31 Oktober 2026

> ARTIKEL

Jelajahi Semua mulai dari berita artikel terbaru, analisis pertandingan, profil pemain, hingga jadwal pertandingan. Blog ini bertujuan untuk menjadi sumber informasi terpercaya dan terkini bagi para penggemar sepak bola untuk tetap terhubung dengan perkembangan dunia sepak bola, baik liga domestik maupun internasional.

BRI Super League 2026/2027 resmi dimulai pada Jumat (4-9-2026). Bali United langsung mendapat tantangan dari PSS Sleman dalam pertandingan pembuka yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Bali United memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Sebanyak 15 ribu tiket yang disediakan panitia pelaksana dilaporkan sudah habis terjual.

Dukungan penuh suporter pun akan menjadi bagian dari pertandingan perdana Serdadu Tridatu musim ini.

Namun, bermain di Stadion Dipta tidak serta-merta menjamin kemenangan bagi Bali United.

Dalam Dewata Challenge Series 2026 beberapa waktu lalu, Bali United justru menelan kekalahan dari Sabah FC dan Persib Bandung di stadion yang sama.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, juga menyadari pertandingan pertama tidak akan berjalan mudah. Musim lalu, Bali United mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Dipta.

Pertama Selalu Sulit

PSS bahkan pernah memberikan hasil buruk bagi Bali United pada pekan pembuka tiga musim lalu. Meski demikian, Jansen memilih tidak menjadikan hasil-hasil tersebut sebagai fokus utama.

“Pertandingan pertama selalu menjadi laga yang sulit karena ini awal yang baru. Semua orang sudah bersiap sepanjang pramusim untuk fokus pada pertandingan ini, begitu pula dengan kami. Kami sangat senang bisa berlaga besok,” ujar Jansen dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (3-9-2026).

Jansen menyadari PSS akan menjadi lawan yang berat, terlebih pertandingan berlangsung di hadapan banyak suporter.

Itulah mengapa ia berharap skuadnya bisa berjuang bersama pendukung mereka untuk mengamankan tiga poin.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang berat dan akan dihadiri banyak suporter. Jadi, kami ingin berjuang bersama para suporter untuk mengamankan tiga poin di Dipta. Kami sangat tidak sabar untuk bertanding besok,” imbuhnya.

Catatan Pertemuan

Jansen juga mengetahui catatan pertemuan Bali United kontra PSS. Dalam lima perjumpaan terakhir, Bali United meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.

Menurut Jansen, catatan tersebut menunjukkan kekuatan kedua tim relatif berimbang. Karena itu, ia menilai persiapan dan dukungan suporter akan menjadi bagian penting dalam pertandingan nanti.

“Artinya, Sleman dan Bali United punya kekuatan yang sangat berimbang. Namun, kami sudah bersiap dengan sangat baik untuk besok. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin di Stadion Dipta,” kata Jansen.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kami semua tahu itu. Namun, dengan dukungan suporter dan koneksi antarpemain yang coba kami bangun besok, semoga kami bisa mengamankan tiga poin di sini,” lanjutnya.

Berharap Awal Baik

Di kubu PSS, pelatih Pieter Huistra juga sudah mengetahui kekuatan Bali United. Ia menyambut positif dimulainya kembali kompetisi setelah PSS menjalani musim lalu di Championship.

Ya, PSS baru saja promosi dan Huistra berharap timnya bisa mengawali perjalanan di BRI Super League 2026/2027 dengan suasana serta hasil yang positif.

“Kemarin PSS main di Championship dan kami baru promosi. Kami berharap PSS bisa mulai dengan atmosfer positif dan juga dengan hasil yang positif,” ujar Huistra.

Huistra menyebut timnya sudah mempelajari kekuatan Bali United. Namun, fokus utama PSS tetap diarahkan kepada kesiapan tim sendiri, termasuk kondisi pemain dan mental sebelum menjalani pertandingan perdana.

“Untuk Bali United, kami sudah tahu kekuatan mereka. Ini adalah pertandingan perdana kami. Sekarang kami harus fokus ke tim kami terlebih dahulu. Kami ingin melihat kondisi para pemain, mental, dan semuanya,” jelasnya.

“Kami sudah siap dan pasti kami sudah melihat kekuatan tim lawan seperti apa,” imbuh Huistra.

Prakiraan Susunan Pemain

Bali United (4-1-2-3): Mike Hauptmeijer; Ricky Fajrin, Thomas Lam, Joao Ferrari, Thijmen Goppel; Brandon Wilson, Kadek Agung, Teppei Yachida; Rahmat Arjuna, Remco Balk, Jort van der Sande

Pelatih: Johnny Jansen

PSS Sleman (4-3-3): Ega Rizky; Saiful Djoge, Christophe Nduwarugira, Cleberson, Kevin Gomes; Frederic Injay, Moussa Bagayoko, Hiromu Tanaka; Melvin Lorenzo, Matheus Fornazari, Riko Simanjuntak

Pelatih: Pieter Huistra

KLIKBETS – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Legenda sepak bola Argentina itu mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Senin (31/8/2026).

Messi, yang kini berusia 39 tahun, menutup karier internasional setelah meraih pencapaian terbesar dengan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.

