27 Oktober 2026

> BERITA BOLA INDONESIA

Berita sepak bola sajian Info Berita Lokal, Tarkam, Liga Domestik, liga 3, liga 2, Hingga Liga 1 Indonesia.

Idnews.top – Barcelona meraih kemenangan telak 7-2 atas Racing Santander pada pekan keenam La Liga 2026-27 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Raphinha menjadi pemain paling menentukan dalam pesta gol tersebut dengan mencetak hattrick.

Kemenangan ini membuat Barcelona mencatat tujuh kemenangan beruntun pada awal musim untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Hasil tersebut juga menjaga keunggulan tiga poin mereka atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga.

Selain Raphinha, Joao Cancelo, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal turut mencetak gol untuk Barcelona. Sementara itu, Santander hanya mampu membalas melalui Maguette Gueye dan Yassir Zabiri.

Raphinha Jadi Pembeda

Barcelona langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Setelah Cancelo membuka skor pada menit kedelapan, Raphinha menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti pada menit ke-25.

Santander sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gueye. Namun, Barcelona kembali menjauh setelah tembakan Cancelo membentur Asier Villalibre dan masuk ke gawang sebagai gol bunuh diri.

Menjelang turun minum, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyelesaikan umpan Dani Olmo dari jarak dekat untuk membawa Barcelona unggul 4-1.

Performa Raphinha tidak hanya terlihat dari kontribusi gol. Kapten Barcelona tersebut aktif melakukan tekanan tinggi dan terus bergerak memasuki kotak penalti, sehingga memberikan ancaman berulang bagi pertahanan Santander.

Lengkapi Hattrick dari Penalti

Raphinha sebenarnya berpeluang mencetak hattrick lebih cepat. Ia memberikan kesempatan kepada Lamine Yamal untuk mengambil penalti kedua Barcelona, tetapi eksekusi sang winger muda berhasil diamankan Julen Agirrezabala.

Santander kemudian mencetak gol kedua melalui Zabiri pada menit ke-65 setelah Wojciech Szczesny kehilangan bola. Barcelona segera merespons dan kembali mendapat penalti setelah Karim Adeyemi dijatuhkan Iker Luque.

Kali ini, Raphinha maju sebagai eksekutor. Ia menjalankan tugas dengan baik untuk mencetak gol ketiganya sekaligus memastikan hattrick dan membawa Barcelona unggul 5-2.

Setelah itu, Gabriel Jesus dan Yamal menambah dua gol untuk menyempurnakan kemenangan Barcelona menjadi 7-2. Dengan tiga gol tersebut, Raphinha layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi langsungnya dalam kemenangan besar Barcelona.

Michael Carrick tidak mencari kambing hitam setelah Manchester United (MU) terdepak dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer Setan Merah tersebut mengakui dirinya bertanggung jawab atas kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Setan Merah bahkan mampu unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama berkat gol Shea Lacey dan Mason Mount.

Namun, keunggulan tersebut justru sirna secara dramatis. Brighton mencetak tiga gol melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Groß, dan Maxim De Cuyper untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup di kandang sendiri.

Lebih menyakitkan lagi, kekalahan tersebut menciptakan catatan buruk. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah kalah di kandang setelah sempat unggul dua gol dalam sebuah pertandingan.

Suporter MU pun meluapkan kekecewaan. Sorakan negatif dan siulan terdengar keras dari tribun Old Trafford ketika peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui hasil tersebut tidak bisa diterima dan menegaskan dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan timnya.

“Kami tidak bisa menerima ini sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Performa menjelang akhir babak kedua, itu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Carrick, seperti dikutip dari Sky Sport.

Carrick Pahami Kekecewaan Suporter

Carrick juga mengaku memahami reaksi keras para pendukung Manchester United setelah pertandingan.

Menurutnya, suporter berhak kecewa melihat tim yang sudah unggul dua gol justru gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya tersingkir.

“Ya, tentu saja, itu sangat jelas. Saya benar-benar memahami perasaan para suporter,” kata Carrick.

“Kami harus menerimanya. Saya sepenuhnya menerima itu. Pada akhirnya, ini tanggung jawab saya terkait seperti apa tim kami bermain dan hasil yang kami dapatkan.”

“Saya akan menerima pujian, kritik, dan kekecewaan. Saya benar-benar memahami itu melihat bagaimana pertandingan berjalan. Kami harus memenangkan pertandingan,” lanjut mantan gelandang MU tersebut.

Tekanan Makin Besar

Kekalahan dari Brighton membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Terlebih, Manchester United juga baru saja kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.

