30 Oktober 2026

> BERITA LIGA SPANYOL

Berita sepak bola sajian Info Berita LIGA SPANYOL, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengakui timnya kehilangan kendali saat kalah telak 0-3 dari Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.

Chelsea tampil cukup solid pada babak pertama. Namun, permainan The Blues berantakan setelah jeda hingga akhirnya Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris. Sebelumnya, mereka takluk dari Arsenal dan bermain imbang kontra Hull City.

Alonso menilai Chelsea kehilangan konsistensi serta mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menjaga performa sepanjang pertandingan.

“Saya akan mengatakan bahwa kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua,” ujar Alonso.

Detail-Detail Kecil Jadi Penentu

Menurut Alonso, detail-detail kecil bisa menentukan hasil pertandingan. Chelsea, kata dia, seharusnya mampu menjaga konsentrasi dan tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

“Anda tahu bahwa detail-detail kecil bisa menjadi penentu. Anda tidak boleh memberikan keuntungan dalam pertandingan seperti ini,” kata Alonso.

“Ini tentang 95 menit pertandingan. Kami belum mampu mempertahankan level tersebut sepanjang pertandingan dalam beberapa laga awal musim ini dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki.”

Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah situasi bola mati. Bek Chelsea, Levi Colwill, bahkan mengakui timnya beberapa kali kalah dalam duel bola mati.

“Babak kedua kami tidak cukup bagus. Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan selama jeda internasional,” ujar Colwill kepada Sky Sports.

“Mungkin pada beberapa momen kami kalah dalam duel bola mati dan kami harus memperbaikinya. Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami dari situasi sulit. Kami semua harus saling membantu.”

Butuh Waktu

Alonso menilai Chelsea masih membutuhkan waktu untuk memahami bagaimana mengelola pertandingan dan mempertahankan level kompetitif hingga peluit akhir.

“Memahami pertandingan, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk terus bersaing sampai akhir, itu adalah sebuah proses. Mereka membutuhkan waktu untuk merasakannya,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

“Saat ini kami belum sepenuhnya merasakan hal itu untuk bisa bersaing sepanjang pertandingan.”

Di kubu Brentford, manajer Keith Andrews mengaku puas melihat timnya tampil sesuai rencana, terutama pada babak kedua.

“Saya sangat menantikan pertandingan ini. Lawan bermain dengan cara yang penuh respek untuk meredam apa yang kami lakukan,” kata Andrews.

“Saya merasa ada performa yang mulai muncul. Pendekatan kami fokus dan pada babak kedua kami menunjukkan siapa kami sebenarnya.”

LARISBOLA – Juventus merespons kekalahan 2-3 dari Sassuolo dengan kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen pada matchday pertama Liga Europa 2026-27. Bermain di Allianz Stadium, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB, tuan rumah tampil efektif sejak awal laga.

Lima pemain berbeda mencetak gol dalam kemenangan di fase liga tersebut. Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic, Nick Woltemade, Zeki Celik, dan Randal Kolo Muani bergantian membobol gawang NEC.

Hasil ini menjadi awal yang meyakinkan bagi Bianconeri di fase liga Liga Europa. Selain kemenangan besar, tiga gol di antaranya menjadi catatan perdana bagi pemain yang mencetaknya bersama klub.

Nico Gonzalez Buka Keunggulan

Juventus membuka skor ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Kiper NEC, Nikolas Polster, keluar dari sarangnya untuk menyambut umpan panjang Kamil Grabara, tetapi gagal membaca arah bola.

Nico Gonzalez memanfaatkan kesalahan tersebut dengan melewati Polster sebelum memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong. Grabara yang menjalani debut bersama Juventus pun tercatat memberikan kontribusi lewat umpan panjangnya.

NEC kemudian berusaha mengimbangi permainan tuan rumah. Namun, Juventus mampu menjaga keunggulan dan kembali mencetak gol pada menit ke-24 melalui Alajbegovic.

Lima Gol Dari Lima Pemain

Weston McKennie membawa bola ke depan sebelum mengirim umpan mendatar ke tepi kotak penalti. Alajbegovic menyambutnya dengan tembakan keras ke sudut atas untuk mencatatkan gol pertamanya sejak bergabung pada musim panas.

