31 Oktober 2026

BANDARQQ365

Idnews.top – Manchester United memasuki musim baru dengan optimisme yang lebih terukur. Dalam 12 bulan terakhir, posisi mereka melonjak 12 tingkat di Premier League dari musim 2024-25 ke 2025-26.

Transformasi itu dipicu Michael Carrick yang mencatat 12 kemenangan dari 17 pertandingan. Laju tersebut mengantarkan Setan Merah finis di peringkat ketiga dan kembali ke Liga Champions.

Fokus berikutnya adalah menjaga tren agar tidak kembali terputus. Target jangka panjang tetap jelas: merebut gelar liga pertama sejak 2012-13.

Carrick Mengawal Konsistensi dan Lonjakan Peringkat

Carrick mulai mengembalikan konsistensi lewat pendekatan sederhana dengan formasi 4-2-3-1. Dalam tujuh laga pertamanya sebagai pelatih interim, ia meraih 19 poin dari maksimal 21.

Catatan itu kontras dengan periode sebelumnya saat konsistensi sulit ditemukan bersama Ruben Amorim. Performa stabil di paruh akhir musim membuat Carrick dipermanenkan setelah membawa tim finis ketiga.

Manchester United memang belum berada pada level untuk langsung mengejar gelar Premier League. Namun, mempertahankan posisi papan atas diproyeksikan menjadi langkah penting sebelum target ditingkatkan pada musim-musim berikutnya.

Project 150 dan Tuntutan Musim Berganda

Project 150 diperkenalkan pada awal musim 2024-25 dengan ambisi menjuarai Premier League pada atau sebelum musim 2027-28. Target tersebut bertepatan dengan tahun ke-150 keberadaan klub.

Kembali ke Liga Champions membuat jadwal semakin padat dan menuntut kedalaman skuad yang lebih solid. Carrick perlu menjaga performa kompetitif di berbagai ajang sepanjang musim.

Musim lalu merupakan pencapaian terbaik United dalam tiga tahun dan hanya kelima kalinya sejak era Sir Alex Ferguson berakhir mereka finis di tiga besar. Mengulangi capaian itu sembari memangkas jarak dari kandidat juara menjadi ukuran kemajuan yang realistis.

Prioritas Lini Tengah dan Pergerakan Skuad

Lini tengah menjadi prioritas utama setelah Casemiro dipastikan meninggalkan Old Trafford. Klub mengambil pendekatan terukur dengan mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans, sementara Carlos Baleba berpotensi menyusul dari Brighton.

Baleba dikabarkan dapat direkrut dengan nilai sekitar £60 juta (Rp1,45 triliun), jauh lebih rendah dibanding valuasi sebelumnya. Cristian Orozco juga bergabung dari Fortaleza, tapi gelandang bertahan asal Kolombia itu kemungkinan belum langsung menjadi pilihan utama.

Di pos penjaga gawang, Karl Darlow kini menjadi pelapis Senne Lammens setelah Altay Bayindir dipinjamkan ke Celta Vigo. Marcus Rashford berpeluang memberi efek layaknya rekrutan baru setelah lebih dari 18 bulan tidak bermain untuk klub.

Apabila seluruh elemen tersebut berkembang sesuai rencana, Manchester United memiliki fondasi yang lebih kuat untuk melanjutkan kebangkitan mereka.

Resmi! Vicario Gabung Juventus Dengan Status Pinjaman

BolaIndonesia – Juventus akhirnya mendapatkan tambahan penting di posisi penjaga gawang. Guglielmo Vicario resmi bergabung dengan Juventus dari Tottenham Hotspur dengan status pinjaman selama satu musim, sekaligus membuka peluang bagi sang kiper untuk kembali berkarier di Serie A. Kesepakatan tersebut juga disertai opsi bagi Juventus untuk mempermanenkan Vicario pada akhir masa peminjaman.

Guglielmo Vicario Kembali ke Italia

Kepindahan ini menjadi momen spesial bagi Vicario. Kiper berusia 29 tahun tersebut sebelumnya meninggalkan Italia pada 2023 ketika Tottenham merekrutnya dari Empoli.

Selama memperkuat Spurs, Vicario berkembang menjadi salah satu penjaga gawang penting klub. Ia mencatat 117 penampilan dan 29 clean sheet bersama Tottenham. Vicario juga menjadi bagian dari skuad yang membantu Spurs meraih trofi Liga Europa pada musim 2024/2025.

Kini, setelah tiga tahun berkarier di Inggris, Vicario mendapatkan kesempatan untuk kembali tampil di kompetisi yang sudah sangat dikenalnya.

Juventus Amankan Vicario dengan Skema Pinjaman

Juventus memilih skema pinjaman sebagai solusi untuk memperkuat sektor penjaga gawang tanpa harus mengeluarkan biaya transfer permanen sejak awal.

Kesepakatan tersebut berlaku untuk musim 2026/2027 dan dilengkapi opsi pembelian. Artinya, Juventus mempunyai kesempatan untuk mengevaluasi performa Vicario sepanjang musim sebelum mengambil keputusan terkait transfer permanen.

Skema tersebut juga menjadi solusi setelah Juventus sebelumnya mengalami kesulitan dalam upaya mendatangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa.

Nama Vicario kemudian muncul sebagai salah satu kandidat utama. Juventus melihat pengalaman sang kiper di Premier League dan Serie A sebagai aset penting untuk menghadapi persaingan musim baru.

Vicario Kehilangan Tempat di Tottenham

Transfer ke Juventus tidak terlepas dari perubahan situasi Vicario di Tottenham. Setelah sempat menjadi pilihan utama, posisi sang kiper mulai terancam setelah munculnya Antonin Kinsky.

