31 Oktober 2026

> BERITA PIALA DUNIA

Berita sepak bola sajian Info Berita PIALA DUNIA, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Real Madrid akan menjalani laga tandang pertama yang benar-benar menantang pada musim 2026/27 ketika menghadapi Real Betis. Duel pekan ke-4 Liga Spanyol tersebut berlangsung di La Cartuja, Sabtu, 5 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Los Blancos datang dengan catatan sempurna dari tiga pertandingan pertama. Setelah menundukkan Espanyol, pasukan Jose Mourinho kemudian meraih kemenangan meyakinkan atas Real Sociedad dan Malaga.

Betis berpotensi menjadi penghalang bagi laju sempurna Madrid karena klub Andalusia itu belum pernah kalah dari Los Blancos dalam empat pertemuan terakhir. Mourinho juga perlu memikirkan rotasi karena Madrid akan bertemu Inter Milan di Liga Champions hanya empat hari kemudian.

Huijsen dan Konate Jadi Benteng

Thibaut Courtois diperkirakan kembali berdiri di bawah mistar setelah mencatat clean sheet pada pertandingan melawan Malaga. Kiper Belgia tersebut ingin mempertahankan momentum positif dengan kembali menjaga gawangnya tanpa kebobolan.

Trent Alexander-Arnold berpeluang melanjutkan perannya sebagai bek kanan. Ia tampil sejak awal ketika menghadapi Malaga dan memberikan assist kepada Kylian Mbappe melalui kontribusinya dari sisi kanan.

Ibrahima Konate kemungkinan mendapatkan kesempatan mengisi salah satu posisi bek tengah. Antonio Rudiger tersedia sebagai alternatif, tetapi Mourinho bisa memilih mengatur menit bermainnya untuk persiapan menghadapi Inter.

Dean Huijsen akan menjadi pasangan Konate di pusat pertahanan. Pemain berusia 21 tahun tersebut memperlihatkan kemampuan distribusi bola yang membuatnya semakin nyaman sebagai bek tengah yang berperan dalam fase awal serangan.

Marc Cucurella diperkirakan tetap menjadi pilihan di bek kiri. Pemain asal Spanyol itu baru menjalani debut kandang pada laga sebelumnya dan berpeluang mempertahankan tempatnya meski jadwal Liga Champions sudah menanti.

Valverde, Bernardo, dan Bellingham

Federico Valverde kembali menjadi kandidat kuat untuk mengisi salah satu slot gelandang tengah. Kapten Madrid tersebut selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan pertama sejak Mourinho kembali menangani tim.

Bernardo Silva berpeluang kembali ke starting XI setelah hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika Madrid menghancurkan Malaga. Rotasi diperlukan Mourinho agar lini tengah tetap segar untuk menghadapi rangkaian pertandingan penting.

Jude Bellingham akan beroperasi di belakang striker dalam formasi 4-2-3-1. Penampilannya melawan Malaga sangat impresif hingga Mourinho mulai mengaitkannya dengan persaingan Ballon d’Or 2027.

Diomande Temani Vinicius dan Mbappe

Yan Diomande menjadi kandidat menarik untuk mengisi posisi winger kanan. Pemain tersebut belum pernah menjadi starter sejak pindah dengan nilai €125 juta (sekitar Rp2,56 triliun), sehingga pertandingan melawan Betis dapat menjadi kesempatan pertamanya sejak menit awal.

Vinicius Junior kemungkinan tetap berada di sisi kiri meski catatannya menghadapi Betis tidak terlalu produktif. Dalam 14 pertandingan kontra klub Andalusia tersebut, Vinicius baru menghasilkan dua gol dan satu assist.

Kylian Mbappe akan kembali menjadi ujung tombak Madrid. Empat gol dari tiga pertandingan membuat penyerang Prancis itu mengawali musim dengan sangat baik dalam upayanya mengejar gelar Pichichi ketiga secara beruntun.

Prediksi susunan pemain Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, Cucurella; Valverde, Bernardo Silva; Diomande, Bellingham, Vinicius Junior; Mbappe.

BRI Super League 2026/2027 resmi dimulai pada Jumat (4-9-2026). Bali United langsung mendapat tantangan dari PSS Sleman dalam pertandingan pembuka yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Bali United memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Sebanyak 15 ribu tiket yang disediakan panitia pelaksana dilaporkan sudah habis terjual.

Dukungan penuh suporter pun akan menjadi bagian dari pertandingan perdana Serdadu Tridatu musim ini.

Namun, bermain di Stadion Dipta tidak serta-merta menjamin kemenangan bagi Bali United.

Dalam Dewata Challenge Series 2026 beberapa waktu lalu, Bali United justru menelan kekalahan dari Sabah FC dan Persib Bandung di stadion yang sama.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, juga menyadari pertandingan pertama tidak akan berjalan mudah. Musim lalu, Bali United mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Dipta.