“Saya tahu ini adalah keputusan yang tepat, tetapi keputusan ini menyakitkan dan masih terasa begitu dalam di jiwa saya,” tulis Messi melalui Instagram.

“Saya bersumpah selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan untuk jersey ini.”

Keputusan Messi menjadi akhir dari sebuah era. Selama hampir tiga dekade berkarier di level internasional, La Pulga meninggalkan sederet rekor yang sulit ditandingi.

Messi tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Timnas Argentina, yakni 207 caps. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah La Albiceleste dengan koleksi 125 gol.

Ia melewati rekor Gabriel Batistuta yang sebelumnya mencetak 54 gol untuk Argentina pada Copa America Centenario 2016.

Messi kemudian mencatat penampilan ke-200 bersama Argentina saat menghadapi Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, ia juga mencetak hattrick pertamanya di ajang Piala Dunia.

Rekor Lionel Messi Bersama Argentina

Di Piala Dunia, Messi juga mengukir sederet rekor luar biasa.

  • Penampilan terbanyak di Piala Dunia: 34 pertandingan.
  • Menit bermain terbanyak di Piala Dunia.
  • Satu-satunya pemain yang mencetak gol di fase grup, 16 besar, perempat final, semifinal, dan final Piala Dunia.
  • Pemain pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun, dengan rentang rekor dari Piala Dunia 2022 hingga 2026. Ia melewati rekor enam laga yang sebelumnya dipegang Just Fontaine dan Jairzinho.
  • Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia: 21 gol.
  • Pemberi assist terbanyak di Piala Dunia: 12 assist.
  • Kontribusi gol terbanyak di Piala Dunia: 33 gol dan assist dalam enam edisi.
  • Pemain outfield tertua yang tampil di final Piala Dunia, yakni pada usia 39 tahun 25 hari.
  • Pemain tertua yang mencetak hattrick di Piala Dunia, pada usia 38 tahun 357 hari.
  • Meraih lima penghargaan Player of the Match dalam satu edisi Piala Dunia, sebuah rekor yang dicatat pada 2026.

Dominasi di Copa America

Bukan hanya di Piala Dunia, Messi juga menjadi sosok sentral dalam sejarah Copa America.

La Pulga tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Copa America. Ia juga menjadi pemberi assist terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Di era Messi, Argentina meraih sejumlah trofi penting, termasuk Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America, dan Finalissima.

Kini, setelah menghabiskan puluhan tahun membela negaranya, Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan warisan yang luar biasa.

Rekor demi rekor telah ditorehkannya. Bukan berlebihan jika perjalanan Messi bersama Argentina disebut sebagai salah satu kisah paling spektakuler dalam sejarah sepak bola internasional.

LARISBOLA – Manchester United telah memulai rangkaian pramusim menjelang musim 2026/2027. Era baru di bawah pelatih Michel Carrick menjadi kesempatan bagi seluruh pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Tiga pemain baru telah bergabung untuk memperkuat skuad Setan Merah. Namun, perhatian utama tetap tertuju kepada para pemain lama yang harus membuktikan diri di hadapan sang pelatih.

Musim depan akan menjadi tantangan besar karena Manchester United kembali tampil di Liga Champions. Persaingan memperebutkan tempat utama pun dipastikan semakin ketat di semua lini.

Selain pemain senior yang sedang berjuang mempertahankan posisinya, sejumlah talenta akademi juga berusaha mencuri perhatian. Jadwal pramusim yang padat menjadi panggung ideal untuk menunjukkan kualitas mereka.

Berikut tujuh pemain Manchester United yang paling membutuhkan penampilan impresif sepanjang pramusim. Performa mereka bisa menentukan peran masing-masing pada musim kompetisi mendatang.

1. Joshua Zirkzee

Karier Joshua Zirkzee di Manchester United sejauh ini belum berjalan sesuai harapan. Setelah mencetak gol penentu kemenangan pada debutnya di Premier League, kontribusinya terus menurun.

Penyerang asal Belanda itu hanya mencetak delapan gol tambahan sejak bergabung. Pada musim 2025/2026, ia bahkan hanya mampu mencetak dua gol di semua kompetisi.

Persaingan kini semakin berat setelah hadirnya Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo. Pramusim menjadi kesempatan terbaik bagi Zirkzee untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus meyakinkan Michel Carrick agar tetap mempertahankannya.

2. Mason Mount

Cedera masih menjadi hambatan terbesar bagi Mason Mount sejak bergabung dengan Manchester United. Dalam tiga musim, gelandang Inggris itu belum pernah mencapai 30 penampilan dalam satu musim.

Padahal saat masih membela Chelsea, Mount dikenal sebagai gelandang kreatif yang produktif mencetak gol dan assist. Musim 2021/2022 menjadi bukti kualitas terbaik yang pernah ia tampilkan.

Dengan hadirnya Andrey Santos dan Youri Tielemans, persaingan di lini tengah semakin sengit. Mount harus memanfaatkan pramusim untuk membangun kembali ritme permainan dan kebugarannya.

3. Leny Yoro

Manchester United sempat memenangkan persaingan dengan Liverpool dan Real Madrid untuk mendapatkan Leny Yoro. Bek muda Prancis itu datang dengan status sebagai salah satu talenta bertahan terbaik di Eropa.

