26 Oktober 2026

By: BANDARQQ365

Idnews.top – Klub Premier League, Manchester United nampaknya akan turun dengan kekuatan penuh saat menghadapi AC Milan. Michael Carrick mempersiapkan total 25 pemain untuk menghadapi mantan manajer Setan Merah, Ruben Amorim.

Seperti yang sudah diketahui, MU telah melakukan pra musim mereka selama kurang lebih satu bulan. Selama periode itu, Setan Merah telah menggelar lima laga uji coba, dengan rincian tiga kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan.

Manchester United dijadwalkan akan menutup rangkaian uji coba pra musim mereka pada akhir pekan ini. Setan Merah akan menantang AC Milan di Polandia, di mana mereka akan bereuni dengan mantan manajer mereka, Ruben Amorim yang kini menjadi alenatore Rossoneri.

Michael Carrick mempersiapkan laga ini dengan serius. Untuk menghadapi AC Milan, ia memboyong 25 pemain ke Polandia untuk pertandingan ini.

Beberapa Pemain Inti Absen

Dari daftar yang dirilis Manchester United di situs resmi mereka, ada beberapa pemain senior mereka yang akan absen melawan AC Milan.

Di sektor kiper, Tom Heaton dan Karl Darlow belum bisa tampil karena masih dalam proses pemulihan cedera. Namun Senne Lammens dan Dermot Mee siap menjadi palang pintu MU di laga ini.

Mason Mount dan Benjamin Sesko juga dilaporkan akan absen di laga ini karena masih dalam proses pemulihan cedera. Namun kondisi mereka dikabarkan sudah hampir sembuh total.

Tiga Pemain Siap Beraksi

Di laga uji coba melawan AC Milan ini, tiga pemain Manchester United yang telat bergabung karena Piala Dunia 2026 sudah siap tampil.

Mereka adalah Kobbie Mainoo, Lisandro Martinez dan Marcus Rashford. Ketiga pemain ini bermain di final dan perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 kemarin sehingga mereka mendapatkan libur ekstra.

Ketiga pemain ini dikonfirmasi pasti akan bermain melawan AC Milan, namun ketiganya baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua nanti.

Daftar Lengkap

Berikut adalah 25 pemain yang dibawa Michael Carrick untuk menghadapi AC Milan-nya Amorim:

Kiper: Dermot Mee, Fred Heath, Senne Lammens.

Bek: Ayden Heaven, Diogo Dalot, Harry Amass, Harry Maguire, Leny Yoro, Lisandro Martinez, Luke Shaw, Noussair Mazraoui, Patrick Chinazaekpere Dorgu.

Gelandang: Andrey Santos, Bruno Fernandes, Jack Fletcher, Kobbie Mainoo, Toby Collyer, Tyler Fletcher, Youri Tielemans.

Penyerang: Amad, Bryan Mbeumo, JJ Gabriel, Joshua Zirkzee, Marcus Rashford, Matheus Cunha, Shea Lacey.

Idnews.top – Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Como dalam laga pramusim di Emirates Stadium. The Gunners kemudian mengamankan kemenangan 4-3 lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Laga ini menjadi panggung debut Bruno Guimaraes setelah didatangkan dari Newcastle dengan nilai transfer £75 juta (sekitar Rp1,81 triliun).

Di sisi lain, Myles Lewis-Skelly mencetak gol ketika masa depannya bersama Arsenal tengah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang.

Lewis-Skelly Buka Keunggulan Arsenal

Lewis-Skelly membawa Arsenal unggul pada menit ke-33 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Como, Jean Butez. Ia memotong umpan buruk sang penjaga gawang sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang ke dalam gawang.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri karena Lewis-Skelly tengah berada dalam pembicaraan mengenai masa depannya. Setelah mencetak gol, pemain muda Inggris itu merayakannya dengan membuat gestur hati menggunakan kedua tangannya.

Como mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui Martin Baturina. Gelandang tersebut melewati Theo Julienne dan Max Dowman sebelum melepaskan penyelesaian keras yang tidak mampu dihentikan Kepa Arrizabalaga.

