28 Oktober 2026

Hossam Hassan

BOLADONESIA – Setelah dipastikan tetap menangani timnas Mesir yang tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Hossam Hassan langsung mengutarakan sebuah permintaan besar. Permintaan itu mengenai kuota pemain asing di klub-klub divisi teratas Liga Mesir.

Hassan menilai kuota yang diberlakukan saat ini terlalu banyak sehingga berdampak negatif terhadap timnas Mesir. Dia mengaku kesulitan menemukan pemain pada posisi-posisi tertentu dari klub-klub Liga Mesir karena tak diisi oleh pemain lokal. Posisi-posisi itu dikuasai oleh para pemain asing.

“Regulasi mengizinkan pendaftaran 5 pemain asing di Liga Mesir, di samping 3 pemain muda, dan pemain Palestina dikategorikan pemain lokal. Itu memungkinkan adanya formasi di sebuah tim dengan memasang lebih dari 8 pemain asing,” urai Hossam Hassan seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Winwin.

Dia menambahkan, “Ini tidak sejalan dengan kepentingan timnas Mesir dan saya sudah merasakannya. Saya tak dapat menemukan striker mumpuni di Liga Mesir yang bermain reguler di kejuaraan kontinental karena Zamalek, Al Ahly, dan Pyramid memasang pemain asing. Itu memang hak mereka, tapi jadi beban tambahan bagi timnas.”

Usulan Hossam Hassan

Hossam Hassan menegaskan, krisis tersebut tak dialami pada beberapa dekade lalu. Dia secara khusus menyebut skuad Mesir di Piala Afrika 2006. Saat itu, selain dirinya, ada Ahmed Hossam Mido, Emad Moteab, Amr Zaki, dan Abdel Halim Ali. Itu karena klub-klub masih mengandalkan para striker lokal, tak bergantung pada bomber asing.

Dalam pandangannya, krisis serupa bisa terjadi pada posisi-posisi lain. Untuk saat ini saja, pelatih berumur 59 tahun itu mulai melihat adanya keterbatasan stok untuk posisi bek kiri dan penyerang sayap. Jika regulasi dan tren tak berubah, timnas Mesir akan lebih kesulitan lagi pada masa yang akan datang.

Atas dasar itu, dia berharap operator Liga Mesir mau mengurangi kuota pemain asing. Secara khusus, dia berharap setiap klub hanya diizinkan punya 3 pemain asing sehingga akan terbuka lebih banyak kesempatan bermain bagi para pemain lokal. Langkah ini akan sangat membantu timnas Mesir.

Keterbatasan stok pemain untuk timnas Mesir membuat Hassan sebagai pelatih harus memutar otak dan bekerja lebih keras. Do antaranya memantau diaspora di negara-negara lain. Haissem Hassan adalah salah satunya. Dia masuk skuad di Piala Dunia 2026 meskipun pernah membela Prancis di tingkat junior.