Di bawah Roberto De Zerbi, Tottenham kemudian memberikan kepercayaan lebih besar kepada Kinsky. Spurs juga mendatangkan Martin Dubravka sebagai opsi tambahan di posisi penjaga gawang.

Situasi tersebut membuat masa depan Vicario di London semakin tidak pasti. Tottenham bahkan tidak memasukkan namanya dalam rombongan tur pramusim ke Australia dan Selandia Baru. Keputusan tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa Vicario tidak lagi menjadi bagian utama dari rencana klub.

Juventus Dapat Pengalaman Premier League

Kehadiran Vicario memberikan Juventus sosok penjaga gawang dengan pengalaman internasional yang cukup tinggi.

Selama bermain untuk Tottenham, Vicario terbiasa menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi di Premier League. Ia juga memiliki pengalaman tampil di kompetisi Eropa bersama klub asal London tersebut.

Pengalaman itu diharapkan bisa membantu Juventus menghadapi jadwal padat musim 2026/2027. Selain kemampuan melakukan penyelamatan, Vicario juga dikenal memiliki keberanian untuk bermain dari belakang dan membantu membangun serangan melalui distribusi bola. Bagi Juventus, karakter tersebut menjadi tambahan menarik di bawah mistar.

Persaingan di Bawah Mistar Juventus

Kedatangan Vicario juga diprediksi membuat persaingan penjaga gawang Juventus semakin menarik.

Vicario akan bersaing untuk mendapatkan posisi utama dan memberikan tekanan kepada kiper Juventus lainnya. Kehadirannya membuat pelatih Luciano Spalletti memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan penjaga gawang terbaik untuk setiap pertandingan.

Persaingan tersebut juga bisa memberikan dampak positif terhadap performa seluruh pemain di posisi tersebut. Setiap kiper dituntut menjaga konsistensi dan menunjukkan performa terbaik agar mendapatkan kepercayaan pelatih.

Target Juventus Bersama Vicario

Juventus tentu berharap Vicario bisa langsung memberikan kontribusi. Setelah beberapa musim mengalami perubahan dalam proyek tim, Bianconeri ingin kembali menjadi kekuatan utama di Italia.

Kehadiran penjaga gawang berpengalaman seperti Vicario menjadi bagian dari upaya tersebut. Sang pemain memiliki kesempatan membuktikan bahwa dirinya masih mampu tampil di level tertinggi setelah kehilangan tempat utama di Tottenham.

Bagi Vicario sendiri, kembali ke Serie A merupakan kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya di Italia sekaligus mendapatkan peran penting bersama salah satu klub terbesar Eropa.

Dengan status pinjaman dan opsi pembelian, musim 2026/2027 akan menjadi periode penting untuk menentukan masa depan Vicario.

Juventus kini mendapatkan penjaga gawang berpengalaman dari Premier League, sementara Vicario memperoleh kesempatan untuk kembali ke Serie A. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin masa peminjaman tersebut berujung pada transfer permanen ke Turin.

BolaIndonesia – Persib Bandung mulai menatap persaingan kompetisi dengan perhatian besar tertuju pada kesiapan Mariano Peralta. Winger asal Argentina tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi setelah sebelumnya belum berada dalam kondisi ideal untuk memperkuat Maung Bandung pada ajang Piala Presiden 2026.

Kehadiran Peralta menjadi salah satu kabar yang menarik bagi Persib. Pemain yang sebelumnya memperkuat Borneo FC Samarinda itu dikenal sebagai sosok ofensif yang mampu memberikan ancaman melalui kecepatan, kreativitas, maupun kontribusi gol dan assist.

Jadwal Persib Vs Bali United

Pertandingan Persib kontra Bali United menjadi salah satu duel yang selalu menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Pada pertemuan terakhir di Super League 2025/2026, Persib berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 12 April 2026.

Namun, untuk jadwal Persib Vs Bali United berikutnya, kepastian tanggal pertandingan kompetisi musim 2026/2027 perlu menunggu rilis resmi jadwal. Karena itu, informasi mengenai jam kick-off, stadion, dan siaran langsung sebaiknya mengikuti pengumuman resmi operator kompetisi.

Duel Persib dan Bali United sendiri memiliki sejarah persaingan yang cukup ketat. Data pertemuan menunjukkan kedua tim kerap saling memberikan tekanan, sehingga pertandingan mendatang berpotensi kembali berlangsung sengit.

Mariano Peralta Jadi Sorotan

Mariano Peralta menjadi salah satu pemain yang dinantikan Bobotoh. Setelah tampil produktif bersama Borneo FC, pemain Argentina tersebut kemudian bergabung dengan Persib dan dikontrak selama dua musim.

Peralta sebelumnya mencuri perhatian ketika menghadapi Bali United bersama Borneo FC. Pada pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 11 Mei 2026, Borneo FC menang 3-2 dan Peralta tampil gemilang dalam pertandingan tersebut.

Catatan itu membuat kehadiran Peralta menghadapi Bali United bersama Persib berpotensi menjadi cerita menarik. Kini ia tidak lagi berada di kubu lawan, melainkan menjadi bagian dari lini serang Maung Bandung.

Peralta Bisa Jadi Senjata Baru Persib

Persib tentu berharap Peralta mampu memberikan dimensi berbeda dalam permainan. Karakter bermainnya yang agresif dari sisi sayap dapat menjadi opsi tambahan bagi lini depan Maung Bandung.

Kemampuan Peralta dalam menciptakan peluang juga bisa membantu Persib ketika menghadapi lawan yang bermain rapat. Selain mengandalkan kemampuan individu, ia berpotensi menjadi penghubung antara lini tengah dan penyerang.

Bagi pemain asal Argentina tersebut, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa performa impresifnya bersama Borneo FC dapat kembali muncul bersama Persib.

