menyampaikan optimisme mengenai era baru bersama pelatih Jose Mourinho. Kondisi tersebut semakin memperkuat harapan Real Madrid untuk mempertahankan sang winger.

Arsenal Mulai Kehilangan Harapan Merekrut Vinicius Junior

Di sisi lain, Arsenal harus menghadapi perkembangan yang tidak menguntungkan. The Gunners dikabarkan tertarik mendatangkan Vinicius Junior dan siap melakukan investasi besar untuk mendapatkan pemain berusia 26 tahun tersebut.

Namun, situasi berubah setelah Real Madrid menaikkan tawaran kontrak. Arsenal kini harus menunggu keputusan akhir Vinicius, sementara Real Madrid berusaha menyelesaikan negosiasi dengan pemainnya.

Arsenal tentu masih memiliki peluang. Akan tetapi, posisi klub London Utara itu tidak lagi sekuat sebelumnya.

Jika Vinicius menerima proposal terbaru Real Madrid, maka rencana Arsenal untuk memboyongnya ke Premier League hampir pasti berakhir.

Vinicius Tetap Jadi Pemain Penting Real Madrid

Bagi Real Madrid, mempertahankan Vinicius Junior bukan sekadar persoalan kontrak. Sang pemain telah berkembang menjadi salah satu figur utama dalam lini serang klub.

Vinicius memiliki kecepatan, kemampuan melewati lawan, serta kualitas dalam menciptakan peluang. Karakter tersebut membuatnya sangat sulit digantikan.

Menurut data yang dikutip Reuters, Vinicius telah mencatat 128 gol dan 100 assist untuk Real Madrid. Angka tersebut menggambarkan betapa besar kontribusinya sejak bergabung dengan klub Spanyol itu.

Real Madrid Ingin Mengakhiri Drama Kontrak

Sebelumnya, pembicaraan kontrak Vinicius sempat menghadapi hambatan. Salah satu laporan menyebut sang pemain menolak proposal dengan nilai sekitar 22 juta euro per tahun. Negosiasi kemudian berlanjut karena terdapat perbedaan mengenai sejumlah detail kontrak.

Kini Real Madrid memilih meningkatkan tawaran. Strategi tersebut menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengambil risiko kehilangan Vinicius ketika kontraknya memasuki periode akhir.

Arsenal Harus Menyiapkan Alternatif

Jika Vinicius Junior benar-benar memperpanjang kontrak di Real Madrid, Arsenal perlu mengalihkan perhatian ke target lain.

The Gunners dikabarkan juga mempertimbangkan beberapa nama alternatif untuk memperkuat lini serang. Situasi tersebut menjadi penting karena Arsenal membutuhkan pemain dengan kualitas tinggi untuk menjaga persaingan di level teratas.

Namun, mendapatkan pemain dengan karakter seperti Vinicius tentu tidak mudah. Winger Brasil tersebut memiliki kombinasi kecepatan, kreativitas, pengalaman, dan kemampuan mencetak gol yang sangat berharga.

Masa Depan Vinicius Junior Segera Terjawab

Untuk saat ini, Vinicius Junior Real Madrid masih menjadi cerita utama dalam bursa transfer. Real Madrid sudah meningkatkan tawaran dan terus berusaha meyakinkan sang pemain agar bertahan.

Sementara itu, Arsenal harus menunggu perkembangan negosiasi. Peluang mendatangkan Vinicius belum sepenuhnya tertutup, tetapi harapan The Gunners mulai memudar setelah Real Madrid mengambil langkah baru.

Dengan negosiasi yang semakin positif, Vinicius Junior berpeluang besar bertahan di Real Madrid melalui kontrak baru. Kondisi ini membuat Arsenal harus mulai mencari alternatif lain untuk memperkuat lini serang mereka pada bursa transfer mendatang.

Bruno Guimaraes ke Arsenal: Kesepakatan Makin Dekat

BolaIndonesia – Bruno Guimaraes ke Arsenal semakin dekat menjadi kenyataan. Arsenal dan Newcastle United terus melakukan negosiasi untuk merampungkan transfer gelandang asal Brasil tersebut. Negosiasi kedua klub dilaporkan terus mengalami perkembangan positif dan kini memasuki tahap penting.

Kabar terbaru menyebutkan Arsenal dan Newcastle semakin mendekati kesepakatan total untuk transfer Bruno Guimaraes. Situasi tersebut membuat kepindahan gelandang asal Brasil ke London Utara mulai terlihat semakin nyata.

Laporan terbaru dari sejumlah media menyebutkan bahwa seluruh pihak memiliki keinginan untuk menyelesaikan transfer tersebut. Bruno Guimaraes juga disebut tengah menunggu izin untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum proses kepindahannya dapat dirampungkan.

Arsenal Terus Dekati Kesepakatan dengan Newcastle

Perjalanan Arsenal mendapatkan Bruno Guimaraes tidak berlangsung mudah. The Gunners sebelumnya telah mengajukan tawaran awal, tetapi proposal tersebut ditolak Newcastle.

Namun, Arsenal tidak berhenti mengejar pemain berusia 28 tahun tersebut. Klub London Utara kemudian meningkatkan pendekatannya sehingga pembicaraan dengan Newcastle berkembang lebih serius.

Situasi terbaru bahkan menunjukkan adanya optimisme bahwa transfer Bruno Guimaraes ke Arsenal dapat segera dituntaskan. Kedua klub dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan akhir setelah proses negosiasi berlangsung intensif.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Newcastle sempat memasang valuasi tinggi untuk kapten mereka. Akan tetapi, perkembangan negosiasi membuat kedua klub kini semakin dekat untuk menemukan angka yang dapat disepakati.

Bruno Guimaraes Disebut Ingin Bergabung Arsenal

Selain negosiasi antarklub, keinginan Bruno Guimaraes juga menjadi salah satu faktor penting dalam saga transfer ini.

Gelandang timnas Brasil tersebut sebelumnya dilaporkan telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Newcastle dan bergabung dengan Arsenal. Ia disebut tidak ingin membuat masalah dengan klubnya, tetapi berharap masa depannya segera mendapatkan kepastian.