Carrick kini meminta timnya segera bangkit. Manchester United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu dan sang manajer menegaskan fokusnya adalah membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.

“Ini tidak terasa bagus saat ini. Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Pertandingan berikutnya adalah hari Minggu. Hanya itu yang saya pikirkan sekarang,” tegas Carrick.

Liverpool Kejar Alejandro Balde, Saingi MU

BolaIndonesia – Liverpool dikabarkan ikut masuk dalam persaingan untuk mendapatkan bek kiri Barcelona, Alejandro Balde. The Reds disebut mulai memantau situasi pemain asal Spanyol tersebut setelah masa depannya di Camp Nou kembali menjadi sorotan.

Liverpool bukan satu-satunya klub yang tertarik. Manchester United lebih dulu dikaitkan dengan Alejandro Balde dalam beberapa pekan terakhir. Namun, kegagalan MU mendapatkan sang bek pada bursa transfer musim panas membuat persaingan berpotensi berlanjut hingga Januari 2027.

Situasi Balde di Barcelona juga menjadi salah satu alasan munculnya rumor transfer tersebut.

Liverpool Mulai Kejar Alejandro Balde

Menurut laporan yang berkembang di Spanyol, Liverpool melihat Alejandro Balde sebagai salah satu opsi untuk memperkuat sektor bek kiri. Ketertarikan tersebut muncul setelah posisi bek kiri menjadi perhatian dalam skuad The Reds.

Liverpool saat ini memiliki Milos Kerkez dan Kostas Tsimikas untuk posisi tersebut. Namun, laporan media Spanyol menyebut manajemen klub bersama pelatih Andoni Iraola tengah mempertimbangkan tambahan pemain di posisi bek kiri.

Balde dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan Liverpool. Kecepatan, kemampuan membawa bola, serta pengalaman bermain di level tertinggi menjadi beberapa faktor yang membuatnya menarik.

Karena itu, Liverpool disebut siap bersaing dengan Manchester United apabila Barcelona membuka pintu untuk transfer sang pemain.

MU Sudah Lebih Dulu Memantau Balde

Manchester United sebenarnya sudah lebih dahulu mengamati situasi Alejandro Balde. Pada penghujung bursa transfer musim panas 2026, MU sempat melakukan komunikasi mengenai kemungkinan transfer bek berusia 22 tahun tersebut.

MU membutuhkan tambahan di sektor bek kiri. Alejandro Balde kemudian muncul sebagai salah satu opsi setelah klub kesulitan mendapatkan target lain.

Namun, transfer tersebut tidak terjadi pada musim panas. Balde akhirnya tetap bertahan di Barcelona.

Kini situasinya kembali berubah. Persaingan posisi bek kiri di Barcelona semakin ketat sehingga peluang Balde mendapatkan menit bermain menjadi perhatian.

Posisi Balde Makin Sulit di Barcelona

Alejandro Balde sebelumnya merupakan salah satu pemain penting Barcelona. Namun, awal musim 2026/2027 berjalan tidak mudah bagi lulusan akademi La Masia tersebut.

Laporan terbaru menyebut Balde belum mendapatkan menit bermain kompetitif untuk Barcelona pada awal musim ini. Xavi Espart mendapatkan kepercayaan di posisi bek kiri, sementara Joao Cancelo juga menjadi opsi bagi Hansi Flick.

Flick sendiri mengakui bahwa situasi tersebut membuat Balde tidak senang. Sang pelatih menyebut kondisi tersebut merupakan sesuatu yang wajar bagi pemain yang ingin mendapatkan kesempatan bermain.

Persaingan internal itu membuat masa depan Balde kembali menjadi bahan pembicaraan.

Barcelona Bisa Buka Pintu Transfer

Barcelona sebelumnya tidak selalu terbuka terhadap kemungkinan menjual Alejandro Balde. Bahkan, laporan pada awal 2026 menyebut klub masih melihatnya sebagai bagian penting dari masa depan tim.

Akan tetapi, perubahan situasi pada awal musim membuat kemungkinan transfer kembali muncul.

Menurut laporan yang dikutip Bola.net dari Sport, Barcelona dikabarkan siap mempertimbangkan penjualan Balde pada 2027 dengan nilai sekitar 40 juta euro.

Angka tersebut tentu akan menjadi faktor penting bagi Liverpool dan Manchester United. Kedua klub harus mempertimbangkan apakah harga yang diminta Barcelona sesuai dengan kebutuhan mereka.

Liverpool Vs MU, Siapa yang Bergerak Lebih Cepat?

Persaingan Liverpool dan Manchester United untuk Alejandro Balde berpotensi menjadi salah satu saga transfer yang menarik perhatian pada bursa Januari 2027.

