28 Oktober 2026

Enzo Fernandez

BOLADONESIA – – Chelsea secara resmi perekrutan Morgan Rogers dari Aston Villa. Untuk mendatangkan gelandang serang berumur 23 tahun itu, The Blues harus mengeluarkan uang 137,3 juta euro. Pemain yang baru saja memperkuat timnas Inggris di Piala Dunia 2026 tersebut diganjar kontrak hingga 2033.

Rogers kini tercatat sebagai rekor pembelian termahal dalam sejarah The Blues. Sebelumnya, rekor dipegang Enzo Fernandez yang diangkut dari Benfica pada 2022 dengan biaya transfer sebesar 121 juta euro. Tak hanya itu, pembelian Rogers memecahkan rekor transfer di Inggris Raya. Rekor sebelumnya dipegang Elliot Anderson yang diangkut Manchester City dari Nottingham Forest dengan dana 135 juta euro.

Jumlah uang yang dikeluarkan Chelsea untuk mendatangkan pemain berdarah Jamaika itu juga ternyata lebih dari 1,5 kali lipat dari nilai pasarnya. Menurut Transfermarkt, nilai pasar sang pemain saat ini adalah 90 juta euro. Nilai tersebut sesuai valuasi terakhir yang dilakukan pada awal Juni. Sebelumnya, pada Maret 2026, nilai pasar Rogers hanya 80 juta euro.

Dalam sejarah The Blues, Morgan Rogers tercatat sebagai pemain ke-5 yang dibeli dengan harga setidaknya 100 juta euro. Selain Enzo Fernandez, tiga pemain lainnya adalah Moises Caicedo (116 juta euro), Romelu Lukaku (113 juta euro), dan Kai Havertz (100 juta euro). Dari kelima pemain itu, Lukaku dan Havertz sudah tak lagi berada di klub asal London Barat.

Kagumi Chelsea Sejak Kecil

Bagi Morgan Rogers, kesepakatan transfer yang jadi rekor adalah perwujudan impian masa kecilnya. Dalam pernyataan pertamanya setelah resmi menjadi pemain baru Chelsea, Rogers mengaku sudah sejak lama mengagumi klub yang bermarkas di Stadion Stamford Bridge tersebut.

“Aku sangat senang. Bagiku, Chelsea adalah klub terbesar di LOndon dan klub yang selalu kukagumi sejak masih anak-anak,” urai Rogers seperti dikutip IDNEWS.TOP dari laman resmi klub barunya. “Aku sangat antusias dengan proyek dari manajer baru, para pemain yang ada, dan arah yang dituju klub ini. Itu sebabnya aku ada di sini dan aku tak sabar untuk memulai.”

Dia lantas mengungkapkan, “Aku sudah beberapa kali berbicara dengan dia (Xabi ALonso) dan kupikir penting bagiku untuk berada di sini. Aku perlu memahami seperti apa sang manajer, bagaimana dia dan apa yang diiinginkannya. Semuanya sangat cocok dengan caraku melihat permainan, cara bermain yang kuinginkan. Dia jadi faktor penting yang membuatku berada di sini.”

Rogers juga tak sabar untuk bereuni dengan Cole Palmer, mantan rekannya saat di tim junior Inggris dan Manchester City. “Aku sudah mengenal Cole sejak aku berumur 14 tahun. Pertama di timnas junior Inggris, lalu ketika kami sama-sama di Man. City. Kami sudah bicara soal ini beberapa kali. Kami sangat senang bermain bersama. Kesepekatan ini membuat kami senang,” kata dia lagi.