Namun, perkembangan Yoro dalam dua musim terakhir belum sesuai ekspektasi. Ia kesulitan menembus persaingan dengan Harry Maguire, Matthijs de Ligt, dan Lisandro Martinez.

Beberapa kesalahan individu juga membuat penampilannya mendapat sorotan. Pramusim menjadi momentum penting bagi Yoro untuk membuktikan bahwa ia layak menjadi bagian utama lini belakang Manchester United.

4. Patrick Dorgu

Patrick Dorgu sempat kehilangan tempat pada era Ruben Amorim. Padahal, ia direkrut untuk mengisi peran wingback kiri dalam skema favorit pelatih asal Portugal tersebut.

Situasi berubah setelah Michel Carrick datang dan memberinya kesempatan bermain lebih menyerang. Dorgu tampil menjanjikan sebelum cedera panjang menghentikan performa apiknya.

Kini ia memiliki peluang besar untuk merebut tempat utama kembali. Penampilan konsisten selama pramusim akan memperkuat posisinya meski Manchester United masih berpeluang merekrut winger baru.

5. Harry Amass

Harry Amass merupakan salah satu bek kiri muda yang mulai mencuri perhatian. Ia sempat tampil bersama tim utama sebelum dipinjamkan ke Sheffield Wednesday dan Norwich City.

Sayangnya, cedera hamstring membuat proses perkembangannya terhambat. Kini ia kembali dan sudah mendapatkan menit bermain pada laga pramusim melawan Wrexham.

Peluang Amass cukup terbuka karena stok bek kiri Manchester United sangat terbatas. Jika mampu tampil meyakinkan, pemain berusia 19 tahun itu bisa menjadi pelapis utama Luke Shaw musim depan.

6. Toby Collyer

Toby Collyer tampil menjanjikan saat menembus tim utama pada musim 2024/2025. Gelandang bertahan itu dikenal memiliki etos kerja tinggi dan berani memenangkan duel.

Musim lalu, ia menjalani masa peminjaman di West Bromwich Albion dan Hull City. Namun, cedera membuat kesempatan menunjukkan kemampuannya menjadi sangat terbatas.

Kontrak Collyer akan berakhir pada 2027 sehingga masa depannya masih menjadi tanda tanya. Pramusim menjadi kesempatan emas untuk membuktikan bahwa ia masih layak masuk rencana Michel Carrick.

7. Shea Lacey

Shea Lacey sudah lama disebut sebagai salah satu lulusan akademi paling berbakat milik Manchester United. Winger berusia 19 tahun itu bahkan telah menjalani debut bersama tim utama musim lalu.

Lacey tampil impresif di level akademi, terutama bersama tim U-21. Penampilannya membuat sejumlah klub mulai tertarik meminjam jasanya demi memberi pengalaman bermain reguler.

Meski harus bersaing dengan Bryan Mbeumo dan Amad Diallo, peluangnya belum tertutup. Jika mampu tampil menonjol pada laga-laga pramusim, Lacey bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan bersama tim utama musim depan.

Idnews.top – Klub Serie A, AS Roma mengomentari rumor yang beredar bahwa mereka memblokir kepindahan Manu Kone ke Chelsea. Ia menegaskan bahwa rumor yang beredar itu sama sekali tidak benar.

Di deadline day kemarin, Chelsea mengambil langkah besar. Mereka memutuskan untuk menjual gelandang andalan mereka, Enzo Fernandez ke Manchester City dengan bayaran 125 juta pounds.

Kepergian Enzo Fernandez menyisakan lubang besar di lini tengah The Blues. Itulah mengapa mereka mencari penggantinya, dan salah satu nama yang dikaitkan dengan Chelsea adalah Manu Kone.

Namun kabarnya, AS Roma memblokir kepindahan Kone di deadline day kemarin. Gian Piero Gasperini, pelatih Roma, dikabarkan sampai melakukan veto untuk mencegah sang gelandang pindah ke London Barat.

Tidak Ada Tawaran Masuk

Baru-baru ini, direktur AS Roma, Tony D’Amico resmi membantah kabar bahwa klubnya menghalangi kepindahan Kone ke Chelsea.

Ia menyebut bahwa Chelsea tidak benar-benar serius untuk mendatangkan Kone, bahkan ia mengonfirmasi tim besutan Xabi Alonso tidak mengajukan tawaran apapun untuk transfer sang gelandang.

“Manu Kone tidak pernah nyaris bergabung dengan Chelsea, dan saya bisa bilang kami sama sekali tidak menerima penawaran resmi untuknya dari Chelsea,” buka D’Amico.

Tidak Ada Veto Pelatih

D’Amico juga meluruskan rumor bahwa Gasperini melakukan veto sehingga transfer Kone ke Inggris gagal terlaksana. Ia memastikan kabar itu sama sekali tidak benar.

Ia menyebut bahwa Chelsea tidak melakukan pendekatan yang serius pada Kone, sehingga sejak awal kepindahan sang gelandang ke Stamford Bridge itu murni spekulatif semata.

“Gasperini bahkan tidak melakukan veto karena tidak ada apa-apa. Mereka (Chelsea) hanya menghubungi kami, dan itu sesuatu yang biasa di bursa transfer. Namun satu yang jelas, mekrea tidak mengajukan tawaran apapun,” pungkas sang Direktur.