Liverpool memiliki alasan untuk mengejar Balde karena membutuhkan opsi di sektor kiri pertahanan. Sementara itu, Manchester United juga mencari solusi jangka panjang untuk posisi yang selama ini menjadi perhatian mereka.

Namun, belum ada kepastian bahwa Barcelona akan melepas Balde pada Januari. Masa depan sang pemain masih sangat bergantung pada perkembangan situasinya di Camp Nou.

Jika Balde terus kesulitan mendapatkan menit bermain, peluang transfer bisa semakin terbuka.

Untuk saat ini, Liverpool dan Manchester United sama-sama harus menunggu keputusan Barcelona serta sikap sang pemain. Yang jelas, nama Alejandro Balde kembali menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian klub-klub besar Premier League.

Liverpool dan Arsenal melenggang ke babak keempat Carabao Cup 2026/2027 setelah menang atas lawan masing-masing pada babak ketiga, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Liverpool melenggang setelah menundukkan sesama tim raksasa Premier League, Tottenham Hotspur dengan skor 3-1. Sementara itu, Arsenal melumat Ipswich Town dengan skor 4-2.

Tim asuhan Roberto De Zerbi, Tottenham, datang ke Merseyside untuk menjalani pertandingan putaran ketiga dengan catatan belum pernah mencetak gol ke gawang tim Premier League sepanjang musim ini. Mereka juga belum meraih kemenangan atas tim kasta tertinggi Inggris.

Alexis Mac Allister membawa Liverpool unggul lebih dulu sebelum Cody Gakpo menggandakan keunggulan The Reds pada babak kedua.

Tottenham sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengakhiri paceklik gol tersebut. Mohammed Kudus dan Lucas Bergvall sama-sama mendapatkan kesempatan bagus untuk mencetak gol pada 45 menit pertama, tetapi gagal memaksimalkannya.

Spurs akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Conor Gallagher pada menit-menit akhir pertandingan.

Namun, harapan Tottenham untuk bangkit langsung pupus setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol spektakuler. Gol tersebut memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Sebelumnya, Giorgi Mamardashvili juga melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Omar Marmoush pada menit-menit akhir.

Penyerang asal Mesir yang dipinjam Liverpool dari Manchester City itu mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh. Namun, Mamardashvili mampu menjulurkan tubuhnya dan menepis bola dengan satu tangan.

Max Dowman Jadi Bintang Kemenangan Arsenal

Sementara itu, Max Dowman tampil gemilang pada laga perdananya musim ini dengan mencetak dua gol saat Arsenal menang 4-2 atas Ipswich Town pada putaran ketiga Carabao Cup, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Pemain berusia 16 tahun itu mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan Mikel Arteta untuk tampil sebagai starter. Dowman langsung mencuri perhatian dengan membuka keunggulan Arsenal pada menit ketujuh.

Berawal dari aksi individu, Dowman menuntaskan pergerakannya dengan penyelesaian tenang untuk membawa The Gunners unggul.

Tak berhenti sampai di situ, Dowman kembali mencatatkan namanya di papan skor sesaat setelah babak kedua dimulai. Dengan dingin, ia menaklukkan pertahanan Ipswich untuk membawa Arsenal semakin menjauh.

Penampilan tersebut kembali menunjukkan potensi besar Dowman sekaligus membuat sorotan terhadap wonderkid Arsenal itu semakin besar.

Arsenal tampil dominan sejak awal pertandingan meski melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan tim yang mengalahkan Sunderland pada akhir pekan lalu.

Noni Madueke turut menunjukkan ketajamannya. Pemain sayap tersebut mencetak gol melalui sebuah volley klinis yang membuat Arsenal unggul 2-0 hanya dalam 16 menit.

Memasuki babak kedua, Arsenal semakin leluasa mengendalikan pertandingan.

Mikel Merino kemudian menambah keunggulan menjadi 4-0 sebelum laga berjalan satu jam. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang mengenai tiang kiri sebelum bersarang di gawang Ipswich.

Tuan rumah sempat memberikan perlawanan. Anis Mehmeti memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian dari jarak dekat. Ipswich kemudian kembali mencetak gol pada masa injury time lewat Chuba Akpom. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil pertandingan.

Arsenal akhirnya memastikan kemenangan 4-2 dan melaju ke putaran keempat Carabao Cup.

Hasil Lengkap Carabao Cup Hari Ini

Peterborough Vs Barnsley: 7-6 (3-3)
West Ham United Vs Fulham: 2-3
Liverpool Vs Tottenham Hotspur: 3-1
Ipswich Town Vs Arsenal: 2-4
Reading Vs Brentford: 1-2

Lionel Messi kembali mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Argentina. Namun, kali ini ada yang berbeda, La Pulga dipersiapkan menjalani pertandingan terakhirnya bersama La Albiceleste.