Kondisi tersebut membuat Arsenal berada dalam posisi yang cukup kuat. Jika kesepakatan finansial antara Arsenal dan Newcastle berhasil diselesaikan, proses transfer dapat bergerak menuju tahapan akhir.

Bruno Guimaraes sendiri bukan pemain sembarangan. Ia merupakan gelandang tengah yang memiliki kemampuan dalam mengontrol permainan, memenangkan duel, menjaga keseimbangan tim, serta membantu membangun serangan dari lini tengah.

Mikel Arteta Mendapat Tambahan Kekuatan di Lini Tengah

Kedatangan Bruno Guimaraes akan memberikan opsi tambahan bagi Mikel Arteta di lini tengah Arsenal.

Gelandang Brasil tersebut dapat memberikan agresivitas sekaligus kualitas teknis yang dibutuhkan Arsenal. Kemampuannya membaca permainan juga membuat Bruno cocok untuk tim yang mengandalkan penguasaan bola dan tekanan tinggi.

Arsenal tentu berharap kehadirannya dapat meningkatkan persaingan di lini tengah. Bruno bisa menjadi bagian penting dari rencana Arteta dalam menghadapi kompetisi domestik maupun Eropa.

Transfer ini juga menunjukkan ambisi besar Arsenal untuk terus memperkuat skuad. Setelah membangun tim dengan sejumlah pemain berkualitas, The Gunners kini berusaha menambah sosok berpengalaman yang mampu memberikan dampak langsung.

Tinggal Menunggu Tahap Akhir Transfer

Saat ini, saga Transfer Bruno Guimaraes semakin dekat menjadi kenyataan. tampaknya telah memasuki fase krusial. Kesepakatan antara Arsenal dan Newcastle semakin dekat, sementara sang pemain juga disebut menunggu izin untuk menjalani pemeriksaan medis.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Bruno Guimaraes berpotensi segera mengenakan seragam Arsenal dan memulai babak baru dalam kariernya di Premier League.

Meski demikian, transfer belum dapat disebut resmi sebelum seluruh dokumen ditandatangani dan proses administrasi selesai. Arsenal masih harus memastikan kesepakatan final dengan Newcastle sebelum mengumumkan kedatangan pemain asal Brasil tersebut.

Bagi Arsenal, keberhasilan merekrut Bruno Guimaraes akan menjadi salah satu langkah besar dalam persiapan menghadapi musim baru. Sementara bagi Newcastle, kepergian sang kapten tentu menjadi kehilangan besar.

Kini perhatian tertuju pada perkembangan negosiasi terakhir. Arsenal selangkah lagi mendapatkan Bruno Guimaraes, tetapi para pendukung The Gunners masih harus menunggu satu tahapan terakhir sebelum transfer tersebut benar-benar menjadi kenyataan.

Lazio dan Porto Buru Santiago Gimenez, AC Milan Bimbang

BolaIndonesia – Masa depan Santiago Gimenez di AC Milan kembali menjadi sorotan. Striker asal Meksiko tersebut kini dikaitkan dengan dua klub yang sama-sama tertarik membawanya pergi dari San Siro, yakni Lazio dan FC Porto.

Kedua klub dilaporkan telah melakukan pendekatan terkait kemungkinan merekrut Gimenez. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan karena AC Milan masih mempertimbangkan skema transfer yang ditawarkan. Persoalan utamanya adalah apakah Rossoneri bersedia melepas sang striker dengan status pinjaman.

Situasi tersebut membuat masa depan Gimenez semakin menarik untuk dinantikan. Apalagi, AC Milan memiliki kepentingan sendiri dalam menentukan langkah terbaik untuk pemain yang mereka datangkan dengan investasi cukup besar.

Lazio dan FC Porto Mulai Bergerak

Lazio menjadi salah satu klub yang cukup serius memantau situasi Santiago Gimenez. Klub asal ibu kota Italia tersebut kembali melakukan kontak terkait kemungkinan membawa penyerang Meksiko itu ke Olimpico.

Lazio disebut menginginkan kesepakatan awal berupa peminjaman. Dalam skema yang dibicarakan, terdapat kemungkinan opsi pembelian pada akhir masa peminjaman. Akan tetapi, Milan dikabarkan lebih menginginkan klausul kewajiban membeli agar kepergian Gimenez memberikan kepastian finansial bagi klub.

Perbedaan keinginan tersebut menjadi salah satu hambatan utama. Lazio membutuhkan penyerang baru, tetapi belum tentu siap melakukan investasi permanen sejak awal. Di sisi lain, Milan ingin menghindari situasi yang membuat mereka harus kembali menghadapi persoalan Gimenez pada musim berikutnya.

FC Porto kemudian ikut masuk dalam persaingan. Klub Portugal tersebut memiliki alasan tersendiri untuk mengejar Gimenez karena kebutuhan di lini depan mereka meningkat setelah muncul persoalan cedera yang melibatkan Samu Omorodion.

AC Milan Masih Bimbang soal Peminjaman

AC Milan sendiri belum memberikan lampu hijau untuk transfer tersebut. Rossoneri harus mempertimbangkan dengan matang apakah peminjaman merupakan solusi terbaik bagi Gimenez dan klub.

Milan mendatangkan Gimenez dari Feyenoord pada Januari 2025 dengan nilai sekitar €30,2 juta ditambah bonus. Karena itu, melepasnya secara permanen maupun melalui peminjaman harus diperhitungkan dari sisi olahraga dan keuangan.

Laporan terbaru menyebut Milan membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain untuk membantu membiayai aktivitas transfer mereka. Situasi ini membuat opsi pinjaman tanpa kewajiban membeli menjadi kurang ideal bagi Rossoneri.

Milan tentu tidak ingin kehilangan pemain yang mereka beli dengan harga tinggi tanpa mendapatkan kepastian bahwa sang striker pada akhirnya akan menghasilkan pemasukan signifikan.