Pertama Selalu Sulit

PSS bahkan pernah memberikan hasil buruk bagi Bali United pada pekan pembuka tiga musim lalu. Meski demikian, Jansen memilih tidak menjadikan hasil-hasil tersebut sebagai fokus utama.

“Pertandingan pertama selalu menjadi laga yang sulit karena ini awal yang baru. Semua orang sudah bersiap sepanjang pramusim untuk fokus pada pertandingan ini, begitu pula dengan kami. Kami sangat senang bisa berlaga besok,” ujar Jansen dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (3-9-2026).

Jansen menyadari PSS akan menjadi lawan yang berat, terlebih pertandingan berlangsung di hadapan banyak suporter.

Itulah mengapa ia berharap skuadnya bisa berjuang bersama pendukung mereka untuk mengamankan tiga poin.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang berat dan akan dihadiri banyak suporter. Jadi, kami ingin berjuang bersama para suporter untuk mengamankan tiga poin di Dipta. Kami sangat tidak sabar untuk bertanding besok,” imbuhnya.

Catatan Pertemuan

Jansen juga mengetahui catatan pertemuan Bali United kontra PSS. Dalam lima perjumpaan terakhir, Bali United meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.

Menurut Jansen, catatan tersebut menunjukkan kekuatan kedua tim relatif berimbang. Karena itu, ia menilai persiapan dan dukungan suporter akan menjadi bagian penting dalam pertandingan nanti.

“Artinya, Sleman dan Bali United punya kekuatan yang sangat berimbang. Namun, kami sudah bersiap dengan sangat baik untuk besok. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin di Stadion Dipta,” kata Jansen.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kami semua tahu itu. Namun, dengan dukungan suporter dan koneksi antarpemain yang coba kami bangun besok, semoga kami bisa mengamankan tiga poin di sini,” lanjutnya.

Berharap Awal Baik

Di kubu PSS, pelatih Pieter Huistra juga sudah mengetahui kekuatan Bali United. Ia menyambut positif dimulainya kembali kompetisi setelah PSS menjalani musim lalu di Championship.

Ya, PSS baru saja promosi dan Huistra berharap timnya bisa mengawali perjalanan di BRI Super League 2026/2027 dengan suasana serta hasil yang positif.

“Kemarin PSS main di Championship dan kami baru promosi. Kami berharap PSS bisa mulai dengan atmosfer positif dan juga dengan hasil yang positif,” ujar Huistra.

Huistra menyebut timnya sudah mempelajari kekuatan Bali United. Namun, fokus utama PSS tetap diarahkan kepada kesiapan tim sendiri, termasuk kondisi pemain dan mental sebelum menjalani pertandingan perdana.

“Untuk Bali United, kami sudah tahu kekuatan mereka. Ini adalah pertandingan perdana kami. Sekarang kami harus fokus ke tim kami terlebih dahulu. Kami ingin melihat kondisi para pemain, mental, dan semuanya,” jelasnya.

“Kami sudah siap dan pasti kami sudah melihat kekuatan tim lawan seperti apa,” imbuh Huistra.

Prakiraan Susunan Pemain

Bali United (4-1-2-3): Mike Hauptmeijer; Ricky Fajrin, Thomas Lam, Joao Ferrari, Thijmen Goppel; Brandon Wilson, Kadek Agung, Teppei Yachida; Rahmat Arjuna, Remco Balk, Jort van der Sande

Pelatih: Johnny Jansen

PSS Sleman (4-3-3): Ega Rizky; Saiful Djoge, Christophe Nduwarugira, Cleberson, Kevin Gomes; Frederic Injay, Moussa Bagayoko, Hiromu Tanaka; Melvin Lorenzo, Matheus Fornazari, Riko Simanjuntak

Pelatih: Pieter Huistra

Idnews.top – Klub Serie A, AS Roma mengomentari rumor yang beredar bahwa mereka memblokir kepindahan Manu Kone ke Chelsea. Ia menegaskan bahwa rumor yang beredar itu sama sekali tidak benar.

Di deadline day kemarin, Chelsea mengambil langkah besar. Mereka memutuskan untuk menjual gelandang andalan mereka, Enzo Fernandez ke Manchester City dengan bayaran 125 juta pounds.

Kepergian Enzo Fernandez menyisakan lubang besar di lini tengah The Blues. Itulah mengapa mereka mencari penggantinya, dan salah satu nama yang dikaitkan dengan Chelsea adalah Manu Kone.

Namun kabarnya, AS Roma memblokir kepindahan Kone di deadline day kemarin. Gian Piero Gasperini, pelatih Roma, dikabarkan sampai melakukan veto untuk mencegah sang gelandang pindah ke London Barat.

