
BOLADONESIA – Franco Mastantuono jadi bintang saat Fiorentina menang 4-2 di kandang Venezia pada giornata ke-4 Serie A 2026-27, Sabtu (12/9/2026) dini hari WIB. Pemain pinjaman dari Real Madrid itu mencetak hat-trick. Dia membobol gawang Filip Stankovic pada menit ke-29, 30 dan 84.
Torehan hat-trick itu juga jadi catatan sejarah baru. Dalam umur 19 tahun 28 hari, Mastantuono tercatat sebagai pemain termuda yang mencetak lebih dari 1 gol bagi Fiorentina di Serie A. Dia mematahkan rekor Claudio Desolati yang mencetak brace saat I Viola menang 3-1 atas Torino pada 17 Maret 1974. kala itu, Desolati berumur 19 tahun 52 hari.

Hal itu tentu saja membuat pemain asal Argentina tersebut sangat bangga. “Sungguh sebuah kehormatan bagiku dapat membuat sejarah di klub bergengsi ini. Sangat penting meraih hasil bagus dan kami hari ini memeragakan permainan yang hebat. Aku senang dengan kemenangan yang diraih, juga gol-gol yang kucetak,” kata Franco Mastantuono seperti dikutip IDNEWS dari Tuttomercatoweb.
Secara pribadi, bagi Mastantuno, torehan gol-gol di gawang Venezia adalah pembebasan tersendiri. Sejak diangkut dari Madrid, dia memikul ekspektasi tinggi. Namun, pada 3 laga awal di Serie A, dia gagal memberikan kontribusi. Pada laga melawan Torino, eks pemain River Plate itu bahkan ditarik pada awal babak kedua.
Milestone Franco Mastantuono
Di samping itu, aksi apik saat Fiorentina melawat ke markas Venezia itu jadi milestone tersendiri dalam karier Franco Mastantuono sebagai pesepak bola profesional. Itu adalah kali pertama dia mengemas lebih dari 1 gol dalam sebuah pertandingan. Sebelumnya, dalam 103 laga, dia tak pernah mencetak brace apalagi hat-trick.
Hal yang membuat Mastantuono senang bukan kepalang, gol-golnya mampu membuahkan kemenangan pertama Fiorentina pada musim ini. Sebelumnya, dalam 3 laga terdahulu, I Viola selalu kalah sehingga Fabio Grosso dipecat dari posisi pelatih. Itu sebabnya, hal yang paling ditekankan pemain berumur 19 tahun itu adalah raihan 3 poin, bukan torehan 3 golnya.

Kemenangan yang diwarnai hat-trick Mastantuono jadi penanda awal baru Fiorentina bersama Paolo Vanoli yang kembali menangani tim setelah dilepas pada akhir musim lalu sesuai dengan kontrak awalnya. Beberapa pakar melihat ada perubahan signifikan dalam performa I Viola di bawah asuhan Vanoli.
Perubahan itu juga diakui anggota skuad Fiorentina. “Pelatih datang dengan sangat tegas. Dia langsung memberikan beberapa kritik yang memang pantas dilontarkan karena kami tampil buruk. Malam ini, kami saling membantu satu sama lain,” ujar gelandang Nicolo Fagioli soal dampak kehadiran Vanoli.
