
BOLADONESIA – Jesse Marsch sangat kecewa oleh kekalahan timnas Kanada dari timnas Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB. Meskipun skor 0-3, dia menyebut kekalahan itu tidak layak diterima tim asuhannya.
Dalam laga yang berlangsung di Houton, Amerika Serikat, Kanada kebobolan 3 gol pada babak kedua. Dua gol dibuat Azzedine Ounahi pada menit ke-50 dan 82, sedangkan satu gol lain dilesakkan Soufiane Rahimi pada menit ke-8 waktu tambahan. Hasil itu membuat Kanada gagal melangkah ke 8 besar.

Di mata Jesse Marsch, kekalahan itu sangat tidak adil. “Kami adalah tim yang tampil lebih baik. Kami secara total mengontrol yim peringkat ke-7 dunia. Kami lebih agresif drai mereka. Pada hari lain, kami mungkin membuka skor dan menang,” urai dia seperti dikutip IDNNEWS.TOP dari Sky.
Dia menambahkan, “Soal rencana, ide, kepercayaan diri, dan membawa tim hingga limit, kami jauh lebih baik pada babak pertama, bahkan hingga awal babak kedua. Satu permainan yang membuat skor 0-1. Sisanya, pertandingan adalah milik kami.”
Protes Jesse Marsch
Menurut Jesse Marsch, hasil akhir laga ditentukan oleh kualitas penyelesaian akhir. Pria asal Amerika Serikat itu mengakui Maroko punya pemain-pemain berkelas yang sudah terbiasa bermain di level atas. Mereka lebih baik dalam memanfaatkan peluang.
“Mereka hanya punya kualitas sedikit lebih baik dalam penyelesaian akhir, sementara kami kurang mampu melakukannya ketika hal itu dibutuhkan. Kami hanya tak beruntun sehingga gagal membuat gol, lalu datanglah detail yang menentukan,” ucap dia.

Di samping itu, Marsch juga melontarkan protes kepada FIFA soal timnas Kanada yang harus bermain di Amerika Serikat meskipun berstatus tuan rumah. Bagi dia, The Canucks seharusnya menjalani semua laga di kandang sendiri.
Dia mengungkapkan, “FIFA tidak adil. Kanada adalah satu dari tiga tuan rumah, tapi kami menjalani 2 dari 5 laga di AS. Mereka tidak memberi kami penjelasan mengenai itu. Kami punya fasilitas kelas atas. Jadi, memgapa kami memainkan pertandingan di luar kandang?”