Bruno Guimaraes Jalani Debut

Bruno Guimaraes mendapatkan sambutan hangat dari pendukung tuan rumah ketika masuk pada awal babak kedua. Gelandang Brasil itu menjadi salah satu rekrutan baru Arsenal yang menjalani penampilan pertamanya bersama klub.

Kehadiran Bruno belum mampu membawa Arsenal mencetak gol kedua sepanjang 45 menit terakhir. Martin Odegaard sempat menciptakan peluang matang untuk Fabio Vieira pada menit ke-53, tetapi tembakan pemain Portugal tersebut masih dapat diamankan kiper Como.

Mikel Arteta juga memberikan kesempatan tampil pertama pada pramusim kepada Eberechi Eze, David Raya, Mikel Merino, dan Noni Madueke. Sementara itu, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Zubimendi belum dimainkan setelah baru kembali dari tugas bersama Timnas masing-masing.

Arsenal Menang Adu Penalti 4-3

Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Arsenal menang 4-3 dengan Bruno Guimaraes dan rekrutan anyar lainnya, Christos Tzolis, ikut mencetak gol dari titik putih.

Madueke menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang gagal menjalankan tugasnya dalam drama tersebut. Kemenangan ini memberikan hasil positif bagi tim Arteta meski performa selama babak kedua belum menghasilkan gol tambahan.

Arsenal kini mengalihkan perhatian ke Community Shield menghadapi Manchester City di Wembley pada Minggu. Setelah itu, The Gunners akan membuka perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Coventry pada Jumat, 21 Agustus.

Idnews.top – Juventus tengah mempertimbangkan Alexander Sorloth sebagai tambahan untuk lini serang mereka. Penyerang Atletico Madrid tersebut kini masuk daftar pemain yang siap dilepas klub Spanyol itu pada bursa transfer musim panas.

Sorloth menjadi opsi menarik bagi lini serang Juventus. Bianconeri menilai karakter permainan striker asal Norwegia tersebut sesuai dengan kebutuhan tim.

Situasi di Atletico Madrid turut membuka peluang bagi Juventus untuk bergerak lebih jauh. Klub Spanyol itu siap menjual Sorloth karena kesulitan menjamin menit bermain reguler yang diinginkan sang penyerang.

Atletico Madrid Buka Pintu untuk Sorloth

Sorloth ingin mendapatkan peran utama jika bertahan di Spanyol, tetapi persaingan di lini depan Atletico Madrid membuat keinginannya sulit dipenuhi. Oleh karena itu, klub asuhan Diego Simeone kini bersedia membuka pintu keluar bagi pemain berusia 30 tahun tersebut.

Menurut Tuttomercatoweb, Atletico Madrid siap menjual Sorloth pada bursa transfer kali ini. Langkah tersebut dapat memberikan Juventus kesempatan untuk mendapatkan striker yang sudah lama mereka pantau.

Juventus Butuh Penyerang Baru

Juventus sudah meminjamkan Lois Openda ke Lyon, juga bakal segera berpisah dengan Dusan Vlahovic, sehingga membutuhkan tambahan pemain di lini depan. Sorloth dianggap cocok dengan kebutuhan tersebut dan berpotensi mendapatkan peran penting jika bergabung dengan Bianconeri.

Keinginan Sorloth untuk menjadi pemain utama juga dapat menjadi faktor pendukung transfer. Juventus bisa menawarkan peran yang lebih besar sekaligus kesempatan bagi sang striker untuk kembali menjadi pusat permainan tim.

Harus Bergerak Cepat

Atletico Madrid memang tidak berniat menjual Julian Alvarez pada musim panas ini meski nilai pasarnya lebih tinggi. Oleh karena itu, Sorloth menjadi salah satu pemain yang berpeluang dilepas untuk membantu klub mendapatkan pemasukan dari bursa transfer.

Namun, Juventus bukan satu-satunya klub yang tertarik kepada Sorloth sehingga persaingan berpotensi semakin ketat. Dengan Atletico Madrid sudah membuka peluang penjualan dan sang pemain menginginkan menit bermain reguler, Bianconeri perlu bergerak cepat.