Gagal Transfer

Selain Kone, ada satu gelandang lain yang sempat dikaitkan dengan Chelsea di deadline day kemarin, yaitu Lamine Camara.

The Blues dikabarkan sudah bersepakat dengan AS Monaco untuk transfer itu, namun tiba-tiba klub asal Prancis itu membatalkan kesepakatan dan Chelsea tidak mendatangkan gelandang baru di deadline day.

Bek asing Persib Bandung, Danijel Loncar, mengaku antusias menyambut laga perdana Maung Bandung di BRI Super League 2026/2027.

Persib akan menghadapi PSM Makassar pada laga pembuka. Pertandingan kedua tim digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (6-9-2026).

Laga ini jadi momentum bagi Persib untuk memulai kompetisi dengan meraih hasil positif.

Bagi Loncar, laga kontra PSM jadi kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion GBLA.

Sejak pertama kali bergabung, Loncar mengaku terkesan dengan dukungan yang diberikan para suporter.

Dia melihat Persib memiliki basis suporter yang sangat besar dan menjadi energi tambahan untuk tim.

“Saya sangat antusias berada di sini, terutama saat melihat begitu banyak pendukung dan betapa besar dukungan yang mereka berikan. Saya juga tidak sabar menunggu di pekan depan untuk melihat mereka di stadion, dan kami bisa merayakannya bersama-sama,” ungkap Loncar di Bandung.

Keputusan Mudah

Loncar merupakan rekrutan anyar Persib musim ini. Pemain berusia 27 tahun asal Krosia tersebut diproyeksikan untuk menambah kekuatan di lini pertahanan Maung Bandung.

Sebelum memutuskan berlabuh ke Persib, Loncar sempat menjalin komunikasi dengan tim pelatih Persib yang juga berasal dari Kroasia.

Dia mendapat informasi tentang klub dari dua pemain Persib asal Balkan, yakni Balsa Sekulic dan Luka Menalo.

“Saya berbicara dengan para pelatih, juga dengan Luka dan Balsa, mereka menceritakan segalanya kepada saya, bahwa semuanya berada di tingkat tinggi, seperti di Eropa. Bagi saya, ini adalah keputusan yang mudah untuk datang ke sini secepat mungkin,” jelasnya.

Jalani Recovery

Menjelang laga kontra PSM, Loncar memastikan ia dan rekan-rekannya mulai bersiap untuk pertandingan tersebut.

Tim Maung Bandung saat ini sedang menjalani recovery setelah melawan Manila Digger pada laga play-off AFC Champions League Two.

“Kami mulai bersiap untuk pertandingan berikutnya. Hari ini masih hari pemulihan bagi para pemain yang bermain paling banyak menit pada pertandingan terakhir, dan kami akan bekerja keras,” kata Loncar, Rabu kemarin.

Federico Gatti Dikejar FC Porto, Juventus Buka Pintu Keluar

BolaIndonesia – Juventus berpotensi melepas salah satu bek andalannya pada bursa transfer musim panas 2026. Federico Gatti kini dikabarkan masuk radar serius FC Porto, yang ingin memboyong sang pemain ke Portugal.

Situasi Gatti di Juventus memang tengah menjadi sorotan. Bek asal Italia tersebut disebut tidak mendapatkan jaminan menit bermain yang cukup di bawah arahan Luciano Spalletti. Kondisi itu membuat peluang dirinya meninggalkan Allianz Stadium semakin terbuka.

Menurut laporan terbaru, FC Porto menjadi salah satu klub yang paling serius mengejar tanda tangan Gatti. Klub Portugal tersebut bahkan telah melakukan pendekatan awal kepada Juventus.

Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan final. Juventus masih mempertimbangkan formula transfer yang paling menguntungkan bagi klub.

FC Porto Serius Kejar Gatti

FC Porto membutuhkan tambahan tenaga di posisi bek tengah. Pelatih Francesco Farioli disebut tertarik dengan karakter permainan Gatti yang kuat dalam duel fisik serta memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Italia dan kompetisi Eropa.

Gatti dianggap bisa menjadi tambahan penting bagi lini belakang Porto. Selain memiliki kemampuan bertahan yang cukup solid, pemain tersebut juga dikenal berani dalam melakukan duel dan tidak ragu membantu tim ketika membangun serangan dari belakang.

Bagi Gatti sendiri, tawaran dari Porto bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Persaingan di lini belakang Juventus membuat posisi Gatti tidak lagi seaman sebelumnya. Karena itu, kepindahan ke Portugal berpotensi menjadi jalan keluar bagi sang pemain untuk menghidupkan kembali kariernya sekaligus menjaga peluang memperkuat Timnas Italia.

Tawaran Pertama Porto Ditolak Juventus

Meski ketertarikan Porto cukup serius, transfer Federico Gatti belum menemui titik akhir.

Laporan yang beredar menyebut tawaran awal Porto telah ditolak Juventus. Salah satu masalah utama berada pada formula transfer yang ditawarkan.

Porto disebut menginginkan skema peminjaman dengan opsi pembelian. Juventus kabarnya tidak terlalu tertarik dengan formula tersebut karena klub membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain.

Bianconeri lebih terbuka terhadap opsi pinjaman dengan kewajiban membeli atau transfer permanen. Karena itu, masih ada kemungkinan Porto mengajukan proposal baru sebelum bursa transfer Portugal ditutup.