Persib Punya Modal Positif

Maung Bandung juga memiliki modal positif dari pertemuan terakhir melawan Bali United. Persib menang 3-2 di kandang pada April 2026, sementara pada pertemuan sebelumnya di Bali, Persib juga meraih kemenangan 1-0 pada November 2025.

Hasil tersebut menunjukkan Persib memiliki kepercayaan diri ketika menghadapi Serdadu Tridatu. Meski demikian, pertandingan baru tentu menghadirkan situasi berbeda.

Dengan komposisi skuad yang terus diperkuat, Persib akan berusaha mempertahankan konsistensi sekaligus menemukan kombinasi terbaik di lini depan.

Debut Kompetitif Peralta Dinanti

Setelah sempat dipastikan belum siap tampil pada semifinal dan final Piala Presiden 2026, kondisi Mariano Peralta kini menjadi perhatian. Pelatih Persib sebelumnya menilai sang pemain belum berada dalam kondisi ideal untuk dimainkan pada pertandingan tersebut.

Situasi tersebut membuat pertandingan kompetitif berikutnya berpotensi menjadi momentum penting bagi Peralta. Jika sudah mendapatkan lampu hijau untuk bermain, ia bisa menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan penampilannya.

Bobotoh tentu berharap pemain yang pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League 2025/2026 itu mampu menunjukkan kualitasnya bersama Persib.

Persib Vs Bali United Bakal Sengit

Pertemuan Persib dan Bali United selalu memiliki daya tarik tersendiri. Persib memiliki ambisi mempertahankan performa positif, sedangkan Bali United tentu tidak ingin kembali kehilangan poin ketika menghadapi Maung Bandung.

Kehadiran Mariano Peralta semakin menambah bumbu pertandingan. Pengalamannya menghadapi Bali United bersama Borneo FC dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib.

Kini perhatian tertuju pada kesiapan sang winger. Jika Peralta mampu tampil dalam kondisi terbaik, Persib memiliki tambahan senjata untuk menghadapi pertandingan-pertandingan penting.

Jadwal Persib Vs Bali United musim 2026/2027 masih menunggu kepastian resmi. Namun satu hal yang sudah jelas, Mariano Peralta menjadi salah satu pemain yang layak ditunggu kontribusinya bersama Maung Bandung.

Liverpool 2-0 Como: Jacquet Cetak Gol Debut

BolaIndonesia – Liverpool menutup rangkaian pramusim 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Como 1907 di Anfield. Cody Gakpo membuka keunggulan, sebelum Jeremy Jacquet mencetak gol pertamanya untuk The Reds pada laga debutnya.

Liverpool Menang 2-0 atas Como

Liverpool meraih hasil positif dalam pertandingan pramusim terakhir mereka. Bermain di Anfield pada Minggu (16/8/2026), The Reds sukses mengalahkan Como 1907 dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan Liverpool tercipta pada babak pertama. Cody Gakpo lebih dahulu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23. Jeremy Jacquet kemudian menggandakan keunggulan menjelang turun minum.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Liverpool sebelum memasuki persaingan Premier League musim 2026/27. Kemenangan tersebut sekaligus memberikan gambaran positif mengenai perkembangan tim di bawah pelatih Andoni Iraola.

Cody Gakpo Buka Keunggulan Liverpool

Liverpool langsung berusaha mengambil kendali pertandingan sejak menit awal. Pergerakan cepat di sektor sayap menjadi salah satu senjata utama The Reds untuk membongkar pertahanan Como.

Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-23. Jeremie Frimpong melakukan pergerakan dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan matang ke arah Cody Gakpo.

Gakpo mampu mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di pojok gawang Como. Gol tersebut menjadi gol pertama Gakpo di rangkaian pramusim kali ini.

Keunggulan 1-0 membuat Liverpool semakin percaya diri. The Reds terus menekan dan mencoba menciptakan peluang melalui kombinasi Florian Wirtz, Gakpo, Frimpong, serta Alexander Isak.

Jeremy Jacquet Cetak Gol Pertama untuk Liverpool

Momen paling menarik kemudian hadir menjelang akhir babak pertama. Jeremy Jacquet, yang menjalani debut bersama Liverpool, sukses mencetak gol sekaligus membuat skor berubah menjadi 2-0.

Gol tersebut tercipta pada menit ke-44. Gakpo memberikan umpan ke area berbahaya di dalam kotak penalti dan Jacquet berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang tersebut.

Bagi Jacquet, gol ini menjadi awal yang sangat menjanjikan dalam kariernya bersama Liverpool. Bek tersebut tidak hanya tampil solid dalam menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung di depan gawang.

Penampilan Jacquet bahkan mendapatkan respons positif dari suporter di Anfield. Debutnya menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan Liverpool atas Como.

Babak Kedua Liverpool Tetap Mengontrol Laga

Memasuki babak kedua, Liverpool melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memberikan kesempatan bermain kepada beberapa pemain lainnya. Ronald Araujo masuk menggantikan Jacquet setelah sang bek memainkan babak pertama.

Tempo pertandingan kemudian sedikit menurun. Como berusaha meningkatkan tekanan dan beberapa kali mencoba mengancam pertahanan Liverpool.

Namun, Liverpool mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Alisson Becker juga tetap tampil tenang ketika Como mencoba mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.

Tidak ada tambahan gol setelah turun minum. Liverpool akhirnya memastikan kemenangan 2-0 atas Como 1907.

Debut Positif Andoni Iraola di Anfield

Kemenangan ini juga menjadi catatan positif bagi Andoni Iraola. Pelatih Liverpool tersebut menutup pramusim dengan kemenangan kandang setelah sebelumnya mengalami kekalahan 3-2 dari Monaco dalam pertandingan pertamanya di Anfield.

Iraola kini memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan kompetitif. Liverpool dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Newcastle pada 23 Agustus 2026.

Kemenangan atas Como tentu memberikan kepercayaan diri tambahan. Selain hasil akhir, performa beberapa pemain juga menjadi sinyal positif bagi Iraola.

Jacquet Jadi Sorotan Utama

Jika harus memilih satu pemain yang paling mencuri perhatian dalam laga Liverpool vs Como, nama Jeremy Jacquet layak berada di posisi teratas.

Bek anyar tersebut langsung menunjukkan kualitasnya pada laga debut. Gol pada menit ke-44 menjadi bonus dari penampilan yang solid sepanjang babak pertama.

Cody Gakpo juga patut mendapat apresiasi karena mencetak satu gol sekaligus memberikan assist untuk Jacquet. Sementara itu, Frimpong memperlihatkan ancaman besar melalui kecepatannya di sisi lapangan.

Liverpool pun mengakhiri pramusim dengan kemenangan 2-0. Dengan Premier League segera dimulai, performa melawan Como memberikan sejumlah alasan bagi para pendukung The Reds untuk menatap musim baru dengan optimisme.

Susunan Pemain Liverpool

Liverpool menurunkan Alisson Becker; Jeremie Frimpong, Jeremy Jacquet, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Dominik Szoboszlai, Ryan Gravenberch; Rio Ngumoha, Florian Wirtz, Cody Gakpo; dan Alexander Isak.

Dua gol Liverpool dicetak Cody Gakpo pada menit ke-23 dan Jeremy Jacquet pada menit ke-44. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.

Dengan demikian, hasil Liverpool vs Como 1907 berakhir 2-0 untuk kemenangan The Reds. Gol debut Jeremy Jacquet menjadi cerita utama dari kemenangan tersebut sekaligus menambah gairah suporter Liverpool menjelang dimulainya musim kompetitif.

Inter Milan 1-0 Betis: Debut Manis John Stones

BolaIndonesia – Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Real Betis dalam laga persahabatan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. John Stones menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu pada menit ke-82 sekaligus menandai debut manisnya bersama Nerazzurri.

Inter Milan Dominan Sejak Awal Pertandingan

Inter Milan langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai. Tim asuhan Cristian Chivu berusaha menguasai lini tengah dan membuat Real Betis kesulitan mengembangkan permainan dari belakang.

Nicolò Barella menjadi salah satu pemain yang aktif mengatur tempo permainan. Sementara itu, Inter juga mengandalkan kecepatan dan kreativitas dari sektor sayap untuk membuka pertahanan Betis.

Real Betis sendiri mencoba bermain lebih sabar. Manuel Pellegrini menurunkan komposisi yang cukup serius sebagai persiapan menghadapi musim baru. Namun, permainan agresif Inter membuat Betis tidak banyak mendapatkan ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.

John Stones Jalani Debut Bersama Inter

Perhatian terbesar tentu tertuju kepada John Stones. Bek asal Inggris tersebut mendapatkan kesempatan menjalani debut setelah resmi bergabung dengan Inter pada musim panas ini.

Kehadiran Stones memberikan opsi tambahan bagi lini belakang Inter. Tidak hanya kuat dalam duel bertahan, sang pemain juga dikenal memiliki kemampuan memainkan bola dari lini belakang.

Debut tersebut akhirnya menjadi semakin istimewa karena Stones tidak sekadar tampil solid. Ia justru menjadi pemain yang menentukan hasil pertandingan.

Stones Cetak Gol Penentu Menit ke-82

Pertandingan berjalan cukup ketat hingga memasuki fase akhir. Inter terus mencoba mencari celah di pertahanan Betis, tetapi gol yang ditunggu baru tercipta pada menit ke-82.

John Stones muncul sebagai pembeda. Ia berhasil mencetak gol untuk membawa Inter Milan unggul 1-0 atas Real Betis. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Inter.

Gol itu sekaligus membuat debut Stones bersama Inter terasa sempurna. Sang bek langsung memberikan kontribusi nyata pada pertandingan pertamanya dengan seragam biru-hitam.

Real Betis Gagal Membalas

Setelah tertinggal, Real Betis berusaha meningkatkan tekanan. Pellegrini melakukan sejumlah perubahan untuk mencari energi baru di lini depan.

Isco termasuk pemain yang masuk pada babak kedua. Beberapa pemain lain juga mendapatkan kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan.

Namun, Inter mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang. Pertahanan Nerazzurri tampil disiplin dan tidak memberikan kesempatan besar kepada Betis untuk mencetak gol penyeimbang. Dengan demikian, pertandingan berakhir dengan skor Inter Milan 1-0 Real Betis.

Kemenangan Penting Jelang Musim Baru

Meskipun hanya berstatus laga persahabatan, kemenangan ini memberikan modal positif bagi Inter Milan menjelang kompetisi resmi.

Selain mendapatkan hasil positif, Inter juga memperoleh gambaran mengenai kesiapan para pemainnya. Debut John Stones menjadi salah satu sorotan utama karena pemain baru tersebut langsung mampu memberikan pengaruh.

Bagi Stones, gol tersebut tentu menjadi awal yang sangat menjanjikan. Ia datang dengan pengalaman besar dari sepak bola Inggris dan kini memiliki tantangan baru di Italia.

Inter pun bisa berharap Stones menjadi salah satu bagian penting dari skuad mereka pada musim kompetitif mendatang.

Hasil Akhir Inter Milan Vs Real Betis

Inter Milan 1-0 Real Betis

Pencetak gol:

  • John Stones – 82′

Kemenangan tipis tersebut menutup laga dengan catatan positif bagi Inter. John Stones menjadi nama yang paling banyak dibicarakan setelah mencetak gol kemenangan dalam debutnya.

Jika performa tersebut dapat dilanjutkan pada pertandingan resmi, Stones berpotensi menjadi tambahan penting bagi skuad Inter Milan musim ini.

Idnews.top – Klub Premier League, Manchester United nampaknya akan turun dengan kekuatan penuh saat menghadapi AC Milan. Michael Carrick mempersiapkan total 25 pemain untuk menghadapi mantan manajer Setan Merah, Ruben Amorim.

Seperti yang sudah diketahui, MU telah melakukan pra musim mereka selama kurang lebih satu bulan. Selama periode itu, Setan Merah telah menggelar lima laga uji coba, dengan rincian tiga kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan.

Manchester United dijadwalkan akan menutup rangkaian uji coba pra musim mereka pada akhir pekan ini. Setan Merah akan menantang AC Milan di Polandia, di mana mereka akan bereuni dengan mantan manajer mereka, Ruben Amorim yang kini menjadi alenatore Rossoneri.

Michael Carrick mempersiapkan laga ini dengan serius. Untuk menghadapi AC Milan, ia memboyong 25 pemain ke Polandia untuk pertandingan ini.

Beberapa Pemain Inti Absen

Dari daftar yang dirilis Manchester United di situs resmi mereka, ada beberapa pemain senior mereka yang akan absen melawan AC Milan.

Di sektor kiper, Tom Heaton dan Karl Darlow belum bisa tampil karena masih dalam proses pemulihan cedera. Namun Senne Lammens dan Dermot Mee siap menjadi palang pintu MU di laga ini.

Mason Mount dan Benjamin Sesko juga dilaporkan akan absen di laga ini karena masih dalam proses pemulihan cedera. Namun kondisi mereka dikabarkan sudah hampir sembuh total.

Tiga Pemain Siap Beraksi

Di laga uji coba melawan AC Milan ini, tiga pemain Manchester United yang telat bergabung karena Piala Dunia 2026 sudah siap tampil.

Mereka adalah Kobbie Mainoo, Lisandro Martinez dan Marcus Rashford. Ketiga pemain ini bermain di final dan perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 kemarin sehingga mereka mendapatkan libur ekstra.

Ketiga pemain ini dikonfirmasi pasti akan bermain melawan AC Milan, namun ketiganya baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua nanti.

Daftar Lengkap

Berikut adalah 25 pemain yang dibawa Michael Carrick untuk menghadapi AC Milan-nya Amorim:

Kiper: Dermot Mee, Fred Heath, Senne Lammens.

Bek: Ayden Heaven, Diogo Dalot, Harry Amass, Harry Maguire, Leny Yoro, Lisandro Martinez, Luke Shaw, Noussair Mazraoui, Patrick Chinazaekpere Dorgu.

Gelandang: Andrey Santos, Bruno Fernandes, Jack Fletcher, Kobbie Mainoo, Toby Collyer, Tyler Fletcher, Youri Tielemans.

Penyerang: Amad, Bryan Mbeumo, JJ Gabriel, Joshua Zirkzee, Marcus Rashford, Matheus Cunha, Shea Lacey.

Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona Ke PSG

BolaIndonesia – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim panas 2026. Ferran Torres semakin dekat meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG). Kedua klub dilaporkan telah mencapai prinsip kesepakatan untuk transfer penyerang asal Spanyol tersebut dengan nilai sekitar €50 juta hingga €55 juta.

Kesepakatan ini menjadi salah satu transfer besar yang melibatkan Barcelona pada musim panas ini. Ferran Torres sebelumnya menjadi bagian penting dari skuad Blaugrana dan bahkan tampil gemilang bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026.

Barcelona dan PSG Capai Kesepakatan Ferran Torres

Menurut laporan terbaru dari sejumlah media Spanyol, negosiasi Barcelona dan PSG telah memasuki tahap akhir. AS melaporkan bahwa kedua klub sudah mencapai prinsip kesepakatan dengan nilai sekitar €50 juta, sementara laporan Cadena SER menyebut angka operasi dapat berada di kisaran €55 juta.

Proses transfer kini tinggal menyelesaikan sejumlah dokumen sebelum Ferran Torres benar-benar resmi menjadi pemain PSG. Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun tersebut juga telah dikaitkan kuat dengan klub Paris setelah PSG menunjukkan ketertarikan serius terhadap dirinya.

Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Ferran Torres di Barcelona. Dalam beberapa pekan terakhir, PSG terus melakukan pendekatan kepada sang pemain dan berhasil mendapatkan respons positif.

Ferran Torres Pilih Tantangan Baru di Paris

Kepindahan Ferran Torres ke PSG menjadi langkah besar dalam kariernya. Setelah beberapa musim memperkuat Barcelona, sang penyerang kini berpeluang memulai babak baru di Ligue 1.

Salah satu faktor penting dalam transfer ini adalah keberadaan Luis Enrique. Pelatih PSG tersebut sudah mengenal Ferran sejak bekerja bersama Timnas Spanyol. Hubungan tersebut diyakini menjadi salah satu faktor yang membuat transfer ke Paris semakin menarik bagi sang pemain.

PSG juga membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan. Ferran memiliki keunggulan karena mampu bermain di berbagai posisi ofensif, baik sebagai penyerang tengah maupun pemain sayap. Fleksibilitas tersebut membuatnya menjadi profil yang menarik bagi tim asal Prancis tersebut.

Perjalanan Ferran Torres Bersama Barcelona

Ferran Torres bergabung dengan Barcelona dari Manchester City pada Januari 2022. Ketika pertama kali datang, Barcelona mengeluarkan biaya sekitar €55 juta plus sejumlah bonus untuk mendapatkan tanda tangannya.

Selama memperkuat Barcelona, Ferran tidak selalu menjadi pilihan utama. Namun, ia mampu menunjukkan perkembangan dan memberikan kontribusi penting ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Dalam laporan terbaru, Ferran tercatat telah memainkan 207 pertandingan bersama Barcelona dan mencetak 65 gol. Ia juga membantu klub meraih sejumlah trofi domestik selama berada di Camp Nou.

Musim 2025/26 menjadi salah satu periode terbaik Ferran. Ia mencetak 21 gol di semua kompetisi dan memainkan peran penting dalam keberhasilan Barcelona meraih gelar.

Piala Dunia 2026 Jadi Momen Terbaik Ferran

Menariknya, Ferran Torres meninggalkan Barcelona ketika namanya sedang berada dalam sorotan besar. Bersama Timnas Spanyol, ia tampil menentukan di Piala Dunia 2026.

Ferran bahkan menjadi pahlawan Spanyol setelah mencetak gol kemenangan pada final melawan Argentina. Performa tersebut membuat nilai dan daya tariknya di pasar transfer semakin meningkat.

PSG melihat momentum tersebut sebagai kesempatan untuk mendapatkan pemain yang sedang berada dalam performa terbaik. Pengalaman Ferran di level klub dan internasional juga menjadi modal penting untuk menghadapi tuntutan sepak bola Paris.

Mengapa Barcelona Melepas Ferran Torres?

Keputusan Barcelona melepas Ferran tidak semata-mata berkaitan dengan performa. Faktor kontrak dan kondisi finansial klub juga memainkan peranan penting.

Ferran masih memiliki kontrak dengan Barcelona hingga 2027. Namun, masa kontraknya yang semakin pendek membuat Barcelona harus mempertimbangkan pilihan antara memperpanjang kontrak atau menjualnya pada musim panas ini.

Penjualan dengan nilai sekitar €50–55 juta memberikan pemasukan penting bagi Barcelona. Dana tersebut dapat digunakan untuk memperkuat skuad dan mendukung rencana transfer klub berikutnya.

PSG Dapat Penyerang Serba Bisa

Bagi PSG, transfer Ferran Torres merupakan investasi menarik. Pemain Spanyol tersebut bukan hanya memiliki kemampuan mencetak gol, tetapi juga dapat dimainkan di beberapa posisi.

Kehadiran Ferran memberikan Luis Enrique lebih banyak pilihan dalam menyusun lini serang. Pengalaman sang pemain bersama Barcelona dan Timnas Spanyol juga membuatnya relatif siap menghadapi tekanan tinggi di klub besar Eropa.

PSG berharap Ferran dapat langsung memberikan kontribusi, terutama dalam persaingan domestik dan kompetisi Eropa.

Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi

Saat ini, transfer Ferran Torres ke PSG tinggal menunggu penyelesaian tahap akhir. Laporan terbaru menyebut kedua klub sudah berada di titik kesepakatan dan proses dokumentasi sedang diselesaikan.

Dengan demikian, saga transfer Ferran Torres yang berlangsung selama beberapa pekan tampaknya segera berakhir.

Jika seluruh proses berjalan lancar, Ferran Torres akan meninggalkan Barcelona dan melanjutkan kariernya bersama PSG. Dari Camp Nou menuju Paris, sang penyerang Spanyol bersiap membuka lembaran baru dalam kariernya.

Transfer ini juga menjadi bukti bahwa bursa transfer musim panas 2026 masih menyimpan kejutan besar. Ferran meninggalkan Barcelona setelah memberikan kontribusi penting, sementara PSG mendapatkan pemain ofensif serba bisa yang sedang berada dalam momentum luar biasa. Kini tinggal menunggu pengumuman resmi: Ferran Torres menuju PSG.

Idnews.top – Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Como dalam laga pramusim di Emirates Stadium. The Gunners kemudian mengamankan kemenangan 4-3 lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Laga ini menjadi panggung debut Bruno Guimaraes setelah didatangkan dari Newcastle dengan nilai transfer £75 juta (sekitar Rp1,81 triliun).

Di sisi lain, Myles Lewis-Skelly mencetak gol ketika masa depannya bersama Arsenal tengah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang.

Lewis-Skelly Buka Keunggulan Arsenal

Lewis-Skelly membawa Arsenal unggul pada menit ke-33 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Como, Jean Butez. Ia memotong umpan buruk sang penjaga gawang sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang ke dalam gawang.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri karena Lewis-Skelly tengah berada dalam pembicaraan mengenai masa depannya. Setelah mencetak gol, pemain muda Inggris itu merayakannya dengan membuat gestur hati menggunakan kedua tangannya.

Como mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui Martin Baturina. Gelandang tersebut melewati Theo Julienne dan Max Dowman sebelum melepaskan penyelesaian keras yang tidak mampu dihentikan Kepa Arrizabalaga.

Bruno Guimaraes Jalani Debut

Bruno Guimaraes mendapatkan sambutan hangat dari pendukung tuan rumah ketika masuk pada awal babak kedua. Gelandang Brasil itu menjadi salah satu rekrutan baru Arsenal yang menjalani penampilan pertamanya bersama klub.

Kehadiran Bruno belum mampu membawa Arsenal mencetak gol kedua sepanjang 45 menit terakhir. Martin Odegaard sempat menciptakan peluang matang untuk Fabio Vieira pada menit ke-53, tetapi tembakan pemain Portugal tersebut masih dapat diamankan kiper Como.

Mikel Arteta juga memberikan kesempatan tampil pertama pada pramusim kepada Eberechi Eze, David Raya, Mikel Merino, dan Noni Madueke. Sementara itu, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Zubimendi belum dimainkan setelah baru kembali dari tugas bersama Timnas masing-masing.

Arsenal Menang Adu Penalti 4-3

Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Arsenal menang 4-3 dengan Bruno Guimaraes dan rekrutan anyar lainnya, Christos Tzolis, ikut mencetak gol dari titik putih.

Madueke menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang gagal menjalankan tugasnya dalam drama tersebut. Kemenangan ini memberikan hasil positif bagi tim Arteta meski performa selama babak kedua belum menghasilkan gol tambahan.

Arsenal kini mengalihkan perhatian ke Community Shield menghadapi Manchester City di Wembley pada Minggu. Setelah itu, The Gunners akan membuka perjalanan mereka di Premier League dengan menghadapi Coventry pada Jumat, 21 Agustus.

PSG Vs Aston Villa: Misi Lahap Semua Trofi

BolaIndonesia – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan ambisi besar mereka untuk menguasai kompetisi musim ini. Menghadapi Aston Villa, pasukan Luis Enrique datang dengan motivasi tinggi dan rasa lapar untuk terus mengangkat trofi.

PSG tidak ingin berhenti setelah meraih kesuksesan sebelumnya. Klub raksasa Prancis tersebut kini memasang target lebih tinggi dengan berusaha mempertahankan dominasi di level domestik sekaligus tampil kompetitif di panggung Eropa.

Pertandingan PSG vs Aston Villa pun menjadi salah satu ujian penting bagi skuad Enrique. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PSG untuk menunjukkan bahwa mereka masih memiliki ambisi besar.

PSG Punya Mental Juara

Luis Enrique dikenal sebagai pelatih yang menuntut timnya memiliki mental pemenang. Filosofi tersebut terus diterapkan kepada para pemain PSG yang diharapkan tidak cepat puas setelah mendapatkan sebuah gelar.

Musim demi musim, PSG berusaha membangun tim yang semakin komplet. Mereka memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang membuat kedalaman skuad semakin kuat.

Dalam menghadapi Aston Villa, Enrique tentu ingin melihat respons anak asuhnya ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda. Intensitas, penguasaan bola, serta efektivitas di depan gawang akan menjadi faktor penting.

PSG juga dituntut menjaga konsentrasi sejak menit awal. Kesalahan kecil bisa memberikan kesempatan kepada Aston Villa untuk memberikan tekanan.

Aston Villa Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Di sisi lain, Aston Villa memiliki alasan kuat untuk tampil percaya diri. Klub asal Inggris tersebut berkembang menjadi salah satu tim yang mampu memberikan perlawanan serius kepada klub-klub besar Eropa.

Permainan agresif dan organisasi tim yang solid membuat Villa berpotensi menyulitkan PSG. Karena itu, Enrique tidak boleh menganggap pertandingan ini sebagai laga mudah.

PSG harus mampu mengendalikan tempo sekaligus mengantisipasi serangan balik. Aston Villa dapat memanfaatkan ruang kosong apabila lini pertahanan PSG terlalu agresif membantu serangan.

Duel tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain PSG untuk membuktikan kualitas mereka ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.

Enrique Ingin PSG Terus Berburu Trofi

Ambisi terbesar Enrique adalah membangun PSG sebagai tim yang tidak hanya kuat di satu kompetisi. Pelatih asal Spanyol itu ingin pasukannya memiliki mental untuk mengejar setiap trofi yang tersedia.

Target tersebut tentu tidak mudah. Jadwal padat, persaingan ketat, serta tuntutan tampil konsisten dapat menjadi tantangan besar sepanjang musim.

Namun, PSG memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan Enrique melakukan rotasi. Setiap pemain dituntut siap ketika mendapatkan kesempatan bermain.

Mental seperti inilah yang ingin terus dibangun Enrique. Bagi PSG, satu trofi belum cukup. Mereka ingin membuktikan bahwa dominasi dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

PSG Vs Aston Villa Jadi Ujian Ambisi

Pertandingan PSG vs Aston Villa akhirnya menjadi panggung untuk melihat sejauh mana ambisi tersebut bisa diwujudkan. PSG memang memiliki kualitas individu yang mumpuni, tetapi sepak bola tidak hanya ditentukan oleh nama besar.

Kekompakan, disiplin, dan kemampuan menjalankan strategi akan menjadi penentu. Enrique tentu berharap para pemainnya mampu menerjemahkan rencana permainan dengan sempurna di lapangan.

Sementara itu, Aston Villa akan berusaha memanfaatkan setiap peluang untuk membuat PSG berada dalam tekanan.

Jika PSG mampu tampil sesuai ekspektasi, kemenangan atas Aston Villa dapat menjadi modal penting untuk perjalanan mereka selanjutnya. Sebaliknya, hasil kurang maksimal bisa menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju banyak trofi masih panjang.

Lapar Gelar, PSG Tak Mau Cepat Puas

Satu hal yang terlihat jelas dari PSG adalah ambisi untuk terus berkembang. Enrique ingin pasukannya memiliki rasa lapar yang tidak pernah hilang.

PSG kini tidak sekadar mengejar kemenangan. Mereka ingin membangun budaya juara, menjaga konsistensi, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari perjalanan menuju trofi berikutnya.

Duel melawan Aston Villa menjadi salah satu ujian dari proyek tersebut. Jika mampu melewatinya dengan performa meyakinkan, PSG semakin menunjukkan bahwa mereka serius untuk lahap semua trofi yang tersedia.

Bagi Enrique dan pasukannya, perjuangan belum selesai. Justru setelah meraih kesuksesan, tantangan berikutnya adalah mempertahankan standar tinggi dan terus memburu gelar demi gelar.

Palermo Vs Juventus: Inzaghi Pikat Eks Persib

BolaIndonesia – Palermo vs Juventus menjadi salah satu pertandingan menarik dalam rangkaian persiapan pramusim 2026. Duel sesama klub Italia ini mempertemukan Palermo yang sedang membangun ambisi besar bersama Filippo Inzaghi dengan Juventus asuhan Luciano Spalletti.

Pertandingan Palermo vs Juventus dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi musim kompetisi yang baru.

Namun, perhatian tidak hanya tertuju kepada Juventus. Sosok Filippo Inzaghi justru menjadi salah satu daya tarik utama karena proyek yang sedang dibangun bersama Palermo mulai mendapatkan sorotan.

Inzaghi Bangun Palermo dengan Karakter Baru

Filippo Inzaghi datang dengan misi membawa Palermo berkembang menjadi tim yang lebih kompetitif. Mantan striker AC Milan tersebut berusaha membangun skuad dengan identitas permainan yang jelas sekaligus memaksimalkan potensi pemain muda.

Dalam persiapan pramusim, Inzaghi juga mulai menerapkan sistem permainan yang berbeda. Ia menekankan pentingnya pergerakan pemain, permainan melebar, serta kemampuan mengisi area penalti dengan baik.

Karisma Inzaghi sebagai pelatih pun menjadi salah satu modal Palermo. Ia memiliki pengalaman panjang sebagai pemain maupun pelatih di sepak bola Italia. Karena itu, kehadirannya memberikan daya tarik tersendiri bagi pemain yang ingin berkembang di bawah arahannya.

Eks Persib Federico Barba Jadi Sorotan

Salah satu pemain yang membuat duel ini semakin menarik bagi publik Indonesia adalah Federico Barba.

Bek asal Italia tersebut baru saja meninggalkan Persib Bandung dan resmi bergabung dengan Palermo pada akhir Juli 2026. Barba bahkan langsung mengikuti sesi latihan bersama tim barunya setelah proses kepindahan tersebut diumumkan.

Kehadiran Barba di Palermo membuat pertandingan melawan Juventus menjadi momentum menarik. Eks pemain Persib itu berpeluang menunjukkan kemampuannya di hadapan salah satu klub terbesar Italia.

Bagi Barba, bergabung dengan Palermo juga menjadi babak baru dalam kariernya. Setelah membantu Persib meraih kesuksesan di Indonesia, ia kini kembali berkompetisi di lingkungan sepak bola Italia.

Juventus di Bawah Luciano Spalletti

Di kubu lawan, Juventus datang dengan proyek berbeda bersama Luciano Spalletti. Pelatih berpengalaman tersebut tengah berusaha membangun Juventus menjadi tim yang lebih solid dan kompetitif.

Spalletti sendiri sebelumnya mengakui bahwa Juventus masih perlu meningkatkan kekompakan tim. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pramusim menjadi periode penting untuk menyatukan pemain, terutama setelah adanya perubahan dalam skuad.

Juventus juga mendapatkan hasil positif dalam salah satu laga pramusim sebelumnya. Bianconeri berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0, sebuah hasil yang memberikan kepercayaan diri tambahan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Karena itu, duel melawan Palermo dapat menjadi kesempatan bagi Spalletti untuk kembali menguji kombinasi pemain sekaligus melihat sejauh mana perkembangan taktik timnya.

Inzaghi Vs Spalletti Jadi Duel Menarik

Pertemuan Palermo dan Juventus bukan sekadar pertandingan pramusim. Duel ini juga mempertemukan dua pelatih dengan karakter berbeda.

Inzaghi dikenal memiliki pendekatan yang kuat terhadap motivasi dan semangat tim, sementara Spalletti mempunyai pengalaman luas dalam mengembangkan struktur permainan. Pertarungan strategi keduanya akan menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.

Bagi Palermo, pertandingan ini menjadi kesempatan mengukur kualitas mereka menghadapi klub dengan pengalaman dan kedalaman skuad lebih besar. Sementara bagi Juventus, laga tersebut dapat digunakan untuk terus menyempurnakan permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kesempatan Eks Persib Membuktikan Diri

Perhatian khusus tentu tertuju kepada Federico Barba. Setelah meninggalkan Persib, bek tersebut kini memiliki kesempatan tampil dalam pertandingan yang mempertemukan Palermo dengan Juventus.

Jika mendapat kepercayaan bermain, Barba dapat menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan oleh penggemar sepak bola Indonesia. Pengalamannya bersama Persib membuat namanya masih menarik perhatian publik Tanah Air.

Pertandingan ini sekaligus menjadi awal menarik bagi Barba dalam perjalanan barunya bersama Palermo. Di bawah arahan Inzaghi, ia diharapkan mampu memberikan kontribusi di lini pertahanan.

Palermo Ingin Beri Kejutan

Meski Juventus secara materi lebih diunggulkan, Palermo tentu tidak ingin hanya menjadi pelengkap. Inzaghi memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa timnya mampu memberikan perlawanan kepada klub papan atas Italia.

Sementara itu, Spalletti akan melihat pertandingan ini sebagai bagian dari proses membangun Juventus yang lebih matang. Dengan musim baru yang semakin dekat, setiap pertandingan pramusim memiliki nilai penting untuk menentukan komposisi dan strategi.

Palermo vs Juventus pun diprediksi berlangsung menarik. Karisma Inzaghi, kehadiran eks Persib Federico Barba, serta tangan dingin Spalletti membuat pertandingan ini memiliki banyak cerita untuk dinantikan.

Bagi Palermo, laga ini menjadi kesempatan menunjukkan perkembangan proyek mereka. Bagi Juventus, duel tersebut menjadi ujian lanjutan sebelum memasuki musim kompetisi 2026/2027.