27 Oktober 2026

#BeritaSepakBola

Man City Comeback, Cherki Gemilang

BolaIndonesia – Manchester City membuka perjalanan di Premier League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. The Citizens berhasil melakukan comeback dan mengalahkan Bournemouth dengan skor 2-1 di Etihad Stadium, Minggu (23/8/2026). Kemenangan ini sekaligus menjadi awal yang emosional bagi Enzo Maresca dalam pertandingan liga pertamanya sebagai manajer City.

Bournemouth sempat membuat tuan rumah berada dalam tekanan setelah Marcus Tavernier mencetak gol pembuka pada menit ke-26. Manchester City sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mencari celah di pertahanan lawan, tetapi penyelesaian akhir mereka belum maksimal.

Manchester City Sempat Kesulitan

Sejak awal pertandingan, Manchester City mencoba mengambil kendali permainan. Namun, Bournemouth mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

Gol Tavernier membuat situasi semakin sulit bagi City. Tim asuhan Maresca harus bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi belum ada yang berbuah gol.

Erling Haaland menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan. Striker asal Norwegia tersebut memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi belum mampu menemukan ketajamannya di depan gawang Bournemouth. Penjaga gawang Bournemouth, Djordje Petrovic, juga tampil baik dalam menggagalkan peluang City.

Situasi tersebut membuat City harus mencari solusi dari lini lain. Ketika pertandingan memasuki babak kedua, Maresca akhirnya memasukkan Rayan Cherki pada menit ke-63.

Cherki Jadi Pembeda Manchester City

Keputusan tersebut terbukti sangat penting. Cherki langsung memberikan energi baru dalam permainan Manchester City.

Pemain asal Prancis itu tampil kreatif dan mampu memberikan variasi serangan yang sebelumnya sulit ditemukan City. Kehadirannya membuat lini belakang Bournemouth semakin tertekan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-84. Cherki mengambil tendangan sudut yang kemudian disambut Marc Guéhi dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menghidupkan kembali semangat Manchester City dan para pendukung di Etihad Stadium.

Belum berhenti sampai di sana, Cherki kembali menunjukkan kualitasnya pada masa injury time. Ia memberikan umpan yang membuka ruang bagi Joško Gvardiol. Bek Manchester City tersebut kemudian melepaskan penyelesaian yang membawa City berbalik unggul 2-1.

Gol Gvardiol sempat dinyatakan offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan. Manchester City pun memastikan comeback dramatis dengan dua gol pada menit-menit akhir.

Cherki Gemilang, Maresca Punya Senjata Baru

Performa Cherki menjadi salah satu cerita utama dari kemenangan Manchester City. Masuk sebagai pemain pengganti, ia justru menjadi aktor penting di balik dua gol comeback.

Dua assist tersebut menunjukkan bahwa Cherki memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan. Kreativitas, kontrol bola, dan keberaniannya dalam mengambil keputusan menjadi modal penting bagi City pada musim baru.

Maresca sendiri mendapatkan awal yang sangat positif. Meski permainan timnya masih belum sepenuhnya meyakinkan, kemenangan tersebut menunjukkan bahwa Manchester City memiliki karakter untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Haaland Belum Tajam, tetapi Tetap Berbahaya

Di tengah gemilangnya Cherki, performa Haaland justru menjadi perhatian. Sang striker belum mencetak gol dalam pertandingan ini dan beberapa peluang yang didapatkannya belum mampu dikonversi menjadi gol.

Namun, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Haaland sedang kehilangan ketajamannya. Maresca menyebut sejumlah pemain City baru kembali setelah menjalani Piala Dunia sehingga kondisi fisik mereka belum berada pada level terbaik.

Haaland tetap menjadi pemain penting dalam sistem Manchester City. Jika kebugarannya semakin meningkat dan koneksi dengan pemain kreatif seperti Cherki semakin matang, ancaman City di lini depan berpotensi menjadi jauh lebih besar.

Era Baru Manchester City Dimulai dengan Comeback

Kemenangan atas Bournemouth menjadi pembuka yang penuh drama bagi Manchester City di era Maresca. Setelah tertinggal selama sebagian besar pertandingan, City akhirnya mampu membalikkan keadaan lewat kontribusi besar Cherki, Guéhi, dan Gvardiol.

Hasil ini memang belum menghapus seluruh pertanyaan mengenai permainan Manchester City. Namun, satu hal sudah terlihat jelas: City memiliki mental untuk bangkit dan Cherki bisa menjadi salah satu senjata penting mereka musim ini.

Sementara Haaland masih mencari sentuhan terbaiknya, Manchester City tetap berhasil mendapatkan tiga poin berharga. Jika para pemain kunci mulai mencapai kondisi terbaik, The Citizens berpotensi tampil semakin kuat dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Comeback Manchester City atas Bournemouth bukan sekadar kemenangan. Ini menjadi sinyal awal bahwa era baru di Etihad Stadium bisa menghadirkan cerita menarik sepanjang musim 2026/2027.