Situasi tersebut membuat saga Gatti masih sangat menarik untuk dipantau dalam beberapa hari ke depan.

Gatti Ingin Pergi dari Juventus

Keinginan pemain juga menjadi faktor penting dalam proses negosiasi.

Gatti dikabarkan memahami bahwa persaingan mendapatkan tempat utama di Juventus semakin sulit. Karena itu, sang bek disebut terbuka terhadap kemungkinan melanjutkan karier di luar Italia.

Bermain untuk FC Porto dapat memberikan Gatti kesempatan tampil lebih reguler. Selain itu, pengalaman di Portugal juga bisa menjadi tantangan baru dalam karier profesionalnya.

Keinginan mendapatkan menit bermain secara konsisten juga berkaitan dengan ambisinya mempertahankan tempat di Timnas Italia. Dengan kompetisi yang semakin ketat, bermain secara reguler di level klub tentu menjadi salah satu faktor penting.

Galatasaray dan Klub Arab Saudi Ikut Memantau

FC Porto bukan satu-satunya klub yang dikaitkan dengan Federico Gatti.

Bek Juventus tersebut juga disebut menarik perhatian Galatasaray dan salah satu klub dari Arab Saudi. Artinya, Juventus masih memiliki beberapa opsi apabila negosiasi dengan Porto tidak mencapai kesepakatan.

Kondisi ini juga bisa membuat persaingan mendapatkan Gatti semakin menarik. Juventus tentu akan mempertimbangkan proposal yang paling sesuai dengan kebutuhan klub.

Bagi Bianconeri, melepas Gatti dapat membantu mengurangi jumlah pemain di sektor pertahanan sekaligus membuka ruang finansial untuk pergerakan transfer lainnya.

Belum Resmi, tetapi Peluang Terbuka

Untuk saat ini, Federico Gatti belum resmi menjadi pemain FC Porto. Negosiasi masih berlangsung dan proposal awal Porto telah ditolak Juventus.

Namun, peluang transfer tersebut belum tertutup. Porto masih dapat mengajukan tawaran baru dengan formula yang lebih sesuai dengan keinginan Juventus.

Jika kesepakatan berhasil tercapai, Gatti akan memulai petualangan baru di luar Italia. Sementara bagi Juventus, kepergiannya akan menjadi salah satu perubahan penting dalam komposisi lini belakang.

Perkembangan saga Juventus dan Federico Gatti masih layak dinantikan hingga penutupan bursa transfer Portugal. Semua kini bergantung pada proposal berikutnya yang akan diajukan FC Porto dan keputusan akhir Juventus terkait masa depan sang bek.

Timnas Indonesia U-20 dalam posisi terjepit di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Tim berjuluk Garuda Muda itu harus menyapu bersih dua pertandingan tersisa Grup H demi lolos ke putaran final.

Kegagalan mengalahkan Timnas Malaysia U-20 setelah bermain imbang 0-0 membuat rumit keadaan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Di klasemen sementara Grup H, Timnas Indonesia U-20 memang menempati peringkat kedua dengan satu poin dari satu laga, sama seperti Malaysia U-20 di posisi ketiga.

Namun, Timnas Indonesia U-20 tertinggal dua angka dari Timnas Australia U-20 di puncak. Hanya juara Grup A-H dan tujuh runner-up terbaik yang akan mendapatkan tiket ke putaran final.

Waspadai Laos

Terdekat, Timnas Indonesia U-20 akan menantang tuan rumah Timnas Laos U-20 dalam partai kedua Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Kamis (3-9-2026).

Saat ini, Laos terpuruk di dasar klasemen Grup H dengan nol poin dari satu pertandingan buntut kekalahan 0-2 dari Australia.

“Sebagai tuan rumah, pastinya Laos akan bermain ngotot dan mereka punya kecepatan,” ujar pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, kepada Bola.com.

“Kami akan mencoba mengantisipasinya sambil melihat kondisi pemain,” jelas arsitek tim berusia 46 tahun tersebut.

Berhitung

Nova perlu berhitung terhadap peluang Timnas Indonesia U-20 lolos dari Grup H karena poin melawan peringkat keempat klasemen akhir tidak bakal dihitung.

Penyebabnya karena pengunduran diri Timnas Filipina U-20 dari Grup A Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, yang memengaruhi persaingan seluruh grup.

“Sebab, penghitungan poin untuk peringkat keempat tidak akan dihitung sehingga bakal menjadi penghitungan kami,” imbuh Nova.

“Karena apakah kami akan mengambil di saat melawan Laos atau kami persiapkan pemain untuk menghadapi Australia sehingga kami masih melihat situasinya, dan semoga apa pun yang kami persiapkan bisa membuat kami lolos kualifikasi,” imbuh Nova.

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Laos U-20 (4-2-3-1): Souksamone Vethita; Bounpaseut Sengsavang, Ki Mounkunya, Souknillah Syomvang, Okhal Latsachachk; Chansamone Phetsomphone, Odin Siphanit; Ketsada Detkhoummane, Thavisok Latsavong, Seng Athit Manilay; Alounxay Thepsouvan

Pelatih: Jung Jae-kwon

Timnas Indonesia U-20 (3-4-3): Dafa Al Gasemi; Algazani Dwi, Ibrah Ohorella, Putu Panji: Fabio Azkairawan, Welber Jardim, Nazriel Alvaro, Amar Brkic; Theo Leeming, Arkhan Kaka, Reno Salampessy

Pelatih: Nova Arianto

Enzo Fernandez Resmi Gabung Manchester City, Rekor £125 Juta!