Messi masuk dalam skuad Argentina untuk menghadapi Benin pada laga persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires, 6 Oktober 2026.

Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memastikan pertandingan tersebut akan menjadi momen khusus untuk memberikan penghormatan kepada Messi setelah sang megabintang mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

“Setelah berbicara dengan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, kami memutuskan mengundang pemain terbaik di dunia, ikon tim nasional sekaligus kapten kami, Lionel Andrés Messi, agar dia mendapatkan perpisahan yang benar-benar layak pada 6 Oktober nanti,” ujar Tapia dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (16/9/2026).

Undang Semua Pemain yang Juarai Piala Dunia 2022

Tapia mengatakan Messi telah menerima undangan tersebut. AFA juga mengundang seluruh pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022 di Qatar untuk hadir dalam pertandingan tersebut bersama keluarga masing-masing.

“Kami mengundang seluruh pemain yang memenangkan Piala Dunia 2022 bersamanya di Qatar agar mereka, bersama keluarga, dapat mendampinginya dalam pertandingan yang tak akan terlupakan ini,” kata Tapia.

“Kami mengundang seluruh rakyat Argentina dan para penggemar Timnas untuk menyaksikan ‘tango terakhir’ dari pemain terbaik di dunia,” lanjutnya.

Rangkaian Laga Persahabatan Argentina

Messi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus 2026 melalui unggahan di Instagram.

Pemain berusia 39 tahun itu meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah La Albiceleste.

Messi telah mencatatkan 125 gol dalam 207 pertandingan bersama Argentina.

Pertandingan melawan Benin nantinya menjadi bagian dari rangkaian laga persahabatan Argentina. Sebelum menjamu Benin, Argentina dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober.

Selain Messi, Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso juga akan bergabung dengan Argentina secara khusus untuk pertandingan melawan Benin.

Keduanya tetap tercantum dalam daftar skuad umum Argentina, tetapi hanya akan memperkuat La Albiceleste dalam pertandingan yang diproyeksikan menjadi laga perpisahan Messi tersebut.

Dengan demikian, pertandingan 6 Oktober di Estadio Monumental bakal menjadi panggung spesial bagi Messi untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Timnas Argentina dan para pendukungnya.

Idnews.top – Alexis Mac Allister terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan Liverpool 3-1 atas Tottenham pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27. Pertandingan di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi gelandang asal Argentina tersebut untuk menunjukkan kembali kualitas terbaiknya.

Liverpool tampil efektif meski melakukan 10 perubahan dari susunan pemain saat bermain imbang tanpa gol melawan Fulham pada akhir pekan. Mac Allister menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga kendali permainan sekaligus memberikan kontribusi langsung lewat sebuah gol indah pada babak pertama.

Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan Liverpool. Cody Gakpo kemudian menggandakan keunggulan sebelum Conor Gallagher memperkecil ketertinggalan Tottenham, tetapi Dominik Szoboszlai memastikan The Reds melaju ke putaran keempat lewat gol spektakuler pada masa injury time.

Mac Allister Buka Keunggulan Liverpool

Liverpool membuka skor pada menit ke-21 melalui aksi Mac Allister. Berawal dari pergerakan Rio Ngumoha di sisi kiri, bola kemudian jatuh ke kaki sang gelandang yang melepaskan tembakan melengkung ke gawang Martin Dubravka.

Gol tersebut menunjukkan ketenangan Mac Allister dalam memanfaatkan ruang di depan kotak penalti. Ia juga aktif membantu Liverpool menguasai lini tengah ketika Tottenham mencoba memberikan tekanan.

Performa tersebut membuat Mac Allister mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan Liverpool. Ia tidak hanya berperan dalam distribusi bola, tetapi juga ikut terlibat dalam sejumlah situasi berbahaya yang diciptakan tuan rumah.

Tampil Dominan Di Lini Tengah

Tottenham memiliki lini tengah yang energik dan berusaha mengganggu aliran permainan Liverpool. Namun, Mac Allister mampu menggunakan pengalaman dan ketenangannya untuk menjaga keseimbangan permainan tim asuhan Andoni Iraola.

Mac Allister juga hampir mencetak gol keduanya setelah Liverpool merebut bola melalui tekanan tinggi. Sayangnya, tembakannya melebar dari sasaran.