Sepuluh menit kemudian, Juventus mendapatkan hadiah penalti setelah Almugera Kabar menjatuhkan Gonzalez di kotak terlarang. Woltemade menjalankan tugasnya dengan baik dan mengecoh Polster untuk membawa tuan rumah unggul 3-0.

NEC sebenarnya tidak bermain pasif. Mereka mencatat tujuh tembakan berbanding lima milik Juventus hingga turun minum dan sempat menguasai 67 persen bola pada 15 menit awal babak kedua.

Kolo Muani Lengkapi Pesta

Penampilan Grabara menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Juventus menjaga gawang tetap bersih. Kiper Polandia itu beberapa kali menghadapi ancaman Ayodele Thomas, tetapi NEC tidak mampu memanfaatkannya.

Pergantian pemain turut dilakukan Luciano Spalletti untuk menjaga intensitas permainan. Gleison Bremer, Francisco Conceicao, dan Teun Koopmeiners masuk secara bertahap, sementara McKennie mendapat kesempatan beristirahat setelah baru kembali dari cedera.

Kolo Muani kemudian memberikan dampak cepat setelah masuk menggantikan Alajbegovic. Empat menit berselang, penyerang Prancis itu melewati Tobias Storm lalu mengirim umpan tarik yang diselesaikan Zeki Celik pada menit ke-75.

Kolo Muani lantas mencetak gol sendiri pada menit ke-82 setelah menerima umpan Jhon Lucumi. Polster kembali keluar dari kotak penalti dan Kolo Muani memanfaatkan situasi tersebut untuk mengunci kemenangan 5-0.

Klasemen

TeamMW-/+P
1Juventus1153
2Crystal Palace1143
3Sparta Praha1133
4Besiktas1133
5Union St. Gilloise1133
6Ferencvarosi TC1123
7Benfica1123
8Bayer Leverkusen1123
9OFI1123
10Bournemouth1113

Manchester City melangkah ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 dengan meyakinkan. The Citizens menghajar Norwich City dengan skor telak 5-0 pada putaran ketiga di Stadion Etihad, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.

Floyd Samba menjadi sorotan utama dalam kemenangan tersebut. Talenta berusia 17 tahun itu menikmati debut impiannya bersama tim utama Manchester City dengan mencetak dua gol.

Samba membobol gawang Norwich pada menit ke-29 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54.

Tiga gol Manchester City lainnya masing-masing dicetak Rayan Cherki pada menit ke-32, Allan (48′), dan Ryan McAidoo (90′).

Debut Impian Floyd Samba

Enzo Maresca melakukan 10 perubahan di tim dibandingkan tim yang tampil saat Manchester City mengalahkan Manchester United dalam duel derbi dramatis pada Minggu (13/9/2026).

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Samba untuk menunjukkan bahwa dirinya pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain bersama tim utama.

Ia langsung membuka rekening golnya pada menit ke-29. Samba menyambut umpan silang Allan dengan sundulan.

Empat menit berselang, giliran Rayan Cherki yang menambah keunggulan Manchester City. Cherki dengan tenang mengecoh Grimshaw yang keluar dari sarangnya sebelum menceploskan bola ke gawang Norwich.

Allan juga menyumbangkan gol. Pemain asal Brasil itu menunjukkan kualitasnya pada menit ke-48.

Semakin Tak Terbendung

Manchester City kemudian semakin menjauh pada menit ke-54. Samba kembali memanfaatkan kelengahan lini belakang Norwich untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 4-0.

Ryan McAidoo, yang juga merupakan jebolan akademi Manchester City, kemudian melengkapi pesta gol The Citizens pada menit ke-90.

Pada babak berikutnya, The Citizens akan menghadapi Brighton. Tim tersebut sebelumnya menyingkirkan Manchester United setelah meraih kemenangan 3-2 di Old Trafford.

Duel Brentford vs Chelsea akan tersaji pada pekan ke-5 Liga Inggris 2026-27 di Gtech Community Stadium. Pertandingan derby London Barat tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 19 September 2026 pukul 02.00 WIB.

Brentford tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di semua kompetisi. The Bees mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk kemenangan 2-1 atas Reading di putaran ketiga Carabao Cup.