Tidak Ada Tawaran Masuk

Baru-baru ini, direktur AS Roma, Tony D’Amico resmi membantah kabar bahwa klubnya menghalangi kepindahan Kone ke Chelsea.

Ia menyebut bahwa Chelsea tidak benar-benar serius untuk mendatangkan Kone, bahkan ia mengonfirmasi tim besutan Xabi Alonso tidak mengajukan tawaran apapun untuk transfer sang gelandang.

“Manu Kone tidak pernah nyaris bergabung dengan Chelsea, dan saya bisa bilang kami sama sekali tidak menerima penawaran resmi untuknya dari Chelsea,” buka D’Amico.

Tidak Ada Veto Pelatih

D’Amico juga meluruskan rumor bahwa Gasperini melakukan veto sehingga transfer Kone ke Inggris gagal terlaksana. Ia memastikan kabar itu sama sekali tidak benar.

Ia menyebut bahwa Chelsea tidak melakukan pendekatan yang serius pada Kone, sehingga sejak awal kepindahan sang gelandang ke Stamford Bridge itu murni spekulatif semata.

“Gasperini bahkan tidak melakukan veto karena tidak ada apa-apa. Mereka (Chelsea) hanya menghubungi kami, dan itu sesuatu yang biasa di bursa transfer. Namun satu yang jelas, mekrea tidak mengajukan tawaran apapun,” pungkas sang Direktur.

Gagal Transfer

Selain Kone, ada satu gelandang lain yang sempat dikaitkan dengan Chelsea di deadline day kemarin, yaitu Lamine Camara.

The Blues dikabarkan sudah bersepakat dengan AS Monaco untuk transfer itu, namun tiba-tiba klub asal Prancis itu membatalkan kesepakatan dan Chelsea tidak mendatangkan gelandang baru di deadline day.

Bek asing Persib Bandung, Danijel Loncar, mengaku antusias menyambut laga perdana Maung Bandung di BRI Super League 2026/2027.

Persib akan menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka. Pertandingan kedua tim digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (6-9-2026).

Laga ini jadi momentum bagi Persib untuk memulai kompetisi dengan meraih hasil positif.

Bagi Loncar, laga kontra PSM jadi kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion GBLA.

Sejak pertama kali bergabung, Loncar mengaku terkesan dengan dukungan yang diberikan para suporter.

Dia melihat Persib memiliki basis suporter yang sangat besar dan menjadi energi tambahan untuk tim.

“Saya sangat antusias berada di sini, terutama saat melihat begitu banyak pendukung dan betapa besar dukungan yang mereka berikan. Saya juga tidak sabar menunggu di pekan depan untuk melihat mereka di stadion, dan kami bisa merayakannya bersama-sama,” ungkap Loncar di Bandung.

Keputusan Mudah

Loncar merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Pemain berusia 27 tahun asal Krosia tersebut diproyeksikan untuk menambah kekuatan di lini pertahanan Maung Bandung.

Sebelum memutuskan berlabuh ke Persib, Loncar sempat menjalin komunikasi dengan tim pelatih Persib yang juga berasal dari Kroasia.

Dia mendapat informasi tentang klub dari dua pemain Persib asal Balkan, yakni Balsa Sekulic dan Luka Menalo.

“Saya berbicara dengan para pelatih, juga dengan Luka dan Balsa, mereka menceritakan segalanya kepada saya, bahwa semuanya berada di tingkat tinggi, seperti di Eropa. Bagi saya, ini adalah keputusan yang mudah untuk datang ke sini secepat mungkin,” jelasnya.

Jalani Recovery

Menjelang laga kontra PSM, Loncar memastikan ia dan rekan-rekannya mulai bersiap untuk pertandingan tersebut.

Tim Maung Bandung saat ini sedang menjalani recovery setelah melawan Manila Digger pada laga play-off AFC Champions League Two.

“Kami mulai bersiap untuk pertandingan berikutnya. Hari ini masih hari pemulihan bagi para pemain yang bermain paling banyak menit pada pertandingan terakhir, dan kami akan bekerja keras,” kata Loncar, Rabu kemarin.

Timnas Indonesia U-20 dalam posisi terjepit di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Tim berjuluk Garuda Muda itu harus menyapu bersih dua pertandingan tersisa Grup H demi lolos ke putaran final.

Kegagalan mengalahkan Timnas Malaysia U-20 setelah bermain imbang 0-0 membuat rumit keadaan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Di klasemen sementara Grup H, Timnas Indonesia U-20 memang menempati peringkat kedua dengan satu poin dari satu laga, sama seperti Malaysia U-20 di posisi ketiga.

Namun, Timnas Indonesia U-20 tertinggal dua angka dari Timnas Australia U-20 di puncak. Hanya juara Grup A-H dan tujuh runner-up terbaik yang akan mendapatkan tiket ke putaran final.