Pada awal babak kedua, Mac Allister kembali memberikan kontribusi penting. Ia menjadi pengirim umpan kepada Gakpo yang kemudian menggeser bola ke kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan melewati Dubravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Liverpool Amankan Tiket Putaran Keempat

Tottenham memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 melalui Gallagher. Mamardashvili gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna sehingga Gallagher dapat menyundul bola masuk ke gawang.

Tekanan Tottenham meningkat setelah gol tersebut dan Liverpool harus bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Namun, Szoboszlai yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya mengakhiri ketegangan pada menit ke-90+1 melalui tendangan voli spektakuler dari jarak sekitar 25 yard.

Kemenangan 3-1 memastikan Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Di tengah kontribusi Gakpo, Mamardashvili, dan Szoboszlai, Mac Allister tetap menjadi pemain paling berpengaruh berkat gol serta perannya dalam mengendalikan lini tengah.

Idnews.top – Inter Milan meraih kemenangan 5-3 atas Udinese setelah sempat tertinggal dua gol dalam lanjutan Serie A, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memperlihatkan satu karakter penting dari tim asuhan Cristian Chivu, yakni kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Comeback itu menjadi semakin menarik karena Inter Milan baru saja melakukan hal serupa pada pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi Napoli, Nerazzurri juga tertinggal dua gol sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2 berkat gol penentu Lautaro Martinez.

Dua hasil tersebut memberikan sinyal bahwa kebangkitan melawan Napoli bukan sekadar kejadian satu kali. Inter Milan mulai menunjukkan keyakinan bahwa mereka tetap mampu mendapatkan hasil positif meski pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Musim masih panjang dan berbagai tantangan akan menunggu Inter Milan. Kemampuan untuk tetap tenang ketika tertinggal dapat menjadi modal penting bagi Chivu dalam menghadapi jadwal padat, pertandingan sulit, serta persaingan memperebutkan trofi.

Inter Mulai Punya Mental Comeback

Kemenangan atas Napoli sebelumnya sudah memperlihatkan kemampuan Inter Milan untuk mengatasi situasi sulit. Namun, mengulanginya hanya beberapa hari kemudian membuat dua kemenangan tersebut memiliki arti yang lebih besar bagi perkembangan tim.

Para pemain kini memiliki pengalaman nyata bahwa ketertinggalan bukan berarti pertandingan telah berakhir. Kepercayaan seperti itu dapat membantu mereka tetap bermain dengan keyakinan ketika lawan lebih dulu mencetak gol.

Saat menghadapi Udinese, Inter Milan tidak membiarkan dua gol awal lawan mengubah pendekatan mereka. Nerazzurri terus memainkan permainan mereka dan perlahan mengambil kendali pertandingan.

Bagi Chivu, respons tersebut menjadi salah satu hal paling positif dari kemenangan tersebut. Para pemain menunjukkan kemampuan untuk tetap tenang, bekerja keras, dan menjaga fokus meski berada di bawah tekanan.

Tidak Panik Setelah Tertinggal

Inter Milan juga memperlihatkan bahwa mereka memiliki keyakinan untuk kembali ke dalam pertandingan. Pengalaman melawan Napoli memberi mereka gambaran bahwa situasi tertinggal masih dapat diubah jika tim terus berusaha.

Kondisi tersebut bisa menjadi sangat penting ketika mereka menghadapi periode sulit sepanjang musim. Cedera, jadwal padat, dan pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi berpotensi menguji kedalaman skuad.

Jika Inter Milan kembali tertinggal dalam pertandingan penting, pengalaman dari dua comeback tersebut dapat memberikan dorongan mental. Para pemain tidak perlu langsung kehilangan kepercayaan diri hanya karena lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

Kemampuan menjaga ketenangan juga memungkinkan Inter Milan tetap menjalankan rencana permainan. Hal itu terlihat ketika mereka perlahan mengubah pertandingan melawan Udinese hingga akhirnya mengamankan kemenangan dengan lima gol.

Inter Tetap Menyerang Setelah Berbalik Unggul

Hal menarik lainnya terlihat setelah Inter Milan berhasil mengembalikan keadaan. Mereka tidak sekadar bertahan untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapat.

Sebaliknya, Nerazzurri tetap memberikan tekanan kepada Udinese dan terus mencari peluang untuk menambah gol. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tim tidak takut mengambil risiko setelah berhasil keluar dari situasi sulit.

Inter Milan akhirnya mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut. Produktivitas itu memperlihatkan bahwa comeback mereka bukan hanya tentang bertahan dari tekanan, tetapi juga kemampuan untuk mengambil alih pertandingan.

Karakter tersebut bisa menjadi sangat berharga ketika setiap poin mulai menentukan posisi di klasemen. Tim yang mampu terus menyerang setelah bangkit memiliki peluang lebih besar untuk mengubah pertandingan sulit menjadi kemenangan.