Gimenez Belum Maksimal di San Siro

Salah satu alasan munculnya rumor transfer adalah performa Gimenez yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Milan.

Striker berusia 25 tahun tersebut memang sempat menunjukkan kualitasnya, tetapi konsistensinya belum seperti yang diharapkan. Cedera pergelangan kaki yang dialaminya pada musim lalu bahkan membuat perjalanan Gimenez semakin sulit.

Laporan yang tersedia mencatat Gimenez telah membukukan tujuh gol dan enam assist dalam 37 penampilan kompetitif bersama Milan. Namun, cedera serius yang membutuhkan operasi pada Desember membuatnya harus menepi cukup lama.

Kondisi tersebut tentu memengaruhi persaingan Gimenez untuk mendapatkan tempat utama. Sang pemain membutuhkan menit bermain reguler agar bisa kembali menemukan ritme, kepercayaan diri, dan ketajaman di depan gawang.

Lazio Bisa Menjadi Jalan Keluar

Jika Milan akhirnya menerima tawaran peminjaman, Lazio bisa menjadi salah satu tujuan yang menarik bagi Gimenez.

Keuntungan terbesar adalah Gimenez tidak perlu beradaptasi dengan kompetisi baru. Ia tetap bermain di Serie A, tetapi memperoleh kesempatan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Lazio.

Lazio sendiri membutuhkan tambahan kekuatan di lini serang. Kehadiran Gimenez dapat memberikan opsi berbeda di lini depan karena sang striker memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan dikenal memiliki naluri mencetak gol.

Namun, masalahnya kembali kepada struktur transfer. Lazio dikabarkan lebih nyaman dengan skema pinjaman plus opsi membeli, sedangkan Milan menginginkan kepastian lebih besar melalui kewajiban membeli.

FC Porto Punya Keunggulan dari Masa Lalu

FC Porto juga menawarkan daya tarik berbeda bagi Gimenez. Sebelum bersinar bersama Feyenoord dan kemudian pindah ke Milan, sang striker pernah memperkuat klub Portugal tersebut.

Karena itu, kemungkinan kembali ke Porto bukan sekadar transfer biasa. Gimenez sudah mengenal lingkungan klub dan sepak bola Portugal sehingga proses adaptasi secara teori bisa lebih mudah.

Porto juga memiliki kebutuhan mendesak di lini depan. Kondisi tersebut membuat Gimenez berpotensi langsung mendapatkan peran penting jika kesepakatan berhasil diwujudkan. Laporan terbaru bahkan menyebut pendekatan Porto kepada Milan mulai mendapatkan perhatian serius.

Bola Ada di Tangan AC Milan

Untuk sekarang, keputusan utama berada di tangan AC Milan. Lazio dan FC Porto sama-sama menunjukkan ketertarikan, tetapi transfer belum dapat dianggap selesai.

Rossoneri harus memilih antara mempertahankan Gimenez dan memberinya kesempatan kembali membuktikan kemampuan, atau melepasnya melalui skema yang dianggap paling menguntungkan klub.

Sementara itu, Gimenez juga membutuhkan kepastian mengenai masa depannya. Setelah periode yang tidak mudah di Milan, sang striker membutuhkan klub yang mampu memberinya kesempatan bermain secara konsisten.

Dengan bursa transfer musim panas 2026 yang masih berjalan, persaingan Lazio dan FC Porto untuk mendapatkan Santiago Gimenez diperkirakan akan terus berkembang.

Satu hal yang jelas, masa depan Gimenez belum menemui titik akhir. Lazio sudah bergerak, FC Porto ikut memburu, sementara AC Milan masih harus menentukan apakah peminjaman menjadi solusi atau justru menjual sang striker secara permanen merupakan pilihan yang lebih tepat.

Barcelona Punya 3 Skema jika Gagal Datangkan Striker Baru

BolaIndonesia – Barcelona masih berusaha mencari striker baru untuk memperkuat lini depan menghadapi musim 2026/2027. Namun, jika rencana mendatangkan penyerang anyar kembali menemui jalan buntu, Blaugrana ternyata masih memiliki sejumlah opsi untuk menjaga ketajaman serangan.

Barcelona memang menjadikan posisi penyerang tengah sebagai salah satu prioritas utama pada bursa transfer musim panas ini. Kepergian Robert Lewandowski membuat kebutuhan terhadap sosok nomor 9 semakin terasa.

Pelatih Hansi Flick disebut menginginkan striker yang bukan hanya tajam di depan gawang, tetapi juga mampu terlibat dalam kombinasi permainan. Profil tersebut membuat perburuan penyerang baru Barcelona tidak mudah.

Nama Julián Álvarez sempat menjadi target utama. Namun, Atletico Madrid masih sulit diajak bernegosiasi sehingga Barcelona harus menyiapkan skenario lain jika transfer tersebut gagal.

Opsi Pertama: Ferran Torres Jadi Nomor 9

Pilihan paling masuk akal adalah kembali mengandalkan Ferran Torres sebagai penyerang tengah.

Ferran sudah beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain sebagai nomor 9. Ia memang tidak mempunyai karakteristik yang sama dengan Lewandowski, tetapi mobilitasnya dapat memberikan dimensi berbeda bagi serangan Barcelona.

Dalam sistem Flick, Ferran bisa bergerak ke sisi kanan maupun kiri untuk membuka ruang. Pergerakan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan pemain seperti Lamine Yamal dan Raphinha untuk menusuk ke kotak penalti.

Barcelona tidak harus selalu memiliki striker yang berdiri di antara dua bek tengah lawan. Dengan Ferran, serangan bisa menjadi lebih cair dan mengandalkan pertukaran posisi.

Opsi ini juga memiliki keuntungan dari sisi finansial. Barcelona tidak perlu mengeluarkan biaya transfer besar hanya untuk mengisi posisi yang kosong.

Opsi Kedua: Gunakan False Nine

Barcelona juga bisa menghidupkan kembali skema false nine.