Chelsea juga mengawali musim dengan catatan positif meski belum konsisten. The Blues mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan berada di posisi keenam, satu tingkat di atas Brentford yang mengumpulkan enam poin.

Brentford Punya Modal Kuat

Brentford belumtak terkalahkan dalam empat pertandingan Liga Inggris musim ini. Setelah mengawali musim dengan kemenangan 3-0 atas Tottenham Hotspur, mereka bermain imbang melawan Leeds United, Sunderland, dan Bournemouth.

Catatan pertemuan di kandang juga membuat Brentford memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka memang belum pernah menang atas Chelsea dalam lima laga kandang di Liga Inggris, tetapi empat pertandingan terakhir di markas The Bees berakhir imbang.

Tren hasil imbang Brentford bahkan cukup mencolok. Sepuluh dari 14 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris berakhir dengan skor imbang. Chelsea berpotensi kembali menghadapi laga yang sulit dimenangkan.

Chelsea Masih Belum Stabil

Chelsea memiliki lini serang yang produktif pada awal musim. Skuad asuhan Xabi Alonso telah mencetak 10 gol dalam empat pertandingan Liga Inggris, tetapi mereka juga kebobolan sembilan kali.

Jumlah tersebut menjadi kebobolan terbanyak di antara sembilan besar klasemen. Chelsea juga hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Inggris.

Hasil dua laga terakhir di berbagai ajang memperlihatkan kecenderungan pertandingan terbuka. Chelsea bermain 2-2 melawan Hull City sebelum menghancurkan Leeds United 6-3 di Carabao Cup, sedangkan laga tandang terakhir di Liga Inggris berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Arsenal.

Prediksi Skor Brentford Vs Chelsea

Brentford harus tampil tanpa Josh Dasilva, Antoni Milambo, Nathan Collins, Sepp van den Berg, dan Kafe Furo. Mathias Jensen juga masih diragukan, sementara Kevin Schade menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak tiga gol dalam lima penampilan.

Di kubu Chelsea, Joao Pedro dan Reece James diperkirakan tetap tersedia meski tidak mengikuti latihan Selasa. Moises Caicedo, Marco Palestra, Emmanuel Emegha, dan Jordan Henderson juga memiliki peluang tampil, sedangkan Maxence Lacroix diprediksi kembali memperkuat tim.

Chelsea memang memenangi pertemuan terakhir dengan Brentford 2-0. Akan tetapi, duel di markas Brentford pada musim 2025-26 berakhir 2-2 dan catatan The Bees menunjukkan mereka kerap sulit dikalahkan.

Melihat performa kedua tim serta sejarah pertemuan di kandang Brentford, pertandingan ini berpeluang kembali berlangsung ketat. Produktivitas Chelsea dapat menjadi ancaman, tetapi Brentford diprediksi mampu memanfaatkan dukungan penuh di kandang untuk mengamankan satu poin.

Prediksi skor: Brentford 2-2 Chelsea.

Rating Pemain Barcelona vs Racing: Raphinha Gacor

BolaIndonesia – Barcelona kembali menunjukkan ketajamannya di La Liga 2026/27. Menghadapi Racing Santander pada jornada keenam, Blaugrana menang telak 7-2 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi bintang utama setelah mencetak hattrick dalam pesta gol tersebut.

Kemenangan ini semakin mempertegas performa impresif Barcelona di bawah arahan Hansi Flick. Selain Raphinha, sejumlah pemain lain juga tampil menonjol, termasuk Lamine Yamal, Dani Olmo, Pedri, dan Joao Cancelo.

Raphinha Jadi Pemain Terbaik Barcelona

Raphinha menjadi pemain yang paling mencuri perhatian. Penyerang asal Brasil itu mencetak tiga gol, termasuk dua penalti, untuk membawa Barcelona terus menjauh dari Racing Santander.

Gol pertamanya lahir melalui titik putih pada menit ke-25. Raphinha kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 sebelum melengkapi hattrick lewat penalti pada menit ke-67.

Penampilannya membuat Raphinha menjadi pusat serangan Barcelona sepanjang pertandingan. Ia juga semakin penting dalam skema Flick setelah dipercaya memainkan peran sentral di lini depan.