Waspadai Laos

Terdekat, Timnas Indonesia U-20 akan menantang tuan rumah Timnas Laos U-20 dalam partai kedua Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Kamis (3-9-2026).

Saat ini, Laos terpuruk di dasar klasemen Grup H dengan nol poin dari satu pertandingan buntut kekalahan 0-2 dari Australia.

“Sebagai tuan rumah, pastinya Laos akan bermain ngotot dan mereka punya kecepatan,” ujar pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, kepada Bola.com.

“Kami akan mencoba mengantisipasinya sambil melihat kondisi pemain,” jelas arsitek tim berusia 46 tahun tersebut.

Berhitung

Nova perlu berhitung terhadap peluang Timnas Indonesia U-20 lolos dari Grup H karena poin melawan peringkat keempat klasemen akhir tidak bakal dihitung.

Penyebabnya karena pengunduran diri Timnas Filipina U-20 dari Grup A Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, yang memengaruhi persaingan seluruh grup.

“Sebab, penghitungan poin untuk peringkat keempat tidak akan dihitung sehingga bakal menjadi penghitungan kami,” imbuh Nova.

“Karena apakah kami akan mengambil di saat melawan Laos atau kami persiapkan pemain untuk menghadapi Australia sehingga kami masih melihat situasinya, dan semoga apa pun yang kami persiapkan bisa membuat kami lolos kualifikasi,” imbuh Nova.

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Laos U-20 (4-2-3-1): Souksamone Vethita; Bounpaseut Sengsavang, Ki Mounkunya, Souknillah Syomvang, Okhal Latsachachk; Chansamone Phetsomphone, Odin Siphanit; Ketsada Detkhoummane, Thavisok Latsavong, Seng Athit Manilay; Alounxay Thepsouvan

Pelatih: Jung Jae-kwon

Timnas Indonesia U-20 (3-4-3): Dafa Al Gasemi; Algazani Dwi, Ibrah Ohorella, Putu Panji: Fabio Azkairawan, Welber Jardim, Nazriel Alvaro, Amar Brkic; Theo Leeming, Arkhan Kaka, Reno Salampessy

Pelatih: Nova Arianto

Idnews.top – Juventus resmi merekrut Nick Woltemade dari Newcastle United pada hari terakhir bursa transfer Serie A. Penyerang Timnas Jerman itu bergabung dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2027.

Woltemade datang ke Turin setelah menjalani satu musim di Premier League bersama Newcastle. Sebelumnya, Newcastle mengeluarkan sekitar 75 juta euro termasuk bonus untuk memboyongnya dari VfB Stuttgart pada musim panas 2025.

Juventus membayar biaya peminjaman sebesar 2,8 juta euro untuk mendapatkan Woltemade. Kesepakatan tersebut juga mencakup bonus hingga 500 ribu euro serta biaya tambahan sebesar 800 ribu euro.

Kehadiran Woltemade menjadi bagian dari aktivitas Juventus pada hari terakhir bursa transfer. Ia diproyeksikan menjadi tambahan opsi Luciano Spalletti di lini depan setelah kepergian Lois Openda dan Jonathan David.

Juventus Resmi Datangkan Woltemade

Woltemade telah menjalani pemeriksaan medis bersama Juventus pada Selasa sebelum merampungkan kepindahannya. Pemain yang telah mengoleksi 12 caps dan mencetak empat gol untuk Timnas Jerman itu kemudian bersiap mengikuti latihan bersama rekan-rekan barunya.

Juventus sebelumnya sempat mengeksplorasi kemungkinan merekrut Jonathan Zirkzee dari Manchester United dan Alexander Sorloth dari Atletico Madrid. Namun, Bianconeri akhirnya memilih Woltemade untuk menambah opsi di posisi penyerang tengah.

Woltemade mencetak delapan gol dari 34 penampilan di Liga Inggris bersama Newcastle pada musim lalu. Ia juga mencatat 12 gol dari 29 pertandingan Bundesliga bersama Stuttgart pada musim 2024/25.

Sebelum bergabung dengan Newcastle, Woltemade mencatat 18 gol dari 36 penampilan bersama Stuttgart dan membantu tim tersebut meraih Piala Jerman. Ia kemudian pindah ke Newcastle pada 2025 dan mencetak 11 gol serta enam assist dalam 53 penampilan.

Woltemade Jadi Tambahan Baru di Lini Depan

Kedatangan Woltemade memberikan Spalletti pilihan tambahan untuk mengisi lini depan Juventus. Penyerang jangkung tersebut akan bersaing dengan Randal Kolo Muani dan Jeff Ekhator untuk mendapatkan kesempatan bermain.