Flick pernah mempertimbangkan Dani Olmo sebagai false nine ketika menghadapi lawan yang memberikan tekanan tinggi. Peran tersebut membuat pemain yang berada di posisi depan turun ke area tengah untuk menarik bek lawan keluar dari posisinya.

Jika skema tersebut diterapkan, pemain seperti Olmo dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.

Ketika bek tengah lawan mengikuti pergerakan Olmo, ruang di belakangnya dapat dimanfaatkan oleh pemain sayap. Raphinha bisa melakukan penetrasi dari kiri, sedangkan Yamal tetap memberikan ancaman dari kanan.

Skema ini membuat Barcelona tidak bergantung pada seorang target man. Sebaliknya, kreativitas dan pergerakan tanpa bola menjadi senjata utama.

Namun, ada konsekuensi yang harus diperhatikan. Barcelona tetap membutuhkan pemain yang agresif masuk ke kotak penalti agar penguasaan bola tidak berakhir tanpa peluang berbahaya.

Opsi Ketiga: Maksimalkan Trio Sayap

Alternatif berikutnya adalah membuat lini depan lebih fleksibel dengan mengandalkan pemain-pemain sayap.

Barcelona saat ini mempunyai banyak pemain dengan kecepatan dan kemampuan membawa bola. Kehadiran Anthony Gordon dan Karim Adeyemi semakin memperkaya pilihan serangan, sementara Raphinha dan Lamine Yamal tetap menjadi bagian penting dalam rencana Flick.

Dalam skenario ini, Barcelona bisa memainkan penyerang tengah yang lebih fleksibel sambil memberikan kebebasan kepada pemain sayap untuk melakukan rotasi.

Yamal sendiri kemungkinan besar tetap dipertahankan di posisi sayap kanan. Flick tidak berencana menjadikannya false nine secara permanen karena staf kepelatihan Barcelona menilai kemampuan dribel, kecepatan, dan kreativitas Yamal lebih maksimal ketika beroperasi dari sisi kanan.

Karena itu, Barcelona dapat membangun serangan dengan pola berbeda. Yamal menjaga lebar permainan di kanan, sementara pemain dari sisi kiri masuk ke kotak penalti dan gelandang menyerbu ruang dari lini kedua.

Barcelona Tidak Harus Panik

Kegagalan mendapatkan striker anyar tentu bukan situasi ideal bagi Barcelona. Klub tetap membutuhkan pencetak gol utama untuk menggantikan kontribusi Lewandowski.

Namun, kondisi tersebut tidak otomatis membuat lini depan Barcelona kehilangan solusi.

Ferran Torres dapat menjadi pilihan sebagai nomor 9. Dani Olmo bisa digunakan dalam skema false nine pada pertandingan tertentu. Sementara itu, kecepatan serta kreativitas Yamal, Raphinha, Gordon, dan Adeyemi dapat dimaksimalkan melalui serangan yang lebih cair.

Menariknya, Barcelona juga tidak ingin mengorbankan posisi Yamal hanya demi mencari solusi instan. Rencana tim pelatih saat ini tetap menempatkan pemain muda tersebut di sektor kanan agar kualitas terbaiknya bisa keluar.

Tiga Skema, Satu Tujuan

Pada akhirnya, Barcelona masih memiliki tiga jalan jika gagal mendapatkan striker anyar.

Pertama, menjadikan Ferran Torres sebagai nomor 9. Kedua, memainkan false nine dengan pemain seperti Dani Olmo. Ketiga, mengoptimalkan kecepatan para winger melalui sistem serangan yang lebih dinamis.

Meski demikian, mendatangkan striker baru tetap menjadi solusi paling ideal. Barcelona masih membutuhkan sosok yang mampu menjadi titik akhir serangan sekaligus membantu permainan kombinasi.

Jika transfer penyerang anyar benar-benar gagal, pekerjaan Flick akan menjadi lebih menarik. Ia harus membuktikan bahwa Barcelona tetap bisa produktif dengan mengandalkan fleksibilitas taktik dan kualitas pemain yang sudah tersedia.

Satu hal yang jelas, Barcelona tidak kekurangan kreativitas. Tantangannya adalah bagaimana mengubah kreativitas tersebut menjadi gol secara konsisten sepanjang musim 2026/2027.

BOLADONESIA – Xabi Alonso, manajer Chelsea, menyambut baik kepastian Mykhailo Mudryk bisa kembali bermain setelah menjalani skor akibat kasus doping sejak akhir 2024. Namun, pria asal Spanyol itu skeptis sang winger bisa benar-benar dapat segera tampil di lapangan lagi.

Setelah melalui perjuangan keras dan panjang, Mudryk akhirnya bernapas lega. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) akhirnya mencabut skors untuk pemain asal Ukraina tersebut. Putusan itu diambil setelah sang pemain mengakui kesalahannya dan menerima hukuman yang telah dijalaninya. Namun, menurut Alonso, itu bukan berarti winger berumur 25 tahun itu bisa langsung beraksi di lapangan.

“Terlalu awal untuk mengatakan bagaimana kondisi kebugarannya, waktu bermain yang dibutuhkan untuk kembali terlibat,” kata Xabi Alonso seperti dikutip IDNEWS.TOP dari BBC. “Namun, kami senang untuk dia karena kita mungkin tak akan dapat memahami apa yang telah dilaluinya pada masa itu dan bagaimana perasaannya menghadapi semua itu.”

Dia menambahkan, “Kami kira dia akan butuh waktu. Dia berlatih sendiri setiap hari dan saya pikir itu benar-benar keras karena dia sangat ingin bermain sepak bola, ingin jadi bagian dari tim, dan dia tak diizinkan melakukan itu dalam waktu lama. kami akan lihat apakah dia lebih cepat atau lebih lambat. Kami ingin dia jadi bagian tim. Begitu dia bergabung, kami akan memantau perkembangannya.”