BolaIndonesia – Manchester City resmi mendatangkan Enzo Fernandez dari Chelsea pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026. Kepastian tersebut menjadi salah satu transfer terbesar di Premier League setelah kedua klub mencapai kesepakatan senilai £125 juta atau sekitar Rp3 triliun. Nilai tersebut sekaligus menyamai rekor transfer Inggris.

Manchester City mengonfirmasi kedatangan gelandang asal Argentina tersebut setelah proses transfer rampung menjelang penutupan bursa. Enzo Fernandez kemudian menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dan akan berada di Etihad Stadium hingga musim panas 2031.

Manchester City Amankan Enzo Fernandez

Transfer Enzo Fernandez menjadi bukti keseriusan Manchester City dalam memperkuat lini tengah. The Citizens bergerak agresif pada penghujung bursa untuk mengamankan pemain berusia 25 tahun tersebut dari Chelsea.

Enzo sebelumnya bergabung dengan Chelsea dari Benfica pada Januari 2023. Selama berada di Stamford Bridge, ia berkembang menjadi salah satu gelandang tengah paling penting di skuad The Blues.

Chelsea mengonfirmasi bahwa Fernandez telah mencatat 170 penampilan dan 31 gol selama memperkuat klub London tersebut. Ia juga ikut membantu Chelsea meraih UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup.

Kini, perjalanan Enzo berlanjut ke Manchester. Ia akan menjadi bagian penting dari proyek baru City yang sedang membangun kembali kekuatan di lini tengah.

Transfer Senilai £125 Juta

Nilai transfer Enzo Fernandez menjadi salah satu bagian paling menarik dari kepindahan ini. Manchester City membayar £125 juta, angka yang menyamai rekor transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.

Transfer tersebut juga membuat Enzo menjadi pemain pertama yang dua kali terlibat dalam transfer dengan nilai lebih dari £100 juta. Sebelumnya, Chelsea membayar sekitar £106,8 juta kepada Benfica untuk mendapatkan jasanya pada 2023.

Keputusan City mengeluarkan dana sebesar itu menunjukkan betapa pentingnya Enzo dalam rencana klub. Manchester City membutuhkan gelandang dengan kemampuan distribusi bola, visi permainan, serta energi untuk menjaga keseimbangan tim.

Reuni dengan Enzo Maresca

Kepindahan Enzo Fernandez ke Manchester City juga menghadirkan cerita menarik karena ia kembali bekerja dengan Enzo Maresca.

Maresca sebelumnya menangani Chelsea sebelum melanjutkan kariernya di Manchester City. Pengalaman bekerja bersama Fernandez diyakini menjadi salah satu faktor yang membuat sang gelandang cocok dengan proyek City.

Di Manchester City, Fernandez diproyeksikan menjadi salah satu pusat permainan. Kemampuannya membaca pertandingan, mengontrol tempo, serta memberikan umpan progresif bisa memberikan dimensi baru terhadap permainan The Citizens.

City sendiri sedang melakukan perubahan besar di lini tengah. Kehadiran Fernandez diharapkan mampu membantu klub kembali menjadi penantang utama Arsenal dalam perebutan gelar Premier League.

Statistik dan Pengalaman Enzo Fernandez

Manchester City mendapatkan pemain yang sudah memiliki pengalaman sangat besar meski baru berusia 25 tahun.

Di level klub, Fernandez pernah memperkuat Defensa y Justicia, River Plate, Benfica, dan Chelsea. Ia juga memiliki pengalaman di level internasional bersama Argentina.

Bersama La Albiceleste, Enzo merupakan bagian dari tim yang memenangkan Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024. Ia juga tampil pada final Piala Dunia 2026 bersama Argentina.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi City. Fernandez tidak hanya datang sebagai pemain dengan kemampuan teknis, tetapi juga membawa pengalaman bermain di pertandingan dengan tekanan tinggi.

Chelsea Kehilangan Pilar Penting

Bagi Chelsea, kepergian Enzo Fernandez tentu menjadi kehilangan besar. Selama tiga setengah tahun di Stamford Bridge, gelandang Argentina tersebut menjadi bagian penting dalam skuad.

Situasi transfer Fernandez memang sempat menjadi saga panjang. Chelsea bahkan berusaha mencari pemain pengganti sebelum akhirnya kepindahan sang gelandang ke Manchester City benar-benar terealisasi.

Menurut laporan, Chelsea sempat memiliki kesepakatan dengan AS Monaco untuk mendatangkan Lamine Camara sebagai pengganti Fernandez. Namun, kesepakatan tersebut gagal pada penghujung bursa transfer.

Meski demikian, Chelsea tetap menyelesaikan transfer Fernandez ke Manchester City.

Manchester City Kirim Sinyal Kuat

Kedatangan Enzo Fernandez memperlihatkan ambisi besar Manchester City untuk kembali merebut gelar Premier League.