Woltemade menjadi salah satu dari sejumlah pemain baru yang didatangkan Juventus pada musim panas ini. Bianconeri sebelumnya juga merekrut Randal Kolo Muani, Kerim Alajbegovic, Jhon Lucumi, Guglielmo Vicario, Jeff Ekhator, dan Zeki Celik.

Juventus juga mendatangkan Pape Matar Sarri dari Tottenham pada hari terakhir bursa transfer. Gelandang tersebut bergabung dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian.

Woltemade kini akan bergabung dalam persiapan Juventus menghadapi AC Milan. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari WIB di Allianz Stadium.

Kobbie Mainoo kembali menjadi salah satu pemain penting Manchester United (MU) setelah sempat kehilangan tempat di tim utama di bawah asuhan Ruben Amorim.

Gelandang berusia 21 tahun itu menikmati musim terobosan bersama MU pada 2023/2024. Performa apiknya bahkan ditutup dengan gol kemenangan pada final Piala FA, sebelum Mainoo menjadi starter Timnas Inggris pada final Euro 2024.

Namun, situasinya berubah drastis setelah Erik ten Hag dipecat dan Manchester United menunjuk Ruben Amorim pada November 2024. Pelatih asal Portugal itu menerapkan formasi favoritnya, 3-4-2-1, dan memilih Bruno Fernandes serta Casemiro sebagai duet di lini tengah.

Amorim menilai Mainoo memiliki kemampuan untuk mengontrol permainan, tetapi masih harus meningkatkan pemahaman terhadap posisi yang dimainkannya.

“Kobbie sangat bagus dalam mengontrol permainan, tetapi jika dia bermain sebagai nomor delapan, dia harus masuk ke kotak penalti dan kembali. Terkadang dia harus menutupi area yang luas hanya dengan dua pemain,” ujar Amorim saat itu.

Amorim juga menganggap Mainoo bisa bermain sebagai nomor enam akan tetapi bukan pemain yang ideal di posisinya.

“Kami harus menyeimbangkan semuanya. Dia memiliki kemampuan teknis, tetapi dia perlu lebih memahami posisinya. Dia harus bermain dengan kecepatan yang berbeda, terkadang lebih lambat dan terkadang lebih cepat. Dia masih bisa berkembang dalam hal itu,” tutur pelatih asal Portugal itu.

Mainoo kemudian tidak menjadi starter dalam satu pun pertandingan Liga Inggris bersama Amorim pada paruh pertama musim lalu. Kondisi tersebut bahkan membuka kemungkinan bagi sang gelandang untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari jika Amorim tidak lebih dulu dipecat.

Kembali Jadi Pilihan Utama

Kedatangan Michael Carrick mengubah situasi Mainoo di Manchester United. Setan Merah kembali menggunakan formasi empat bek dan Mainoo langsung dikembalikan ke starting XI.

Ia kemudian tampil impresif ketika MU mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Sejak Carrick ditunjuk, Mainoo menjadi starter dalam 17 dari 19 pertandingan Liga Inggris.

Dalam dua pertandingan ketika Mainoo tidak menjadi starter, Manchester United menelan kekalahan. Setan Merah kalah 1-2 di kandang Leeds United dan takluk 0-2 saat bertandang ke markas Hull City.

Mainoo juga tampil gemilang ketika MU menghadapi Ipswich Town. Ia berduet dengan Youri Tielemans di lini tengah dan membantu MU bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 5-2 di Old Trafford.

Carrick memberikan pujian khusus kepada Mainoo setelah pertandingan tersebut. Menurutnya, sang gelandang memainkan peran penting dalam menopang performa Manchester United.

“Saya memahami Bruno akan mendapat banyak pujian hari ini dan dia memang layak mendapatkannya. Namun, saya pikir Kobbie tampil luar biasa di lini tengah dan menjadi fondasi performa tim kami,” ujar Carrick setelah pertandingan, Senin (31/8/2026).

Rekor MU dengan dan Tanpa Mainoo

Saat Kobbie Mainoo Sebagai Starter

Pertandingan: 17
Menang: 13
Seri: 3
Kalah: 1
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 2,17
Gol kebobolan: 18
Gol kebobolan per pertandingan: 1,05
Poin per pertandingan: 2,47
Persentase kemenangan: 76,4%
Persentase kekalahan: 5,8%
Tanpa Kobbie Mainoo

Pertandingan: 23
Menang: 8
Seri: 8
Kalah: 7
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 1,60
Gol kebobolan: 36
Gol kebobolan per pertandingan: 1,56
Poin per pertandingan: 1,39
Persentase kemenangan: 34,7%
Persentase kekalahan: 30,4%

Enzo Fernandez resmi meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Manchester City pada hari terakhir bursa transfer, Selasa (1/9/2026) waktu setempat. Kepindahan gelandang asal Argentina itu diwarnai perpisahan emosional dengan The Blues.