Masalah Xabi Alonso

Berakhirnya skors yang dijalani Mykhailo Mudryk juga sebetulnya jadi kejutan tersendiri bagi Xabi Alonso. Saat tiba sebagai manajer baru Chelsea, dia tak memasukkan eks pemain Shakhtar Donetsk dalam rencananya. Bukan apa-apa, berdasarkan vonis awal, Mudryk harus menjalani skors hingga 2028.

Alhasil, Mudryk jadi masalah tersendiri bagi Alonso karena stok pemain sayap yang bertambah banyak. Di sektor sayap, dia sudah punya Pedro Neto, Estevao Willian, Jamie Gittens, dan Geovany Quenda. Sudah begitu, Cole Palmer beserta dua rekrutan anyar, Morgan Rogers dan Danny Welbeck, juga bisa bermain di posisi itu.

Alonso tak menampik hal tersebut. Bagaimanapun, dia harus mempertimbangkan pemain sayap Ukraina itu untuk jadi opsi dalam taktiknya karena jelas-jelas berada di skuad asuhannya. “Ya, jujur saja, kami tak menduga kabar besar ini akan datang pada saat ini,” ujar eks pelatih Real Madrid dan Bayer Leverkusen itu.

Alonso tak dapat mengabaikan Mudryk begitu saja karena memang punya kualitas tersendiri. Apalagi jika mampu kembali pada performa saat masih membela Shakhtar. Dia mengakui sang pemain punya kecepatan dan kuat dalam duel satu lawan satu. Selain itu, Mudryk pun bisa jadi pemutus kebuntuan. Namun, kata dia, tetap saja Mudryk butuh waktu lagi untuk mengembalikan performanya tersebut.

Resmi: Eddie Howe Mundur dari Newcastle United, Era Baru The Magpies Dimulai

BolaIndonesia – Newcastle United secara resmi mengumumkan bahwa Eddie Howe tidak lagi menjabat sebagai manajer tim utama. Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan pelatih asal Inggris itu setelah beberapa musim penuh warna bersama The Magpies.

Kabar ini langsung menjadi perhatian besar para pendukung Newcastle maupun pencinta Liga Inggris. Howe merupakan sosok yang membawa perubahan signifikan sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Di bawah arahannya, Newcastle berhasil bangkit dari papan bawah, kembali bersaing di zona atas klasemen, hingga mampu tampil di kompetisi Eropa.

Meski demikian, setiap perjalanan memiliki akhir. Setelah melalui berbagai pertimbangan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk mengakhiri kerja sama yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Tinggalkan Warisan Besar untuk The Magpies

Eddie Howe datang ke St James’ Park dalam situasi yang tidak mudah. Saat itu Newcastle tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi dan membutuhkan sosok yang mampu membangun kembali kepercayaan diri tim.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut berhasil menjawab tantangan itu. Ia tidak hanya menyelamatkan Newcastle dari degradasi, tetapi juga membentuk skuad yang kompetitif dengan gaya bermain menyerang, intensitas tinggi, dan disiplin taktik yang kuat.

Sejumlah pemain mengalami perkembangan pesat di bawah arahannya. Newcastle juga mampu bersaing melawan klub-klub besar Inggris dan kembali menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Premier League.

Pencapaian Howe menjadikan dirinya sebagai salah satu manajer paling berpengaruh dalam era modern Newcastle.

Pernyataan Resmi Newcastle United

Dalam pernyataan resminya, Newcastle United menyampaikan apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi Eddie Howe selama menangani klub.

Manajemen menilai Howe telah memberikan fondasi yang kokoh untuk masa depan tim. Selain meningkatkan prestasi di lapangan, ia juga berperan penting dalam membangun budaya kerja yang positif di ruang ganti.

Klub turut mengucapkan terima kasih atas komitmen Howe yang selalu memberikan kemampuan terbaiknya dalam setiap pertandingan maupun sesi latihan.

Hubungan baik antara kedua belah pihak disebut akan tetap terjaga meski kerja sama resmi telah berakhir.

Eddie Howe Sampaikan Pesan Perpisahan

Dalam pesan perpisahannya, Eddie Howe mengaku bangga pernah menjadi bagian dari Newcastle United.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf pelatih, jajaran manajemen, serta para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa selama dirinya menangani tim.

Howe menyebut atmosfer St James’ Park akan selalu menjadi salah satu kenangan terbaik sepanjang karier kepelatihannya. Menurutnya, dukungan fan Newcastle merupakan kekuatan besar yang membantu tim melewati berbagai momen sulit.

Ia juga berharap Newcastle mampu terus berkembang dan meraih lebih banyak kesuksesan pada musim-musim mendatang.

Newcastle Mulai Berburu Pengganti

Seiring kepergian Eddie Howe, perhatian kini tertuju kepada sosok yang akan menjadi manajer baru Newcastle United.

Manajemen diperkirakan akan bergerak cepat untuk menunjuk pelatih pengganti mengingat persiapan musim baru sudah berlangsung. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi panas di St James’ Park, meski hingga saat ini klub belum memberikan petunjuk mengenai kandidat utama.

Keputusan memilih pelatih baru akan menjadi langkah penting karena Newcastle memiliki target besar untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris serta tampil kompetitif di berbagai ajang domestik maupun Eropa.

Para pendukung berharap penerus Howe mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan membawa klub menuju era yang lebih sukses.

Babak Baru Newcastle United

Kepergian Eddie Howe menandai berakhirnya satu babak penting dalam perjalanan Newcastle United. Meski harus berpisah, kontribusi sang pelatih akan tetap dikenang sebagai bagian dari kebangkitan klub dalam beberapa tahun terakhir.

Kini Newcastle memasuki fase baru dengan tantangan yang tidak kalah besar. Seluruh mata akan tertuju pada langkah manajemen dalam menentukan nahkoda baru sekaligus menjaga ambisi klub untuk terus berkembang.

Bagi Eddie Howe sendiri, kepergian dari Newcastle bukanlah akhir dari karier kepelatihannya. Dengan rekam jejak yang dimilikinya, pelatih asal Inggris itu diyakini masih akan menjadi salah satu nama yang diminati banyak klub pada masa mendatang.