City sebelumnya juga melakukan sejumlah investasi besar pada bursa transfer musim panas 2026. Fernandez menjadi salah satu nama terbesar dalam proyek pembangunan kembali skuad Pep Guardiola.

Dengan kontrak hingga 2031, Manchester City jelas melihat Fernandez sebagai investasi jangka panjang. Usianya yang masih 25 tahun membuat sang gelandang berpotensi menjadi bagian penting dari era baru klub dalam beberapa musim ke depan.

Kini, perhatian tertuju pada debut Enzo Fernandez bersama Manchester City. Para pendukung The Citizens tentu ingin segera melihat bagaimana gelandang Argentina tersebut beradaptasi dengan sistem permainan klub barunya.

Manchester City resmi mendapatkan Enzo Fernandez. Dengan biaya £125 juta dan kontrak hingga 2031, transfer ini bukan sekadar kepindahan pemain, tetapi juga menjadi pernyataan ambisi City untuk kembali menguasai sepak bola Inggris dan Eropa.

Harry Maguire Dukung Marcus Rashford Bersinar Lagi di MU

BolaIndonesia – Harry Maguire dukung Marcus Rashford untuk kembali bersinar di Manchester United setelah sang penyerang mulai menemukan kembali kepercayaan dirinya. Sang bek menilai Rashford masih memiliki kualitas besar dan dapat menjadi aset penting bagi Setan Merah sepanjang musim 2026/2027.

Dukungan tersebut muncul setelah Rashford mendapatkan kesempatan menjadi starter ketika Manchester United menghadapi Ipswich Town di Old Trafford. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan telak 5-2 untuk tim asuhan Michael Carrick.

Bagi Rashford, laga itu menjadi momen penting. Penyerang berusia 28 tahun tersebut kembali tampil sebagai starter di Old Trafford setelah penantian panjang selama 626 hari. Meskipun belum mencatatkan gol atau assist, kontribusinya tetap mendapatkan perhatian dari rekan-rekan setimnya.

Harry Maguire Dukung Marcus Rashford Kembali Bersinar

Harry Maguire melihat Rashford sebagai pemain yang tetap memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan di pertandingan penting. Bek Manchester United tersebut menilai sang penyerang selalu mampu memberikan ancaman kepada pertahanan lawan.

Menurut Harry Maguire, dukungannya kepada Marcus Rashford bukan tanpa alasan. Rashford menunjukkan energi dan tekanan yang konsisten sepanjang pertandingan. Hal tersebut menjadi sinyal positif setelah sang pemain melewati periode yang cukup sulit dalam kariernya di Old Trafford.

Maguire juga menilai Rashford memiliki bakat luar biasa. Karena itu, ia percaya pemain kelahiran Manchester tersebut masih bisa memberikan kontribusi besar apabila terus menjaga fokus dan bekerja keras.

“Dia memiliki bakat yang luar biasa. Kita sudah melihat bahwa dia selalu menjadi ancaman,” ujar Maguire seperti dikutip Goal.

Marcus Rashford Mulai Mendapat Kepercayaan Lagi

Kembalinya Rashford ke tim utama Manchester United tidak terjadi secara instan. Sebelumnya, hubungan Rashford dengan mantan manajer Ruben Amorim mengalami masalah hingga sang pemain harus menjalani masa peminjaman.

Rashford sempat bermain untuk Aston Villa dan kemudian Barcelona. Namun, Barcelona memilih tidak mengaktifkan opsi permanen senilai sekitar £26 juta. Situasi tersebut membuat Rashford kembali ke Manchester United dan membuka peluang baru di bawah kepemimpinan Michael Carrick.

Carrick kemudian perlahan mengintegrasikan Rashford kembali ke dalam skuad. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Manchester United masih melihat sang penyerang sebagai bagian penting dari rencana mereka.

Kemenangan atas Ipswich Jadi Titik Balik Rashford

Pertandingan melawan Ipswich Town menjadi salah satu momen penting bagi Marcus Rashford untuk kembali mendapatkan kepercayaan. Dukungan Harry Maguire kepada Marcus Rashford juga menjadi tambahan motivasi bagi sang penyerang.

Manchester United tampil agresif dan berhasil mencetak lima gol. Bruno Fernandes menjadi bintang utama dengan torehan hat-trick, sementara Bryan Mbeumo juga ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Di tengah pesta gol tersebut, Rashford memang belum mencetak gol. Namun, pergerakannya tetap memberikan tekanan kepada lini belakang Ipswich.

Situasi itu menjadi modal berharga bagi Rashford. Ia tidak harus langsung mencetak gol untuk membuktikan dirinya. Konsistensi dalam latihan, pergerakan tanpa bola, serta kemampuan menciptakan ruang dapat menjadi langkah awal untuk kembali mencapai performa terbaik.

Maguire Dukung Rashford Tetap di Manchester United

Maguire sebelumnya juga telah menyampaikan harapannya agar Rashford tetap bertahan di Old Trafford. Ia menyebut pemain tersebut sebagai aset besar bagi Manchester United dan ancaman serius bagi pertahanan lawan.

Kini, peluang Rashford untuk melanjutkan kariernya bersama Manchester United semakin terbuka. Dengan dukungan rekan setim dan kepercayaan dari staf pelatih, sang penyerang memiliki kesempatan untuk menulis kembali cerita positif bersama klub yang membesarkan namanya.