Manchester City harus merogoh kocek hingga 125 juta pounds atau sekitar Rp2,9 triliun untuk mendapatkan jasa Fernandez. Nilai tersebut menyamai rekor transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris yang sebelumnya dibuat Liverpool saat merekrut Alexander Isak.

Sebelum benar-benar meninggalkan Stamford Bridge, Fernandez menyampaikan pesan panjang kepada para pendukung Chelsea. Pemain berusia 25 tahun itu mengakui bahwa beberapa bulan terakhir bersama The Blues bukan periode yang mudah baginya.

Fernandez bahkan secara terbuka mengatakan dirinya sedang berada dalam kondisi yang tidak baik.

“Dear Chelsea, saya ingin kalian tahu bahwa beberapa hari terakhir bukanlah masa yang mudah bagi saya. Menulis pesan ini juga tidak mudah. Sejujurnya, saya sedang tidak berada dalam kondisi yang baik,” tulis Fernandez, seperti dikutip dari The Sun.

Stamford Bridge Sudah Seperti Rumah

Fernandez bergabung dengan Chelsea pada Januari 2023 setelah didatangkan dari Benfica. Selama lebih dari tiga tahun, Cobham dan Stamford Bridge menjadi bagian penting dalam kehidupannya bersama keluarga.

“Tiga tahun lalu, Cobham dan Stamford Bridge menjadi rumah bagi saya dan keluarga. Saya sangat dekat dengan orang-orang di sini, dengan jersey dan lambang klub luar biasa ini,” lanjutnya.

Fernandez mengaku sejak pertama kali tiba di London, dirinya memiliki ambisi besar untuk membantu Chelsea meraih berbagai trofi.

“Percayalah ketika saya mengatakan bahwa sejak pertama kali datang, saya terobsesi untuk menang dan membawa setiap trofi yang layak didapatkan klub ini berdasarkan sejarahnya,” ujarnya.

“Kami menderita, menangis, saya berkali-kali marah, tetapi kami juga merayakan gelar dan kemenangan yang tidak terlupakan. Bersama-sama, melalui masa-masa indah maupun sulit.”

Fernandez menegaskan bahwa dirinya selalu menjalani sepak bola dengan penuh gairah.

“Saya menjalani sepak bola dengan cara yang sama seperti menjalani hidup: dengan penuh semangat dan sepenuh hati. Karena itu, saya ingin kalian tahu bahwa saya memahami kalian. Saya benar-benar memahami kalian dari lubuk hati saya,” katanya.

Keputusan Tersulit

Keputusan meninggalkan Chelsea diakui Fernandez sebagai salah satu yang tersulit dalam hidupnya.

“Hidup adalah tentang membuat keputusan dan sekarang saya harus mengambil salah satu keputusan sulit tersebut,” tulisnya.

“Saya sudah pernah mengatakan ini sebelumnya, tetapi saya ingin mengatakannya lagi: saya sangat menyayangi klub ini. Chelsea akan selalu memiliki tempat dalam pikiran saya dan, terutama, di hati saya.”

Fernandez juga memahami kekecewaan sebagian pendukung Chelsea terkait keputusannya untuk hengkang.

“Saya juga memahami bagaimana sepak bola bekerja. Saya tahu betapa bergairahnya kalian karena saya juga seperti itu. Jika saya berada di posisi kalian, mungkin saya juga akan berpikir dengan cara yang sama,” tuturnya.

Mantan pemain Benfica itu kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh elemen Chelsea yang selama ini bekerja bersamanya.

“Saya ingin berterima kasih kepada setiap orang, staf, tim pelatih, tim medis, fisioterapis, dan semua orang yang bekerja di Cobham serta seluruh institusi hebat ini,” kata Fernandez.

“Untuk semua rekan setim saya selama bertahun-tahun, terima kasih dari lubuk hati saya karena telah berbagi begitu banyak momen bersama saya. Saya benar-benar bahagia di sini dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan kalian.”

Ucapan Terima Kasih

Fernandez juga tidak melupakan dukungan para suporter kepada dirinya dan keluarga.

“Terima kasih atas seluruh cinta dan dukungan yang telah kalian berikan kepada saya dan keluarga selama bertahun-tahun. Saya tidak akan pernah melupakannya.”

“Grup ini akan memberi kalian banyak alasan untuk bahagia dan saya juga akan bahagia untuk kalian. Jangan pernah meragukan itu.”

“Kalian akan selalu berada di hati saya, Blues. Saya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian.”

Always Blue.

Thank you, Chelsea.

Pesan tersebut disertai video yang menampilkan sejumlah momen terbaik Fernandez selama memperkuat Chelsea.

