29 Oktober 2026

> BERITA GLOBAL DUNIA SEPAK BOLA

Berita sepak bola sajian Info Berita SEPAK BOLA DARI SELURUH DUNIA, Tentang Tim, Pemain, dan Topik Hangat update yang sedang trending untuk para penggemar dunia sepak bola.

Idnews.top – Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Como dalam laga pramusim di Emirates Stadium. The Gunners kemudian mengamankan kemenangan 4-3 lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Laga ini menjadi panggung debut Bruno Guimaraes setelah didatangkan dari Newcastle dengan nilai transfer £75 juta (sekitar Rp1,81 triliun).

Di sisi lain, Myles Lewis-Skelly mencetak gol ketika masa depannya bersama Arsenal tengah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang.

Lewis-Skelly Buka Keunggulan Arsenal

Lewis-Skelly membawa Arsenal unggul pada menit ke-33 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Como, Jean Butez. Ia memotong umpan buruk sang penjaga gawang sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang ke dalam gawang.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri karena Lewis-Skelly tengah berada dalam pembicaraan mengenai masa depannya. Setelah mencetak gol, pemain muda Inggris itu merayakannya dengan membuat gestur hati menggunakan kedua tangannya.

Como mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui Martin Baturina. Gelandang tersebut melewati Theo Julienne dan Max Dowman sebelum melepaskan penyelesaian keras yang tidak mampu dihentikan Kepa Arrizabalaga.

Bruno Guimaraes Jalani Debut

Bruno Guimaraes mendapatkan sambutan hangat dari pendukung tuan rumah ketika masuk pada awal babak kedua. Gelandang Brasil itu menjadi salah satu rekrutan baru Arsenal yang menjalani penampilan pertamanya bersama klub.

Kehadiran Bruno belum mampu membawa Arsenal mencetak gol kedua sepanjang 45 menit terakhir. Martin Odegaard sempat menciptakan peluang matang untuk Fabio Vieira pada menit ke-53, tetapi tembakan pemain Portugal tersebut masih dapat diamankan kiper Como.

Mikel Arteta juga memberikan kesempatan tampil pertama pada pramusim kepada Eberechi Eze, David Raya, Mikel Merino, dan Noni Madueke. Sementara itu, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Zubimendi belum dimainkan setelah baru kembali dari tugas bersama Timnas masing-masing.

Arsenal Menang Adu Penalti 4-3

Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Arsenal menang 4-3 dengan Bruno Guimaraes dan rekrutan anyar lainnya, Christos Tzolis, ikut mencetak gol dari titik putih.

Madueke menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang gagal menjalankan tugasnya dalam drama tersebut. Kemenangan ini memberikan hasil positif bagi tim Arteta meski performa selama babak kedua belum menghasilkan gol tambahan.

Arsenal kini mengalihkan perhatian ke Community Shield menghadapi Manchester City di Wembley pada Minggu. Setelah itu, The Gunners akan membuka perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Coventry pada Jumat, 21 Agustus.

LARISBOLA – Jadwal pekan ke-1 Super League 2026/2027 yang bergulir pada 4-6 September 2026, disiarkan di Indosiar dan Vidio. Sembilan pertandingan akan menjadi pembuka persaingan musim baru.

Arema FC menjadi tim yang mendapat sorotan setelah melaju hingga semifinal Piala Presiden 2026. Singo Edan kemudian kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya.

Arema FC akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada laga pertama musim 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan. Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi tim asuhan Marcos Santos.

Laga lain yang menarik mempertemukan juara bertahan Persib Bandung dengan PSM Makassar. Duel tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 6 September 2026.

Arema FC Buka Musim dengan Modal Positif
Arema FC memiliki modal cukup baik setelah menjalani lima pertandingan di Piala Presiden 2026. Marcos Santos menilai turnamen tersebut membantu perkembangan tim sebelum memasuki kompetisi resmi.

“Lima pertandingan di turnamen pramusim sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” kata pelatih asal Brasil itu.

Kini Arema FC harus membuktikan perkembangan tersebut di Super League. Isenmulang Kalteng FC menjadi lawan pertama yang akan menguji kesiapan Singo Edan.

Persib Bandung juga memulai musim dengan target mempertahankan gelar. Maung Bandung bakal menghadapi PSM Makassar yang datang dengan persiapan matang.

Persib vs PSM Jadi Laga Besar Pekan Pertama
Persib memiliki kekuatan lebih lengkap dibandingkan saat tampil di Piala Presiden 2026. Tujuh pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 sudah kembali ke skuad.

PSM kehilangan sejumlah pemain penting seperti Yuran Fernandes dan Reza Arya. Namun, kekuatan pemain lokal serta mentalitas Juku Eja tetap membuat mereka layak diperhitungkan.

Kehadiran Darije Kalezic juga menjadi daya tarik tersendiri. Pelatih berusia 56 tahun itu pernah membawa PSM meraih gelar Piala Indonesia.

Jadwal Pekan ke-1 Super League 2026/2027

Berikut jadwal lengkap pekan pertama Super League 2026/2027:

Jumat, 4 September 2026

  • 15.30 WIB: Arema FC vs Isenmulang Kalteng
  • 19.00 WIB: Bali United vs PSS Sleman

Sabtu, 5 September 2026

  • 15.30 WIB: Persik Kediri vs Dewa United
  • 15.30 WIB: PSIM Yogyakarta vs Persita
  • 15.30 WIB: Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya
  • 19.00 WIB: Borneo FC vs Persija Jakarta

Minggu, 6 September 2026

  • 15.30 WIB: Java United vs Garudayaksa
  • 19.00 WIB: Madura United vs Persijap Jepara
  • 19.00 WIB: Persib Bandung vs PSM Makassar
PSG Vs Aston Villa: Misi Lahap Semua Trofi

BolaIndonesia – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan ambisi besar mereka untuk menguasai kompetisi musim ini. Menghadapi Aston Villa, pasukan Luis Enrique datang dengan motivasi tinggi dan rasa lapar untuk terus mengangkat trofi.

PSG tidak ingin berhenti setelah meraih kesuksesan sebelumnya. Klub raksasa Prancis tersebut kini memasang target lebih tinggi dengan berusaha mempertahankan dominasi di level domestik sekaligus tampil kompetitif di panggung Eropa.

Pertandingan PSG vs Aston Villa pun menjadi salah satu ujian penting bagi skuad Enrique. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PSG untuk menunjukkan bahwa mereka masih memiliki ambisi besar.

PSG Punya Mental Juara

Luis Enrique dikenal sebagai pelatih yang menuntut timnya memiliki mental pemenang. Filosofi tersebut terus diterapkan kepada para pemain PSG yang diharapkan tidak cepat puas setelah mendapatkan sebuah gelar.

Musim demi musim, PSG berusaha membangun tim yang semakin komplet. Mereka memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang membuat kedalaman skuad semakin kuat.

Dalam menghadapi Aston Villa, Enrique tentu ingin melihat respons anak asuhnya ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda. Intensitas, penguasaan bola, serta efektivitas di depan gawang akan menjadi faktor penting.

PSG juga dituntut menjaga konsentrasi sejak menit awal. Kesalahan kecil bisa memberikan kesempatan kepada Aston Villa untuk memberikan tekanan.

Aston Villa Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Di sisi lain, Aston Villa memiliki alasan kuat untuk tampil percaya diri. Klub asal Inggris tersebut berkembang menjadi salah satu tim yang mampu memberikan perlawanan serius kepada klub-klub besar Eropa.

Permainan agresif dan organisasi tim yang solid membuat Villa berpotensi menyulitkan PSG. Karena itu, Enrique tidak boleh menganggap pertandingan ini sebagai laga mudah.

PSG harus mampu mengendalikan tempo sekaligus mengantisipasi serangan balik. Aston Villa dapat memanfaatkan ruang kosong apabila lini pertahanan PSG terlalu agresif membantu serangan.

Duel tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain PSG untuk membuktikan kualitas mereka ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.

Enrique Ingin PSG Terus Berburu Trofi

Ambisi terbesar Enrique adalah membangun PSG sebagai tim yang tidak hanya kuat di satu kompetisi. Pelatih asal Spanyol itu ingin pasukannya memiliki mental untuk mengejar setiap trofi yang tersedia.

Target tersebut tentu tidak mudah. Jadwal padat, persaingan ketat, serta tuntutan tampil konsisten dapat menjadi tantangan besar sepanjang musim.

Namun, PSG memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan Enrique melakukan rotasi. Setiap pemain dituntut siap ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Mental seperti inilah yang ingin terus dibangun Enrique. Bagi PSG, satu trofi belum cukup. Mereka ingin membuktikan bahwa dominasi dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

PSG Vs Aston Villa Jadi Ujian Ambisi

Pertandingan PSG vs Aston Villa akhirnya menjadi panggung untuk melihat sejauh mana ambisi tersebut bisa diwujudkan. PSG memang memiliki kualitas individu yang mumpuni, tetapi sepak bola tidak hanya ditentukan oleh nama besar.

Kekompakan, disiplin, dan kemampuan menjalankan strategi akan menjadi penentu. Enrique tentu berharap para pemainnya mampu menerjemahkan rencana permainan dengan sempurna di lapangan.

Sementara itu, Aston Villa akan berusaha memanfaatkan setiap peluang untuk membuat PSG berada dalam tekanan.

Jika PSG mampu tampil sesuai ekspektasi, kemenangan atas Aston Villa dapat menjadi modal penting untuk perjalanan mereka selanjutnya. Sebaliknya, hasil kurang maksimal bisa menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju banyak trofi masih panjang.

Lapar Gelar, PSG Tak Mau Cepat Puas

Satu hal yang terlihat jelas dari PSG adalah ambisi untuk terus berkembang. Enrique ingin pasukannya memiliki rasa lapar yang tidak pernah hilang.

PSG kini tidak sekadar mengejar kemenangan. Mereka ingin membangun budaya juara, menjaga konsistensi, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari perjalanan menuju trofi berikutnya.

Duel melawan Aston Villa menjadi salah satu ujian dari proyek tersebut. Jika mampu melewatinya dengan performa meyakinkan, PSG semakin menunjukkan bahwa mereka serius untuk lahap semua trofi yang tersedia.

Bagi Enrique dan pasukannya, perjuangan belum selesai. Justru setelah meraih kesuksesan, tantangan berikutnya adalah mempertahankan standar tinggi dan terus memburu gelar demi gelar.

Idnews.top – Bruno Guimaraes resmi datang untuk menjadi penggerak baru di lini tengah Arsenal. Transfer senilai £75 juta (sekitar Rp1,8 triliun) dari Newcastle menjadi simbol ambisi The Gunners untuk langsung bersaing memperebutkan trofi sejak pekan-pekan awal musim.

Mikel Arteta kini memiliki lebih banyak opsi di sektor tengah setelah sebelumnya mengandalkan Declan Rice, Martin Zubimendi, dan Martin Odegaard. Kehadiran Guimaraes diproyeksikan memperkuat struktur permainan agar lebih agresif sekaligus fleksibel menghadapi berbagai karakter pertandingan.

Pada usia 28 tahun, Guimaraes bukan pembelian jangka panjang. Namun, Arsenal memang mencari profil yang dapat memberi pengaruh segera dalam perburuan Premier League, Liga Champions, dan kompetisi domestik.

Bruno Guimaraes: Investasi Mahal yang Sudah Teruji

Nilai transfer £75 juta (sekitar Rp1,8 triliun) terhitung besar, tetapi Arsenal mendapatkan gelandang yang telah membuktikan kualitasnya di Premier League. Guimaraes datang bukan dengan janji potensi, melainkan rekam jejak sebagai pemimpin dan pemain yang tampil konsisten di level tertinggi.

Keandalan fisiknya memberi keuntungan tambahan. Sejak debut, ia telah tampil dalam 195 pertandingan bersama Newcastle, menghadirkan ketahanan untuk melalui musim panjang yang bisa mencapai hampir 60 pertandingan dalam satu musim.

Lebih dari sekadar menambah kualitas teknis, Guimaraes membawa karakter kompetitif yang dapat memperkuat mental tim. Transfer ini mempertegas niat Arsenal untuk tidak menunggu kesempatan berikutnya dalam perburuan gelar.

Guimaraes hadir untuk membantu memenangkan pertandingan besar sekarang. Dengan pengalaman, agresivitas, kreativitas, dan kemampuan bertahan, ia berpeluang menjadi kepingan penting dalam upaya Arteta mengangkat The Gunners ke level berikutnya.

Pengalaman Premier League Jadi Modal Utama

Guimaraes meninggalkan Newcastle setelah menjadi bagian vital sejak Februari 2022. Ia sempat mengenakan ban kapten, tampil lebih banyak dibanding pemain Newcastle lain sejak debut, dan berkembang menjadi pusat permainan tim asuhan Eddie Howe.

Kontribusinya menghadirkan kombinasi agresivitas, teknik, dan ketenangan. Ia mampu memenangkan duel, membawa bola melewati tekanan, mengatur ritme, serta mengirim umpan pembuka ruang bagi rekan setim.

Arsenal membutuhkan profil tersebut untuk menghadapi jadwal padat dan laga-laga berintensitas tinggi. Pengalaman Guimaraes di pertandingan besar membuat Arteta mendapatkan pemain yang tidak memerlukan waktu panjang untuk memenuhi tuntutan Premier League.

Kombinasi Ideal Bersama Rice, Bukan Sekadar Gelandang Bertahan

Selama berkostum Newcastle, Guimaraes kerap dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang agresif merebut bola. Namun, perkembangan beberapa musim terakhir menunjukkan kontribusinya jauh melampaui label gelandang bertahan semata.

Musim lalu, ia mencetak sembilan gol dan lima assist di Premier League, sekaligus menjadi pemain Newcastle dengan kontribusi gol terbanyak. Produktivitas ini menunjukkan ancaman dari lini kedua tanpa mengorbankan tanggung jawab defensif.

Pergerakan ke area yang lebih tinggi membuka peluang bagi Arteta untuk memainkannya sebagai gelandang nomor delapan. Guimaraes dapat masuk dari sisi kanan, menyerang ruang di sekitar kotak penalti, dan memanfaatkan pergerakan Martin Odegaard atau Bukayo Saka.

Dipadukan dengan Declan Rice, karakter keduanya saling melengkapi. Guimaraes mencatat 6,1 duel dimenangkan dan 1,6 tekel sukses per 90 menit, serta 5,0 recovery per 90 menit—hanya berada di bawah Rice di antara gelandang tengah Arsenal dalam kategori tersebut. Fleksibilitasnya memungkinkan Arteta mengubah struktur permainan: Guimaraes bisa bermain lebih dalam untuk membantu Zubimendi, sementara Rice diberi kebebasan ke depan atau sebaliknya, menjaga kans bersaing di Premier League, Liga Champions, dan kompetisi domestik.

BOLADONESIA – Gelombang protes menghantam Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) jelang pertandingan Malaysia vs Vietnam pada leg I semifinal Piala ASEAN 2026. Para suporter Harimau Malaya memprotes keras kenaikan harga tiket untuk pertandingan tersebut yang dinilai terlalu tinggi, tidak worth it.

Untuk menyaksikan langsung partai Malaysia vs Vietnam di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8/2026), penonton harus mengeluarkan uang 50 ringgit (sekitar Rp218 ribu). Itu naik 70% dari harga tiket saat menjamu Laos dan Filipina pada fase grup yang hanya sebesar 30 ringgit (sekitar Rp131 ribu).

Bagi para suporter Harimau Malaya, kenaikan itu berlebihan. Pasalnya, laga berlangsung di Cheras, bukan Stadion Nasional Bukit Jalil yang jelas lebih nyaman. Beberapa suporter menegaskan, akan lebih masuk akan bila harga tiket hanya naik 5 ringgit sehingga akan lebih banyak penonton yang datang ke stadion. Harga 50 ringgit baru pantas bila laga digelar di Bukit Jalil.

Kenaikan harga tiket leg I semifinal Piala ASEAN itu bisa jadi menajamkan antipati para suporter terhadap FAM. Patut diingat, Ultras Malaya hingga kini masih melakukan boikot, tak datang ke stadion, akibat kecewa berat oleh skandal pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi dari Spanyol dan Amerika Selatan.

Ancaman Laga Malaysia vs Vietnam

Gelombang protes soal kenaikan drastis harga tiket laga Malaysia vs Vietnam pada leg I semifinal Piala ASEAN 2026 itu direspons FAM. Mereka berdalih, kenaikan itu tak terlepas membengkaknya biaya operasional untuk partai tersebut, termasuk biaya pengamanan dan kebutuhan teknis.

FAM juga menilai harga tiket masih terjengkau walaupun naik 70%. “Penetapan harga tiket sudah mempertimbangkan biaya operasional dengan upaya memastikan laga timnas akan terus disaksikan oleh para suporter Harimau Malaya,” urai pernyataan FAM seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Berita Harian.

Atas dasar itu, FAM meminta para suporter untuk memahami kenaikan harga tiket tersebut. “Kami harap, para suporter terus memberikan dukungan bagi timna Malaysia dalam menghadapi laga penting melawan Vietnam nanti,” ujar induk organisasi sepak bola di Malaysia itu.

Salah satu penyebab kenaikan drastis harga tiket semifinal Piala ASEAN kemungkinan besar adalah biaya pengamanan. Patut diingat, sempat terjadi bentrokan antara pendukung Malaysia dan Filipina pada laga pamungkas fase grup. Sebagai antisipasi, bisa jadi FAM meminta penambahan jumlah personil keamanan.

BOLADONESIA – Sudah hampir setengah abad lamanya timnas Belanda selalu dilatih orang Belanda. Kali terakhir Oranje ditangani pelatih asing pada 1977-78. Kala itu, Ernst Happel dari Austria yang memegang kendali tim, termasuk saat kalah dari Argentina di final Piala Dunia 1978.

Kini, Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sepertinya siap meninggalkan tradisi yang telah berlangsung hampir 50 tahun itu. De Telegraaf mengabarkan, KNVB mulai melirik sosok pelatih asing untuk menangani Oranje yang ditinggal Ronald Koeman selepas gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Sosok yang disebut-sebut jadi bidikan KNVB adalah Roberto Martinez yang pada Piala Dunia lalu menangani timnas Portugal. Menurut De Telegraaf, Direktur Teknik Nigel de Jong sudah berbicara dengan pelatih yang sempat harum saat menangani timnas Belgia itu dalam sebuah kesempatan di Malaga beberapa hari lalu.

Kabar yang dilansir De Telegraaf itu menyiratkan masih ada keraguan di antara para petinggi KNVB terhadap Michael Reiziger yang sebelumnya disebut-sebut akan ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda. Pekan lalu, pada laga Johan Cruijff Schaal, pelatih timnas U-21 Belanda itu berbincang panjang dengan De Jong dan Clarence Seedorf.

Mustahil Latih Timnas Belanda

Klaim De Telegraaf yang menyatakan KNVB telah melakukan pendekatan terhadap Roberto Martinez langsung mendapatkan respons. Pengacara Martinez, Jesse De Peters, mengaku kabar itu mengejutkan. Dia pun menyebut kliennya bisa dikatakan mustahil melatih timnas Belanda karena beberapa hal.

“Jika De Jong memanggil, kami siap berdiskusi. Namun, secara tradisi, KNVB selalu mengejar pelatih Belanda, dan secara finansial, saya menduga harapan yang ada terpaut sangat jauh. Saya tak bisa membayangkan bagaimana hal ini akan berujung pada sebuah kesepakatan,” ujar De Peters seperti dikutip IDNEWS.TOP dari Voetbal International.

Pernyataan tersebut jadi sinyal kuat bahwa KNVB harus bekerja lebih keras lagi dalam menentukan sosok pengisi pos yang ditinggalkan Ronald Koeman. Saat ini, hanya Louis van Gaal yang terang-terangan siap kembali melatih Oranje. Namun, KNVB masih mengabaikan pelatih berumur 75 tahun itu.

Sementara itu, sejumlah nama yang sebelumnya dijagokan menangani Oranje sudah terlebih dahulu menolak. Mereka antara lain Erik ten Hag dan Arne Slot yang sedang menganggur. Begitu pula Peter Bosz yang membawa PSV Eindhoven juara Eredivisie 3 musim beruntun. Beberapa pakar masih meminta KNVB untuk membujuk lagi Bosz yang musim ini menjalani start buruk bersama PSV.

Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, mengungkap alasan di balik keputusan manajemen melanjutkan kerja sama dengan pelatih Jean-Paul van Gastel untuk BRI Super League 2026/2027.

Liana Tasno menyebut ada kesamaan visi dan nilai antara dirinya dengan Van Gastel. Salah satu yang paling utama ialah soal integritas dalam menjalankan tugas dan membawa PSIM menjadi lebih baik.

“Puji Tuhan saya bisa berjodoh dengan coach Jean-Paul van Gastel. Saya menilai beliau punya visi yang sama dengan PSIM, terutama soal integritas,” ujar Liana Tasno.

“Setiap orang punya nilai yang berbeda-beda. Ada yang suka fashion, ada yang suka kuliner. Tapi yang paling penting saya dan coach JP punya satu kesamaan, yaitu integritas,” imbuh wanita berusia 43 tahun itu.

Integritas Jadi Dasar Utama

Menurut Liana, Integritas yang dimaksud bukan sekadar nilai yang tertulis, melainkan komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi PSIM. Ia ingin elemen tim memiliki tujuan sama ketika menghadapi kompetisi.

“Bagaimana caranya supaya PSIM datang untuk menang dan selalu bisa menjadi kebanggaan bagi banyak orang. Memang tidak mudah, tapi setidaknya value kami sama. Kalau nilai dasarnya sudah sama, perjalanan ke depan akan jauh lebih enak,” katanya.

Kesamaan visi tersebut menjadi salah satu pertimbangan manajemen PSIM memberikan kepercayaan kepada Jean-Paul van Gastel untuk semusim ke depan. Pelatih asal Belanda itu diharapkan bisa mengantar Naga Jawa terbang lebih tinggi.

Bagi Liana, kesamaan nilai adalah modal penting untuk membangun kerja sama dalam jangka panjang. Terlebih, PSIM akan menghadapi persaingan yang lebih ketat di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Melibatkan Banyak Pihak

Selain itu, Liana juga menjelaskan bahwa pembentukan skuad PSIM bukan merupakan hasil keputusan satu orang. Proses perekrutan pemain dilakukan melalui diskusi dan komunikasi yang melibatkan sejumlah pihak.

“Sekali lagi tolong diluruskan di media, karena saya tidak pernah mengatakan bahwa saya mempercayakan 100 persen kepada coach Jean-Paul sendiri. Itu salah,” papar Liana Tasno.

“Coach JP membangun skuad ini bersama satu tim. Ada asisten pelatih, analis, tim scouting, kemudian juga diperbantukan oleh Mas Iksan sebagai manajer tim dan coach Guntur Cahyo. Jadi coach JP sudah diperkuat oleh tim yang lengkap.”

“Kalau bicara secara teknis, saya memang percaya kepada coach JP. Selama bekerja dengan beliau, saya melihat beliau adalah pelatih yang sangat cerdas dalam menyusun skuad, terutama dalam hal leadership. Itu sangat penting di dalam sebuah tim,” pungkasnya.

LARISBOLA – Indonesia mendapatkan kepastian sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Dua stadion disiapkan untuk menggelar turnamen tersebut, yakni Stadion Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat.

Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senin (10/8/2026) pagi WIB. Pemerintah sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait persiapan turnamen.

Menpora Erick Thohir menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat komitmen pemerintah kepada FIFA. Surat tersebut kemudian mendapat balasan dari FIFA yang memastikan Indonesia menjadi tuan rumah.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi agenda penting bagi Timnas Indonesia pada periode FIFA Matchday. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.

Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat Jadi Venue

Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung dipastikan menjadi dua stadion yang disiapkan Indonesia. Kedua venue tersebut akan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Erick Thohir sebelumnya memimpin rapat koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polri, PSSI, hingga Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK).

“Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA. FIFA alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah. Dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya,” ujar Erick Thohir.

Erick menjelaskan bahwa proses penyelesaian kontrak tuan rumah tidak jauh berbeda dengan pengalaman Indonesia ketika menggelar turnamen FIFA sebelumnya.

“Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan U-17. Jadi tidak banyak berbeda,” tutur Erick Thohir.

Harapan Presiden Prabowo

Meski status tuan rumah telah dipastikan, Indonesia masih menunggu informasi lebih lanjut dari FIFA mengenai peserta dan jadwal pertandingan. Erick Thohir menyebut masih ada beberapa hal yang perlu disinkronisasikan sebelum seluruh persiapan turnamen dapat dituntaskan.

“Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu. Pemerintah, Bapak Presiden mendukung penuh event ini.”

“Bapak Presiden mengharapkan event-event besar seperti ini bisa terus terjadi juga di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan,” ungkap Erick Thohir.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan terbagi menjadi dua kasta, yakni Divisi 1 dan Divisi 2. Divisi 1 diikuti delapan negara yang dibagi ke dalam Grup A dan Grup B, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

KLIKBETS – Mempertahankan takhta selalu lebih sulit daripada merebutnya. Ungkapan klasik dalam dunia olahraga itu kini menjadi ujian nyata bagi Persib Bandung menyongsong musim baru BRI Super League 2026/2027.

Datang dengan predikat mentereng usai mencatatkan rekor sejarah three-peat (juara tiga musim beruntun sejak 2023/2024, 2024/2025, hingga 2025/2026), Maung Bandung kini membidik misi yang jauh lebih ambisius: menancapkan dinasti emas dengan gelar keempat berturut-turut.

Namun, mengarungi BRI Super League musim ini jelas tidak akan seperti berjalan di taman bunga. Seluruh rival telah bersolek dan menaruh bidikan utama untuk meruntuhkan dominasi Pangeran Biru dari Bandung.

Persib pun dihadapkan pada jadwal yang cukup berat. Mereka sudah harus bertandang ke markas rival abadi, Persija Jakarta di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. 

Sering Main Malam

Ada hal menarik dari jadwal resmi BRI Super League 2026/2027 yang baru-baru ini dikeluarkan oleh I. League selaku operator kompetisi. Mayoritas laga Persib Bandung akan dimainkan malam hari, mulai pukul 19.00 WIB.

Satu di antara tantangan terbesar Persib Bandung di musim 2026/2027 adalah jadwal pertandingan yang sangat padat.

Sebagai wakil Indonesia di kancah antarklub Asia (AFC Champions League Two), rotasi pemain menjadi harga mati bagi manajemen dan tim pelatih.

Perjalanan tandang lintas negara di Asia dipastikan menguras energi para pilar utama.

Kejelian Bojan Hodak dalam merotasi pemain starter dengan pelapis akan menjadi penentu apakah performa Persib di BRI Super League tetap stabil di jalur kemenangan.

Jadwal Lengkap Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027

Pekan ke-1

Persib Vs PSM (6/9/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-2

Persija Vs Persib (12/9/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bung Karno)

Pekan ke-3

Persijap Vs Persib (20/9/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bumi Kartini)

Pekan ke-4

Persib Vs Dewa United (11/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-5

Persib Vs Persik (18/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-6

Madura United Vs Persib (22/10/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Madura Ratu Pamelingan)

Pekan ke-7

Garudayaksa FC Vs Persib (26/10/2026) Pukul 15.30 WIB (Pakansari)

Pekan ke-8

Persib Vs Isenmulang Kalteng FC (1/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-9

Java United Vs Persib (8/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Jatidiri)

Pekan ke-10

Persib Vs Bali United (22/11/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-11

Persita Vs Persib (29/11/2026) Pukul 19.00 WIB. (Indomilk Arena)

Pekan ke-12

Persebaya Vs Persib (6/12/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bung Tomo)

Pekan ke-13

Persib Vs Borneo FC (3/2/2027) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-14