Modal Penting untuk Perburuan Trofi

Kemampuan bangkit juga dapat memberikan keuntungan ketika Inter Milan memasuki pertandingan besar pada fase penting musim. Jika mereka bersaing dalam perebutan gelar Serie A dan Liga Champions, situasi tertinggal kemungkinan akan kembali muncul.

Di kompetisi Eropa, satu awal buruk dapat membuat sebuah tim berada dalam posisi sulit. Pengalaman menghadapi situasi serupa bersama Napoli dan Udinese dapat membantu Inter Milan menghadapi tekanan ketika lawan yang dihadapi memiliki kualitas lebih tinggi.

Musim masih sangat panjang sehingga dua comeback tersebut belum bisa menjadi jaminan keberhasilan. Namun, Chivu sudah memiliki sesuatu yang positif untuk dikembangkan dari dua pertandingan tersebut.

Inter Milan bukan hanya menunjukkan kualitas untuk memenangkan pertandingan. Mereka juga memperlihatkan bahwa ketika berada dalam masalah, mereka memiliki daya juang untuk tetap bertahan dan mencari jalan keluar.

Jika karakter tersebut terus berkembang, mental comeback dapat menjadi salah satu keunggulan Inter Milan sepanjang musim. Dalam persaingan panjang menuju trofi, kemampuan meraih poin dari situasi yang hampir hilang bisa menjadi pembeda pada akhirnya.

Chivu Santai Inter Kebobolan 3 Gol

BolaIndonesia – Cristian Chivu tidak terlalu mengkhawatirkan lini belakang Inter Milan meski timnya kebobolan tiga gol saat menghadapi Udinese. Inter Milan berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 5-3 dalam lanjutan Serie A 2026/27 di San Siro, Senin (14/9/2026).

Pertandingan berjalan penuh kejutan. Inter Milan bahkan sempat tertinggal dua gol lebih dahulu. Namun, karakter kuat Nerazzurri kembali terlihat setelah mereka mampu membalikkan keadaan dan mencetak lima gol.

Hasil tersebut membuat Inter tetap berada di papan atas Serie A. Kemenangan atas Udinese juga memperpanjang start sempurna Inter pada awal musim.

Inter Milan Sempat Tertinggal 0-2

Udinese mengejutkan Inter Milan sejak awal pertandingan. James Abankwah membawa tim tamu unggul pada menit ke-9 setelah menyambut umpan Unai Gomez melalui sundulan.

Situasi semakin sulit bagi Inter ketika Jürgen Ekkelenkamp menggandakan keunggulan Udinese pada menit ke-16. Inter tertinggal 0-2 dan harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, pasukan Cristian Chivu tidak kehilangan kepercayaan diri. Carlos Augusto memperkecil skor pada menit ke-26 melalui tembakan keras. Setelah itu, Nicolo Barella mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-35.

Skor 2-2 bertahan hingga turun minum. Inter kemudian menunjukkan perubahan besar pada babak kedua.

Chivu Pilih Melihat Sisi Positif

Kebobolan tiga gol tentu menjadi catatan bagi Inter Milan. Meski begitu, Chivu tidak ingin terlalu fokus pada jumlah gol yang bersarang di gawang timnya.

Bagi sang pelatih, respons para pemain setelah tertinggal dua gol justru menjadi hal penting. Inter mampu menjaga ketenangan, meningkatkan intensitas permainan, lalu mengambil kendali pertandingan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu alasan Chivu tetap percaya dengan karakter timnya. Inter tidak panik meski harus mengejar ketertinggalan sejak menit-menit awal.

Dengan kata lain, kemenangan 5-3 bukan sekadar tentang banyaknya gol yang tercipta. Pertandingan tersebut juga memperlihatkan mentalitas Inter ketika berada dalam situasi sulit.

Thuram, Esposito, dan Bonny Lengkapi Comeback

Inter Milan akhirnya berbalik unggul pada menit ke-57. Marcus Thuram mencetak gol ketiga Nerazzurri dan membuat San Siro kembali bergemuruh.

Sepuluh menit kemudian, Pio Esposito menambah keunggulan Inter menjadi 4-2. Gol tersebut lahir melalui rangkaian serangan yang membuat pertahanan Udinese kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Inter.

Inter kemudian semakin menjauh pada menit ke-79. Ange-Yoan Bonny mencetak gol kelima dan membuat skor berubah menjadi 5-2.

Udinese masih mampu memberikan perlawanan. Idrissa Gueye mencetak gol ketiga bagi tim tamu pada menit-menit akhir pertandingan. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir. Inter tetap menang 5-3.

