
BOLADONESIA – Rentetan hasil buruk masih terus dituai Tottenham Hotpsur di Premier League musim ini. Pada pekan ke-4, Sabtu (12/9/2026), tim asuhan Roberto De Zerbi hanya imbang 0-0 dengan Everton. Itu membuat mereka tetap winless dalam 4 pekan awal dengan rincian 2 kali imbang dan 2 kali kalah. Pedihnya, mereka juga belum mampu mencetak gol.
Sebelumnya, Dominic Solanke cs. juga gagal menjebol gawang Brentford, Newcastle United, dan Nottingham Forest. Padahal, pada putaran I Carabao Cup, Spurs mampu menang telak 5-1 atas Charlton Athletic. Saat itu, Mikey Moore, Solanke, Kevin Danso, Savio, dan Ben Davies bergantian membobol gawang lawan.

Fakta itu membuat Roberto De Zerbi geleng-geleng kepala. “Saya tahu para pemain sudah bekerja keras dan saya pikir kami ada di jalur yang benar. Namun, sulit untuk menjelaskan karena 4 laga tanpa mencetak gol adalah hal yang sulit diterima. Kami minta maaf kepada para fan,” urai dia sepertin dikutip IDNEWS.TOP dari Football London.
Dia menambahkan, “Ada kata dalam bahasa Italia, yaitu scloccarsi yang artinya melepaskan diri. Saya kira memang ada mental block karena kami tak menang dan tak mencetak gol pula pada 4 partai. Ini juga berat bagi para pemain karena mereka hanyalah manusia biasa dan sangat baik.”
Optimisme Roberto De Zerbi
Meskipun tak habis pikir dengan kenyataan Tottenham Hotspur belum juga pecah telur dalam 4 laga di Premier League, Roberto De Zerbi tak putus asa. Dia tetap punya kepercayaan diri tinggi. Salah satu sebabnya adalah performa apik anak-anak asuhnya pada 30 menit awal laga melawan Everton.
“Jika saja mampu memperpanjang bagian itu hingga 60, 70, 80, dan 90 menit, menurut saya, keyakinan saya, kami akan memenangi banyak laga. Tentu saja, kami harus meningkatkan performa di seperti akhir lapangan. Putusan akhir, umpan akhir, dan kami harus lenbih sering menembak, terutama saat ada kesempatan,” kata De Zerbi.

Pelatih berumur 47 tahun itu juga menilai positif hasil 2 laga terakhir karena Spurs selalu clean sheet. Dia berseloroh, “Di Italia, sekarang saya seharusnya disebut pelatih terbaik, bukan? Dua laga, dua clean sheet. Dua clean sheet? (berpaling kepada jurnalis Italia) Besok, apa yang akan Anda tulis? Clean sheet atau nirgol? Jelaskan kepada saya apa yang ingin Anda tulis? Saya kira tebakan saya benar.”
Terlepas dari hal itu, tantangan yang dihadapi De Zerbi tidaklah kecil. Pada pekan berikutnya, lawan yang harus dihadapi adalah Aston Villa yang musim lalu menjuarai Liga Europa. Sebelumnya, Spurs juga harus melawan Liverpool pada putaran II Carabao Cup. Butuh kerja lebih keras untuk segera membuat Dominic Solanke cs. pecah telur di Premier League.