Juventus melihat Sorloth sebagai opsi untuk memperkuat sekaligus membentuk kembali lini serang mereka. Akan tetapi, langkah konkret perlu segera dilakukan jika mereka ingin mengalahkan klub-klub peminat lainnya.

IDNews.top – Chelsea kembali gagal meraih hasil positif pada rangkaian pramusim 2026/2027. The Blues harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor tipis 0-1 di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Rabu (5/8) malam WIB.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi pasukan Xabi Alonso. Sebelumnya, Chelsea juga tumbang 1-2 dari Tottenham Hotspur setelah sempat menang dramatis 6-4 atas Western Sydney Wanderers dalam tur pramusim.

Meski menurunkan komposisi pemain yang cukup kompetitif, Chelsea belum mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Moises Caicedo dipercaya menjadi kapten, sementara Danny Welbeck menjalani debut penuh bersama The Blues.

Juventus tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Satu momen brilian dari Edon Zhegrova pada babak kedua sudah cukup untuk memastikan kemenangan Bianconeri sekaligus memperpanjang pekerjaan rumah Chelsea menjelang musim baru.

Roket Zhegrova Jadi Pembeda Laga

Babak pertama berlangsung dengan tempo yang cenderung lambat. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan.

Juventus mencatat peluang terbaik melalui Jeremie Boga menjelang turun minum. Namun, Robert Sanchez masih sigap mengamankan tembakan pemain asal Pantai Gading tersebut.

Chelsea mencoba meningkatkan intensitas permainan setelah jeda. Marco Palestra memperoleh peluang emas usai menerima umpan Moises Caicedo, tetapi penyelesaiannya masih tepat mengarah ke pelukan Mattia Perin.

Juventus akhirnya memecah kebuntuan setelah Kenan Yildiz mengirim umpan matang kepada Edon Zhegrova. Winger asal Kosovo itu melepaskan tembakan keras kaki kiri yang meluncur ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dihentikan Sanchez.

Chelsea Masih Cari Bentuk Terbaik

Xabi Alonso melakukan tujuh pergantian pemain pada menit ke-66 demi meningkatkan kualitas permainan timnya. Namun, perubahan tersebut belum mampu membalikkan keadaan.

Mykhailo Mudryk akhirnya kembali tampil setelah absen sekitar 20 bulan akibat menjalani sanksi anti-doping. Meski demikian, pemain asal Ukraina itu belum mampu memberikan dampak signifikan bagi lini serang Chelsea.

Chelsea juga belum diperkuat sejumlah pemain penting seperti Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Morgan Rogers. Absennya beberapa pilar membuat proses adaptasi Alonso bersama skuadnya masih terus berjalan.

Statistik pertandingan menunjukkan duel berjalan sangat ketat dengan total expected goals (xG) hanya mencapai 1,25. Chelsea mencatat 0,61 xG, sedangkan Juventus menghasilkan 0,64 xG.

IDNews.top – Federico Chiesa dikabarkan semakin dekat untuk bertahan di Liverpool pada musim depan. Winger asal Italia itu sebelumnya ramai dikaitkan dengan kepindahan ke Serie A maupun Atletico Madrid.

Menurut laporan Calciomercato.it, Chiesa kini lebih condong melanjutkan kariernya di Anfield. Pemain berusia 28 tahun tersebut disebut ingin memperjuangkan tempatnya di skuad Liverpool.

Chiesa sempat diprediksi akan meninggalkan Liverpool setelah masa depannya menjadi tanda tanya. Namun, kedatangan pelatih baru Andoni Iraola memberikan peluang baru bagi sang pemain.

Iraola dipercaya dapat menjadi sosok penting dalam perjalanan Chiesa bersama Liverpool. Sang winger ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuktikan kualitasnya di Premier League.

Chiesa Siap Bersaing di Era Iraola

Situasi Chiesa mengalami perubahan dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, kepindahan pemain Italia itu pada bursa transfer musim panas disebut hampir pasti terjadi.

Kini, Chiesa justru bertekad bertahan dan menunjukkan kemampuannya kepada Iraola. Ia ingin mendapatkan peran penting setelah menjalani musim yang tidak mudah di Liverpool.

