
BOLADONESIA – Datang sebagai pemain baru dari Newcastle United, Bruno Guimaraes akan memikul ekspektasi tinggi di Arsenal. Tak main-main, ekspektasi tinggi itu datang langsung dari sang manajer, Mikel Arteta. Gelandang Brasil tersebut diharapkan jadi mesin utama yang menghidupkan di lini tengah The Gunners.
Setelah sempat diwarnai tarik-ulur cukup alot dalam negosiasi transfer, Guimaraes akhirnya resmi didapatkan Arsenal. The Gunners harus menyerahkan uang 75 juta pounds kepada Newcastle untuk merampungkan transfer itu. Sang gelandang diikat kontrak berdurasi 4 musim hingga 30 Juni 2030. Arteta terang-terangan punya harapan besar.

“Dia menggambarkan dirinya sebagai petarung. Saya pikir, dia petarung dengan kualitas luar biasa juga dengan intusiasi, kepemimpinan, dan karisma yang akan membantu kami. Itu sesuatu yang akan benar-benar memicu sesuatu yang berbeda di dalam tim,” urai Mikel Arteta soal Bruno Guimaraes seperti dikutip IDNEW.TOP dari BBC.
Dia menambahkan, “Saya senang memiliki dia. Kita melihat dengan sangat jelas, terutama energi yang dibawanya ke tempat latihan. Rasa lapar, hasrat untuk datang ke sini dan menciptakan sejarah besar di klub. Itulah ambisi yang kami butuhkan. Kami ingin naik level dan sangat yakin kami butuh pemain dengan kepribadian, hasrat, dan karakter seperti itu untuk mendorong semua orang dari dalam.”
Kesempurnaan Bruno Guimaraes
Meskipun Arsenal sudah memiliki sejumlah gelandang berkualitas seperti Declan Rice, Martin Odegaard, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi, Mikel Areta menilai Bruno Guimaraes adalah sosok berbeda. Dalam pandangannya, pemain berumur 28 tahun itu punya atribut sempurna sebagai gelandang tengah.
“Di lapangan, dia memiliki versatilitas untuk bermain di dua posisi berbeda, tergantung apa yang kami inginkan atau situasi permainan lawan. Dia seorang pemain yang memiliki intuisi dan ketepatan waktu untuk memenangkan bola kembali dan mengalirkan permainan dengan sangat cepat,” ujar Arteta lagi.

Manajer yang musim lalu membawa The Gunners juara Premier League itu lantas mengungkapkan, “Dia adalah pemain yang sangat piawai mengirimkan umpan terobosan, bergerak di antara lini, maupun bergerak ke belakang. Lalu, dia juga punya ketajaman. Dia punya insting tajam dan ketepatan waktu untuk tiba di kotak penalti. Dia pun punya kapasitas untuk menyelesaikan aksi dengan baik.”
Guimaraes belum bermain saat Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund, Minggu (9/8/2026). Dia kemungkinan menjalani debut saat melawan Como 1907 pada Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Itu adalah uji tanding terakhir The Gunners sebelum menghadapi Manchester City pada ajang Community Shield, Minggu (16/8/2026).