Pergi dengan Situasi yang Rumit

Perpisahan Fernandez dengan Chelsea berlangsung di tengah situasi yang cukup rumit. Beberapa waktu sebelumnya, ia sempat membuat suporter geram setelah dikabarkan membuka peluang untuk pindah ke Real Madrid.

Namun, transfer ke Santiago Bernabeu tidak pernah terwujud.

Sebaliknya, mantan pelatihnya di Chelsea, Enzo Maresca, kini justru membawa Fernandez ke Manchester City.

Chelsea sebenarnya telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara, sebagai pengganti Fernandez. Camara bahkan dijadwalkan menjalani tes medis.

Namun, rencana tersebut batal setelah Monaco memilih mempertahankan sang gelandang.

Situasi itu terjadi setelah Everton kembali melakukan negosiasi dan berhasil menyelesaikan transfer Folarin Balogun. Sebelumnya, kepindahan Balogun ke Everton sempat terancam gagal karena persoalan medis.

Dengan batalnya transfer Camara, Chelsea pun kehilangan Fernandez tanpa mendapatkan pengganti langsung.

Sementara itu, Manchester City mendapatkan salah satu gelandang terbaik Premier League dengan biaya fantastis. 125 juta pounds yang dikeluarkan The Citizens menyamai rekor transfer Alexander Isak yang diboyong Liverpool pada musim panas sebelumnya.

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina: Ini Alasan dan Perjalanan Terakhirnya

BolaIndonesia – Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina setelah menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional. Keputusan ini menarik perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia dan menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah Argentina.

Messi mengakhiri karier internasionalnya setelah melewati salah satu perjalanan paling luar biasa dalam sejarah sepak bola Argentina. Ia pergi sebagai kapten, pencetak gol terbanyak, pemegang rekor penampilan, sekaligus pemain yang berhasil membawa negaranya meraih trofi terbesar.

Keputusan Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina datang setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut menjadi penampilan terakhir Messi bersama tim nasional.

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Dalam pesan emosional yang ditulis tangan dan diunggah melalui akun Instagram-nya, Messi mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah.

Ia menyebut keputusan untuk meninggalkan Timnas Argentina terasa menyakitkan, tetapi dirinya memahami bahwa waktunya untuk menutup perjalanan tersebut telah tiba. Messi juga menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan ketika mengenakan jersey Argentina.

Messi bahkan menulis bahwa dirinya merasa sudah memberikan semuanya untuk tim nasional. Selain itu, ia menyadari bahwa generasi pemain muda Argentina mulai bermunculan dan layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan baru La Albiceleste.

Perjalanan Lionel Messi Bersama Timnas Argentina

Messi menjalani debut senior bersama Argentina pada 2005. Dalam lebih dari dua dekade, pemain kelahiran Rosario tersebut mengalami hampir seluruh fase emosional yang bisa dirasakan seorang pesepak bola bersama tim nasional. Baca juga [perjalanan karier Lionel Messi] untuk mengetahui perjalanan lengkapnya di dunia sepak bola.

Ia pernah merasakan kegagalan di sejumlah final dan kritik tajam dari publik Argentina. Namun, perjalanan tersebut akhirnya berubah menjadi kisah penebusan yang luar biasa.

Menurut data Reuters, Messi menutup karier internasionalnya dengan 207 penampilan dan 125 gol untuk Argentina. Ia juga menjadi pemain dengan jumlah penampilan serta gol terbanyak dalam sejarah tim nasional tersebut.

Lionel Messi dan Era Keemasan Timnas Argentina

Puncak perjalanan Messi bersama Argentina terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah bertahun-tahun menunggu trofi bersama tim senior, Messi akhirnya membawa Argentina menjuarai Copa America 2021. Kesuksesan tersebut membuat hubungan Messi dengan publik Argentina semakin kuat.

Setahun kemudian, Messi kembali menciptakan sejarah dengan membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam turnamen tersebut, ia tampil sebagai pemimpin sekaligus pemain utama La Albiceleste.

Argentina kemudian kembali menjuarai Copa America pada 2024. Dengan demikian, Messi berhasil membawa negaranya meraih tiga trofi utama secara beruntun dalam periode emas sepak bola Argentina. Simak juga [prestasi Timnas Argentina] untuk mengetahui perjalanan Argentina dalam meraih berbagai gelar.

Final Piala Dunia 2026 dan Perpisahan Lionel Messi

Piala Dunia 2026 menjadi bab terakhir Messi bersama Argentina.

La Albiceleste berhasil melangkah hingga pertandingan final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 setelah pertandingan berlangsung hingga perpanjangan waktu. Kekalahan tersebut membuat Argentina gagal mempertahankan gelar dunia yang mereka raih pada 2022.

Menariknya, Messi sebenarnya sudah menulis pesan mengenai rencana pensiunnya hanya beberapa hari setelah final tersebut. FIFA melaporkan bahwa Messi telah menulis pesan itu pada 21 Juli, dua hari setelah kekalahan dari Spanyol.