Chivu Tidak Ingin Inter Kehilangan Identitas

Bagi Chivu, pertandingan melawan Udinese menjadi gambaran mengenai identitas Inter Milan yang ingin terus dibangun. Timnya memang melakukan kesalahan di awal laga, tetapi mampu memberikan respons yang kuat.

Inter juga menunjukkan kualitas ofensif yang sangat baik. Lima gol dicetak oleh empat pemain berbeda, yaitu Carlos Augusto, Barella, Thuram, Esposito, dan Bonny.

Produktivitas tersebut menjadi modal penting bagi Inter untuk menjalani pertandingan berikutnya. Namun, lini pertahanan tetap memiliki pekerjaan rumah setelah kebobolan tiga kali dalam satu pertandingan.

Chivu tentu berharap timnya bisa memperbaiki detail-detail kecil tanpa mengorbankan agresivitas yang menjadi kekuatan mereka.

Inter Milan Siap Hadapi Tantangan Berikutnya

Kemenangan 5-3 atas Udinese membawa Inter Milan terus menjaga momentum positif di Serie A. Selanjutnya, Inter dijadwalkan menghadapi AS Roma pada 19 September 2026.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian menarik bagi Chivu dan anak asuhnya. Roma juga mengawali musim dengan hasil positif dan berada di papan atas klasemen.

Karena itu, kemenangan atas Udinese menjadi bekal penting bagi Inter. Chivu kini memiliki waktu untuk mengevaluasi lini pertahanan sekaligus mempertahankan ketajaman lini depan.

Kebobolan tiga gol memang bukan hasil ideal bagi sebuah tim yang ingin bersaing di papan atas. Namun, bagi Chivu, kemampuan Inter bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan akhirnya menang 5-3 menunjukkan bahwa timnya memiliki mental serta kualitas untuk menghadapi tekanan besar.

Inter Milan kini tidak hanya berbicara tentang hasil akhir. Mereka juga mulai menunjukkan karakter kuat di bawah asuhan Cristian Chivu.

KLIKBETS – Chelsea akan memasuki Premier League 2026/2027 dengan membawa catatan yang belum sepenuhnya memuaskan dari musim sebelumnya. The Blues hanya mampu finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Premier League dengan koleksi 52 poin dari 38 pertandingan.

Chelsea mencatatkan 14 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 14 kekalahan. Dari 38 pertandingan tersebut, mereka mencetak 58 gol dan kebobolan 52 gol, sehingga memiliki selisih gol +6.

Hasil tersebut membuat Chelsea tertinggal cukup jauh dari zona Liga Champions. Arsenal yang menjadi juara mengoleksi 85 poin, sementara Manchester City, Manchester United, dan Aston Villa melengkapi empat besar.

Chelsea juga menutup musim dengan performa yang kurang konsisten. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, ditambah satu hasil imbang dan tiga kekalahan.

Catatan tersebut menjadi modal evaluasi bagi Chelsea untuk menghadapi musim baru. Dengan target kembali bersaing di papan atas, The Blues dituntut tampil lebih konsisten sejak awal musim 2026/2027.

Agustus-November

  • 24 Agustus 2026 – 02.00 WIB Fulham vs Chelsea
  • 29 Agustus 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Brighton & Hove Albion
  • 5 September 2026 – 21.00 WIB Arsenal vs Chelsea
  • 12 September 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Hull City
  • 19 September 2026 – 21.00 WIB Brentford vs Chelsea
  • 10 Oktober 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Bournemouth
  • 17 Oktober 2026 – 21.00 WIB Everton vs Chelsea
  • 24 Oktober 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Tottenham Hotspur
  • 31 Oktober 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Manchester United
  • 7 November 2026 – 21.00 WIB Sunderland vs Chelsea
  • 21 November 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Leeds United
  • 28 November 2026 – 21.00 WIB Nottingham Forest vs Chelsea

Desember-Februari

  • 2 Desember 2026 – 03.00 WIB Chelsea vs Crystal Palace
  • 5 Desember 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Liverpool
  • 12 Desember 2026 – 21.00 WIB Manchester City vs Chelsea
  • 19 Desember 2026 – 21.00 WIB Chelsea vs Aston Villa
  • 26 Desember 2026 – 21.00 WIB Coventry City vs Chelsea
  • 30 Desember 2026 – 03.00 WIB Ipswich Town vs Chelsea
  • 2 Januari 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Newcastle United
  • 6 Januari 2027 – 03.00 WIB Crystal Palace vs Chelsea
  • 16 Januari 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Sunderland
  • 23 Januari 2027 – 22.00 WIB Leeds United vs Chelsea
  • 30 Januari 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Nottingham Forest
  • 6 Februari 2027 – 22.00 WIB Manchester United vs Chelsea
  • 10 Februari 2027 – 03.00 WIB Newcastle United vs Chelsea
  • 20 Februari 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Ipswich Town
  • 27 Februari 2027 – 22.00 WIB Aston Villa vs Chelsea