Joe Gomez Absen pada Awal Musim Premier League, Liverpool Dipaksa Cari Solusi di Lini Belakang

BolaIndonesia – Liverpool menerima kabar buruk hanya beberapa pekan sebelum bergulirnya Premier League 2026/2027. Bek serbabisa Joe Gomez dipastikan tidak akan tampil pada laga-laga awal musim setelah mengalami cedera otot saat menjalani tur pramusim di Amerika Serikat. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh pelatih Andoni Iraola yang menyebut sang pemain membutuhkan waktu beberapa pekan untuk menjalani pemulihan.

Cedera Gomez datang pada momen yang sangat tidak ideal. Bek berusia 29 tahun itu baru bermain kurang dari 10 menit saat Liverpool menghadapi Sunderland dalam laga uji coba di Nashville sebelum terpaksa ditarik keluar karena mengalami masalah pada ototnya. Meskipun cedera tersebut tidak tergolong serius, tim medis memastikan Gomez belum akan siap ketika kompetisi Premier League resmi dimulai.

Situasi ini membuat Liverpool kembali menghadapi persoalan yang sudah beberapa kali menghantui mereka dalam beberapa musim terakhir, yakni krisis di sektor pertahanan tengah.

Cedera Gomez Jadi Pukulan Besar untuk Iraola

Absennya Joe Gomez jelas menjadi pukulan bagi Andoni Iraola yang baru memulai eranya bersama Liverpool. Gomez dikenal sebagai salah satu pemain paling fleksibel di skuad The Reds karena mampu bermain sebagai bek tengah, bek kanan, maupun bek kiri ketika dibutuhkan.

Pengalaman panjangnya di Anfield membuat Gomez sering menjadi pilihan utama saat Liverpool diterpa badai cedera. Namun kali ini, ia justru menjadi korban terbaru yang harus menepi sebelum musim benar-benar dimulai.

Iraola mengungkapkan bahwa kondisi Gomez memang tidak terlalu parah, tetapi klub tidak ingin mengambil risiko mempercepat proses pemulihannya. Prioritas utama Liverpool adalah memastikan sang pemain benar-benar pulih agar tidak mengalami cedera kambuhan di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Liverpool Menghadapi Krisis Bek Tengah

Cedera Gomez memperparah kondisi lini belakang Liverpool yang sudah kehilangan sejumlah opsi di posisi bek tengah. Situasi tersebut memaksa Iraola mengandalkan pemain muda dalam beberapa pertandingan pramusim.

Dalam laga melawan Sunderland, Liverpool bahkan harus memberikan kesempatan kepada bek-bek akademi setelah stok pemain senior di posisi tersebut semakin menipis. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa The Reds belum memiliki kedalaman skuad yang ideal untuk menghadapi persaingan Premier League maupun kompetisi Eropa musim ini.

Bila tidak segera mendapatkan tambahan pemain, Liverpool berpotensi menjalani awal musim dengan komposisi pertahanan yang jauh dari ideal. Padahal jadwal pembuka Premier League selalu menjadi momen penting untuk membangun kepercayaan diri dan menjaga posisi di papan atas klasemen.

Bursa Transfer Bisa Berubah Total

Cedera Joe Gomez diyakini dapat mengubah strategi Liverpool di bursa transfer musim panas. Sebelumnya The Reds memang dikabarkan masih memantau beberapa nama untuk memperkuat sektor pertahanan, namun kondisi skuad saat ini bisa membuat manajemen mempercepat proses perekrutan bek tengah baru.

Manajemen tentu tidak ingin mengulang pengalaman ketika badai cedera membuat performa tim menurun drastis pada musim-musim sebelumnya. Kehadiran bek baru akan memberikan jaminan kedalaman skuad sekaligus mengurangi beban pemain yang tersedia.

Selain itu, Liverpool juga harus mengantisipasi jadwal padat sejak awal musim. Kompetisi domestik, turnamen piala, hingga agenda Eropa akan membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan mutlak.

Tanggung Jawab Bek Lain Semakin Besar

Dengan absennya Gomez, beban kini berpindah kepada bek-bek yang tersisa. Mereka dituntut menjaga konsistensi sekaligus menghindari cedera agar Liverpool tidak semakin kesulitan.

Iraola kemungkinan akan melakukan sejumlah eksperimen dalam beberapa laga pramusim tersisa untuk menemukan kombinasi terbaik di jantung pertahanan. Keputusan tersebut menjadi penting karena kestabilan lini belakang sering kali menjadi fondasi utama bagi tim yang ingin bersaing dalam perebutan gelar Premier League.

Para pemain muda juga memiliki peluang emas membuktikan kualitas mereka. Jika mampu tampil meyakinkan, bukan tidak mungkin mereka akan mendapat menit bermain lebih banyak selama Gomez menjalani masa pemulihan.

Liverpool Harus Bergerak Cepat

Absennya Joe Gomez memang belum tentu menjadi bencana besar apabila Liverpool mampu mengatasinya dengan cepat. Namun, jika krisis bek tengah terus berlanjut tanpa solusi, The Reds bisa menghadapi awal musim yang penuh tantangan.

Andoni Iraola masih memiliki waktu sebelum kompetisi dimulai untuk mencari formula terbaik, baik melalui rotasi pemain maupun aktivitas di bursa transfer. Yang jelas, cedera Gomez menjadi pengingat bahwa kedalaman skuad merupakan faktor penting dalam perjalanan panjang Premier League.

Liverpool kini berharap proses pemulihan Joe Gomez berjalan sesuai rencana sehingga bek andalan mereka dapat kembali memperkuat tim secepat mungkin. Hingga saat itu tiba, The Reds harus menemukan cara agar lini pertahanan tetap solid dan mampu mengawali musim 2026/2027 dengan hasil positif.

Inter Milan Akui Tak Mampu Saingi Belanja Fantastis Klub Premier League

BolaIndonesia – Inter Milan menegaskan mereka tidak akan mengikuti pola belanja besar-besaran seperti yang dilakukan sejumlah klub Premier League. Meski tetap memiliki ambisi bersaing di level tertinggi, manajemen Nerazzurri memilih mempertahankan stabilitas keuangan dibanding menghamburkan dana demi mendatangkan pemain bintang.

Perbedaan kekuatan finansial antara Serie A dan Premier League memang semakin terlihat dalam beberapa musim terakhir. Klub-klub Inggris mendapatkan pemasukan besar dari hak siar televisi, sponsor, hingga pendapatan komersial yang membuat mereka mampu menggelontorkan ratusan juta euro setiap bursa transfer.

Di sisi lain, Inter Milan harus lebih berhati-hati dalam menyusun strategi transfer. Mereka lebih mengutamakan perekrutan pemain yang sesuai kebutuhan tim, memiliki nilai investasi jangka panjang, dan tetap sejalan dengan kondisi finansial klub.

Premier League Punya Kekuatan Finansial Berbeda

Premier League saat ini menjadi kompetisi dengan pendapatan terbesar di dunia. Bahkan klub papan tengah Inggris mampu mengeluarkan biaya transfer yang sering kali lebih besar dibandingkan klub-klub elite Italia.

Situasi tersebut membuat persaingan di bursa transfer semakin sulit bagi Inter Milan. Ketika mengincar pemain yang sama, klub-klub Inggris sering datang dengan tawaran gaji lebih tinggi dan biaya transfer yang sulit ditandingi.

Karena itulah, Inter memilih pendekatan yang lebih realistis. Mereka tidak ingin memaksakan pembelian pemain dengan harga di luar kemampuan klub hanya demi memenangkan persaingan transfer.

Fokus pada Transfer yang Tepat Sasaran

Alih-alih membeli banyak pemain mahal, Inter Milan lebih memilih mencari sosok yang benar-benar dibutuhkan oleh pelatih. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif untuk menjaga keseimbangan skuad sekaligus kondisi keuangan klub.

Strategi seperti ini sebenarnya sudah terbukti berhasil dalam beberapa musim terakhir. Inter mampu tetap bersaing di papan atas Serie A, tampil kompetitif di Liga Champions, dan meraih sejumlah gelar domestik meski tidak selalu menjadi klub dengan pengeluaran terbesar.

Manajemen klub percaya kualitas perekrutan jauh lebih penting dibanding jumlah uang yang dikeluarkan.

Stabilitas Keuangan Jadi Prioritas

Setelah beberapa tahun menghadapi tantangan finansial, Inter Milan kini berusaha membangun fondasi ekonomi yang lebih sehat. Klub tidak ingin kembali berada dalam kondisi yang memaksa mereka menjual pemain penting hanya untuk menyeimbangkan neraca keuangan.

Karena itu, setiap keputusan transfer kini melalui pertimbangan matang. Faktor usia pemain, nilai jual kembali, kebutuhan tim, hingga beban gaji menjadi bagian penting sebelum kesepakatan dilakukan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan aturan keberlanjutan finansial yang semakin diperhatikan oleh klub-klub Eropa.

Inter Tetap Bidik Gelar

Meski tidak mampu berbelanja secara agresif seperti klub-klub Premier League, Inter Milan menegaskan target mereka tidak berubah. Nerazzurri tetap ingin bersaing memperebutkan gelar Serie A, Coppa Italia, hingga Liga Champions.

Kepercayaan terhadap kualitas pelatih, kekompakan skuad, dan perekrutan pemain yang tepat menjadi modal utama menghadapi musim baru. Inter yakin kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran transfer.

Dalam era sepak bola modern yang dipenuhi persaingan finansial, Inter Milan memilih membangun tim secara bertahap. Filosofi tersebut diyakini akan membuat klub tetap kompetitif tanpa harus mengambil risiko ekonomi yang berlebihan.

Tantangan Serie A di Tengah Dominasi Inggris

Fenomena ini juga menjadi gambaran kondisi Serie A secara keseluruhan. Banyak klub Italia harus bekerja lebih cermat dibanding rival-rival mereka dari Inggris.

Meski demikian, sejarah membuktikan bahwa klub Italia masih mampu bersaing melalui organisasi permainan yang kuat, pengembangan pemain, dan strategi transfer yang efektif. Inter Milan ingin menjadi contoh bahwa kesuksesan tidak selalu harus dibangun dengan belanja besar.

Dengan pendekatan yang disiplin dan berorientasi jangka panjang, Nerazzurri berharap tetap menjadi penantang serius di semua kompetisi, sekaligus menjaga kesehatan finansial klub untuk masa depan.

Rodri Jalani Operasi Punggung di Tengah Rumor Transfer ke Real Madrid

BolaIndonesia – Gelandang andalan Manchester City, Rodri, menjalani operasi punggung di tengah derasnya rumor yang mengaitkan dirinya dengan Real Madrid. Kabar tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola Eropa karena muncul saat bursa transfer musim panas masih berlangsung dan Los Blancos disebut sedang mencari tambahan kekuatan di lini tengah.

Rodri selama beberapa musim terakhir dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Kemampuannya mengatur tempo permainan, memutus serangan lawan, hingga membangun serangan dari lini kedua membuatnya menjadi sosok yang sangat penting bagi Manchester City.

Namun, perhatian kini bukan hanya tertuju pada masa depannya, melainkan juga kondisi fisiknya. Operasi yang dijalani pemain asal Spanyol itu menjadi fokus utama klub dan tim medis demi memastikan ia bisa kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik.

Operasi Dilakukan Demi Mengatasi Masalah Jangka Panjang

Keputusan menjalani operasi diambil setelah Rodri mengalami gangguan pada bagian punggung yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Langkah tersebut dinilai sebagai solusi terbaik agar masalah yang dialaminya tidak terus mengganggu performanya dalam jangka panjang.

Meski operasi membuatnya harus menjalani masa pemulihan, banyak pihak menilai keputusan tersebut merupakan investasi penting bagi karier sang gelandang. Dengan usia yang masih berada di puncak performa, Rodri diharapkan dapat kembali bermain tanpa dibayangi cedera yang berulang.