Salah satu sumber rating pemain memberikan nilai 9,2 untuk Raphinha, tertinggi di antara pemain Barcelona. Sementara itu, data pertandingan StatMuse juga menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan rating tertinggi, yakni 9,1, setelah mencetak tiga gol.

Lamine Yamal dan Dani Olmo Ikut Bersinar

Lamine Yamal juga tampil impresif dalam kemenangan besar tersebut. Pemain muda Barcelona itu mencetak gol penutup pada menit ke-89 setelah menerima assist Karim Adeyemi.

Selain gol, Yamal juga memberikan kontribusi besar dalam membangun serangan. Data pertandingan mencatat ia memiliki dua assist dan satu gol, sehingga menjadi salah satu pemain dengan kontribusi ofensif paling lengkap.

Dani Olmo juga tampil efektif di lini tengah. Pergerakannya membantu Barcelona menciptakan banyak peluang. Olmo tercatat menyumbangkan satu assist dan mendapatkan rating tinggi dalam sejumlah penilaian pascapertandingan.

Joao Cancelo Buka Pesta Gol Barcelona

Joao Cancelo menjadi pemain yang membuka pesta gol Barcelona. Ia mencetak gol pada menit kedelapan untuk membawa tuan rumah unggul lebih dahulu.

Barcelona kemudian terus menekan. Raphinha mencetak gol dari titik penalti, sementara gol bunuh diri Asier Villalibre membuat keunggulan Blaugrana semakin besar.

Cancelo tidak hanya membantu Barcelona dalam fase menyerang, tetapi juga memberikan energi dari sisi lapangan. Performanya menjadi salah satu alasan Racing kesulitan mengimbangi tekanan tuan rumah.

Pedri dan Rodri Mengontrol Permainan

Di lini tengah, Pedri kembali memperlihatkan kualitasnya dalam mengatur tempo. Barcelona mampu mempertahankan penguasaan bola dan melakukan sirkulasi cepat untuk membongkar pertahanan Racing.

Rodri juga memberikan keseimbangan di lini tengah. Perannya penting ketika Barcelona melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Data pertandingan menunjukkan Barcelona menguasai sekitar 69 persen penguasaan bola, mencatat 30 tembakan, serta menciptakan sembilan peluang besar. Statistik tersebut menggambarkan dominasi Barcelona sepanjang pertandingan.

Gabriel Jesus dan Adeyemi Tambah Ancaman

Gabriel Jesus yang masuk sebagai pemain pengganti ikut mencatatkan namanya di papan skor. Ia mencetak gol pada menit ke-79 setelah Barcelona terus memberikan tekanan.

Karim Adeyemi memang tidak mencetak gol, tetapi tetap berperan dalam serangan. Ia memenangkan dua penalti dan memberikan assist untuk gol Lamine Yamal. Kontribusinya membuat lini depan Barcelona semakin sulit dihentikan.

Rating Pemain Barcelona vs Racing Santander

Berikut gambaran rating pemain Barcelona berdasarkan sejumlah penilaian pascapertandingan:

Raphinha – 9,2: Hattrick dan menjadi motor utama serangan.
Dani Olmo – 8,7: Aktif menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Lamine Yamal – 8,4: Mencetak satu gol dan memberikan kontribusi kreatif.
Pedri – 8,1: Mengontrol tempo permainan.
Karim Adeyemi – 8,1: Aktif dalam serangan dan memenangkan dua penalti.
Rodri – 7,6: Menjaga keseimbangan lini tengah.
Gabriel Jesus – 7,4: Mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan.
Gerard Martín – 7,2: Membantu menjaga keseimbangan sisi kiri.
Eric García – 7,1: Berkontribusi dalam sirkulasi bola.
Joao Cancelo – 6,9: Membuka skor Barcelona.
Gavi – 6,9: Memberikan energi setelah masuk.
Alejandro Balde – 6,9: Mendapat menit bermain pada babak kedua.
Andreas Christensen – 6,7: Menjadi bagian dari lini belakang.
Marc Bernal – 6,5: Membantu menjaga kontrol permainan.
Joan García – 6,1: Bermain sebelum digantikan saat jeda.
Wojciech Szczęsny – 5,9: Masuk menggantikan Joan García dan kebobolan dua gol.

