26 Oktober 2026

Inter Milan

BOLADONESIA – Kiper Inter Milan, Josep Martinez mengambil tanggung jawab dan meminta maaf kepada para fans atas kesalahannya dalam kekalahan Liga Champions melawan Real Madrid. Josep mengatakan dirinya akan belajar dari kesalahan ini.

Martinez mencoba melewati Federico Valverde yang melakukan pressing, tapi kapten Real Madrid itu berhasil merebut bola dan dengan mudah bola masuk ke gawang.

Hal itu berkontribusi pada kekalahan 1-2 secara keseluruhan, karena gol Carlos Augusto sudah terlambat untuk membatalkan gol Valverde dan Kylian Mbappe.

“Tidak ada perjalanan yang tanpa cela dan kesalahan, dalam sepak bola seperti halnya dalam kehidupan,” tulis Josep seperti dilansir Football5Star dari akun Instagram-nya.

“Pulih dari momen sulit seperti kemarin membantu membentuk kepribadian yang kuat yang Anda butuhkan untuk membela warna-warna ini.

“Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya pada gol kedua, kami tidak boleh kebobolan dua gol seperti itu saat menghadapi lawan seperti Real Madrid, yang tidak akan memaafkan kesalahan-kesalahan tersebut.

“Kami semua kecewa, karena saya pikir tim secara keseluruhan menampilkan performa yang hebat dan pantas membawa sesuatu yang positif kembali ke Milan.

Cristian Chivu Puji Josep Martinez

Martinez sejatinya tampil sangat luar biasa setelah melakukan blunder dengan melakukan beberapa penyelamatan spektakuler yang membuat skor tetap bertahan 0-2 sebelum Augusto memperkecil kedudukan.

Ini membuat pelatih Cristian Chivu memuji reaksi kiper jebolan La Masia itu.

“Pepo bereaksi seperti seorang kiper papan atas: dia tetap fokus dan melakukan beberapa penyelamatan penting,” ucap Chivu.

“Ketika berbicara tentang seorang kiper, yang selalu penting adalah bagaimana Anda bereaksi dan bagaimana Anda menemukan kebanggaan dalam diri Anda untuk menghindari kehilangan kepercayaan diri.”

“Kami belajar, kita tumbuh, kita mencoba untuk meningkatkan diri, dan kita menatap ke depan. Tapi selalu bersama dan bersatu. Forza Inter.”

BOLADONESIA – Inter Milan akhirnya berhasil menemukan pengganti Denzel Dumfries. Pemain itu adalah Djed Spence dari Tottenham.

Sejak Dumfries dijual ke Real Madrid pada awal bursa transfer, Inter kesulitan mencari penggantinya. Awalnya mereka mengincar Marco Palestra, tapi negosiasi dibajak oleh Chelsea.

Lalu I Nerazzurri merekrut Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise, tapi sang pemain gagal tes medis dari CONI. Seminggu sebelum Serie A dimulai, Inter akhirnya berhasil mendapatkan wingback kanan baru, Djed Spence.

Menurut beberapa laporan, Inter merekrut pemain timnas Inggris itu dengan biaya sebesar 35 juta euro sudah termasuk bonus dan dia mendapatkan kontrak sampai 2031 dengan gaji sebesar 2,5 juta euro.

Spence bukan pemain timnas Inggris pertama yang Inter rekrut musim panas ini. Sebelumnya mereka sudah merekrut John Stones dari Man City.

Djed Spence: Ini Langkah Besar Dalam Karier Saya

Setelah sempat berkali-kali dipinjamkan ke Tottenham, Spence akhirnya berhasil mendapatkan tempat utama pada dua musim terakhirnya, dan performanya bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2026 diyakini membuat Inter terpincut untuk merekrutnya.

“Ini adalah klub besar dan langkah besar bagi saya dan keluarga saya. Saya sangat senang berada di sini dan saya siap untuk memulai,” kata Spence seperti dilansir IDNEWS dari Football Italia.

“Saya benar-benar tertarik oleh sejarahnya. Anda hanya perlu melihat ke belakang, ke semua trofi itu. Ini benar-benar klub yang luar biasa.”

BOLADONESIA – Inter Milan resmi mengumumkan bahwa mereka berhasil merekrut John Stones secara free agent. Stones mengungkapkan alasannya memilih Inter.

I Nerazzurri mengonfirmasi bahwa mereka memberikan kontrak dua tahun untuk Stones. Sang pemain meninggalkan Manchester City setelah kontraknya habis musim panas ini. Stones meninggalkan Manchester sebagai pemenang setelah meraih enam gelar Premier League dan satu Liga Champions dalam 295 penampilan.

“Saya merasakan begitu banyak emosi. Saya sangat bahagia dan bangga, bersemangat untuk memulai babak baru dan perjalanan baru ini. Saya tidak bisa membayangkan tempat yang lebih baik untuk melakukannya,” kata Stones seperti dilansir IDNEWS.TOP dari laman resmi klub.

“Saya memiliki keinginan yang sangat besar untuk memenangkan lebih banyak gelar. Saya cukup beruntung telah memenangkan banyak trofi sepanjang karier saya, dan saya ingin memanfaatkan pengalaman itu di sini untuk membantu tim dan Klub.

“Pada saat yang sama, saya ingin terus belajar dan berkembang sebagai pemain sepak bola, bekerja sama dengan pelatih dan juga dengan (asisten pelatih Inter, Aleksandar) Kolarov, yang merupakan rekan setim saya di City.

“Saya sangat bersemangat; saya berharap dapat memberikan kontribusi kemampuan saya kepada tim, dan saya ingin mempelajari hal-hal baru, memahami cara bermain yang baru, dan merasakan liga yang baru.”

John Stones Senang Bisa Kembali Berduet dengan Manuel Akanji

Datangnya Stones ke Inter akan membuatnya kembali berduet dengan Manuel Akanji. Duetnya di lini belakang Man City merupakan salah satu hal yang krusial dalam The Cityzens meraih juara Liga Champions pada 2023 dengan mengalahkan Inter di final.

“Ya, kami memang berbicara, tetapi saya tidak memberikan informasi apa pun kepadanya tentang apa yang sedang terjadi,” ucap Stones.

“Saya ingin memastikan semuanya sudah final sebelum memberi tahu dia, tetapi saya yakin dia sudah merasakan sesuatu dan mungkin sudah melihat beritanya.

“Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengannya: dia adalah salah satu bek terbaik yang pernah bermain bersama saya, dan saya senang bisa bermain bersamanya lagi, serta dengan pemain lain yang pernah saya hadapi baik di level klub maupun tim nasional dan yang kualitasnya saya ketahui. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan semua orang.”