Calciomercato.it melaporkan bahwa Chiesa tertarik dengan tantangan baru di bawah Iraola. Sang pemain menilai kesempatan tersebut sebagai peluang untuk menghidupkan kembali kariernya di Inggris.

Rumor Pulang ke Italia Mulai Mereda

Sebelum perubahan situasi ini, Chiesa sempat dikaitkan dengan beberapa klub Italia. Ia sebelumnya pernah memperkuat Fiorentina dan Juventus sehingga rumor kembali ke Serie A terus muncul.

Selain klub Italia, Atletico Madrid juga disebut tertarik kepada pemain Timnas Italia tersebut. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang membuat Chiesa meninggalkan Liverpool.

Bursa transfer musim panas masih terbuka hingga akhir Agustus sehingga perubahan tetap bisa terjadi. Meski begitu, untuk saat ini Chiesa diperkirakan tetap berada di Merseyside dan siap menjalani musim baru bersama Liverpool.

Idnews.top – Chelsea semakin dekat mendapatkan Jordan Henderson pada bursa transfer musim panas ini. Fabrizio Romano menyatakan bahwa The Blues telah mencapai kesepakatan pribadi dengan sang gelandang.

Henderson akan bergabung dengan status bebas transfer setelah sepakat mengakhiri kontraknya bersama Brentford. Gelandang berusia 36 tahun itu disebut akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.

Romano juga mengungkapkan Henderson dijadwalkan meneken kontraknya pada pekan ini. Dengan begitu, mantan kapten Liverpool tersebut akan segera menjadi bagian dari skuad Chelsea.

Kehadiran Henderson menandai perubahan pendekatan Chelsea di bawah arahan Xabi Alonso. Klub kini mulai mengombinasikan pemain muda dengan sosok berpengalaman untuk memperkuat tim.

Xabi Alonso Ingin Tambah Pengalaman di Skuad

Henderson akan menjadi pemain senior kedua yang direkrut Chelsea setelah Danny Welbeck. Kombinasi keduanya diharapkan meningkatkan pengalaman sekaligus kepemimpinan di ruang ganti.

Xabi Alonso memang mendorong Chelsea untuk mendatangkan pemain yang sudah matang secara pengalaman. Sebelumnya, The Blues sempat mencoba merekrut Granit Xhaka, tetapi gagal mencapai kesepakatan.

Alonso menilai Henderson memiliki karakter pemimpin dan mental juara yang dibutuhkan tim. Pengalaman panjangnya sebagai kapten Liverpool menjadi salah satu alasan utama Chelsea mengejarnya.

Henderson Dinilai Bawa Nilai Tambah

Selama membela Liverpool, Henderson berhasil mengangkat trofi Premier League dan Liga Champions sebagai kapten tim. Rekam jejak tersebut diyakini dapat membantu perkembangan para pemain muda Chelsea.

Chelsea juga disebut masih melanjutkan pembicaraan untuk merekrut Danny Welbeck. Langkah itu memperlihatkan keinginan Alonso menciptakan keseimbangan antara energi pemain muda dan pengalaman para senior.

Meski sebagian suporter mempertanyakan kemampuan Henderson di level tertinggi saat ini, Chelsea tetap yakin dengan kualitasnya. Kepemimpinan, profesionalisme, dan mental pemenangnya dinilai akan memberi dampak positif, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Idnews.top – William Saliba dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera punggung saat membela Prancis di Piala Dunia 2026. Arsenal mengonfirmasi bek berusia 25 tahun itu akan menjalani proses pemulihan yang diperkirakan memakan waktu panjang.

Cedera tersebut sebenarnya sudah dirasakan Saliba selama beberapa pekan sebelum turnamen dimulai. Meski begitu, ia tetap memutuskan bermain untuk membantu Prancis di Piala Dunia.

Masalah pada punggungnya akhirnya memburuk saat Prancis menghadapi Spanyol di semifinal. Saliba hanya mampu bermain selama 30 menit sebelum ditarik keluar dari lapangan.

Setelah kembali ke London dan menjalani pemeriksaan lanjutan, tim medis memutuskan operasi tidak diperlukan. Sebagai gantinya, Saliba akan menjalani program rehabilitasi yang diawasi secara bertahap.

Arsenal Pastikan Saliba Jalani Rehabilitasi

Dalam pernyataannya, Arsenal memastikan Saliba akan memulai program pemulihan secepat mungkin. Klub berharap proses tersebut dapat membantunya kembali ke kondisi terbaik tanpa harus menjalani operasi.

Cedera yang dialami Saliba juga membuatnya tidak bisa tampil pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia. Prancis akhirnya kalah dari Inggris pada laga tersebut.

Sebelum mengalami cedera, Saliba sempat mengungkapkan bahwa dirinya sudah merasakan gangguan pada punggung selama beberapa bulan. Ia tetap bertahan karena ingin membantu Arsenal di Liga Champions dan Premier League, serta membela Prancis di Piala Dunia yang hanya berlangsung sekali dalam empat tahun.

Arsenal Kehilangan Bek Andalan

Musim lalu, Saliba menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad Arsenal. Ia mencatatkan 50 penampilan di semua kompetisi.

Kontribusinya membantu Arsenal mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjuarai Premier League. The Gunners juga berhasil melaju hingga final Liga Champions.

Absennya Saliba menjadi tantangan besar bagi tim asuhan Mikel Arteta menjelang musim baru. Arsenal dijadwalkan menghadapi Manchester City di Community Shield pada 16 Agustus sebelum membuka perjuangan mempertahankan gelar Premier League melawan Coventry City lima hari kemudian.

IDnew.top – Manajer Manchester United, Michael Carrick mengungkapkan situasi timnya di pra musim 2026/2027. Ia mengonfirmasi bahwa pemain-pemain yang berlaga di Piala Dunia akan segera memperkuat Setan Merah lagi.

Sejak dua pekan lalu, Manchester United sudah memulai pra musim mereka. Carrick mengumpulkan para penggawa Setan Merah di Carrington untuk mulai berlatih menyambut musim baru.

Namun sejauh ini skuad MU memang masih belum komplet. Ada beberapa pemain inti mereka yang belum bergabung dengan pra musim mereka karena mereka mendapatkan jatah libur usai tampil di Piala Dunia 2026.

Ketika ditanya kapan para pemain ini akan bergabung, begini kata Carric. “Ya, mereka yang bermain di Piala Dunia akan segera kembali ke tim kami,” ujar Carrick di MUTV.

Bakal Semakin Kuat

Carrick menyebut bahwa para pemain yang bertanding di Piala Dunia 2026 akan diintegrasikan secara perlahan menyesuiakan sampai di babak mana mereka bertanding.

Ia yakin bahwa ketika skuad Setan Merah sudah utuh, mereka bakal jadi tim yang lebih kuat kendati sang manajer menilai skuad MU yang tersedia saat ini sebenarnya sudah cukup bagus.

“Tim kami akan semakin kuat seiring waktu menjelang musim di mulai. Namun saya bisa bilang, kami punya grup yang bagus di pra musim saat ini,” sambung Carrick.

Bakal Terus Berkembang

Manchester United sendiri baru saja menggelar laga uji coba melawan Wrexham. Di pertandingan yang digelar di Helsinski, Finlandia itu, Setan Merah kalah dengan skor tipis 0-1.

Carrick berjanji bahwa timnya akan terus berbenah dan akan semakin membaik sehingga mereka akan siap menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.

“Kami tidak sabar untuk memainkan pertandingan-pertandingan berikutnya. Kami akan terus berkembang, kami akan terus mendorong diri kami hingga datangnya musim baru,” pungkas pelatih 44 tahun tersebut.

Laga MU Berikutnya

Manchester United sendiri dijadwalkan akan mengadakan laga uji coba lagi di akhir pekan ini.

Mereka akan menantang tim asal Norwegia, Rosenborg pada hari Jumat (24/7) malam nanti dan Setan Merah bertekad untuk meraih kemenangan di partai ini.

Idnew.top – Nobar Piala Dunia itu bukan cuma soal datang, duduk, lalu teriak pas gol tercipta. Buat banyak pria, nobar juga jadi bagian dari momen kumpul yang dinanti. Ada obrolan sebelum kick-off, ada saling ejek tipis-tipis soal tim jagoan, ada juga suasana ramai yang bikin satu malam terasa lebih hidup dari biasanya.

Karena itu, persiapan sebelum nobar sebetulnya nggak cuma soal cari tempat atau pilih jersey. Ada detail lain yang sering kelihatan sepele, tapi ngaruh ke kenyamanan sepanjang acara tubuh yang terasa fresh, wajah yang nggak kusam, dan aroma yang bikin diri sendiri tetap nyaman saat duduk berdekatan dengan banyak orang. Di sinilah parfum pria nobar jadi relevan.

Bukan berarti nobar harus dibuat terlalu serius. Justru sebaliknya, persiapan yang simpel bisa bikin kamu lebih enjoy dari awal sampai pertandingan selesai.

Sebelum Nobar, Bukan Cuma Outfit yang Perlu Dipikirkan

Kalau mau jujur, outfit memang jadi hal pertama yang biasanya dipikirkan. Mau pakai jersey retro, kaus tim nasional, atau outfit santai yang tetap enak dilihat, semuanya bisa bantu membangun suasana. Tapi outfit yang oke akan terasa lebih maksimal kalau tubuhnya juga sudah siap.

Bayangin datang ke tempat nobar setelah seharian kerja atau kuliah, lalu langsung duduk di tengah keramaian. Baju sudah pas, tapi badan masih terasa gerah dan wajah kelihatan capek. Kesan keseluruhannya jadi kurang enak. Makanya, persiapan sebelum berangkat sebaiknya nggak berhenti di urusan baju saja.

Kadang yang bikin rasa pede naik justru hal-hal yang sederhana, mandi dulu, bersihin wajah, lalu pakai parfum yang pas. Dari situ, nobar terasa bukan sekadar datang nonton, tapi datang dalam kondisi yang lebih enak.

Grooming Simpel Biar Nggak Datang dalam Kondisi “Asal Berangkat”

Grooming sebelum nobar sebenarnya gampang. Nggak perlu ritual panjang atau banyak langkah. Yang penting tubuh terasa bersih dan wajah nggak kelihatan capek. Mandi sebelum berangkat jadi langkah paling dasar untuk ngilangin rasa gerah, debu, dan sisa aktivitas seharian.

Setelah itu, bagian wajah juga penting. Wajah yang terasa bersih bikin keseluruhan penampilan lebih siap. Untuk kebutuhan ini, FFAR Sigma Spirit 2 in 1 Face Wash & Shaving Foam cocok buat pria yang suka semuanya simpel. Produk ini bisa dipakai untuk membersihkan wajah sekaligus membantu proses bercukur, jadi nggak perlu ribet pakai banyak produk. Formulanya membantu membersihkan menyeluruh, menjaga kelembapan kulit, membantu menenangkan kulit setelah bercukur, dan memberi sensasi clean, fresh, masculine scent. Buat yang ingin tampil rapi tanpa banyak effort sebelum nobar, ini jadi langkah yang cukup masuk akal.

Yang menarik, hasil dari grooming sederhana kayak gini bukan cuma kelihatan di luar. Tubuh terasa lebih ringan, wajah lebih nyaman, dan mood biasanya ikut naik.

Parfum yang Tepat Bikin Nobar Lebih Enak Dijalanin

Setelah outfit sudah oke dan grooming dasar selesai, satu sentuhan terakhir yang sering bikin semuanya terasa lengkap adalah parfum. Dalam suasana nobar yang ramai, parfum yang tepat bisa bikin kamu merasa lebih nyaman tanpa harus terasa berlebihan.

Untuk momen seperti ini, tipe aroma yang fresh dan maskulin biasanya paling aman. FFAR Sigma Spirit EDP punya karakter seperti itu. Parfum ini dirancang untuk pria aktif yang penuh semangat dan suka kebebasan, dengan ketahanan hingga 8 jam. Bukaan aromanya datang dari ozone, lemon, bergamot, lavandin, dan italian orange yang langsung memberi kesan segar dan energik.

Setelah itu, aromanya berkembang ke melon, nutmeg, patchouli, geranium, dan white floral, lalu ditutup dengan vetiver, amber, musk, leather, dan cedar yang bikin wanginya tetap punya sisi maskulin yang rapi. Hasilnya, parfum ini terasa pas buat suasana nobar, nggak terlalu berat, tapi tetap punya karakter.

