
BolaIndonesia – Persebaya Surabaya resmi menorehkan sejarah baru setelah keluar sebagai juara Piala Presiden 2026. Kepastian itu didapat usai Bajul Ijo menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung sengit. Gelar tersebut menjadi trofi Piala Presiden pertama bagi Persebaya sejak turnamen pramusim bergengsi ini pertama kali digelar pada 2015.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang ribuan Bonek yang selama bertahun-tahun berharap tim kebanggaannya mampu mengangkat trofi Piala Presiden. Selain membawa pulang gelar juara, Persebaya juga mendominasi penghargaan individu dengan Francisco Rivera terpilih sebagai Pemain Terbaik turnamen.
Meski berhasil menambah daftar juara baru, dominasi sepanjang sejarah turnamen masih menjadi milik Arema FC yang hingga kini tetap menjadi klub dengan koleksi trofi Piala Presiden terbanyak.
Arema FC Masih Memimpin Daftar Juara
Arema FC masih bertengger di posisi teratas sebagai klub tersukses dalam sejarah Piala Presiden. Tim berjuluk Singo Edan telah mengoleksi empat gelar juara yang diraih pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024. Catatan tersebut belum mampu disamai klub lain hingga berakhirnya edisi 2026.
Dominasi Arema menjadi bukti konsistensi mereka di ajang pramusim. Meski gagal melangkah jauh pada edisi terbaru, rekor empat gelar masih membuat mereka unggul cukup jauh dibanding para pesaing.
Persib Bandung dan Persija Jakarta masing-masing masih mengoleksi satu gelar juara, sementara Persebaya kini resmi bergabung dalam daftar klub yang pernah mengangkat trofi Piala Presiden.
Daftar Lengkap Juara Piala Presiden
Berikut daftar juara Piala Presiden dari tahun ke tahun:
- 2015: Persib Bandung
- 2017: Arema FC
- 2018: Persija Jakarta
- 2019: Arema FC
- 2022: Arema FC
- 2024: Arema FC
- 2025: Port FC (Thailand)
- 2026: Persebaya Surabaya
Masuknya Port FC sebagai juara pada edisi 2025 menunjukkan semakin terbukanya Piala Presiden terhadap peserta internasional. Kehadiran klub luar negeri turut meningkatkan daya saing sekaligus kualitas pertandingan selama turnamen berlangsung.
Persebaya Buka Babak Baru Persaingan
Kesuksesan Persebaya menjadi sinyal bahwa peta persaingan di Piala Presiden semakin merata. Klub-klub besar Indonesia kini memiliki peluang yang sama untuk mengukir prestasi, terlebih dengan kualitas skuad yang terus meningkat setiap musim.
Perjalanan Persebaya menuju gelar juga menunjukkan mental juara yang matang. Mereka mampu melewati pertandingan-pertandingan berat sebelum akhirnya mengalahkan Persib di partai puncak melalui adu penalti yang menegangkan.
Keberhasilan tersebut diprediksi akan menjadi modal penting bagi Bajul Ijo menghadapi kompetisi liga musim 2026/2027. Gelar pramusim sering kali menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum memasuki persaingan yang lebih panjang.
Rekor Arema Masih Sulit Dikejar
Walaupun Persebaya berhasil mencatat sejarah baru, rekor empat gelar milik Arema FC masih tampak kokoh. Klub-klub lain masih membutuhkan beberapa musim lagi untuk bisa menyamai pencapaian Singo Edan.
Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Persebaya kini sama-sama memiliki satu trofi, sehingga persaingan untuk mengejar Arema dipastikan akan menjadi salah satu cerita menarik pada edisi-edisi Piala Presiden berikutnya.
Dengan semakin kompetitifnya turnamen serta meningkatnya kualitas peserta, Piala Presiden terus berkembang menjadi salah satu ajang pramusim paling bergengsi di Indonesia. Edisi 2026 bukan hanya melahirkan juara baru, tetapi juga mempertegas status Arema FC sebagai raja turnamen yang hingga kini masih menjadi klub tersukses dalam sejarah Piala Presiden.




