Rating tersebut dapat berbeda antarplatform karena masing-masing menggunakan metode penilaian yang tidak sama. Salah satu sumber memberikan Raphinha nilai 9,2, Dani Olmo 8,7, dan Yamal 8,4.

Barcelona Terus Menjaga Tren Positif

Kemenangan 7-2 atas Racing Santander membuat Barcelona semakin percaya diri. Raphinha kembali menjadi pusat perhatian setelah mencetak hattrick, sedangkan pemain seperti Yamal, Olmo, Pedri, dan Cancelo ikut memberikan kontribusi penting.

Hasil tersebut juga memperpanjang awal musim impresif Barcelona. Setelah pesta gol di Camp Nou, perhatian berikutnya beralih ke pertandingan tandang menghadapi Sevilla pada 19 September 2026.

Dengan produktivitas lini depan seperti ini, Barcelona menunjukkan bahwa mereka masih memiliki banyak opsi untuk menciptakan gol. Performa Raphinha menjadi salah satu sorotan terbesar, tetapi kemenangan atas Racing Santander juga memperlihatkan kontribusi kolektif dari hampir seluruh lini.

LARISBOLA – Man Utd menelan pil pahit di Old Trafford setelah kalah 2-3 dari Brighton pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Keunggulan dua gol yang dibangun cepat justru sirna setelah Brighton mencetak tiga gol balasan.

Shea Lacey dan Mason Mount membawa tuan rumah unggul pada menit kedelapan dan ke-10. Namun, Charalambos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper membalikkan keadaan untuk Brighton.

Youri Tielemans menjadi salah satu pemain terbaik Manchester United dengan rating 7,9 setelah menyumbangkan assist dan tampil kuat dalam duel bertahan. Shea Lacey juga mencuri perhatian berkat gol senior pertamanya, sedangkan lini belakang United kembali menjadi titik lemah.

Kiper dan Lini Belakang Man Utd

Karl Darlow — 5,4: Terlambat bereaksi terhadap gol Pascal Gross dan seharusnya bisa berbuat lebih baik saat Kostoulas mencetak gol. Namun, ia minim bantuan dari lini belakang.

Diogo Dalot — 6,0: Melakukan sapuan terburu-buru yang justru mengarah kepada pemain Brighton sebelum gol penyama kedudukan. Ia juga kehilangan penjagaan pada gol ketiga Brighton.

Leny Yoro — 5,8: Tampil cukup solid sebelum permainan United runtuh pada fase akhir pertandingan. Ia terlihat membutuhkan sosok berpengalaman di sampingnya.

Ayden Heaven — 6,1: Kembali melakukan kesalahan yang berujung pada ancaman bagi United. Ia terlalu pasif ketika Kostoulas bersiap melepaskan tembakan dan kembali kehilangan fokus pada gol ketiga.

Noussair Mazraoui — 6,1: Gagal mengantisipasi situasi sebelum gol Kostoulas. Ia juga tidak cukup dekat untuk membantu Heaven ketika Brighton membangun serangan.

Lini Tengah Man Utd

Andrey Santos — 7,3: Bekerja keras sepanjang pertandingan dan mencakup area luas di lini tengah. Namun, ia tidak cukup mampu menenangkan permainan ketika Brighton mulai mengambil kendali.

Youri Tielemans — 7,9: Menjadi kapten sekaligus menyumbangkan assist. Kontribusinya dalam bertahan juga sangat penting melalui beberapa tekel yang dilakukan pada waktu tepat.

Lini Depan Man Utd

Shea Lacey — 7,8: Memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk mencetak gol pertamanya bersama tim senior. Kaki kirinya menjadi sumber ancaman bagi Brighton.

Mason Mount — 7,3: Berhasil mencetak gol yang sangat dibutuhkan setelah United unggul cepat. Akan tetapi, pengaruhnya menurun setelah gol tersebut.

Marcus Rashford — 7,2: Tembakannya memaksa kiper Brighton melakukan penyelamatan yang kemudian menghasilkan peluang bagi Mount. Ia juga memiliki kesempatan menyamakan skor pada menit ke-77, tetapi gagal menaklukkan Jason Steele.