Manchester City sendiri diperkirakan akan memberikan seluruh dukungan kepada pemain berusia 30 tahun itu selama proses rehabilitasi. Klub tidak ingin terburu-buru memaksanya kembali bermain sebelum benar-benar pulih.

Rumor Real Madrid Terus Menghangat

Di sisi lain, nama Rodri masih terus dikaitkan dengan Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut memang disebut-sebut sedang mencari sosok gelandang berpengalaman yang mampu menjadi pengatur permainan sekaligus pemimpin di lapangan.

Rodri dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan filosofi permainan Real Madrid. Selain memiliki kualitas bertahan yang sangat baik, ia juga mampu menjaga keseimbangan tim ketika menghadapi tekanan dari lawan.

Meski demikian, belum ada indikasi bahwa proses operasi yang dijalani Rodri berkaitan dengan masa depannya di bursa transfer. Fokus utama sang pemain saat ini diyakini adalah menyelesaikan proses pemulihan sebelum kembali memikirkan masa depannya.

Manchester City Tetap Memberikan Dukungan Penuh

Manchester City diyakini masih menganggap Rodri sebagai bagian penting dalam proyek jangka panjang klub. Kehilangannya selama beberapa pertandingan tentu akan menjadi tantangan bagi pelatih untuk menjaga keseimbangan permainan tim.

Dalam beberapa musim terakhir, pengaruh Rodri begitu besar terhadap performa The Citizens. Statistik menunjukkan Manchester City kerap tampil lebih dominan ketika sang gelandang berada di lapangan. Kemampuan membaca permainan dan mendistribusikan bola membuatnya sulit digantikan oleh pemain lain.

Karena itu, proses pemulihan Rodri menjadi salah satu perhatian utama klub. Tim medis akan memantau perkembangan kondisinya secara bertahap agar ia dapat kembali tampil pada level terbaik.

Masa Depan Rodri Masih Menjadi Tanda Tanya

Rumor kepindahan ke Real Madrid diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Apalagi, Rodri merupakan pemain asal Spanyol yang telah membuktikan kualitasnya di level klub maupun tim nasional.

Namun, sebelum membahas kemungkinan transfer, prioritas terbesar Rodri saat ini adalah memulihkan kondisi fisiknya. Operasi yang baru dijalani menjadi langkah awal untuk memastikan ia dapat kembali bermain secara maksimal tanpa gangguan cedera.

Jika proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana, Rodri berpeluang kembali memperkuat Manchester City dalam kondisi yang lebih prima. Sementara itu, isu mengenai Real Madrid kemungkinan baru akan menemukan titik terang setelah sang gelandang benar-benar pulih dan kembali merumput.

Yang jelas, kombinasi antara kabar operasi dan rumor transfer membuat nama Rodri menjadi salah satu topik paling hangat pada bursa transfer musim panas. Para penggemar kini tinggal menunggu apakah ia akan tetap menjadi jantung permainan Manchester City atau justru memulai babak baru bersama Real Madrid setelah pulih dari cedera.

BOLADONESIA – Baru 16 harus bertugas sebagai Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, memutuskan mundur setelah terjadi polemik dalam proses pemilihan pelatih timnas Italia. Langkah serupa juga diambil Leonardo Mascimento de Araujo yang bertindak sebagai penasihat khusus.

Hal yang membuat Maldini dan Leonardo mundur adalah penolakan terhadap kandidat yang mereka ajukan, Andrea Pirlo, oleh Presiden FIGC Giovanni Malago, setelah muncul tekanan politis yang besar. Pirlo dipermasalahkan karena berkolaborasi dengan perusahaan judi asal Rusia. Dia memag jadi brand ambassador Fonbet.

Kerja sama tersebut bukan hanya keliru dari sisi etik dan moral, melainkan juga secara hukum. Pasalnya, laman Fonbet dan mengiklankan judi termasuk hal ilegal di Italia. Hal ini membuat Malago tak punya pilihan selain menolak pencalonan Pirlo sebagai pelatih timnas Italia yang baru oleh Paolo Maldini dan Leonardo.

Meskipun demikian, itu bukan satu-satunya faktor yang memicu pengunduran diri Maldini dan Leonardo. Ada pertentangan antara mereka dengan Malago soal sosok berikut yang akan diajukan untuk menangani Gli Azzurri. Sebelumnya, mereka mendapat penolakan dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Nama Thaigo Motta sempat naik, tapi mereka tak sreg.

Dua Kandidat Pelatih Timnas Italia

Seiring pemngunduran diri Paolo Maldini dan Leonardo Nascimento de Araujo membuat proses pemilihan pelatih timnas Italia kian pelik dan kemungkinan menuai polemik baru. Situasi saat ini, dengan ketiadaan direktur teknik, pemilihan sosok baru pelatih Gli Azzurri ditengarai akan seperti sebelumnya, yakni ditunjuk langsung oleh Presiden FIGC.

Kini, kabar yang beredar menyebutkan, FIGC punya dua kandidat, yakni Roberto Mancini dan Antonio Conte. Keduanya bukan orang baru. Conte menangani Italia pada 2014 hingga 2016. Sementara itu, Mancini adalah sosok allenatore yang mengasuh Gli Azzurri pada periode 2018 hingga 2023.

Dari kedua sosok itu, sudah bukan rahasia, Malago cenderung memilih Mancini. Bahkan, rumor yang beredar menyebutkan, sudah ada kesepakatan di antara kedua pihak. Isinya, jika Malago jadi Presiden FIGC, Mancini akan didapuk sebagai pelatih baru Italia. Hal itu diperkuat oleh pengunduran diri Mancini dari Al Sadd.

Sementara itu, Conte dikabarkan mendapat dukungan kuat dari Lega Serie A. Perwakilan klub-klub cenderung memilih sosok yang pernah membawa Juventus, Inter Milan, dan Napoli merebut Scudetto tersebut. Seperti Mancini, Conte juga sedang menganggur setelah meninggalkan Napoli pada akhir musim lalu.