Bagi Manchester United, kebangkitan Rashford tentu menjadi kabar yang sangat penting. Jika mampu menemukan kembali ketajaman dan konsistensinya, Rashford bisa menjadi salah satu senjata utama dalam persaingan Premier League musim ini.

Jalan Panjang Marcus Rashford untuk Bersinar Lagi

Marcus Rashford masih memiliki waktu untuk membuktikan bahwa dirinya belum selesai di Manchester United. Pengalaman bermain di Aston Villa dan Barcelona memberinya tantangan baru, sementara kembalinya ke Old Trafford memberikan kesempatan untuk memulai kembali.

Dukungan Harry Maguire menjadi salah satu sinyal positif bagi Rashford. Kini semuanya bergantung kepada sang pemain untuk menjawab kepercayaan tersebut melalui performa di atas lapangan.

Jika Rashford mampu menjaga fokus, meningkatkan konsistensi, dan terus memberikan ancaman di lini depan, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi pemain penting Manchester United.

Manchester United membutuhkan Rashford. Rashford juga memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan bahwa dirinya masih layak menjadi salah satu bintang utama Setan Merah.

Kobbie Mainoo kembali menjadi salah satu pemain penting Manchester United (MU) setelah sempat kehilangan tempat di tim utama di bawah asuhan Ruben Amorim.

Gelandang berusia 21 tahun itu menikmati musim terobosan bersama MU pada 2023/2024. Performa apiknya bahkan ditutup dengan gol kemenangan pada final Piala FA, sebelum Mainoo menjadi starter Timnas Inggris pada final Euro 2024.

Namun, situasinya berubah drastis setelah Erik ten Hag dipecat dan Manchester United menunjuk Ruben Amorim pada November 2024. Pelatih asal Portugal itu menerapkan formasi favoritnya, 3-4-2-1, dan memilih Bruno Fernandes serta Casemiro sebagai duet di lini tengah.

Amorim menilai Mainoo memiliki kemampuan untuk mengontrol permainan, tetapi masih harus meningkatkan pemahaman terhadap posisi yang dimainkannya.

“Kobbie sangat bagus dalam mengontrol permainan, tetapi jika dia bermain sebagai nomor delapan, dia harus masuk ke kotak penalti dan kembali. Terkadang dia harus menutupi area yang luas hanya dengan dua pemain,” ujar Amorim saat itu.

Amorim juga menganggap Mainoo bisa bermain sebagai nomor enam akan tetapi bukan pemain yang ideal di posisinya.

“Kami harus menyeimbangkan semuanya. Dia memiliki kemampuan teknis, tetapi dia perlu lebih memahami posisinya. Dia harus bermain dengan kecepatan yang berbeda, terkadang lebih lambat dan terkadang lebih cepat. Dia masih bisa berkembang dalam hal itu,” tutur pelatih asal Portugal itu.

Mainoo kemudian tidak menjadi starter dalam satu pun pertandingan Liga Inggris bersama Amorim pada paruh pertama musim lalu. Kondisi tersebut bahkan membuka kemungkinan bagi sang gelandang untuk meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari jika Amorim tidak lebih dulu dipecat.

Kembali Jadi Pilihan Utama

Kedatangan Michael Carrick mengubah situasi Mainoo di Manchester United. Setan Merah kembali menggunakan formasi empat bek dan Mainoo langsung dikembalikan ke starting XI.

Ia kemudian tampil impresif ketika MU mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Sejak Carrick ditunjuk, Mainoo menjadi starter dalam 17 dari 19 pertandingan Liga Inggris.

Dalam dua pertandingan ketika Mainoo tidak menjadi starter, Manchester United menelan kekalahan. Setan Merah kalah 1-2 di kandang Leeds United dan takluk 0-2 saat bertandang ke markas Hull City.

Mainoo juga tampil gemilang ketika MU menghadapi Ipswich Town. Ia berduet dengan Youri Tielemans di lini tengah dan membantu MU bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 5-2 di Old Trafford.

Carrick memberikan pujian khusus kepada Mainoo setelah pertandingan tersebut. Menurutnya, sang gelandang memainkan peran penting dalam menopang performa Manchester United.

“Saya memahami Bruno akan mendapat banyak pujian hari ini dan dia memang layak mendapatkannya. Namun, saya pikir Kobbie tampil luar biasa di lini tengah dan menjadi fondasi performa tim kami,” ujar Carrick setelah pertandingan, Senin (31/8/2026).

Rekor MU dengan dan Tanpa Mainoo

Saat Kobbie Mainoo Sebagai Starter

Pertandingan: 17
Menang: 13
Seri: 3
Kalah: 1
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 2,17
Gol kebobolan: 18
Gol kebobolan per pertandingan: 1,05
Poin per pertandingan: 2,47
Persentase kemenangan: 76,4%
Persentase kekalahan: 5,8%
Tanpa Kobbie Mainoo

Pertandingan: 23
Menang: 8
Seri: 8
Kalah: 7
Gol dicetak: 37
Gol per pertandingan: 1,60
Gol kebobolan: 36
Gol kebobolan per pertandingan: 1,56
Poin per pertandingan: 1,39
Persentase kemenangan: 34,7%
Persentase kekalahan: 30,4%