Persib Vs PSS (14/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-15

Arema FC Vs Persib (20/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Kanjuruhan)

Pekan ke-16

Persib Vs Bhayangkara FC (23/12/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-17

Persib Vs PSIM (27/12/2026) Pukul 19.00 WIB: (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-18

Dewa United Vs Persib (7/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Banten International Stadium)

Pekan ke-19

Persib Vs Madura United (14/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-20

Isenmulang Kalteng FC Vs Persib (21/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Tuah Pahoe)

Pekan ke-21

Persib Vs Persijap (28/2/2026) Pukul 20.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-22

Persib Vs Java United (14/3/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-23

PSS Vs Persib (21/3/2026) Pukul 19.00 WIB (Maguwoharjo)

Pekan ke-24

PSIM Vs Persib (3/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Sultan Agung)

Pekan ke-25

Persib Vs Arema FC (10/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-26

Bali United Vs Persib (18/4/2026) Pukul 19.00 wib (Kapten I Wayan Dipta)

Pekan ke-27

Persib Vs Persija (24/4/2026) Pukul 15.30 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-28

Borneo FC Vs Persib (30/4/2026) Pukul 19.00 WIB (Segiri)

Pekan ke-29

Persib Vs Garudayaksa (4/5/2026) Pukul 19.00 WIB (Gelora Bandung Lautan Api)

Pekan ke-30

PSM Vs Persib (8/5/2026) Pukul 15.30 WIB. (Gelora BJ. Habibie)

Pekan ke-31

Persib Vs Persebaya (13/5/2026) Pukul 15.30 WIB

Pekan ke-32

Persik Vs Persib (23/5/2026) Pukul 19.00 WIB (Brawijaya)

Pekan ke-33

Bhayangkara FC Vs Persib (29/5/2026) Pukul 19.00 WIB (PKOR Sumpah Pemuda)

Pekan ke-34

Idnews.top – Bek Manchester United, Harry Maguire memberikan sanjungan kepada Andrey Santos dan Youri Tielemans. Ia menilai kedua gelandang anyar Setan Merah itu menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan.

Di musim panas ini MU memutuskan untuk berinvestasi besar di lini tengah. Mereka mendatangkan beberapa gelandang pasca kepergian Casemiro dan cedera yang dialami Manuel Ugarte.

MU menghabiskan total 85 juta pounds untuk belanja dua gelandang di musim panas ini. Mereka menebus Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa.

Kedua pemain ini sudah mulai terlibat di pra musim MU di mana Santos ikut sejak laga pra musim pertama, sementara Tielemans baru menyusul karena ia mendapatkan libur ekstra usai tampil di Piala Dunia 2026. Maguire mengaku terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan kedua gelandang anyar MU itu.

Talenta Istimewa

Dalam wawaancaranya di MUTV baru-baru ini, Maguire mengaku terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan Andrey Santos di skuad Setan Merah.

Ia menilai sang gelandang memiliki bakat yang sangat besar dan ia menyebut pemain asal Brasil itu sudah menunjukkan perkembangan yang fantastis di skuad MU.

“Andrey tampil dengan sangat fantastis di tim kami sejauh ini. Kami sudah melihat langsung bagaimana progress-nya di tim ini,” ujar Maguire.

Dampak Instan Tielemans

Lebih lanjut, Maguire juga menyoroti sosok Youri Tielemans. Ia menyebut bahwa sang gelandang adalah pemain yang sudah punya rekam jejak impresif di Premier League.

Ia yakin sang gelandang akan beradaptasi dengan skaud MU dan memberikan dampak yang besar bagi skuad Setan Merah di musim depan.

“Youri sudah berada di usia di mana ia tidak perlu lagi beradaptasi dengan tim barunya. Saya sangat yakin dia bakal jadi sosok yang sangat penting untuk klub ini,” pungkas sang bek.

Laga Berikutnya

Baik Tielemans maupun Santos akan kembali menjadi andalan Setan Merah di tengah pekan ini.

Manchester United dijadwalkan akan menjalani laga uji coba melawan Leeds United dan Michael Carrick akan mengandalkan kedua pemain ini di lini tengah Setan Merah.