
BolaIndonesia – AC Milan menunjukkan mental luar biasa saat menghadapi Lazio pada pekan keempat Serie A 2026/27. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Rossoneri mampu bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2 di Stadion Olimpico, Sabtu (12/9/2026).
Pahlawan utama Milan kali ini adalah Diego Moreira. Masuk sebagai pemain pengganti, Moreira mencetak dua gol dalam waktu hanya sekitar dua menit untuk menghidupkan kembali peluang Milan meraih poin.
Di sisi lain, performa Pervis Estupinan menjadi salah satu sorotan negatif. Bek sayap asal Ekuador tersebut kesulitan mengantisipasi serangan Lazio dan terlibat dalam situasi yang berujung pada gol pembuka tuan rumah.
Babak Pertama Jadi Mimpi Buruk Milan
Lazio langsung bermain agresif sejak menit awal. Tekanan tersebut membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali kehilangan kontrol di area pertahanan.
Pada menit ke-10, Matteo Cancellieri membawa Lazio unggul. Ia berhasil menyambar umpan silang Mattia Zaccagni setelah bergerak lebih cepat daripada Estupinan. Gol tersebut memperlihatkan masalah Milan dalam mengawal sisi pertahanan.
Milan sebenarnya masih memiliki beberapa peluang untuk merespons. Namun, penyelesaian akhir dan koordinasi lini depan belum berjalan maksimal. Lazio justru mampu menjaga keunggulan hingga turun minum.
Estupinan Jadi Salah Satu Pemain Terburuk
Pervis Estupinan menjalani pertandingan yang cukup sulit. Sebagai pemain yang ditempatkan di sisi kiri, ia tidak hanya kesulitan membantu serangan, tetapi juga terlihat bermasalah ketika harus bertahan.
Dalam proses gol pertama Lazio, Cancellieri mampu bergerak lebih cepat di depannya. Situasi tersebut membuat Estupinan mendapatkan sorotan besar setelah pertandingan.
Sejumlah penilaian media Milan bahkan memberikan nilai rendah kepada sang bek. Kritik terutama muncul karena kontribusinya dianggap belum cukup untuk membantu Milan mengontrol sisi kiri permainan.
Meski begitu, performa buruk tersebut tidak berarti seluruh lini belakang Milan bermain buruk. Mike Maignan justru menjadi salah satu pemain penting karena beberapa penyelamatannya membuat Milan tetap memiliki peluang untuk bangkit.
Moreira Mengubah Jalannya Pertandingan
Perubahan besar terjadi setelah Ruben Amorim melakukan pergantian pemain. Diego Moreira mendapatkan kesempatan tampil dan langsung memberikan energi baru untuk lini serang Milan.
Moreira kemudian mencetak dua gol dalam waktu sekitar dua menit. Gol pertama lahir setelah umpan Christian Pulisic berhasil dimanfaatkan dengan baik. Setelah itu, Moreira kembali menemukan ruang dan mencetak gol keduanya untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Brace tersebut membuat Moreira menjadi pemain paling menentukan dalam comeback Milan. Masuk dari bangku cadangan, ia justru mampu memberikan dampak yang tidak terlihat dari para pemain Milan yang tampil sejak menit pertama.
Rapor Pemain AC Milan
Mike Maignan – 7,5
Maignan tampil penting di bawah mistar. Beberapa penyelamatan yang dibuatnya menjaga Milan agar tidak semakin tertinggal pada babak pertama.
Mario Gila – 6,5
Gila menunjukkan determinasi dan menjadi salah satu pemain yang cukup konsisten ketika Milan berada dalam tekanan.
Koni De Winter – 5
De Winter tidak tampil meyakinkan. Ia beberapa kali terlihat kurang solid dalam menjaga pertahanan dan ikut disorot dalam proses gol kedua Lazio.
Strahinja Pavlovic – 6
Pavlovic mengalami kesulitan pada babak pertama, tetapi permainannya meningkat setelah jeda. Ia juga beberapa kali mencoba membantu serangan.
Pervis Estupinan – 4
Estupinan menjadi salah satu pemain dengan performa terburuk. Ia kesulitan menjaga sisi kiri dan gagal mencegah Cancellieri mencetak gol pembuka Lazio.
Luka Modric – 6,5
Modric tetap memberikan pengalaman dan kualitas dalam distribusi bola. Namun, pengaruhnya pada babak pertama belum cukup untuk mengubah dominasi Lazio.
Adrien Rabiot – 6,5
Rabiot bekerja keras di lini tengah. Ia juga terlibat dalam proses gol kedua Moreira melalui umpan yang membuka ruang bagi sang pemain.
Christian Pulisic – 7
Kembali tampil sebagai pemain pengganti, Pulisic langsung memberikan kontribusi penting. Umpannya membantu Moreira mencetak gol pertama Milan.
Diego Moreira – 9
Moreira adalah pahlawan Milan. Dua gol dalam waktu singkat membuatnya menjadi pemain paling menentukan dalam pertandingan. Kehadirannya mengubah momentum sekaligus menyelamatkan Rossoneri dari kekalahan.
Kesimpulan
Hasil imbang 2-2 melawan Lazio menunjukkan bahwa Milan memiliki karakter untuk bangkit dari situasi sulit. Setelah tertinggal dua gol pada babak pertama, Rossoneri mampu mengubah permainan dan membawa pulang satu poin.
Diego Moreira jelas menjadi bintang utama berkat dua golnya. Sementara itu, Pervis Estupinan perlu segera memperbaiki performa jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan penuh di sisi kiri pertahanan.
Dengan hasil tersebut, Milan mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan dan berada di posisi kelima, sedangkan Lazio naik ke puncak klasemen dengan 10 poin.
Pertandingan ini sekaligus memperlihatkan satu hal penting: kedalaman skuad bisa menjadi senjata Milan musim ini. Ketika pemain utama kesulitan memberikan dampak, pemain dari bangku cadangan seperti Moreira mampu menjadi pembeda.