Benjamin Sesko — 6,2: Tidak banyak memberikan pengaruh pada babak pertama dan kehilangan bola dalam proses terciptanya gol pertama Brighton. Ia juga gagal mempertahankan bola dalam rangkaian serangan yang menghasilkan gol kedua tim tamu.

Pemain Pengganti Man Utd

Kobbie Mainoo — 6,6: Masuk pada menit ke-66, tetapi belum mampu membantu United mengendalikan kembali permainan.

Bruno Fernandes — 6,6: Baru masuk pada menit ke-73 sehingga waktunya terbatas untuk mengubah arah pertandingan.

Matheus Cunha — 6,9: Masuk pada menit ke-80 dan belum mampu menghasilkan perubahan berarti hingga laga berakhir.

Bryan Mbeumo — 6,0: Bermain selama 34 menit, tetapi tidak mencatatkan satu pun tembakan.

Joshua Zirkzee — 5,8: Kesulitan mengikuti tempo pertandingan setelah masuk menggantikan Sesko. Ia juga beberapa kali kehilangan penguasaan bola.

Rangkuman Rating Pemain Man Utd

  • Kiper: Karl Darlow (5,4)
  • Bek: Diogo Dalot (6,0), Leny Yoro (5,8), Ayden Heaven (6,1), Noussair Mazraoui (6,1)
  • Gelandang: Andrey Santos (7,3), Youri Tielemans (7,9)
  • Penyerang: Shea Lacey (7,8), Mason Mount (7,3), Marcus Rashford (7,2), Benjamin Sesko (6,2)
  • Pemain pengganti: Joshua Zirkzee (5,8), Kobbie Mainoo (6,6), Bryan Mbeumo (6,0), Bruno Fernandes (6,6), Matheus Cunha (6,9)

Barcelona benar-benar tampil menggila pada awal musim 2026/2027. Blaugrana menjelma menjadi mesin gol setelah mencetak lebih dari 30 gol hanya dalam tujuh pertandingan pertama di semua kompetisi.

Barcelona tepatnya mengoleksi 33 gol hanya dalam 7 pertandingan. Artinya Barca rata-rata mencetak 4,7 gol per pertandingan.

catatan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Barcelona. Untuk pertama kalinya, mereka mampu menembus torehan 30 gol dalam tujuh pertandingan pertama di semua kompetisi.

Produktivitas luar biasa itu kembali terlihat saat Barcelona menghancurkan Racing Santander dengan skor 7-2 pada laga LaLiga di Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi laga keenam Barcelona di LaLiga musim ini. Hasil sempurna juga terus dipertahankan Blaugrana di kompetisi domestik.

Barcelona tidak hanya mengandalkan satu pemain untuk urusan mencetak gol. Lini depan mereka tampil sangat produktif dan mendapat dukungan dari para pemain di lini kedua.

Sempurna

Barcelona total sudah menjalani enam laga di La Liga musim ini. Hasilnya, tim besutan Hansi Flick berhasil menyapu bersih kemenangan.

Di liga, mereka membukukan 28 gol dan kebobolan enam kali. Alhasil, Barcelona bercokol di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2026/2027.

Barca mengantongi 18 poin dari enam pertandingan, unggul tiga poin atas peringkat kedua Real Madrid.

Satu pertandingan lain yang sudah dilakoni Barcelona adalah di Liga Champions. Kylian Mbappe dan kawan-kawan sukses melibas Feyenoord 5-1.

Hasil Lengkap Barcelona Musim Ini

Elche Vs Barcelona: 0-5
Barcelona Vs Athletic Bilbao: 2-0
Barcelona Vs Rayo Vallecano: 5-2
Valencia Vs Barcelona: 0-5
Barcelona Vs Feyenoord: 5-1
Levante Vs Barcelona: 4-2
Barcelona Vs Racing Santander: 7-2

Idnews.top – Barcelona meraih kemenangan telak 7-2 atas Racing Santander pada pekan keenam La Liga 2026-27 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi pemain paling menentukan dalam pesta gol tersebut dengan mencetak hattrick.

Kemenangan ini membuat Barcelona mencatat tujuh kemenangan beruntun pada awal musim untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Hasil tersebut juga menjaga keunggulan tiga poin mereka atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga.

Selain Raphinha, Joao Cancelo, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal turut mencetak gol untuk Barcelona. Sementara itu, Santander hanya mampu membalas melalui Maguette Gueye dan Yassir Zabiri.

Raphinha Jadi Pembeda

Barcelona langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Setelah Cancelo membuka skor pada menit kedelapan, Raphinha menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti pada menit ke-25.

Santander sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gueye. Namun, Barcelona kembali menjauh setelah tembakan Cancelo membentur Asier Villalibre dan masuk ke gawang sebagai gol bunuh diri.

Menjelang turun minum, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyelesaikan umpan Dani Olmo dari jarak dekat untuk membawa Barcelona unggul 4-1.

Performa Raphinha tidak hanya terlihat dari kontribusi gol. Kapten Barcelona tersebut aktif melakukan tekanan tinggi dan terus bergerak memasuki kotak penalti, sehingga memberikan ancaman berulang bagi pertahanan Santander.

Lengkapi Hattrick dari Penalti

Raphinha sebenarnya berpeluang mencetak hattrick lebih cepat. Ia memberikan kesempatan kepada Lamine Yamal untuk mengambil penalti kedua Barcelona, tetapi eksekusi sang winger muda berhasil diamankan Julen Agirrezabala.

Santander kemudian mencetak gol kedua melalui Zabiri pada menit ke-65 setelah Wojciech Szczesny kehilangan bola. Barcelona segera merespons dan kembali mendapat penalti setelah Karim Adeyemi dijatuhkan Iker Luque.

Kali ini, Raphinha maju sebagai eksekutor. Ia menjalankan tugas dengan baik untuk mencetak gol ketiganya sekaligus memastikan hattrick dan membawa Barcelona unggul 5-2.

Setelah itu, Gabriel Jesus dan Yamal menambah dua gol untuk menyempurnakan kemenangan Barcelona menjadi 7-2. Dengan tiga gol tersebut, Raphinha layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi langsungnya dalam kemenangan besar Barcelona.

Michael Carrick tidak mencari kambing hitam setelah Manchester United (MU) terdepak dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer Setan Merah tersebut mengakui dirinya bertanggung jawab atas kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Setan Merah bahkan mampu unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama berkat gol Shea Lacey dan Mason Mount.

Namun, keunggulan tersebut justru sirna secara dramatis. Brighton mencetak tiga gol melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Groß, dan Maxim De Cuyper untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup di kandang sendiri.

Lebih menyakitkan lagi, kekalahan tersebut menciptakan catatan buruk. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah kalah di kandang setelah sempat unggul dua gol dalam sebuah pertandingan.

Suporter MU pun meluapkan kekecewaan. Sorakan negatif dan siulan terdengar keras dari tribun Old Trafford ketika peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui hasil tersebut tidak bisa diterima dan menegaskan dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan timnya.

“Kami tidak bisa menerima ini sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Performa menjelang akhir babak kedua, itu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Carrick, seperti dikutip dari Sky Sport.

Carrick Pahami Kekecewaan Suporter

Carrick juga mengaku memahami reaksi keras para pendukung Manchester United setelah pertandingan.

Menurutnya, suporter berhak kecewa melihat tim yang sudah unggul dua gol justru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya tersingkir.

“Ya, tentu saja, itu sangat jelas. Saya benar-benar memahami perasaan para suporter,” kata Carrick.

“Kami harus menerimanya. Saya sepenuhnya menerima itu. Pada akhirnya, ini tanggung jawab saya terkait seperti apa tim kami bermain dan hasil yang kami dapatkan.”

“Saya akan menerima pujian, kritik, dan kekecewaan. Saya benar-benar memahami itu melihat bagaimana pertandingan berjalan. Kami harus memenangkan pertandingan,” lanjut mantan gelandang MU tersebut.

Tekanan Makin Besar

Kekalahan dari Brighton membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Terlebih, Manchester United juga baru saja kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.

Carrick kini meminta timnya segera bangkit. Manchester United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu dan sang manajer menegaskan fokusnya adalah membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.

“Ini tidak terasa bagus saat ini. Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Pertandingan berikutnya adalah hari Minggu. Hanya itu yang saya pikirkan sekarang,” tegas Carrick.

Hasil Elche vs Real Madrid: Menang Dramatis 3-2

Boladonesia – Elche vs Real Madrid berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 untuk Los Blancos dalam lanjutan LaLiga. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Martínez Valero, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat, berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

Elche vs Real Madrid: Los Blancos Unggul Dua Gol pada Babak Pertama

Real Madrid langsung berusaha mengendalikan permainan di Stadion Martínez Valero. Arda Güler menjadi salah satu pemain yang aktif menciptakan peluang, sementara Kylian Mbappé terus mengancam pertahanan Elche melalui pergerakannya di lini depan.

Gol pembuka hadir pada menit ke-25. Tendangan bebas Arda Güler membentur tangan kiper Matías Dituro sebelum bola masuk ke gawang. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Dituro dan membawa Real Madrid unggul 1-0.

Delapan menit kemudian, Real Madrid menggandakan keunggulan. Youssoufa Diomande mengirim umpan silang mendatar dari sisi kanan, lalu Mbappé menyelesaikannya dengan tembakan kaki kanan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu.

Los Blancos memiliki sejumlah peluang tambahan sebelum turun minum. Vinícius Júnior sempat mengancam gawang Elche, sedangkan Thibaut Courtois menggagalkan peluang berbahaya dari tim tuan rumah. Real Madrid pun memasuki jeda dengan keunggulan dua gol.

Elche vs Real Madrid: Elche Bangkit dan Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Elche tampil lebih agresif. Tim tuan rumah meningkatkan tekanan dan mulai membuat Real Madrid kesulitan menjaga penguasaan permainan. Perubahan tempo tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-71.

Abiel Osorio memperkecil ketertinggalan Elche melalui sundulan di dalam kotak penalti. Gol itu mengubah skor menjadi 1-2 dan membangkitkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah.

Real Madrid belum mampu mengamankan kemenangan. Pada menit ke-83, Fernando Niño memanfaatkan kesalahan pertahanan untuk mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 membuat pertandingan kembali terbuka dan Los Blancos harus menghadapi tekanan besar menjelang akhir laga.

Elche vs Real Madrid: Carlos Espí Jadi Penentu Kemenangan

Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Real Madrid kembali mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Jude Bellingham memulai serangan dari sisi kiri sebelum memberikan bola kepada Mbappé. Penyerang Prancis tersebut kemudian mengirim umpan kepada Carlos Espí di dalam kotak penalti.

Espí tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Penyerang Real Madrid tersebut menyelesaikan umpan Mbappé dari jarak dekat dan mencetak gol pada menit ke-90+1. Skor berubah menjadi 3-2, sekaligus mengembalikan keunggulan Los Blancos pada detik-detik terakhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan Real Madrid membawa pulang tiga poin dari kandang Elche. Carlos Espí kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pemain yang bisa memberikan dampak penting ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Real Madrid Naik ke 15 Poin

Kemenangan atas Elche menjadi kemenangan kelima Real Madrid di LaLiga musim ini. Los Blancos mengoleksi 15 poin dan menyamai perolehan Barcelona, yang masih memiliki satu pertandingan di tangan pada saat laporan pertandingan diterbitkan. Elche tetap berada di dasar klasemen dengan dua poin.

Meski meraih kemenangan, Real Madrid perlu memperhatikan penurunan performa pada babak kedua. Keunggulan 2-0 yang berubah menjadi 2-2 menunjukkan bahwa tim harus menjaga konsentrasi hingga peluit akhir. Namun, gol Carlos Espí memastikan perjalanan Los Blancos berlanjut dengan hasil positif.

Hasil Elche vs Real Madrid 3-2 menjadi pertandingan yang memperlihatkan dua sisi permainan Los Blancos: dominasi pada babak pertama dan perjuangan keras setelah jeda. Dengan Carlos Espí sebagai pahlawan di detik akhir, Real Madrid berhasil mempertahankan tiga poin penting dalam persaingan papan atas LaLiga.