Messi Tinggalkan Warisan Besar

Kepergian Messi membuat Argentina harus memasuki era baru. Selama bertahun-tahun, nomor 10 menjadi identik dengan sosok pemain yang dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.

Kini, tanggung jawab tersebut akan beralih kepada generasi berikutnya.

Keputusan Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Argentina. Selama bertahun-tahun, Messi memberikan banyak momen bersejarah dan membawa negaranya meraih berbagai gelar penting.

Pada usia 39 tahun, Messi akhirnya memilih menutup perjalanan internasionalnya dengan kepala tegak.

Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina sebagai juara dunia 2022, juara Copa America 2021 dan 2024, serta legenda terbesar La Albiceleste di era modern.

Bagi Argentina, era Messi mungkin telah berakhir. Namun bagi sepak bola dunia, kisah sang La Pulga bersama negaranya akan selalu menjadi salah satu perjalanan paling ikonik yang pernah tercipta.

Idnews.top – Barcelona meraih kemenangan 5-2 atas Rayo Vallecano pada pekan ketiga La Liga 2026/2027. Duel tersebut berlangsung di Spotify Camp Nou, Seindralasa (1/9/2026) dini hari WIB.

Raphinha mencetak dua gol untuk Barcelona, sementara Lamine Yamal juga turut menyumbang dua gol. Satu gol lainnya lahir melalui gol bunuh diri Florian Lejeune, sedangkan Rayo membalas lewat dua gol Sergio Camello.

Tambahan tiga poin membawa Barcelona ke puncak klasemen dengan koleksi sembilan angka. Blaugrana memiliki jumlah poin yang sama dengan Real Madrid, tetapi unggul dalam selisih gol.

Rayo Vallecano harus menerima kekalahan kedua mereka pada awal musim ini. Mereka baru mengumpulkan satu poin dan kini menempati peringkat ke-19 klasemen.

Babak Pertama

Rayo Vallecano justru mampu memberikan kejutan lebih dulu di Camp Nou. Pada menit ke-12, Sergio Camello menerima umpan Alvaro Garcia di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan first-time yang bersarang di pojok kiri atas gawang Barcelona.

Barcelona langsung merespons dengan meningkatkan tekanan. Dua menit berselang, Raphinha mendapatkan peluang dari umpan silang, tetapi Dani Cardenas melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan usaha tersebut.

Tekanan Barcelona akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Raphinha menerima umpan Xavi Espart di dalam kotak penalti dan mengarahkan bola ke sudut kanan bawah untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Blaugrana berbalik unggul hanya dua menit kemudian. Marc Bernal memberikan umpan kepada Lamine Yamal di depan kotak penalti, dan sang winger melepaskan tembakan keras yang meluncur ke pojok kanan atas.

Barcelona terus mengancam hingga menjelang turun minum. Jules Kounde sempat mencetak gol pada menit tambahan setelah memanfaatkan bola muntah, tetapi wasit membatalkannya setelah VAR menemukan adanya offside dalam proses terciptanya gol.

Babak Kedua

Barcelona akhirnya mendapatkan gol ketiga pada menit ke-51, tetapi bukan melalui pemain mereka sendiri. Florian Lejeune salah mengantisipasi sebuah umpan sehingga bola justru masuk ke gawang Rayo dan membuat tuan rumah unggul 3-1.

Rayo tidak menyerah dan kembali memperkecil ketertinggalan delapan menit kemudian. Sergio Camello mencetak gol keduanya melalui sundulan setelah menyambut sepak pojok, membuat skor berubah menjadi 3-2.

Tim tamu bahkan sempat memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, Joan Garcia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Fran Perez, sementara Camello juga gagal memaksimalkan bola rebound.

Barcelona kemudian menjauh lagi pada menit ke-71. Anthony Gordon mengirim umpan tarik dari garis akhir dan Raphinha berdiri di posisi yang tepat untuk menyelesaikannya menjadi gol keempat Blaugrana.

Lamine Yamal melengkapi kemenangan Barcelona pada menit ke-90. Menerima umpan Karim Adeyemi di sekitar kotak penalti, Yamal melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kiri bawah dan mengunci kemenangan 5-2.

Susunan Pemain

Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Andreas Christensen, Xavi Espart; Marc Bernal, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Anthony Gordon; Raphinha.

Pelatih: Hansi Flick

Rayo Vallecano (4-3-3): Dani Cardenas; Ivan Balliu, Florian Lejeune, Pathe Ciss, Jozhua Vertrouwd; Gnangoro Bouare, Oscar Valentin, Unai Lopez; Jorge de Frutos, Sergio Camello, Alvaro Garcia.

Pelatih: Benat San Jose