Aroma seperti ini cocok buat pria yang ingin hadir dengan kesan segar tanpa kelihatan terlalu “niat”. Nobar jadi lebih nyaman, ngobrol lebih pede, dan suasana ramai pun terasa lebih enak dijalani.

Pada akhirnya, nobar Piala Dunia bukan cuma tentang pertandingan besar, tapi juga soal menikmati momen kebersamaan dengan versi terbaik dari diri sendiri. Saat outfit sudah dipilih, tubuh sudah dibersihkan, wajah terasa segar, dan parfum yang dipakai mendukung keseluruhan vibe, rasa percaya diri biasanya muncul lebih natural. Dan dari situ, upgrade grooming routine bersama FFAR terasa seperti langkah simpel yang memang layak jadi bagian dari persiapan sebelum malam pertandingan dimulai.

Idnews.top – Polemik yang muncul setelah laga Argentina melawan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Hossam Hassan. Pelatih Mesir itu mengungkap makna di balik gestur ‘X’ yang sempat memicu berbagai spekulasi usai pertandingan.

Momen tersebut terjadi pada menit ke-98 ketika Hassan menyilangkan kedua tangannya ke arah wasit Francois Letexier. Isyarat itu menjadi sorotan karena dalam beberapa kesempatan sebelumnya, gestur ‘X’ identik dengan laporan dugaan tindakan rasis di lapangan.

Situasi pertandingan memang berlangsung dalam tensi tinggi. Mesir yang sempat unggul 2-0 harus menerima kenyataan tersingkir setelah Argentina membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui gol Cristiano Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez dalam rentang 13 menit.

Kontroversi keputusan wasit turut memperkeruh suasana. Mesir memprotes pembatalan gol Mostafa Ziko serta menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses gol kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-93.

Hossam Hassan Tegaskan Gestur ‘X’ Bukan Terkait Isu Rasisme

Lebih dari sepekan setelah pertandingan berakhir, Hossam Hassan akhirnya memberikan klarifikasi mengenai aksi yang dilakukannya di pinggir lapangan. Ia menegaskan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan dugaan tindakan rasis.

Menurut Hassan, isyarat itu merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya merugikan Mesir. Ia merasa beberapa keputusan penting sepanjang pertandingan tidak berpihak kepada timnya.

Ketegangan di bangku cadangan Mesir memang sempat meningkat setelah serangkaian keputusan kontroversial. Bahkan, tayangan pertandingan memperlihatkan saudara kembar Hossam Hassan yang juga menjadi asistennya, Ibrahim Hassan, sempat menurunkan tangan sang pelatih setelah gestur tersebut dilakukan.

“Isyarat itu bukan rasis. Saya memberi tahu , ‘Anda tidak adil’. datang kepada saya dan berkata, ‘Mengapa? Mengapa? Mengapa?’ Dan saya tidak tahu apa lagi,” ucap Hossam Hassan pada The Sun.

Hossam Hassan Ungkap Momen Adu Argumen dengan Lionel Messi

Selain menjelaskan maksud gestur tersebut, Hossam Hassan juga mengungkap adanya interaksi langsung dengan Lionel Messi seusai insiden itu. Menurutnya, kapten Argentina menghampiri dirinya dan mempertanyakan alasan di balik protes yang dilakukan kepada wasit.

Meski sempat terjadi adu argumen singkat, pelatih berusia 59 tahun itu mengaku memilih tidak memperpanjang perdebatan. Ia tetap menaruh rasa hormat kepada Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah.

“Itu adalah salah satu dari sedikit momen ketika Messi terlibat adu mulut selama pertandingan. Dan dia akhirnya menangis karena sedang mengalami masa sulit secara emosional,” kata Hossam Hassan.

“Kami adalah tim yang sangat tangguh dan kami menempatkan mereka dalam posisi yang sulit. Saya mencoba untuk tidak menanggapinya dan menghindari gesekan verbal di antara kami, sebagai bentuk penghormatan terhadap kariernya,” tegasnya.