Maret-Mei

  • 3 Maret 2027 – 03.00 WIB Chelsea vs Coventry City
  • 13 Maret 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Arsenal
  • 20 Maret 2027 – 22.00 WIB Hull City vs Chelsea
  • 10 April 2027 – 21.00 WIB Chelsea vs Fulham
  • 17 April 2027 – 21.00 WIB Brighton & Hove Albion vs Chelsea
  • 24 April 2027 – 21.00 WIB Chelsea vs Manchester City
  • 1 Mei 2027 – 21.00 WIB Liverpool vs Chelsea
  • 8 Mei 2027 – 21.00 WIB Tottenham Hotspur vs Chelsea
  • 15 Mei 2027 – 21.00 WIB Chelsea vs Everton
  • 23 Mei 2027 – 21.00 WIB Bournemouth vs Chelsea
  • 30 Mei 2027 – 22.00 WIB Chelsea vs Brentford

LARISBOLA – Nico Paz menikmati malam istimewa saat Como menghancurkan RB Leipzig 4-1 pada debut mereka di Liga Champions. Kemenangan tersebut menjadi pembuka sempurna bagi klub Italia itu di panggung Eropa sekaligus membuktikan alasan sang gelandang memilih bertahan.

Como tampil tanpa rasa gentar di Stadio Sinigaglia yang baru direnovasi untuk memenuhi standar UEFA. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone menjadi pencetak gol dalam kemenangan bersejarah tersebut.

Bagi Nico Paz, pertandingan ini menjadi jawaban atas keputusan untuk melanjutkan karier bersama Como. Ia merasa malam seperti inilah yang sejak awal ingin dirasakan setelah memilih bertahan di klub tersebut.

Nico Paz Tegaskan Pilihan Bertahan

Nico Paz mengaku sangat menikmati atmosfer pertandingan bersejarah tersebut. Ia juga merasa bahagia karena keputusan untuk bertahan di Como akhirnya menghadirkan malam yang selama ini ia bayangkan.

“Ini adalah malam yang bersejarah, kami menjalani pertandingan luar biasa. Kami sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan ini dan sangat bahagia,” ujar Nico Paz kepada Sky Sport Italia.

Ia kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tetap berada di Como. “Saya bertahan untuk malam-malam seperti ini, saya tahu di sinilah saya akan berkembang paling banyak dan saya sangat senang dengan keputusan saya. Saya membuat pilihan yang tepat.”

Baturina Jadi Kunci Serangan Como

Como menunjukkan kualitas mereka melalui permainan menyerang yang efektif sejak awal pertandingan. Baturina membuka keunggulan sebelum memberikan assist untuk gol Douvikas, sedangkan Diao dan Perrone melengkapi kemenangan setelah jeda.

Nico Paz memberikan apresiasi khusus kepada Baturina yang tampil menentukan dalam pertandingan tersebut. “Baturina adalah pemain luar biasa, dia melihat ruang yang bisa digunakan untuk menyakiti Leipzig dan melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

Como kemudian harus bermain lebih bertahan setelah unggul 3-1 pada babak kedua. Nico Paz tetap memberikan kontribusi penting melalui assist pada menit-menit akhir meski tenaganya mulai terkuras.

Tetap Berjuang Meski Dikawal Ketat

Nico Paz mengakui Leipzig memberikan perhatian khusus sepanjang pertandingan. Pemain Argentina itu bahkan terus mendapat pengawalan dari salah satu pemain lawan sehingga ruang geraknya menjadi lebih terbatas.

“Pertandingan ini sulit karena saya terus dikawal oleh pemain nomor 27 sepanjang laga. Hal itu membuka ruang bagi rekan-rekan setim saya,” ujar Nico Paz.

Ia juga mengakui belum tampil dalam kondisi terbaik dan masih bisa meningkatkan performanya. “Saya tidak mendapatkan bola sebanyak biasanya, tetapi setelah jeda saya sedikit lebih sering mendapatkannya. Tentu saja, saya selalu bisa tampil lebih baik.”

Kemenangan atas Leipzig membuat Como menjadi satu-satunya tim Italia yang meraih tiga poin pada matchday pertama Liga Champions. Inter dan Napoli menelan kekalahan, sedangkan Roma bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahce.