27 Oktober 2026

Leonardo Nascimento de Araujo

BOLADONESIA – Baru 16 harus bertugas sebagai Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, memutuskan mundur setelah terjadi polemik dalam proses pemilihan pelatih timnas Italia. Langkah serupa juga diambil Leonardo Mascimento de Araujo yang bertindak sebagai penasihat khusus.

Hal yang membuat Maldini dan Leonardo mundur adalah penolakan terhadap kandidat yang mereka ajukan, Andrea Pirlo, oleh Presiden FIGC Giovanni Malago, setelah muncul tekanan politis yang besar. Pirlo dipermasalahkan karena berkolaborasi dengan perusahaan judi asal Rusia. Dia memag jadi brand ambassador Fonbet.

Kerja sama tersebut bukan hanya keliru dari sisi etik dan moral, melainkan juga secara hukum. Pasalnya, laman Fonbet dan mengiklankan judi termasuk hal ilegal di Italia. Hal ini membuat Malago tak punya pilihan selain menolak pencalonan Pirlo sebagai pelatih timnas Italia yang baru oleh Paolo Maldini dan Leonardo.

Meskipun demikian, itu bukan satu-satunya faktor yang memicu pengunduran diri Maldini dan Leonardo. Ada pertentangan antara mereka dengan Malago soal sosok berikut yang akan diajukan untuk menangani Gli Azzurri. Sebelumnya, mereka mendapat penolakan dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Nama Thaigo Motta sempat naik, tapi mereka tak sreg.

Dua Kandidat Pelatih Timnas Italia

Seiring pemngunduran diri Paolo Maldini dan Leonardo Nascimento de Araujo membuat proses pemilihan pelatih timnas Italia kian pelik dan kemungkinan menuai polemik baru. Situasi saat ini, dengan ketiadaan direktur teknik, pemilihan sosok baru pelatih Gli Azzurri ditengarai akan seperti sebelumnya, yakni ditunjuk langsung oleh Presiden FIGC.

Kini, kabar yang beredar menyebutkan, FIGC punya dua kandidat, yakni Roberto Mancini dan Antonio Conte. Keduanya bukan orang baru. Conte menangani Italia pada 2014 hingga 2016. Sementara itu, Mancini adalah sosok allenatore yang mengasuh Gli Azzurri pada periode 2018 hingga 2023.

Dari kedua sosok itu, sudah bukan rahasia, Malago cenderung memilih Mancini. Bahkan, rumor yang beredar menyebutkan, sudah ada kesepakatan di antara kedua pihak. Isinya, jika Malago jadi Presiden FIGC, Mancini akan didapuk sebagai pelatih baru Italia. Hal itu diperkuat oleh pengunduran diri Mancini dari Al Sadd.

Sementara itu, Conte dikabarkan mendapat dukungan kuat dari Lega Serie A. Perwakilan klub-klub cenderung memilih sosok yang pernah membawa Juventus, Inter Milan, dan Napoli merebut Scudetto tersebut. Seperti Mancini, Conte juga sedang menganggur setelah meninggalkan Napoli pada akhir musim lalu.